Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemberdayaan Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Pernapasan Akibat Perilaku Merokok Yulanda, Nita Arisanti; Ligita, Titan; Rahmawati, Nadia; Syafira, Kania; Maharani, Emalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15679

Abstract

ABSTRAK Perilaku merokok menjadi masalah kesehatan yang ditemui hampir pada setiap negara di dunia. Perilaku merokok dapat disebabkan dari dalam diri individu maupun faktor lingkungan. Iklan, promosi dan sponsorship tembakau dalam segala bentuk mempengaruhi perilaku merokok remaja. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan sebagai bentuk Upaya promotive dan preventif kepada remaja untuk menumbuhkan niat dan mengarahkan remaja untuk melakukan kegiatan positif agar dapat menghindari perilaku merokok.  Metode yang dilakukan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa ceramah dan diskusi tanya jawab dengan menggunakan video edukasi tentang bahaya merokok. Pelaksanaan kegiatan di SDN 51 Sungai Raya dengan peserta sejumlah 36 siswa. Kegiatan diawali dengan pretest, kemudian pemberian edukasi dan posttest serta diakhiri dengan penandatanganan ikrar untuk tidak berperilaku merokok, peserta juga diberikan poster tentang bahaya merokok. Dari hasil Analisa data pretest dan posttest terjadi peningkatan persentase pengetahuan siswa sebesar 8.4%. Kegiatan edukasi pemberdayaan remaja sebagai upaya pencegahan penyakit pernapasan akibat perilaku merokok mampu meningkatkan pengetahuan siswa dan diharapkan kegiatan edukasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu menumbuhkan perilaku kesehatan dikalangan remaja. Kata kunci: Perilaku, Pemberdayaan, Rokok, Remaja.  ABSTRACT Smoking behavior is a health problem that is encountered in almost every country in the world. Smoking behavior can be caused either by an individual or by environmental factors. Advertising, promotion and sponsorship of tobacco in all its forms affects adolescent smoking behavior. The purpose of the activity is to promote and prevent adolescents from smoking. The methods used in public service activities are lectures and question-and-answer discussions using educational videos about the dangers of smoking. Implementation of activities at SDN 51 Sungai Raya with a total of 36 students. The event begins with a pretest, then education and posttest and ends with signing a pledge not to smoke, participants are also given a poster about the dangers of smoking. From the results of the analysis of data pretest and posttest there was an increase in the percentage of knowledge of students by 8.4%. The educational activities empowerment of adolescents as an effort to prevent respiratory diseases due to smoking behavior can improve the knowledge of the students and it is expected this educational activity can be implemented continuously in order to be able to cultivate health behaviour among adolescents.Keywords: Adolescents, Behavior, Empowerment, Smoking
EDUKASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI Rahmawati, Nadia; Arisanti Yulanda, Nita; Ligita, Titan; Litaqia, Wulida; Rahma, Alvina; Jonatan, Pendri; Heriye, Heriye
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4911-4918

Abstract

Pernikahan dini menjadi salah satu isu sosial yang masih menjadi tantangan di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Pernikahan dini terjadi oleh beberapa sebab diantaranya perilaku seks bebas pada remaja, faktor keluarga seperti status ekonomi, serta faktor lingkungan seperti kultur nikah muda. Dampak yang terjadi pada pernikahan dini pun cukup beragam diantaranya muncul masalah kesehatan reproduksi khususnya pada wanita, masalah kesehatan fisik anak yang dilahirkan, serta masalah kesehatan mental. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini khususnya pada siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam pemberian edukasi adalah metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan media audiovisual. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 42 siswa remaja kelas XII. Kegiatan PKM ini dievaluasi menggunakan pretest dan posttest dengan pengisian kuesioner mengenai pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi remaja, dari hasil tabulasi kuesioner diketahui terjadi peningkatan pengetahuan dari hasil pretest dan posttest sebesar 6,6. Sehingga, metode edukasi dengan menggunakan audiovisual dan diskusi cukup efektif mampu meningkatkan pengetahuan bagi remaja. Bagi tenaga kesehatan, pemberian edukasi kesehatan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak dari pernikahan dini. Untuk hasil yang lebih optimal, pemberian edukasi bisa dilakukan secara berkelanjutan dengan menggunakan poster edukasi dan video edukasi yang lebih menarik.
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI BAGI MASYARAKAT DESA PUNGGUR KECIL Ligita, Titan; Pramana, Yoga; Lili Neri, Ervina; Harlia Putri, Triyana; Rahmawati, Nadia; Kholid Fahdi, Faisal; Tafwidhah, Yuyun; Arfandy, Firza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1402-1406

