Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan metode pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita Pane, Asmidar; Indriyanto, Kristiawan; Parangin-angin, Esra
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa serta mengevaluasi efektivitas penerapan media ini di SMK Pangeran Antasari, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes keterampilan menulis teks berita, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis proyek, khususnya penggunaan aplikasi Canva, secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat dari 68,33 pada pratindakan menjadi 70,55. Pada siklus II, terjadi peningkatan lebih lanjut dengan nilai rata-rata mencapai 80,0. Siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan fokus selama pembelajaran, yang mencerminkan pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran berbasis proyek terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa kelas XI di SMK Pangeran Antasari.
Representasi Nilai Kearifan Lokal pada Pantun Melayu Deli dan Pelestariannya Melalui Telangkai Hajar, Ibnu; Indriyanto, Kristiawan; Syahfitri, Dian
GERAM Vol. 12 No. 2 (2024): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2024.21286

Abstract

This study examines the representation of local wisdom values in Deli Malay pantun, especially those used in traditional wedding ceremonies, as well as efforts to preserve them through the telangkai profession in North Sumatra. Using semiotics and structuralism theories, this study found local wisdom values in 18 pantuns that are preserved in each stanza. These pantuns reflect the principles of politeness and respect in social interaction, where the ethics of speaking with pantun becomes a symbol of respect between individuals and groups. Respect for culture is also evident in the spirit of preserving Malay customs to be remembered and passed on to the next generation. The symbolism of nature in pantun, such as the rambai tree and mango fruit, teaches people to appreciate time and process in life. This research also highlights the role of the telangkai profession as the guardian of Malay pantun preservation. As professional pantun speakers, telangkai play an important role in maintaining this oral tradition in traditional ceremonies. However, this profession faces great challenges due to the influence of mass media and popular culture. To survive, some telangkai in North Sumatra have started to adopt digital media to disseminate pantun and involve the younger generation in the preservation of this oral literature. Preservation efforts through training, workshops, and pantun competitions are also carried out by cultural communities to arouse public interest in Malay pantun.
Pengaruh Permainan Bahasa Indonesia terhadap Kemampuan Berbicara pada Siswa PG -TK Plus Sutomo 1 Medan: The Influence of Indonesian Language Games on Speaking Skills of Students at PG-TK Plus Sutomo 1 Medan Sherine Alexandra; Kristiawan Indriyanto; Dian Syahfitri
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.6828

Abstract

This research examined the effect of using a language game approach on developing Indonesian speaking skills among students at PG-TK Plus Sutomo 1, Medan. This study was designed using an experimental method using a pretest-posttest format with a control group. The research data showed a significant improvement in students' speaking skills in the experimental group, with an average pretest score of 61.2, which increased to 77.5 after the posttest. The Paired Sample T-Test obtained a significance value of 0.001 (p < 0.05), while the Independent Sample T-Test obtained a significance value of 0.025 (p < 0.05). These results confirm that applying language game techniques significantly improves students' speaking skills. Although the effect size is relatively small (Cohen's d = 0.2), this finding indicates that the influence of language games on improving speaking skills is still limited in practice. However, applying this technique remains relevant because it fosters speaking courage, enriches vocabulary, and encourages active student involvement. It can also serve as a basis for further studies using a larger and more diverse sample range. This study concludes that the language game strategy is a practical approach to improving and developing students' Indonesian oral communication skills at PG-TK Plus Sutomo 1 Medan. Although the effects are relatively small in practical terms, this strategy is still beneficial in building speaking confidence, enriching vocabulary, and increasing active student participation. The implications of these findings suggest the need for further research with a larger sample size to more fully demonstrate the influence of language games on speaking skills.
Ma’i Lepera : Representation of Leprosy in selected Hawai’ian-American Literature Kristiawan Indriyanto
k@ta: A Biannual Publication on the Study of Languange and Literature Vol. 24 No. 1 (2022): JUNE 2022
Publisher : The English Department, Faculty of Humanities & Creative Industries, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.027 KB) | DOI: 10.9744/kata.24.1.1-10

