Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengalaman Guru dalam Metode Pembelajaran Tahfidz pada Anak Berkebutuhan Khusus Kinanti, Adelia Cahya; Kameliawati, Feri; Palupi, Rini; Kusuma, Anggi
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/jisym.v13i2.289

Abstract

Based on data from The World Health Organization (WHO), approximately 15% of the world's population, which amounts to over one billion people, are considered to have disabilities. Furthermore, based on the 2018 National Socioeconomic Survey on Disabilities, it was discovered that the 7-18 age group included a total of 55,708,205 people: 1,327,688 had moderate disabilities, while 433,297 had severe disabilities. This study aims to illustrate the teacher's experience in handling Tahfidz learning methods for children with special needs at SD IT Baitul Jannah Islamic School Lampung City. The research employs a qualitative methodology using a phenomenological approach and aims to investigate Tahfidz subject teachers in SD IT Baitul Jannah Islamic School Lampung City.   The study utilized a sample of three participants. The methodology employed in this study involves the technique of (snowball sampling).  Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and then conducted data analysis that began listening to recordings of interviews to make conclusions from the qualitative data obtained. Teachers specializing in Tahfidz learning methods for children with special needs encounter six themes: teacher support, teacher barriers, teacher strategies, the development of children with special needs, the role of parents, and the role of shadow teachers. Based on the information from several participants, it was uncovered that teachers must have a strategy of approach to children with special needs as these children have emotional instability that will impact the process of Tahfidz learning. Abstrak Berdasarkan data dunia (WHO) Sekitar 15% populasi di dunia atau lebih dari 1miliar orang diperkirakan penyandang disabilitas dan menurut Survei sosial ekonomi nasional tahun 2018 tentang data difabel didapatkan kelompok usia 7-18 tahun berjumlah 55.708.205 jiwa dengan penyandang disabilitas sedang sebanyak  1.327.688 jiwa, dan penyandang disabilitas berat sebanyak 433.297 jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan pengalaman guru dalam metode pembelajaran tahfidz pada anak berkebutuhan khusus di SD IT Baitul jannah Islamic School Bandar Lampung.  Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan study fenomenologi, Populasi yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran tahfidz di SD IT Baitul Jannah Bandar Lampung.   Pada penelitian kualitatif tidak mempersoalkan jumlah sampel penelitian, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 3 partisipan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel bola salju/berantai (snowball/chain sampling). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi kemudian dilakukan analisis data yang dimulai mendengarkan rekaman hasil wawancara sampai membuat kesimpulan atas data kualitatif yang diperoleh. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengalaman guru dalam metode pembelajaran tahfidz pada anak berkebutuhan khusus mendapatkan 5 tema yaitu dukungan guru, hambatan guru, strategi guru, perkembangan anak ABK, peran orangtua dan peran shadow teacher. Berdasarkan pemaparan dari beberapa partisipan didapatkan guru harus mempunyai strategi pendekatan kepada anak berkebutuhan khusus karena anak berkebutuhan khusus mempunyai ketidakstabilan emosi yang nantinya berdampak pada proses pembelajaran tahfidz.
Asuhan Keperawatan Pada Bayi Prematur Dengan Penerapan Facilitated Tucking Di Ruang Perinatalogi RSUD Jend. Ahmad Yani Metro Kusuma, Anggi; Safrida, Lisa; Rosyanti, Elvira; Putri, Riska Hediya
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i4.484

Abstract

Pendahuluan: Bayi prematur adalah bayi yang dilahirkan saat umur kehamilan kurang dari 37 minggu dan dengan berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Sebanyak 18.131 (85,2%) dilakukan tindakan prosedur invasif yang menyebabkan stress bagi bayi dan 3,160 (14,8%) merupakan sejumlah prosedur invasif yang menyebabkan nyeri dan merusak kulit. Salah satu teknik nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk memberikan kenyamana dan mengurangi efek samping nyeri akibat prosedur invasif adalah dengan pemberian posisi facitated tucking. Tujuan: untuk menerapkan dan menganalisis hasil pelaksanaan intervensi facilitated tucking sebagai upaya untuk menurunkan nyeri pada bayi premature saat dilakukan prosedur invasif. Metode: Kegiatan ini menggunakan studi case report dengan melakukan pendekatan asuhan keperawatan. Partisipan 2 pasien yang mendapatkan tindakan nvasif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah format pengkajian asuhan keperawatan anak. Setelah data dikumpulkan, dilakukan analisa data menggunakan proses keperawatan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan pemberian posisi facilitated tucking efektif dalam menurunkan tingkat nyeri saat dilakukan prosedur invasif. Simpulan: Diharapkan perawat dapat menerapkan tindakan facilitated tucking sebagai salah satu terapi nonfarmakologis pada bayi premature yang akan dilakukan tindakan invasif.
Penerapan Terapi Sleep Hygine Pada Anak Usia Prasekolah Yang Mengalami Gangguan Pola Tidur Di Desa Mataram Baru Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mataram Baru Lampung Timur Daulay, Erliani Delima; Yusrita, Lusi; Kusuma, Anggi
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i4.511

