Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Developing social-emotional learning programs for elementary school teachers in Prabumulih city Suratmi; Maharani, Siti Dewi; Harini, Bunda; Budiansyah; Aswasulasikin; Susanto, Ilham Arya; Hikmah, Putri Durrotul; Yolanda, Prita Amelia
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v21i1.11750

Abstract

[Bahasa]: Pendidikan dasar di Indonesia cenderung memprioritaskan aspek akademik, sehingga pengembangan sosial emosional siswa masih kurang diperhatikan. Untuk mengatasi masalah ini, Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul "Pelatihan Penyusunan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)" dilaksanakan oleh tim PGSD FKIP Universitas Sriwijaya bagi guru SD di Kota Prabumulih. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun pembelajaran berbasis sosial emosional yang berperan dalam kesejahteraan dan perkembangan siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga pertemuan; pertemuan pertama dilakukan secara tatap muka, dan dua pertemuan berikutnya dilakukan secara daring. Setiap sesi melibatkan pemberian materi, diskusi, pembimbingan, serta presentasi modul ajar PSE yang disusun oleh peserta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator pemahaman, menandakan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan PSE. Kesimpulannya, program ini berhasil membantu para guru mengintegrasikan pendekatan sosial emosional dalam pembelajaran, yang diharapkan dapat membawa dampak positif pada kualitas pendidikan di Kota Prabumulih. Rekomendasi dari program ini adalah perlunya pelatihan berkelanjutan dan pendampingan penerapan PSE di kelas untuk memastikan implementasi yang konsisten dan maksimal. Kata Kunci: pembelajaran sosial emosional, pengabdian kepada mayarakat, pelatihan guru [English]: Primary education in Indonesia has historically prioritized academic aspects, resulting in limited attention to students' social and emotional development. To address this issue, an initiative within the Community Service Program titled "Social Emotional Learning (SEL) in Training Program" was conducted by the PGSD FKIP team from Universitas Sriwijaya for elementary school teachers in Prabumulih City. This program aimed to enhance teachers' knowledge and skills in developing SEL-based teaching, which plays a significant role in students' well-being and growth. The program utilized a Participatory Action Research (PAR) approach through three sessions: a face-to-face first session followed by two online sessions. Each session included presentations, discussions, mentorship, and participants' presentations of SEL teaching modules they developed. Data collection was gathered using pretests and posttests to measure participants' understanding before and after the training. The results demonstrated improvement across all measured indicators, indicating the effectiveness of the training in enhancing teachers' skills in implementing SEL. This program successfully enabled teachers to integrate social-emotional strategies into their teaching practices, which is expected to positively impact educational quality in Prabumulih City. The program recommends ongoing training and support for SEL application to ensure consistency and optimal results. Keywords: social emotional learning, community service, teacher training
Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Peta Timbul Susanti, Atika; Muktadir, Abdul; Aulia, Nisa; Harini, Bunda
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i3.30258

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar yang masih kurang terfasilitasi dalam pembelajaran. Dengan demikian diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi. Salah satunya melalui pembelajaran berbasis proyek pembuatan peta timbul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran berbasis proyek melalui pembuatan peta timbul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas V SD Negeri 44 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek peta timbul mampu memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, yang mencakup kemampuan dalam menginterpretasi informasi, menganalisis konsep, mengevaluasi hasil, menarik inferensi, menjelaskan proses, dan melakukan refleksi diri. Selama pembuatan peta, siswa menunjukkan peningkatan dalam menyampaikan argumen, bekerja sama, serta mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan. Pembelajaran berbasis proyek melalui pembuatan peta timbul dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Kevalidan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Sumatera Selatan Pada Kelas IV SD Negeri 41 Palembang Anugerah, Riska; Harini, Bunda
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.59020

