Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN BUDAYA BACA DI PANTI ASUHAN PUTRA-PUTRI MUHAMMADIYAH SORONG Mario, Andy Selle; Harmaman; Wulandari, Tri Candra
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 1 (2024): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i1.1305

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat membaca anak panti melalui kegiatan budaya baca. Panti asuhan ini terletak di Malaingkedi, Kec. Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat. Panti ini menerima semua tingkat usia dan jenis kelamin. Mayoritas anak panti tidak bisa membaca, dan untuk anak panti yang sudah lulus SMA terutama anak panti perempuan, tidak melanjutkan sekolah. Minimnya bahan bacaan di panti juga menjadi salah satu faktor anak-anak ini tidak mahir membaca. Melalui kegiatan pengabdian ini, tim pengabdian yang terdiri dari mahasiswa pertukaran merdeka, pada program PMM3 mengajarkan budaya baca mulai dari mengenalkan huruf hingga dapat membaca. Penambahan bahan bacaan diperoleh dari donasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL Sabrina, Faradila Nur; Wulandari, Tri Candra; Harminto, Harminto
EDUPEDIA Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v7i2.2402

Abstract

pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level di kelas VII-I SMP Negeri 1 Bangil semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data menggunakan tes pra siklus dan posttes. Pengukuran kemampuan pemahaman masalah menggunakan indikator yang dimiliki oleh Pólya (1973) dimana terdapat peningkatan sebesar 0,1 pada indikator pertama pemecahan masalah dari 2,7 pada siklus 1 menjadi 2,8 pada siklus 2; peningkatan sebesar 0,4 pada indikator kedua dari 2,5 pada siklus 1 menjadi 2,9 pada siklus 2; peningkatan sebesar 0,4 pada indikator ketiga dari 2,2 pada siklus 1 menjadi 2,6 pada siklus 2; peningkatan sebesar 0,4 pada indikator keempat dari 1,1 pada siklus 1 menjadi 1,4 pada siklus 2. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at the Right Level juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan klasikal sebesar 23% dari 53% pada siklus 1 menjadi 75% pada siklus 2. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at the Right Level ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IDEA (ISSUE, DISCUSSION, ESTABLISH, AND APPLY) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP STATISTIKA Fatmawatie, Ika A’izzah; Wulandari, Tri Candra; Ilmi, Yuli Ismi Nahdiyati
EDUPEDIA Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v8i1.2853

Abstract

The aims of this study is to determine whether there is an effect of the IDEA (Issue, Discuss, Establish, and Apply) learning model on the ability to understand concepts in students of class VIII Islamic Pakis Junior High School statistics material. This study uses a quantitative approach with a quasi experiment design method and a non-equivalent control group design. The population in this study were all students in grade VIII of SMP Islam Pakis in the 2023/2024 school year. The method used for sampling is saturated sampling method. The instrument used is a test, before the instrument is used in the learning process, the researcher must test its validity. The validity test in this study uses content validity. The data collection procedure used by researchers begins with a pretest, the implementation of learning or giving treatment, and ends with a posttest. The data analysis technique used in this study is parametric analysis using the independent sample t-test test. Before using the independent sample t-test test, researchers used 2 prerequisite tests, namely, normality and homogeneous tests. The results of the normality test and homogeneous test both show sig.0.05, which means that the data obtained are normally distributed and from homogeneous samples, so data analysis can be carried out using the Independent sample t-test test with a significance level of 0.05. The results of the pre-test and post-test data analysis from the control and experimental classes showed that there was an effect of learning using the IDEA model on concept understanding ability with Sig. = 0.00 (sig 0.05).
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita di SMAN 6 Malang Linola, Delima Mei; Marsitin, Retno; Wulandari, Tri Candra
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 1 No. 1 (2017): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.991 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v1i1.2003

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita di SMAN 6 Malang. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 4. Indikator yang digunakan untuk menganalisis kemampuan penalaran peserta didik antara lain (1 ) melakukan manipulasi matematika, (2) menyusun bukti dan memberikan alasan terhadap kebenara solusi, (3) menyajikan pernyataan matematika secara tertulis, diagram, dan gambar, dan (4) menarik kesimpulan pernyataan secara logis. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes tertulis dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas XI MIPA 4 SMAN 6 Malang dalam menyelesaikan soal cerita tergolong tinggi. Peserta didik dengan kemampuan penalaran kategori rendah sebanyak 4%, peserta didik dengan kemampuan penalaran kategori sedang sebanyak 32%, dan peserta didik dengan kemampuan penalaran kategori tinggi sebanyak 64%
PENGUASAAN KONSEP: BERPENGARUHKAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGAJAR? Wulandari, Tri Candra; Rahayu, Sri; Pranyata, Yuniar Ika Putri
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.095 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v1i2.2327

Abstract

The aims of this study is to determine the level of correlation between the ability of concept mathematics with the ability of teaching for mathematics students in mathematics education program. Referring to the purpose, this research is a correlational research using quantitative approach on 56 students of mathematics education who are taking courses Kajian Pengembangan Matematika Sekolah 3 (KPMS3). The data obtained using the test, namely the ability of concepts mathematics test and results of teaching practice. The results of data were analyzed using Pearson Product Moment to see correlation level, while hypothesis test of this research using Independent t-test with SPSS program. Results of data processing obtained that the level of correlation is 0.133 with significance 0.173. The result means that in this class, the ability of mathematics concept has a very low level of correlation, with meaning that the ability teaching math of students is not only influenced by the ability of mathematics concept. The result of processing data also supported by a significance level of 0.173, which can be concluded that there is no influence between the ability of mathematics concept with the ability of teaching mathematics on mathematics students. There is a need for further research related to the readiness of prospective teachers before teaching practice in schools.
LEARNING CYCLE 5E TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Dewi Wulandari, Karina Pekasih; Marsitin, Retno; Wulandari, Tri Candra
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.386 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v1i3.2743

