p-Index From 2021 - 2026
10.803
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada Masa New Normal Pandemi COVID-19 Henni Febriawati; Bunga Tiara Kasih; Hasan Husin; Nopia Wati; Bintang Agustina Pratiwi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i01.1012

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) penting diterapkan masa pandemi, karena salah satu penyebab tingginya penyebaran COVID-19 adalah belum diterapkannya PHBS. Kemenkes mengeluarkan protokol pemicuan STBM di tengah pandemi dalam memasuki era new normal. Kelurahan yang ada di wilayah Puskesmas Pasar Ikan belum tercatat sebagai Kelurahan Stop Buang air besar Sembarangan. Tujuan penelitian ini mengetahui pelaksanaan pemicuan STBM pada masa new normal pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan berjumlah 8 orang yang terdiri dari 2 Sanitarian Dinkes, 2 Sanitarian Puskesmas, 2 staf Kelurahan, 1 Ketua RT dan 1 masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukan pemicuan yang dilakukan meliputi pemetaan sanitasi dan diskusi, bina suasana tidak dilakukan, waktu pemicuan dipersingkat serta penerapan protokol kesehatan saat pemicuan telah diterapkan. Saat pandemi bina suasana akan dilakukan jika diperlukan. Masyarakat dan Tim Pemicu melakukan pembuatan peta sanitasi sederhana. Peta berisi informasi tentang batas dusun, rumah yang mempunyai dan rumah tanpa jamban, jalan, sungai, sumber air, masalah sanitasi yang ada. Dalam peta ditunjukkan/ditandai tempat yang biasanya membuang limbah WC, tempat sampah dan air limbah. Pelaksanaan pemicuan STBM di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu pada masa new normal telah dilaksanakan sesuai dengan Pedoman dari Kemenkes.
Edukasi Pentingnya Memenuhi Standar Inspeksi Sanitasi Sumur Gali Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu Nopia Wati; Hasan Husin; Emi Kosvianti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3551

Abstract

Perancangan ini di latar belakangi oleh hasil temuan inspeksi sanitasi kesehatan lingkungan sumur gali. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada sumur gali di RT 07 Kelurahan Bajak dari 10 sumur gali yang di inspeksi konstruksi sumurnya menggunakan pagar pelindung, dan dari 10 Sampel sumur gali 7 tidak dilengkapi pagar pelindung dan 6 tidak mempunyai penutup sehingga kotoran bisa masuk ke dalam sumur. Padahal sumur yang memenuhi syarat dalam penggunaanya sangatlah penting karena air merupakan sumber utama dalam kehidupan. Permasalahan mitra yaitu masyarakatnya yang belum mengetahui bahwa dalam pembuatan sumur gali ada banyak syarat yang harus dipenuhi untuk memnuhi kategori syarat inspeksi sanitasi lingkungan. Masyarakat yang hampir semua kebutuhan memerlukan air bersih tapi tidak tahu bagaimana pentingnya suatu sanitasi sumur gali, juga banyak dari mereka yang mengesampingkan pemenuhan syarat sumur gali karena beranggapan jika air sudah bersih sudah cukup bagi mereka. Oleh karena itu pada kegaiatan ini masyarakat diberikan sosialisasi dan penyulihan dari rumha ke rumah tentang pentingnya pemenuhan syarat sumur gali yang baik kepada masyarakat sekitar. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelola air sebagai sumber kehidupan utama mereka secara baik dan benar.
DETERMINANTS DROP OUT EVENTS TOOLS WOMEN CONTRACEPTIVE FERTILE AGE 15-49 YEARS IN THE BENGKULU PROVINCE (2017 IDHS DATA ANALYSIS) Nopia Wati; Ferasinta Ferasinta; Oktarianita Oktarianita; Frensi Triastuti; Bintang Agustina Pratiwi
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v11i1.2022.54-61

Abstract

The continued use of contraception has an effect on the effectiveness of a contraceptive method to prevent the occurrence of an unwanted pregnancy. The purpose of this study is to find the association of the incidence of contraceptive discontinuation in women of 15-49 years of age in Bengkulu Province. While the benefits of this study specifically for the National Population and Family Planning Board (BKKBN) are to overcome the problems associated with Population, Family Planning and Family Development (KKBPK) for the discontinuation of contraceptive use in WUS in Family Planning in Bengkulu Province. This study uses a cross-sectional design using secondary data from the 2017 IDHS data on respondents of Fertile Age Women, and the results of the data analyzed using the SPSS program with the Univariate, Bivariate Chi-Square test. The results of this study found that WUS who discontinued using contraceptives were 89 people (33.8%), with the reason that the dominant husband opposed 85 people (32.3%) and health problems as many as 44 people (16.7%). Most were 15-35 years old and high school graduates, most worked and lived in the village. There is no relationship between age (p value 0.420), education (p value 0.304), employment (p value 0.275), area of residence (p value 0.714) and wealth index (economy) (p value 0.232) with the incidence of contraceptive use in Fertile Age Women Bengkulu Province. Factors of age, education, occupation, area of residence and wealth index (economy) impact the incidence of dropping out of contraceptive use in women of childbearing age.
PKM MENINGKATKAN KOMSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA MASYARAKAT DUSUN I DESA SRI KUNCORO KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati; Nopia Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v3i1.756

