Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR TELAAH KURIKULUM DAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN Arini, Ira
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.976 KB)

Abstract

Research experimental aims to compare two instructional methods of the results of the curriculum and designing instruction subject. Instructional method consisting of blended learning and scientific learing. Study was conducted the major of phisycal and health education. Experimental methods used design factorial 2x2. Consisting of 68 sample students. Analysis technique analytics data variance and the tuckey. From the results of statistical calculations it can be concluded that there is a significant effect Blendeed learning method and kinesthetic intelligence against the learning result from the value of t count 2,179 > t table1,990 with a significance level of 0.05. While the effect of 7.01%. Keywords: Blended Learning, Scientific Learning, Kinesthetic Intelligence, Curriculum Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran dan kecerdasan kinestetik mahasiswa terhadap hasil belajar mata kuliah Telaah Kurikulum dan Perencanaan Pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode scienticif learning dan blended learning. Penelitian ini dilakukan di STKIP Setia Budhi Rangkasbitung program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan semester 5. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen 2x2 dengan desain faktorial. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 yang mengontrak mata kuliah Telaah Kurikulum dan Perencanaan Pembelajaran di program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan STKIP Setia Budhi Rangkasbitung. Dari hasil perhitungan statistik dapat menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penerapan metode blended learning dan kecerdasan kinestetik terhadap hasil belajar Telaah Kurikulum dan Perencanaan Pembelajaran terbukti dari nilai thitung 2,179 > ttabel 1,990 dengan taraf signifikan 0,05. Sedangkan besar pengaruhnya sebesar 7,01%. Kata kunci: Blended Learning, Scientific Learning, Kecerdasan Kinestetik, Kurikulum
Model Pembelajaran Berbasis Lokomotor dalam Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Fajarwati, Ayu; Arini, Ira
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan motorik kasar pada anak usia lima sampai enam tahun yang memiliki hasil stimulasi rendah. Salah satu yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar yaitu menggunakan model pembelajaran berbasis lokomotor. Kemampuan lokomotor merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan gerakan dasar, seperti melompat, berjalan, meluncur, berlari dan lainnya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan motorik anak usia lima sampai enam tahun melalui model pembelajaran berbasis lokomotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah sepuluh anak yang terdiri dari enam anak perempuan dan empat anak laki-laki. Kemampuan anak yang dapat ditingkatkan adalah kemampuan berlari, berjalan dan melompat diantaranya pembelajaran walk the pattern, move the ball dan jumping. Hasil penelitian ini yaitu memberikan gambaran anak yang dikategorikan belum berkembang berarti anak yang belum bisa sama sekali melakukan gerakan pada masing-masing indikator gerakan motorik sehingga masih harus dilatih secara intensif oleh guru. Anak dengan kriteria berkembang artinya sudah bisa melakukan gerakan motorik namun masih perlu bimbingan guru dengan metode scafolding. Pada anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan artinya sudah bisa melakukan gerakan motorik tanpa instruksi atau bimbingan dari guru.
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR KELAS BAWAH SDN 1 CIUYAH Arini, Ira
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 14 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v14i1.6059

Abstract

Based on the 2006 Minister of National Education Regulation concerning content standards for SD/MI level education units which cover the substance of grades 1 to III which are implemented through thematic learning, there has been no comprehensive program evaluation in the implementation of low-grade thematic learning. Therefore, the purpose of this study was to assess the thematic learning program implemented in lower grade elementary schools. The research method used is a program evaluation research method with data collection techniques in the form of interviews, document analysis, questionnaires and observations. The results showed that the thematic learning program was divided into 3 stages, namely planning, implementation and evaluation. At the learning planning stage, the score obtained from the results of document analysis and observations of 3 evaluators was 3.2 with a good category and supported by the results of questionnaires and teacher interviews which stated that the teacher had prepared the stages of planning thematic learning in accordance with the basic concepts of thematic learning. At the implementation stage of learning, the score obtained was 3.5 with a very good category and supported by the results of questionnaires and teacher interviews which stated that the process of implementing learning in lower grade elementary schools was carried out thematically. At the learning evaluation stage, the score obtained was 2.7 with a good category and supported by the results of questionnaires and teacher interviews which stated that the thematic learning evaluation had been applied.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS VIII SMP DENGAN PAKET PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Arini, Ira
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2016): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.915 KB) | DOI: 10.21009/PIP.301.2

