Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BALLOON THERAPY TERHADAP RESPIRATORY RATE DAN SATURASI OKSIGEN PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA Oktaria, Rina; Sari, Putri Irwanti; Martawinarti, RTS Netisa; Yuliana, Yuliana; Nasution, Riska Amalya
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7256

Abstract

Pendahuluan : Bronkopneumonia merupakan penyakit pernapasan yang sering ditemukan pada anak di bawah lima tahun dan menjadi faktor utama yang menyebabkan kematian pada anak-anak. Anak usia dibawah lima tahun yang mengalami bronkopneumonia tidak dapat mengatur bersihan jalan napas secara mandiri sehingga anak yang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan napas sehingga anak berisiko tinggi untuk mengalami sesak napas. Tujuan : Untuk mengetahui untuk mengetahui  pengaruh balloon terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen pada anak dengan bronkopneumonia. Metodologi : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain  quasi eksperiment dengan pendekatan control group pre-test post- test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Balloon therapy diberikan selama 10-15 menit sebanyak 1 kali sehari selama 2 hari. Hasil : Pada kelompok intervensi terdapat pengaruh balloon  therapy terhadap frekuensi RR dengan nilai p-value 0.000 dan terdapat pengaruh balloon therapy terhadap SpO2 dengan nilai p-value 0.001. Pada kelompok kontrol tidak terdapat pengaruh pada frekuensi RR dengan nilai p-value 0.375 dan tidak memiliki pengaruh pada SpO2 dengan nilai p-value 0.678. Diskusi : Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia anak yang banyak menderita bronkopneumonia adalah usia 3 tahun dengan jenis kelamin perempuan. Baloon therapy terbukti efektif terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen pada anak dengan bronkopneumonia. terdapat pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pentingnya terapi alternatif dengan memberikan untuk membantu masalah pernapasan pada anak dengan bronkopnemumonia.
UJI EFEKTIVITAS HOLOGRAM 3D DALAM PEMBELAJARAN KESIAPSIAGAAN DI PESANTREN Kamila Dyanti, Tiara; Subandi, Andi; Martawinarti, Rts Netisa; Oktarina, Yosi; Sulistiawan, Andika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.52481

Abstract

Proses belajar di pesantren umumnya masih berpusat pada metode ceramah, sehingga kesempatan siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih visual dan menarik menjadi terbatas. Kondisi ini membuat motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi kesiapsiagaan belum optimal. Kehadiran media hologram 3D menawarkan cara penyampaian materi yang lebih hidup dan mudah dipahami. Penelitian ini dilakukan untuk menilai seberapa efektif media hologram 3D dalam meningkatkan usability, motivasi belajar, serta menurunkan beban kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif post-test only. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Pondok Pesantren As’ad, dengan jumlah sampel 30 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan tiga instrumen, yaitu System Usability Scale (SUS), Instructional Materials Motivation Survey (IMMS), dan Paas Cognitive Load Scale. Data dianalisis secara deskriptif melalui nilai rata-rata, persentase, dan kategori penilaian. Media hologram 3D menunjukkan tingkat usability yang tinggi dengan nilai rata-rata 3,47. Motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi mencapai 73,3%, sedangkan beban kognitif tercatat pada kategori rendah hingga sedang dengan nilai rata-rata 1,53. Media hologram 3D terbukti efektif sebagai sarana edukasi, karena mampu menarik minat siswa, membantu pemahaman materi, dan tetap menjaga beban kognitif pada tingkat yang wajar. Media ini layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran kesehatan di lingkungan pesantren.
ANALISIS GAP (KESENJANGAN) TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT SETIA BUDI RIMBO BUJANG, TEBO Fadhilah, Ramadhita; Subandi, Andi; Martawinarti, Rts Netisa; Rudini, Dini; Oktarina, Yosi
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 5 No. 01 (2026): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v5i01.2268

Abstract

Patient satisfaction is an essential indicator in evaluating the quality of nursing services in the Emergency Department (ED). Service quality can be assessed by comparing patients’ expectations and perceptions using the SERVQUAL instrument through gap analysis; the smaller the gap, the better the perceived quality of care. This study aimed to analyze patient satisfaction based on the difference between expectation and perception scores of nursing services at the Emergency Department of Setia Budi Rimbo Bujang Hospital. This quantitative study employed a cross-sectional design involving 101 respondents selected through accidental sampling. Data were collected using a SERVQUAL questionnaire covering five dimensions: tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The results revealed negative gaps across all dimensions, with the largest gaps in responsiveness and empathy and the smallest in tangible. These findings indicate the need to improve service quality, particularly in nurses’ responsiveness and empathy.