Abstract

Pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan Sumatera Selatan Pada Kelas IV SD Negeri 41 Palembang dilakukan untuk mengetahui tingkat kevalidan dari produk modul yang telah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 3D (Define, Design dan Development). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara yang dilakukan dengan guru dan angket validasi. Hasil penilaian validasi ahli I sebesar sebesar 94% dengan kategori “Valid”, presentase dari validasi ahli II sebesar 94% dengan kategori “Valid”, dan presentase dari validasi ahli guru sebesar 97% dengan kategori “Valid”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produk modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Sumatera Selatan Valid.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Topik PLSV Pendekatan Pemodelan Matematika Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis ICT Syabillah, Dinda; Kurniadi, Elika; Harini, Bunda; Suganda, Vina Amilia
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14 No 2 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Agustus 2024)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v14i2.23525

Abstract

Problem-solving is one aspect of high-level thinking skills that is important for students to have. Problem-solving is closely related to mathematical modeling, this is because mathematical modeling is usually considered the art of applying mathematics to real-world problems. This research is a qualitative descriptive study and the subjects of this study were 32 students of class VII C junior high school number 1 at Pagar Alam. This study aims to determine students' mathematical problem-solving abilities for the one variable linear equation topic with a mathematical modeling approach using ICT-based learning media. Data collection techniques used in this study were written tests and interviews. Based on the results of the study, it was found that learning mathematical modeling using Google Sites media was able to make a significant contribution to the problem-solving abilities of senior high school number 1 at Pagar Alam students. The results of the achievement of problem-solving abilities of VII C students with an average of 53.90% are categorized as sufficient. Students are more interested in using mathematical modeling learning using Google Sites.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Nearpod pada Materi IPAS Struktur Lapisan Bumi Kelas V SD Negeri 05 Indralaya Arinda, Dea; Maharani, Siti Dewi; Harini, Bunda
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis website Nearpod pada materi IPAS tentang struktur lapisan bumi untuk siswa kelas V di SD Negeri 05 Indralaya. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada kurangnya variasi dalam media pembelajaran serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar, yang berdampak pada menurunnya minat belajar siswa. Media pembelajaran ini dapat berfungsi sebagai alternatif inovatif dalam mendukung proses belajar IPAS, khususnya pada topik struktur lapisan bumi, guna meningkatkan minat dan pemahaman siswa kelas V di SD Negeri 05 Indralaya. Selain itu, media ini memiliki potensi untuk dikembangkan dan disesuaikan pada berbagai mata pelajaran dan materi lainnya, sehingga dapat memperluas pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran digital di tingkat sekolah dasar. Penggunaan media ini juga dapat mendukung program literasi digital di sekolah serta menjadi sarana pelatihan bagi guru dalam mengaplikasikan media interaktif untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Berdasarkan hasil analisis data, validasi dari ahli media memperoleh skor kevalidan sebesar 93,75%, sedangkan validasi dari ahli materi mendapatkan skor 93,18%. Validasi praktisi guru memperoleh skor 100%.  Ketiga nilai tersebut termasuk dalam kategori "sangat valid", yang mengindikasikan bahwa media ini telah memenuhi standar kualitas tinggi baik dari aspek tampilan, fitur, maupun isi materi. Respon siswa pada uji coba perorangan menunjukkan angka 100% dan pada uji coba kelompok terbatas sebesar 97,14%, keduanya masuk dalam kategori "sangat praktis". Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa menganggap media pembelajaran ini mudah diakses, menarik, serta membantu dalam memahami materi pelajaran. Secara keseluruhan, hasil analisis mengonfirmasi bahwa media pembelajaran berbasis Nearpod layak dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis website Nearpod dinyatakan valid, praktis, serta layak diimplementasikan dalam proses pembelajaran.
Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Evaluasi Pembelajaran Tematik Interaktif Berbasis Literasi Numerasi Bagi Guru-Guru SD di Kota Lahat Harini, Bunda; Maharani, Siti Dewi; Pulungan, Marwan; Suratmi, Suratmi; Nurani, Dwi Cahaya
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i1.54370