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat dikembangakan melalui penerapan model pembelajaran yang tepat. Salah satunya menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik di SMP Kartika IV-9 Malang. Sampel penelitian adalah kelas VII C dan VII D yang masing-masing berjumlah 31 peserta didik. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen. Analisis data berupa uji validitas dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05 dan rata-rata nilai kemampuan komunikasi matematis peserta didik dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E adalah 61,49serta perlakuan yang diberikan pada peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran langsung adalah 39,39. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik di SMP Kartika IV-9 Malang.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita di SMAN 6 Malang Linola, Delima Mei; Marsitin, Retno; Wulandari, Tri Candra
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 1 No. 1 (2017): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.991 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v1i1.2003

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita di SMAN 6 Malang. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 4. Indikator yang digunakan untuk menganalisis kemampuan penalaran peserta didik antara lain (1 ) melakukan manipulasi matematika, (2) menyusun bukti dan memberikan alasan terhadap kebenara solusi, (3) menyajikan pernyataan matematika secara tertulis, diagram, dan gambar, dan (4) menarik kesimpulan pernyataan secara logis. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes tertulis dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas XI MIPA 4 SMAN 6 Malang dalam menyelesaikan soal cerita tergolong tinggi. Peserta didik dengan kemampuan penalaran kategori rendah sebanyak 4%, peserta didik dengan kemampuan penalaran kategori sedang sebanyak 32%, dan peserta didik dengan kemampuan penalaran kategori tinggi sebanyak 64%
PENGUASAAN KONSEP: BERPENGARUHKAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGAJAR? Wulandari, Tri Candra; Rahayu, Sri; Pranyata, Yuniar Ika Putri
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.095 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v1i2.2327

Abstract

The aims of this study is to determine the level of correlation between the ability of concept mathematics with the ability of teaching for mathematics students in mathematics education program. Referring to the purpose, this research is a correlational research using quantitative approach on 56 students of mathematics education who are taking courses Kajian Pengembangan Matematika Sekolah 3 (KPMS3). The data obtained using the test, namely the ability of concepts mathematics test and results of teaching practice. The results of data were analyzed using Pearson Product Moment to see correlation level, while hypothesis test of this research using Independent t-test with SPSS program. Results of data processing obtained that the level of correlation is 0.133 with significance 0.173. The result means that in this class, the ability of mathematics concept has a very low level of correlation, with meaning that the ability teaching math of students is not only influenced by the ability of mathematics concept. The result of processing data also supported by a significance level of 0.173, which can be concluded that there is no influence between the ability of mathematics concept with the ability of teaching mathematics on mathematics students. There is a need for further research related to the readiness of prospective teachers before teaching practice in schools.
LEARNING CYCLE 5E TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Dewi Wulandari, Karina Pekasih; Marsitin, Retno; Wulandari, Tri Candra
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.386 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v1i3.2743

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat dikembangakan melalui penerapan model pembelajaran yang tepat. Salah satunya menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik di SMP Kartika IV-9 Malang. Sampel penelitian adalah kelas VII C dan VII D yang masing-masing berjumlah 31 peserta didik. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen. Analisis data berupa uji validitas dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05 dan rata-rata nilai kemampuan komunikasi matematis peserta didik dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E adalah 61,49serta perlakuan yang diberikan pada peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran langsung adalah 39,39. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik di SMP Kartika IV-9 Malang.
Math Camp: Upaya Membangkitkan Minat Belajar Matematika Siswa di Krabi dan Satun,Thailand Tri Candra Wulandari; Nurwidia Ningsih; Nurul Falahah Kurnia Putri; Oryza Lisativani Fatimah
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): SEPAKAT JUNI 2022
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v2i1.219

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Krabi dan satun, thailand adalah kurang minatnya pembelajaran matematika, karena kurangnya variasi atau metode pengajaran guru dan fasilitas perangkat pembelajaran matematika, maka dari itu mahasiswa KSM mengadakan program yang Bernama “Math camp” . Tujuan diadakannya program “Math camp” adalah : meningkatkan pemahaman pembelajaran matematika, meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah, mendorong Minat Matematis pembelajaran terpadu, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, persiapan ujian atau olimpiade matematika, mengidentifikasi dan mendukung bakat matematis, menimimalkan kesenjangan Pendidikan pengembangan keterampilan social, meningkatkan rasa percaya diri. Hasil dari program “Math camp” ini adalah . peserta didik dapat termotivasi dengan lebih menggemari pembelajaran matematika, luasnya wawasan peserta didik terhadap matematika dan mudahnya memecahkan persoalan pembelajaran matematika. Selain itu program ini juga dapat membantu para siswa yang kesulitan dalam mengerjakan soal-soal latihan yang diberikan saat kegiatan pembelajaran di sekolah.