Abstract

Desa Sri Kuncoro tepatnya di dusun 1 Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Kota  Bengkulu dari 40 KK terdapat 25 KK masyarakat yang tidak mengkomsumsi buah dan sayuran, berbagai dampak yang dapat terjadi jika kurang mengkonsumsi buah dan sayur,seperti mudah terserang penyakit, sering mengalami masalah gusi, obesitas ,kurangnya konsentrasi dan lemas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan mulai dari tanggal 05 November-26 Desember 2019.  Kegiatan dimulai dari pengumpulan data, analisis, intervensi melalui penyuluhan dan selanjutnya dilakukan menitoring dan evaluasi. Setelah kami kkegiatan edukasi konsumsi buah dan sayuran tesebut, pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi buah dan sayuran menjadi bertambah, dan masyarakat sadar pentingnya konsumsi buah dan sayuran akan kesehataan. Hendaknya masyarakat dusun 1 desa sri kuncoro agar lebih memperhatikan dan sadar akan pentingnya konsumsi buah dan sayur agar terciptanya masyarakat yang sehat
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT FILTER IPAL KOMUNAL DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK Nopia Wati; Hasan Husin; Andri Kusuma Wijaya; Agus Ramon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i2.1554

Abstract

Perancangan ini di latar belakangi oleh limbah botol plastik yang semakin menumpuk. Limbah botol plastik masih dianggap kurang bermanfaat. Padahal limbah botol plastik dapat dimanfaatkan menjadi beraneka ragam bentuk. Dalam proses daur ulang limbah botol plastik diperlukan beberapa proses agar daur ulang limbah botol plastik dapat dimanfaatkan. Sebelum didaur ulang perlu adanya proses pencucian agar kotoran padat maupun kimia yang terkandung pada limbah botol plastik dapat diminimalisir.Permasalahan mitra yaitu masyarakatnya memiliki ekonomi rendah dan sebagian warganya bekerja di tempat pembuangan akhir sampah di Air Sebakul, untuk memenuhi kebutuhan vital mereka sehari-hari menjadi pemulung sampah. Walaupun pekerjaan mereka bergelut dibidang persampahan, tetapi mereka tidak memahami bagaimana cara mengelolah sampah tersebut supaya dapat dijadikan sebagai penambah perekonomian keluarganya. Masyarakat sekitar juga.banyak yang belum mengetahui dampak yang ditimbulkan jika limbah botol plastic ini tidak dikelolah dengan baik. Masyarakat juga belum belum mengetahui bagaimana cara pemanfaatan limbah botol plastic ini sebagai filter untuk IPAL .Pada kegaiatan ini masyarakat diberikan sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan filter IPAL dengan memanfaatkan limbah botol plastik yang mudh didapatkan oleh masyarakat sekitar. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelolah sampah plastic botol bekas, dan dapat dijadikan sebagai peluang usaha untuk menambah perekonomian keluarga.Kata Kunci: Pelatihan, Filter IPAL, Botol Plastik
PENATALAKSANAAN NON FARMAKOLOGI UNTUK PENGONTROLAN SKALA NYERI ARTRITIS RHEUMATOID PADA USIA LANJUT Andri Kusuma Wijaya; Eva Oktavidiati; Nopia Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i3.1638

Abstract

ABSTRAKRheumatoid artritis merupakan penyakit degeneratif yang menyerang sendi, terutama terjadi pada orang tua lanjut usia, yang mempunyai ciri–ciri erosi pada kartilago artikuler, pembentukan osteofit, sklerosis subkondral, dan berbagai perubahan biokimia dan morfologi dari membrane sinofial dan kapsula sendi. Penyakit rheumatoid artritis  terjadi di daerah persendian yang paling sering terkena adalah sendi tangan, pergelangan tangan, sendi lutut, sendi siku, pergelangan kaki, sendi bahu serta sendi panggul dan biasanya bersifat bilateral/simetris. Gejala klinik penyakit sendi/ rheumatoid artritis berupa gangguan nyeri pada persendian yang disertai kekakuan, merah, dan pembengkakan yang bukan disebabkan karena benturan atau kecelakaan dan berlangsung kronis. Selain itu reumatoid artritis juga memiliki karakteristik berupa kerusakan dan proliferasi pada bagian membran sinovial, sehingga berdampak pada kerusakan tulang, sendi dan deformitas yang terjadi pada lansia. Lansia merupakan keadaan dimana adanya penambahan usia seiring dengan  terjadi penurunan fungsi fisiologis, sehingga lansia sering kali memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami nyeri hal ini juga disebabkan oleh beberapa hal yang bersifat patologis seperti penurunan fungsi sistem muskuloskeletal karena adanya perubahan komposisi larutan cairan didalam tulang rawan yang akan membebani  sendi untuk bekerja lebih berat lagi yang dapat memicu terjadinya nyeri. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri arthritis rheumatoid diantaranya melakukan kegiatan pengkajian terkait riwayat penyakit lansia atau pemeriksaan kesehatan, penyuluhan kesehatan tentang penyakit Arthritis Rheumatoid, pemberian penatalaksanaan nonfarmakologi untuk menurunkan nyeri arthritis rheumatoid seperti kompres dengan jahe merah hangat dan senam rematik pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu.Kata Kunci :Arthritis Rheumatoid, Nyeri
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN TUBERKULOSIS DI TABA MELINTANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENTIRING Nopia Wati; Hasan Husin; Agus Ramon
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.269 KB) | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v1i1.2193

