Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa Generasi Z, yang dikenal sebagai digital native, rentan terhadap perilaku konsumtif yang tidak seimbang dan dipicu oleh tren media sosial (FOMO), yang berpotensi mengarah pada pola gaya hidup hedonisme. Mahasiswa Pendidikan Ekonomi, yang seharusnya memiliki pemahaman lebih baik tentang pengelolaan keuangan, seringkali dihadapkan pada isu ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku keuangan, pola gaya hidup hedonisme Generasi Z, dan menganalisis pengaruh perilaku keuangan terhadap pola gaya hidup hedonisme pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nurul Huda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan populasi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nurul Huda. Sampel penelitian ini melibatkan 32 mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Ekonomi Kampus C. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dan Uji T (parsial), dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS.20. Hasil penelitian menunjukkan: Secara deskriptif, variabel Perilaku Keuangan (X) berada dalam kategori sedang dengan persentase 81,25%. Variabel Gaya Hidup Hedonisme Generasi Z (Y) juga berada dalam kategori sedang dengan persentase 84,37%. Secara parsial (Uji T), ditemukan bahwa Perilaku Keuangan (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Gaya Hidup Hedonisme Generasi Z (Y). Hal ini didukung oleh nilai t_{hitung} sebesar 2,064 yang lebih besar dari t_{tabel} sebesar 1,697, serta nilai signifikansi 0,048 yang lebih kecil dari 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 13,499 + 0,350X. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin baik perilaku keuangan individu, semakin kecil kecenderungan mereka terhadap gaya hidup hedonisme.