Abstract

Kejadian hipertensi di Desa Punggur kecil tidak dapat diabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan melalui pengenalan tanda dan gejala hipertensi dengan tepat. Ketepatan pencegahan penyakit hipertensi dilakukan melalui kegiatan edukasi dan skrining yang tepat bagi masyarakat yang berisiko mengalami hipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini melibatkan sejumlah lebih dari 40 masyarakat berusia lanjut. Selain itu, yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah petugas Puskesmas dan para kader posyandu. Kegiatan pengabdian Masyarakat diawali dengan pre-tes dan dilanjutkan dengan pemutaran video edukasi mengenai pengendalian tekanan darah (hipertensi). Para peserta mengerjakan soal post test setelah mendapatkan edukasi. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pada post test (baik) dibandingkan dengan nilai rata-rata pada pre-test (cukup). Masyarakat usia lanjut ini juga mengikuti senam jari dan pemeriksaan tekanan darah. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah, sebagian besar peserta edukasi masuk dalam kategori Hipertensi Tingkat II. Tim pengabdian kepada Masyarakat ini pun memberikan alat pemeriksaan tekanan darah kepada kader untuk dapat dipergunakan dalam kegiatan pemeriksaan saat berlangsung Posyandu Lansia.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI DI SDN 51 SUNGAI RAYA Rahmawati, Nadia; Arisanti Yulanda, Nita; Ligita, Titan; Raga M, Sigit; Rahma W, Alvina; Jonatan, Pendri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3260-3264

Abstract

Berbagai tantangan kesehatan reproduksi sering dialami oleh remaja putri karena masa remaja yang ditandai dengan perubahan yang signifikan dalam biologis, kognitif, dan sosial. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi berperan penting untuk menghindari perilaku berisiko dan menjaga kesehatan organ reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi remaja putri mengenai kesehatan reproduksi, khususnya dalam hal kebersihan organ reproduksi, penggunaan pembalut yang benar, dan pentingnya vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Metode yang digunakan adalah ceramah melalui video edukasi, diskusi atau tanya jawab yang interaktif. Target edukasi dari kegiatan ini adalah 26 remaja putri di sekolah dasar. Data yang dikumpulkan dari kuesioner mengenai kesehatan reproduksi yang diisi oleh siswi sebelum dan sesudah edukasi menyatakan peningkatan rata-rata skor sebesar 18,75. Metode video edukasi yang interaktif terbukti efektif sebab mampu memikat minat remaja putri. Edukasi kesehatan yang disampaikan oleh tenaga kesehatan merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI DAN PEMENUHAN NUTRISI YANG ADEKUAT BAGI ANAK REMAJA Ligita, Titan; Arisanti Yulanda, Nita; Rahmawati, Nadia; Winarianti, Winarianti; Raudhatul Jannah, Siti; Delia, Delia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3452-3458