Abstract

This study contextualizes how disease in form of leprosy is represented in literary works by focusing of three novels written by Hawai’ian-American writers. The legacy of leprosy outbreak in Hawai’ian archipelago in the 1800’s challenges the popular imagination of Hawai’i as idealized timeless tropical paradise. This study explores how the policy of isolation exiles leprosy patients in isolated island, Moloka’i, segregated from other citizens. Hawai’ians cultural contexts concerning balance (pono), and identity based on familial ties and sense of place is employed to explore how leprosy disrupts Hawai’ian conception of identity. This study also explores the concept of ecological other as theorized by Serpil Oppermann to contextualize the stigma and harassment associated with leprosy of being unclean and contagious. The object of this study are three Hawai’ian-American novels, Hawai’i (1959), Shark Dialogues (1995) and Moloka’i (2004). This study concludes that the representation of leprosy in selected Hawai’ian-American literature contextualizes the social stigma associated toward its sufferers and disrupts the question of identity through erasure of familial history and genealogy. It further posits the possibility of reclaiming genealogy, history and ancestry lost due to leprosy and how the reclamation results in creating hybrid Hawai’ian identity.
Pentingnya Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahan Akademik untuk Penelitian Rudy Rudy; Kristiawan Indriyanto
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i4.1103

Abstract

Kajian ini merupakan hasil dari kegiatan kuliah umum yang juga merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pembahasan berfokus pada pentingnya keterampilan membaca bahan akademik untuk kebutuhan penelitian di kalangan mahasiswa dan cara yang dapat diterapkan untuk mencapai hasil yang baik. Pembahasan tentang keterampilan membaca bahan akademik penting bagi mahasiswa agar mereka dapat berhasil dalam melakukan penelitian untuk tugas dan skripsi. Kegiatan tersebut diadakan dalam bentuk kuliah umum untuk mahasiswa semester 4 program studi Sastra Inggris Universitas Respati Yogyakarta. Kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga tahap yakni, pemaparan materi, aktivitas tanya-jawab, latihan membaca bahan akademik dan kesimpulan. Hasil dari forum diskusi tersebut mengungkapkan bahwa membaca bahan akademik yang meliputi artikel jurnal ilmiah, laporan penelitian, buku teks, tesis, disertasi, dan lain-lain bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi (data) mengenai objek yang diteliti. Membaca bahan akademik akan menjadi mudah dengan mempelajari cara memahami jenis-jenis dan karakteristik dari bahan akademik, menemukan kalimat topik (topic sentence) dan menguasai teknik membaca cepat.
Penggunaan Media Multi Modal dalam Menumbuhkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Siswa SMP Leny Cibro; Kristiawan Indriyanto; Cristin Agustina Purba
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Migration to fon.uniku.ac.id) Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.10223

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan tentang penggunaan media pembelajaran audio visual dalam keterampilan menulis teks deskripsi siswa serta untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari . Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Penerapan media pembelajaran audio visual dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa Kelas VII SMP Pangeran Antasari, kota Medan dilakukan dalam dua siklus dan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Terjadi peningkatan dalam prose belajar. Siswa terlihat lebih antusias dan aktif bertanya serta berdiskusi. Saat proses penulisan, siswa lebih terfokus pada pekerjaannya. (2). Penerapan media audio visual sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP-2 Pangeran Antasari, kota Medan. Efektivitas ini dapat dilihat dari peningkatan dalam bentuk nilai. Peningkatan tersebut terjadi dari nilai rata-rata menulis deskripsi pratindakan hingga siklus II. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 62,5, siklus I nilai rata-ratanya 67,19, dan siklus II sebesar 78 88.KATA KUNCI: Penggunaan; Media Audio Visual; Menulis Teks Deskripsi> ABSTRACT: This study aims to describe the use of audio-visual learning media in students' descriptive text writing skills as well as to determine the effectiveness of the use of audio-visual learning media in improving the skills of writing descriptive texts for grade VII students of Pangeran Antasari Junior High School. This research is a Class Action Research which is carried out in 2 cycles. The results of the study show that (1). The application of audio-visual learning media in learning to write descriptive texts for Grade VII students of Pangeran Antasari Junior High School, Medan city is carried out in two cycles and is able to create active and fun learning. There was an increase in the learning process. Students looked more enthusiastic and actively asked questions and discussed. During the writing process, students are more focused on their work. (2). The application of audio-visual media is very effective in improving the skills of writing description texts for grade VII students of SMP-2 Pangeran Antasari, Medan city. This effectiveness can be seen from the increase in value. The increase occurred from the average score of writing pre-action descriptions to cycle II. In the pre-action stage, the average score of students was 62.5, the average score of the first cycle was 67.19, and the second cycle was 78 88.KEYWORDS: Usage; Audio Visual Media; Writing Descriptive Text