Abstract

Kegiatan pelatihan  pembuatan dan penggunaan evaluasi pembelajaran tematik interaktif berbasis literasi numerasi bagi guru-guru SD di Kota Lahat ini ini ber­tujuan untuk: (1) memberikan pemahaman tentang pembuatan dan penggunaan evaluasi pembelajaran tematik interaktif berbasis literasi numerasi; dan (2) memotivasi guru-guru SD agar dapat membuat evaluasi pembelajaran tematik interaktif berbasis literasi numerasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran di kelas. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan, dengan teknik: ceramah secara luring dan daring yang divariasikan dengan diskusi dan tanya jawab, penugasan dan demonstrasi produk. Adapun yang menjadi sasaran kegiatan pelatihan ini adalah guru-guru SD di Lahat. Jumlah khalayak sasaran dalam pembinaan dan pelatihan ini terdiri atas 30 guru. Evaluasi dilakukan dengan teknik tes. Teknik tersebut dilakukan pada awal dan akhir pelatihan ini, sedangkan teknik non tes akan belangsung selama peserta membuat instrumen penilaian literasi numerasi. Berdasarkan hasil pretes dan postes, terlihat bahwa nilai rata-rata pretes sebesar 68.23 dan nilai rata-rata postes sebesar 78.83. Nilai rata-rata tersebut menunjukan peningkatan. Sebagaimana rancangan evaluasi yang menyatakan bahwa kegiatan ini dinyatakan berhasil bila jumlah rata- rata tes akhir lebih besar daripada tes awal.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS METAVERSE MENGGUNAKAN SPATIAL.IO PADA MATERI KERJA SAMA MULTILATERAL KELAS VI SEKOLAH DASAR Ade Lia Agustina; Harini, Bunda; Dewi Maharani, Siti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40198

Abstract

The Merdeka Curriculum emphasizes the need for interactive and contextual learning, including in the topic of multilateral cooperation within the Grade VI IPAS subject. However, classroom practices still rely heavily on traditional approaches that are less effective in supporting students’ understanding of global concepts in an engaging and interactive manner. This condition highlights the need for digital technology integration, particularly the Metaverse, which offers a three-dimensional learning environment that enables immersive learner interaction. This study aims to analyze the need for developing Metaverse-based learning media for Grade VI students at SDN 11 Indralaya. A descriptive qualitative method was employed, utilizing interviews, observations, and documentation. Data were analyzed through triangulation to obtain an objective overview of student characteristics and learning conditions. The findings indicate that learning activities remain centered on textbooks and teacher explanations, while available technological facilities are not yet optimally used. Students tend to have audio-visual learning preferences and show strong interest in digital media that provide richer visualization and interaction. The teacher also recognizes the necessity for innovative media to enhance learning engagement. These findings suggest that Metaverse platforms such as Spatial.io have great potential to be implemented as learning media that enrich the learning experience and support the understanding of multilateral cooperation. This study serves as a foundational reference for developing Metaverse-based learning media using Spatial.io for Grade VI students in alignment with their learning needs and 21st-century educational demands.
Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Media Pembelajaran dengan Teknologi AR (Augmented Reality) Bagi Guru-guru SD di Desa Meranjat Kabupaten Ogan Ilir Harini, Bunda; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Raharjo, Makmum; Susanto, Ilham Arya; Budiansyah, Budiansyah
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81107

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran di wilayah Desa Meranjat, khususnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di tingkat sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal dan komunikasi dengan mitra sekolah, ditemukan adanya kebutuhan terhadap inovasi media pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital masa kini. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) menggunakan aplikasi Asemblr. AR dipilih karena kemampuannya untuk memvisualisasikan materi ajar dalam bentuk objek 3D yang interaktif, yang dapat diakses langsung melalui kamera smartphone siswa. Metode pelaksanaan kegiatan disusun secara sistematis dalam beberapa tahapan, yaitu: sosialisasi, pelatihan intensif penggunaan aplikasi Asemblr, penerapan media di kelas, evaluasi melalui pre-test dan post-test, serta pendampingan dan tindak lanjut berbasis komunitas guru. Proses ini melibatkan kolaborasi antara tim dosen, mahasiswa, dan guru mitra, serta menekankan pendekatan partisipatif. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk budaya reflektif dan inovatif dalam penggunaan teknologi pembelajaran di sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukan bahwa guru-guru SD di Desa Meranjat dapat membuat media pembelajaran dengan teknologi AR melalui beberapa kali revisi yang diberikan. Selain itu, media tersebut juga digunakan dalam pembelajaran di kelas.