Abstract

Kesehatan reproduksi dan pemenuhan nutrisi bagi remaja sangat penting untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan. Namun remaja dapat kurang memperhatikan kesehatan reproduksinya akibat pengetahuan terbatas mengenai kesehatan reproduksi dan bagaimana merawatnya melalui kebersihan diri dan nutrisi yang cukup. Untuk itu pemberian edukasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tepat bagi remaja dapat mencegah remaja mengalami masalah yang terkait sistem reproduksinya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada remaja di sekolah dan mengidentifikasi pengetahuan siswa sekolah dasar sebelum dan setelah diberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi. Sekolah Islam Muhammad Al Fatih Pontianak dipilih menjadi mitra di dalam kegiatan ini karena kebutuhan yang disampaikan oleh sekolah mengenai perawatan sistem reproduksi. Kegiatan ini melibatkan tidak hanya siswa sekolah dasar antara usia 10 hingga 12 tahun yang berjumlah 40 orang, tetapi juga guru pendamping. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapatnya perbedaan tingkat pengetahuan pada anak sekolah terkait sistem reproduksi dan pemenuhan nutrisi saat sebelum dan sesudah pemberian edukasi.
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SEMATA KABUPATEN SAMBAS Rahmawati, Nadia; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Wendari, Annisa; Kurniati, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2889-2893

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana ukuran bayi lebih pendek dibandingkan usianya akibat kekurangan gizi pada ibu dan anak. Hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan, sikap, perilaku dan dukungan ibu terhadap gizi pada bayi. Salah satu perilaku kesehatan yang membantu mencegah terjadinya stunting pada balita adalah dengan mensosialisasikan nutrisi yang baik terutama pada ibu hamil. Metode yang digunakan dengan ceramah dan diskusi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait nutrisi yang baik dalam upaya mencegah stunting. Selain nutrisi, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet fe (zat besi) agar terhindar dari anemia yang menjadi salah satu penyebab stunting. Sasaran dalam edukasi ini adalah 30 ibu-ibu hamil yang datang ke Posyandu. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh ibu hamil sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 20,67 mengindikasikan bahwa edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang stunting. Bagi tenaga kesehatan, memberikan penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang efisien untuk mencegah stunting pada anak. Agar mencapai hasil yang lebih maksimal, penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara terus-menerus melalui ceramah yang informatif serta demonstrasi praktik pemberian makanan bergizi dan perawatan kesehatan ibu hamil. Dengan pendekatan ini, informasi penting dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, membantu meningkatkan kesadaran dan penerapan langkah-langkah pencegahan stunting.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BULLYING DI PONDOK PESANTREN Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulanda, Nita; Rahmawati, Nadia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4588-4592

Abstract

Perilaku bullyng merupakan perilaku yang memiliki dampak secara psikologis maupun dampak secara fisik. Perrilaku bullyng di sekolah berasrama yang jauh dari keluarga perlu mendapatkan kewaspadaan agar tidak terjadi, karena resiko yang ditimbulkan dapat lebih besar karena rendahnya control dari keluarga dan sepenuhnya berada pada sekolah. Maraknya kasus bullyng yang terjadi menyebabkan tim pengabdian kepada masyarakat membuat sebuah kegiatan dengan melakukan edukasi bullyng sebagai langkah dalam peningkatan pengetahauna pencegahan bullyng di sekolah berasrama atau dikenal dengan pondok pesantren. Hasil pengetahuan yang didapat peserta saat sebelum diberikan sebuah edukasi mendapatkan nilai rerata yaitu 57,86 setelah diberikan sebuah edukasi maka  nilai rerata meningkat menjadi 96.23. terdapat pengaruh yang efektif dalam pemberian edukasi guna meningkatkan pengetahuan pencegahan bulyng di pondok pesantren.
The Relationship Between Physical Activity And Sleep Quality Among Nurses In Hospitals Bela, Widia Cyntia; Pramana, Yoga; Rahmawati, Nadia; Fauzan, Suhaimi; Maulana, Muhammad Ali
ProNers Vol 9, No 1 (2024): July
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v9i1.78777

