Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA MENGEDARKAN OBAT KERAS GOLONGAN G Aini, Zahratul; Maharani, Disa Belvia
COURT REVIEW Vol 6 No 01 (2026): ILMU HUKUM
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY (KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/cr.v6i01.2697

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi pengawasan pemerintah dan penerapan sanksi pidana terhadap peredaran obat keras golongan G dan obat palsu di Indonesia. Sebagai hak konstitusional yang dijamin Pasal 28H Ayat (1) UUD 1945, kesehatan publik terancam oleh praktik ilegal pengedar obat yang mengabaikan standar mutu demi keuntungan ekonomi. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana efektivitas regulasi terbaru dalam menekan angka peredaran sediaan farmasi ilegal dan bagaimana peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menjalankan fungsi pengawasannya. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan menganalisis peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberlakuan UU No. 17 Tahun 2023 memperkuat aspek penegakan hukum melalui ancaman sanksi pidana yang lebih berat bagi pelaku. Selain itu, BPOM memiliki kedudukan strategis sebagai lembaga pemerintah non-kementerian yang menjalankan fungsi preventif (pencegahan) dan represif (penindakan). Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa perlindungan konsumen yang optimal hanya dapat dicapai melalui sinergi antara ketegasan sanksi pidana dan pengawasan sistematis yang didelegasikan hingga ke tingkat daerah. Penguatan fungsi pengawasan dan kepatuhan terhadap standar kefarmasian menjadi syarat mutlak untuk menjamin hak masyarakat atas sediaan farmasi yang aman, bermutu, dan legal.
Rational Use of Proton Pump Inhibitors Among the Early Aging Population: Evidence from a Community Health Center in Indonesia Suryawati, Suryawati; Animalika, Lulu; Narisa, Maghyan; Suardi, Hijra Novia; Aini, Zahratul; Mulia, Vera Dewi; Maghfirah, Desi
Grimsa Journal of Science Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjset.v4i1.116

Abstract

Proton pump inhibitors (PPIs) are among the most commonly prescribed medications worldwide and are widely used for the management of acid-related disorders, particularly among adults in their early ageing period, where concerns about inappropriate prescribing remain prevalent. This study aimed to evaluate the rational use of PPIs among adults aged ≥46 years at a primary healthcare centre in Banda Aceh, Indonesia. This study focuses on the appropriateness of indications, dosages, and durations, as well as potential drug–drug interactions. Dose appropriateness was assessed using Lexicomp standard adult dosing. Duration and appropriateness of indications were assessed according to the Indonesian Gastroenterology Consensus. A retrospective cross-sectional study was conducted, comprising 1,997 records. A sample of 107 patients who met the predefined inclusion and exclusion criteria was analysed. Most patients were aged 56–65 years and predominantly female, with dyspepsia as the main indication. Omeprazole was prescribed in all cases, commonly at 20 mg twice daily. Nearly half of prescriptions were inappropriate, and appropriate dosing was limited. While treatment duration was generally adequate, some cases were shorter than recommended. Potential drug–drug interactions were identified but were mostly of low clinical significance. Overall, the rational use of PPIs among the patients in this primary healthcare setting remains suboptimal, particularly in terms of indication and dosing. These findings highlight the need to strengthen adherence to clinical guidelines and to implement regular medication reviews to promote safer, more rational PPI use in this population.
Corrigendum: Family Support and Medication Adherence in Patients in Prolanis Program Aini, Zahratul; Suardi, Hijra Novia; Dewi, Fitria Meutia; Ibrahim, Tilaili; Waraztuty, Ika; Mulia, Vera Dewi
Majalah Kedokteran Bandung Vol 57, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15395/mkb.v57.4951

Abstract

This corrigendum refers to:  Family Support and Medication Adherence in Patients in Prolanis Program. Majalah Kedokteran Bandung. 2025;57(3):203–211. DOI: https://doi.org/10.15395/mkb.v57.4004