Abstract

The purpose of this research is to produce problem-based instructional package for Social Science Subject in Grade VIII, Junior Secondary School. The package consisted of students book, teacher’s manual, instructional media, and evaluation materials. The research was conducted in Junior Secondary School in September 2014 through May 2015 in Rangkasbitung Sub-district, Lebak District, Banten applying research and development model introduced by Derek Rowntree. The research produced Instructional Package for Social Science Application consisting of students book, teacher’s manual, instructional media, and evaluation materials. Formative evaluation indicated by expert review, face to face try out, and field test was ‘very good’. The final product is feasible to be used as the problem-based instructional package for Social Science which is interesting, joyful and motivating.
Teaching Sepaktakraw by Developing a Motion Ball-Based Soccer Training Model Aryadi, Dedi; Arini, Ira
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 15 No 1 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i1.3932

Abstract

The sepaktakraw game is a team sport played by 3 people. Mastery of sepaktakraw skills cannot be separated from mastery of specific game techniques, namely kickkick/service techniques. Kick-off/service is a unique technique used to start the game in the sepaktakraw game, so many people say kick-off/service is the most important in the sepaktakraw game. This research aims to determine the procedures and feasibility of developing a training model in extracurricular learning for sepaktakraw sports, which is research using the R&D research method (Research and Development type ADDIE. The method stages in this research are (1). Literary research, (2). Role, (3). Making, (4). Comparative test, (5). Observation, (6). Validity test by experts. Game expert validation test 86, 363% > 81.25% (excellent), media expert validation test 88.636% > 81.25% (excellent), small class trials, it was found that 86.75 > 80, namely the strong category, and large class trials, it was found that 83.44 > 80 strong category. Based on the results of game expert validation tests, media expert validation tests, small class trials, and large class trials, it can be concluded that developing a motion ball-based soccer training model is suitable for use as a training model in sepaktakraw learning.
Analisis Karakteristik Psikologi Kepribadian Atlet Bola Voli Kabupaten Cianjur Menuju PORDA Memasuki Tahun 2021: ANALISIS KARAKTERISTIK PSIKOLOGI KEPRIBADIAN ATLET BOLA VOLI Permana , Agung; Syamsul Taufik, Muhamad; Hidayat Suharto, Taufik; Rahmat, Ayi; Usmaedi; Arini, Ira
Jurnal Segar Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal SEGAR, Volume 11 Nomor 1, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/segar/1101.06

Abstract

Proses menemukan identitas remaja sering muncul konflik fisik dan perilaku, perbedaan kepribadian ini disebabkan oleh tidak adanya keharmonisan dalam suasana hati masing-masing individu, konflik remaja sering dijumpai dalam pertandingan olahraga, seperti olahraga bola voli remaja, keberadaan kepribadian yang berbeda didasarkan pada adanya faktor-faktor yang membentuk kepribadian atlet yang luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang membentuk kepribadian atlet bola voli. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Pemilihan subjek menggunakan teknik pemeriksaan sejawat yang berarti ujian dilakukan dengan mengumpulkan teman sebaya yang merupakan teman sebaya, yang memiliki pengetahuan umum yang sama dengan apa yang sedang dipelajari, sehingga dengan mereka peneliti dapat, meninjau persepsi, pandangan dan analisis yang sedang dilakukan. Pemilihan subjek yang dimaksud adalah subjek memasuki masa remaja (15 hingga 19 tahun), secara aktif mengikuti pertandingan resmi. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, kategorisasi, sitensiasi, dan menyusun hipotesis kerja.
PELATIHAN DESAIN WORKBOOK PRINTABLE BERTEMA IBADAHKU UNTUK GURU DI RA AL-MUTTAQIN Arini, Ira; Suharto, Taufik Hidayat; Setiawati, Eka; Iskandar, Rahmat; Amaliah, Hilda
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v5i4.843