Abstract

Background: Sleep quality is essential for maintaining physical and mental health. Nurses often face challenges in achieving good sleep quality due to demanding work schedules, high physical activity levels, and irregular shifts, which can lead to poor sleep and reduced overall well-being.Objective: To examine the relationship between physical activity levels and sleep quality among nurses at Bhayangkara Pontianak Hospital.Methods: This study employed a quantitative cross-sectional design. A total of 73 nurses were included using a total sampling technique. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality and the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) to measure physical activity levels. The data were analyzed using Spearman Rank correlation.Results: The findings showed a weak negative correlation between physical activity and sleep quality, indicating that higher physical activity levels were associated with poorer sleep quality. Nurses with high physical activity levels and night shift schedules were more likely to experience sleep disturbances. External factors such as environmental conditions and work-related stress also contributed to sleep quality issues.Conclusion: Physical activity has a significant impact on sleep quality among nurses. High physical activity levels, coupled with demanding workloads and irregular shifts, can impair sleep quality. It is recommended that institutions implement strategies to balance physical activity and rest, improve work schedules, and provide support systems to enhance nurses"™ well-being.
JEJAK INTELEKTUAL ILMUWAN MUSLIM PADA MASA KEEMASAN ABBASIYAH Rahmawati, Nadia; Sabariani, Ranti; Hudaidah; Yati, Risa Marta
BANDA HISTORIA: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Vol 3 No 2 (2025): BANDA HISTORIA : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya
Publisher : Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Abbasid Dynasty (750–1258 AD) marked the peak of Islamic civilization, characterized by extraordinary progress in science, philosophy, and culture. This study aims to describe the intellectual legacy of Muslim scholars during this golden era and analyze the factors that supported the advancement of knowledge, including political patronage, scientific institutions, and crosscultural collaboration. Using a historical-descriptive approach through literature review, this research explores the role of institutions such as Bayt al-Hikmah (House of Wisdom) as centers for translation, research, and innovation. The study finds that the combination of government support, inclusive social structure, and an open intellectual environment contributed to the flourishing of scientific disciplines such as mathematics, medicine, astronomy, chemistry, and philosophy. Prominent figures like Al-Khwarizmi, Ibn Sina, Jabir ibn Hayyan, and Al-Farabi not only preserved classical knowledge but also developed new ideas that influenced both the Islamic and Western worlds. The Abbasid intellectual heritage became the foundation for the Renaissance and the development of modern science.
Co-Authors Adinda, Nurul Aulia Afifah Fauziah Alfiya, Siti Andriani, Astrid Aisha Arfandy, Firza Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Bela, Widia Cyntia Dapit Aryando Delia, Delia Delima Fajar Liana Dewi, Desak Made Devika Ratna Eduarna, Mutiara Suryani Elsi Dwi Hapsari Ervina Lili Neri Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Fradianto, Ikbal Hadi, Risman Harlia Putri, Triyana Heriye, Heriye Hudaidah Hudaidah Jonatan, Pendri Kabila, Enang Kamil, Musthafa Kholid Fahdi, Faisal Konyan, Rizki Kurniati, Vina Kurniawan Yuniarto Laila, Mesye Lettia Vania, Maria Audrey Litaqia, Wulida Maharani, Emalia Mahyarudin, Mahyarudin Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Mawaddah, Atika Mesye Laila Mita Mita, Mita Najini, Robby Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Nisma, Nisma Noviani, Nabila Fitri Nurahayu, Nada Westy Nuring Pangastuti Nurmainah Nurmainah NURUL HIDAYAH Permadi, Farid Pratiwi, Dinda Puspitasari, Syahrani Putri, Widiya Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga M, Sigit Rahma W, Alvina Rahma, Alvina Rahmat Putra Perdana Raudhatul Jannah, Siti Risa Marta Yati S.U. Adiningsih, Berthy S.U.A, Berthy Sabariani, Ranti Safitri, Mutiara Indah SAFITRI, SANI Saifudin, I Made Moh. Yanuar Saridawati Saridawati, Saridawati Simanjuntak, Daddy Deo Gilbert Pamungkas Supriyadin, Deden Susanti Faipri Selegi, Susanti Faipri Susanti, LR Retno Syaffrizal Aziz Syafira, Kania Syarifuddin Tafwidhah, Yuyun Trialgi, Muhammad Rasyad Triyana Harlia Putri Usianti, Arilia Venezuela, Fanny Wahyuni, Tina Wendari, Annisa Winarianti, Winarianti Wiwin Lismidiati Yoga Pramana Yulanda, Nita Arisanti Zahara, Dwi