Abstract

Pendahuluan: Gangguan pola tidur adalah kumpulan gejala yang ditandai oleh gangguan dalam jumlah, kualitas dan waktu tidur pada seseorang. Riset WHO prevalensi masalah tidur pada anak yang mencakup 17 negara dalam sebuah studi mengatakan bahwa masalah tidur pada anak prasekolah berkisar antara 20% dan 30% menurut laporan orang tua terjadi karena sering terbangun di malam hari. Tujuan: Untuk Mengetahui Penerapan terapi Sleep Hygiene Pada Anak usia Prasekolah Yang mengalami Gangguan Pola Tidur Di desa Mataram Baru Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mataram baru Lampung Timur. Metode: Kegiatan ini menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipan 2 pasien yang mengalami gangguan pola tidur di Desa Mataram Baru. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan kuesioner, pemeriksaan fisik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah format pengkajian asuhan keperawatan anak. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan pemberian terapi sleep hygine pada anak prasekolah yang mengalami gangguan pola tidur sangat efektif sehingga pada hari ketiga anak tidak terbangun lagi ditengah malam dan sulit tidur. Simpulan: Simpulan dan saran bagi Puskesmas untuk memaksimalkan pemberian terapi sleep hygine pada anak prasekolah yang mengalami gangguan tidur dan sebaiknya tidak hanya memberikan terapi farmakologi, bisa juga diberikan intervensi berupa terapi non farmakologi.
HUBUNGAN INTENSITAS MENONTON TIKTOK, YOUTUBE DAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS 4-6 Ismanto, Amatus; Kusuma, Anggi; Palupi, Rini; Safitri, Desmania
JURNAL KEPERAWATAN Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/j-kp.v13i1.59422

Abstract

Pendahuluan :Perkembangan sosial dan emosional sangat terkait melalui interaksi antara individu atau antara individu dan masyarakat. Gadget dapat memberikan dampak pada perkembangan sosial emosional anak bila digunakan secara terus menerus dan tidak tepat. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas menonton tiktok, youtube dan bermain game online dengan perkembangan sosial emosional anak usia sekolah dasar di kelas 4-6 SDN 12 Kedondong. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 65 responden. Pengambilan sampel meggunakan teknik total sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji gamma. Hasil : Hasil penelitian hubungan intensitas menonton tiktok, youtube dan bermain game online dengan perkembangan sosial emosional diperoleh p-value <0,05. Kesimpulan : terdapat hubungan intensitas menonton tiktok, youtube dan bermain game online dengan perkembangan sosial emosional. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menambah informasi bagi anak dan orang tua tentang dampak dari gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak.
Key Determinants of Family-Centered Care for Children with Leukemia Palupi, Rini; Kusuma, Anggi; Yeni, Rizki; Solikha, Khansa Nadifa
International Journal of Contemporary Sciences (IJCS) Vol. 1 No. 12 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijcs.v1i12.12039

Abstract

This study examines the relationship between health status, parental knowledge, and parental attitudes with the application of family-centered care (FCC) for children with leukemia at Abdul Moelok Regional Hospital, Lampung Province. Using a quantitative approach with a cross-sectional design, 92 respondents were selected from a population of 1,200 leukemia patients treated between 2021 and 2022. Data were collected through a validated questionnaire that measured parental knowledge, attitudes, and health status, with analysis conducted using the gamma correlation test. The results indicate significant relationships between health status, parental knowledge, and parental attitudes with the implementation of FCC. Factors such as age, education, income, caregiving duration, and disease length influenced the health status and FCC application. The study also reveals that caregivers face challenges in providing care, particularly due to financial burdens and physical strain, impacting their quality of life. Additionally, cultural factors affect how parents communicate the diagnosis to children, with some families delaying disclosure based on cultural norms.
Application Of Busy Book Play Therapy In Nursing Care For Preschool Children Who Experience Anxiety During Hospitalization At Menggala Regional Public Hospital Julyanti, Meri; Kusuma, Anggi; Palupi, Rini
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.495

Abstract

Background & Objective: Hospitalization is an emergency or planned process that requires children to stay in the hospital to undergo treatment and care procedures until the child's condition improves and can be returned home. One of the consequences that can occur in children who undergo hospitalization is anxiety. Interventions that can be done to reduce children's anxiety levels while undergoing hospitalization are by doing busy book play therapy. The purpose of this study was to determine the effect of the application of busy book play therapy on the anxiety level of children undergoing hospitalization. Method: This research method uses a descriptive approach with a case study design. Respondents in this case study were two preschool-age children who were indicated to experience anxiety. The intervention provided is busy book play therapy which is carried out once a day for 15 minutes. The level of children's anxiety was measured before and after the implementation of play therapy. Result: The results of the analysis show that there is a decrease in the level of children's anxiety after busy book play therapy. Conclusions:  Busy books as one of the creative media that can be used to reduce children's anxiety levels during hospitalization.
Nursing Care for Toddlers Giving Tempe Porridge to Children with Diarrhea at The Margorejo Health Center in South Metro Metro City Noviana; Kusuma, Anggi
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.572