Abstract

Guru di RA Al-Muttaqin belum mampu menguasai pengoperasian komputer dan aplikasi desain yang paling dasar seperti canva, yang memungkinkan dapat dicetak dan diisi oleh siswa maupun orang tuanya. Untuk itu, perlu dilakukan pelatihan desain workbook printable untuk guru di RA Al-Muttaqin. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan desain workbook printable bertema ibadahku untuk guru di ra al-muttaqin. Tujuan dari kegiatan ini yaitu: (1) Melaksanakan pelatihan sebagai bekal pada peserta yaitu guru untuk bisa mendesain workbook secara mandiri sehingga dapat digunakan oleh anak; (2) Memberikan wawasan dan pengalaman kepada mahasiswa yang terlibat untuk menerapkan 6 SKS di luar kampus yang akan ditransfer sebagai pengganti maya kuliah Didaktik Met Peng Permainan, Evaluasi Pengajaran Olahraga, Inovasi Pendidikan Olahraga untuk mahasiswa Penjaskes dan Penilaian Pembelajaran PAUD, Metode Pengembangan Kemampuan Dasar dan Perilaku PAUD, Perencanaan Pembelajaran PAUD untuk mahasiswa PAUD; dan (3) Melaksanakan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai wujud dari tri dharma perguruan tinggi yang dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan. Hasil dari kegiatan ini adalah Produk pelatihan yang dihasilkan berupa workbook; keterampilan desain workbook guru di RA Al-Muttaqin meningkat; produk pelatihan yang dihasilkan berupa workbook; terciptanya proyek workbook printable yang diterima oleh siswa dan orang tua; hasil pelatihan berupa design workbook printable bisa dipasarkan dan diadopsi oleh sekolah lain di wilayah kabupaten Lebak; artikel terpublikasi di jurnal Jcoment terakreditasi sinta 5; poster hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat; dan video kegiatan pelatihan dan lainnya diunggah pada laman youtube USBR.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MENULIS KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL Purwatiningsih, Sri; Nehe, Berita Mambarasi; Bastaman, Weny Widyawati; Arini, Ira
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i1.917

Abstract

Kemampuan literasi masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan literasi adalah melalui pelatihan menulis kreatif berbasis kearifan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan menulis kreatif yang mengangkat nilai-nilai budaya dan tradisi lokal, sehingga tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga melestarikan kearifan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan, serta evaluasi hasil karya peserta. Pelatihan diberikan kepada masyarakat umum, termasuk guru, siswa, dan pegiat literasi, dengan pendekatan berbasis praktik yang menekankan eksplorasi cerita rakyat, sejarah daerah, dan ekspresi budaya setempat dalam tulisan kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan dalam keterampilan menulis, kesadaran terhadap kekayaan budaya lokal, serta motivasi dalam mengembangkan karya tulis. Dengan demikian, pelatihan menulis kreatif berbasis kearifan lokal dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan direplikasi di berbagai daerah untuk mendukung gerakan literasi nasional.
The Implementation of Literacy and Numeracy in the Kampus Mengajar Program Dhaksietsatsura, Virzha Aulianna; Arini, Ira; Fajarwati, Ayu
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v16i2.97973

Abstract

Kampus Mengajar is a government program that provides opportunities for university students to engage in off-campus learning for one semester by becoming partners of teachers in innovating creative and innovative learning strategies and models in targeted schools. These schools are generally identified as having low scores on the Minimum Competency Assessment (Asesmen Kompetensi Minimum/AKM). This study aims to describe the implementation of literacy and numeracy programs within Kampus Mengajar. A qualitative descriptive approach was employed, with data analysis conducted using the Miles and Huberman model. The research subjects were fifth-grade students from two elementary schools in Lebak Regency, Banten. Data were collected through observation, interviews, documentation, and field notes. The findings indicate that the Kampus Mengajar program benefits students, teachers, lecturers, and schools, particularly in improving students"™ literacy and numeracy AKM scores compared to the previous year. Furthermore, the program highlights the need for continued mentoring, especially for students with special needs and those who still face difficulties in reading and arithmetic.
Penerapan Latihan Memantulkan Bola ke Dinding dalam Meningkatkan Kemampuan Passing Bawah Permainan Bola Voli pada Siswa Sekolah Dasar Rahmat, Ayi; Ridwan, Mukhtar; Aryadi, Dedi; Arini, Ira
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.443

Abstract

The background of this research is the lack of ability to pass under volleyball as a starting movement for elementary school students in introducing volleyball. For this reason, this study aims to be able to improve the ability to pass under volleyball by applying exercises to bounce the ball off the wall. The research method used is a quantitative experimental research method with a one group pretest-posttest research design. The population in this study were all elementary school students in Rangkasbitung District and the sample in this study were students who took volleyball extracurricular activities. The instrument used was a test instrument carried out in 16 meetings twice for pretest and posttest. Data analysis techniques using instrument validity tests, analysis prerequisite tests and hypothesis testing. The results showed that testing the hypothesis using the t-test, the results obtained were tcount of 15.3 while the value of ttable with a significance level of 0.05 was 2.26. From the results of testing the hypothesis it is known that tcount>ttable (15.3> 2.26), so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted. This shows that the application of bouncing the ball off the wall exercise has a positive influence on the ability to pass under volleyball in extracurricular students. Based on the results of the study, the results of the posttest bouncing the ball off the wall were higher than the pretest. This is comparable to the score of the lower passing ability, these results indicate that the learning outcomes which are psychomotor abilities play a very important role in the lower passing ability.