Abstract

Background & Objective: The purpose of this study was to determine the nursing care for the implementation of tempe porridge in toddlers experiencing diarrhea at the Margorejo Metro South Health Center in 2024. Method: This type of research is a case study research using a qualitative study with an experimental approach. By giving tempe porridge made by yourself in accordance with the SOP for making tempe porridge. Data collection was done by interview, observation and documentation. Result: The evaluation results showed that after giving tempe porridge for 3 days with 3 times/day with the number of portions made (50 grams of tempeh, 30 grams of rice flour, 15 grams of margarine, 20 grams of brown sugar and salt to taste) each administration the problem of diarrhea was resolved marked by the frequency of defecation 1-2 times/day, the consistency of soft and clotted phases, the frequency of defecation improved, intestinal peristalsis improved. Conclusion: Giving tempe porridge to toddlers with diarrhea is effective in reducing the frequency of defecation and improving the consistency of bowel movements.
Nursing Care for Preschool-Aged Children Experiencing Hospitalization Using Bibliotherapy Innovation Interventions Against Anxiety Problems at Jend. Ahmad Yani Metro City Hospital in 2024 Kurniati; Kusuma, Anggi
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.577

Abstract

Background & Objective: The purpose of this study was to provide nursing care for preschool-age children who experienced hospitalization using bibliotherapy innovation interventions against anxiety problems at Rsud Jend. Ahmad Yani Metro City in 2024. Method: Data collection methods using pediatric nursing care assessment sheets and anxiety observation sheets using VAS-A. The study used pediatric patients. The results of nursing care were obtained in the evaluation that researchers conducted on client 1 based on the criteria that researchers compiled for 1 diagnosis. Result: The resolved diagnosis is anxiety with both clients both having an anxiety scale of 0 on day 3 after doing bobliotherapy for 3 days. Conclusion: Suggestions for patients and families can apply bibliotherapy either at home, at the hospital or in public places to train children to avoid excessive fear and can be used to improve children's motor and sensory.
Akses informasi dan pengetahuan dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja Saputri, Lisa Wida; Surmiasih, Surmiasih; Putri, Riska Hediya; Kusuma, Anggi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1566

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, Salah satu masalah utama yang sering dihadapi adalah kehamilan yang tidak direncanakan, penyakit infeksi menular seksual (IMS), dan tingginya angka aborsi tidak aman di kalangan remaja. Berbagai faktor mempengaruhi perilaku kesehatan reproduksi remaja, termasuk pengetahuan, lingkungan keluarga, status sosial ekonomi, pendidikan, dan akses terhadap informasi yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui apakah ada hubungan akses informasim dan pengetahuan remaja dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja (KRR) di SMA IT Insan Mulia Boarding School Pringsewu.Metode: Kuantitatif dengan desain penelitian crossectional. Jumlah responden penelitian adalah 84 remaja. Analisis yang akan digunakan penelitian ini yaitu uji Chi SquareHasil: Hasil penelitian Ada Hubungan Akses Informasi Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) (p-value : 0,007 ) dan Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) (p-value : <0,001).Kesimpulan: Ada Hubungan Akses Informasi Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan akses informasi, penyuluhan kesehatan reproduksi serta komunikasi yang efektif dengan remaja dan orang tua perlu dilakukan untuk mendukung perilaku kesehatan reprpoduksi yang positif pada remaja
Family Centered Care Berhubungan dengan Kepuasan dan Kecemasan Keluarga Pasien TB Paru Ningrum, Sefia; Palupi, Rini; Kusuma, Anggi
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v15i1.3494

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that requires family assistance in the treatment process. At this time, the patient's family will feel anxious, so there is a need for family-centred care (FCC). Fulfillment of FCC will have an impact on satisfaction for patients, families and health workers. The aim of this research is to determine the relationship between family centered care and satisfaction and anxiety of families of pulmonary TB patients in the pulmonary ward of Jend General Hospital. Ahmad Yani Metro.This type of research is quantitative descriptive correlation research design, with a cross sectional approach. The population in this study were families of pulmonary TB patients with a sample of 80 people using a total sampling technique. Analysis of this data was carried out using the chi square test and gamma correlation test, where the results of the family centered care distribution were mostly in the good category, 60 (75%), satisfaction in the satisfied category, 68 (85%), in the mild anxiety category, 40 (60%). The results of bivariate analysis show that there is a relationship between family centered care and family satisfaction of pulmonary TB patients with a p-value of 0,000. And there is a relationship between family centered care and family anxiety, with a p-value of 0,003, with a correlation level of 0,578, which means a positive relationship at a moderate level. Suggestions from the results of this research can provide input to focus on services that involve families and can work together between patient family members and nurses to provide effective and efficient health services.