Abstract

Tuberculosis is still a serious health problem both globally and locally. Tuberculosis control has been regulated in the Minister of Health regulation number 67 of 2016 including risk control, one of which is health promotion for prevention. Taba Melintang Working Area of ​​Bentiring Health Center has never had a health education program and as a support for the ministry of health program, community service was carried out in the form of health counseling for tuberculosis prevention. The community service method is carried out by the lecture method followed by a question and answer session with the target population of Taba Melintang. This community service will be held from October 11 to November 31, 2021. Before and after the counseling, residents are given a pre test and post test. The results show that there is a difference in the level of knowledge between before and after health education on tuberculosis prevention in Taba Melintang, Bentiring Health Center Work Area. Other activities carried out are free medical treatment for residents..
Analisis Proses Pengolahan Air Minum Pada Perusahaan Daerah Air Minum Desa Cahaya Negeri Yoga Sarwenda; Oktarianita Oktarianita; M Amin; Nopia Wati
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 19 No. 1, Januari 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.762 KB) | DOI: 10.31964/jkl.v19i1.394

Abstract

Clean water treatment for the needs of the people of Bengkulu is carried out by several agencies, one of which is managed by The City-Owned Water Company PDAM of Cahaya Negeri Village which is a business entity owned by the local government. This type of study was a qualitative research using interview guidelines and conducting observations. There were 3 informants in this study, namely, the head of the processing unit, the head of the laboratory and the processing operator. The research was conducted in Janaury 2021. The results of the study indicate that PDAM Cahaya Negeri was running well, the processing units were also complete, from maintenance of intake, type of intake pump, coagulation equipment and coagulant material, flocculation building is still very good, sedimentation process is also good, filtration material with silica sand is also appropriate, because the absorption of silica sand is good, and the last is disinfection, using chlorinated material is good for killing bacteria in treated water. The processed water has also met the standard of the Minister of Health Regulation No. 32 of 2017, concerning clean water standards. However, rainfall greatly affects the condition of raw water quality for processing and moreover the local power plant which often shuts down is an obstacle for PDAM CahayaNegeri to carry out processing. It is expected that the PDAM of CahayaNegeri can maintain its achievements and find solutions to its obstacles, in order to meet the need for clean water.
THE Histori Of Child Death With Women Fertility Of Childbearing Age In Bengkulu Province: Fertility Bintang Agustina Pratiwi; Nopia Wati; Oktarianita ok; Wulan Angraini; Mugia Bayu Raharja
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fertility in Bengkulu province shows 2.3, although it is lower than the national figure, this figure shows that there are still many women of childbearing age who have more than two children. Meanwhile, the neonatal mortality rate is increasing . The purpose of this study was to determine the relationship between the history of child mortality and the fertility of women of childbearing age. Method: Quantitative research with a cross sectional design. The data used is secondary data sourced from the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2017, focusing on the childbearing age with a total sample of 274 people meeting the criteria. The location chosen is Bengkulu province. Data analysis was carried out by univariate and bivariate (chi square).Results: most of the respondents had 2 children (65.6%) and had no history of child mortality (90.2%). There is a relationship between Child Mortality History and fertility of urban age women. Conclusion: Age fertility in suburban Bengkulu province affects the history of child mortality.
Analisis Penilaian Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu: Analisis Penilaian Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu rahmida nadia; Nopia Wati; Muhammad Amin; Wulan Angraini
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:Setiap orang memiliki kebutuhan air harian yang berbeda dalam setiap tahap kehidupan. Biasanya semakin tinggi tingkat kehidupan manusia, jumlah konsumsi airpun juga meningkat sehingga muncul alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air minum yaitu dengan air minum yang diproduksi oleh depot air minum isi ulang (DAMIU). DAMIU adalah usaha industri pengolahan air minum yang diperlukan masyarakat dengan metode curah dikemas dengan ukuran yang besar dengan harga yang lebih murah oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui ditribusi frekuensi dari analisa Analisis penilaian higienen Sanitasi pada DAMIU.Metode:Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan studi deskrptif kuantitatif yang berlandaskan Permenkes RI No 43 Tahun 2014. Hasil: dari 36 DAMIU yang terdapat di wilayah kerja puskesmas Telaga Dewa untuk sanitasi tempat DAMIU yang memenuhi syarat 63,5% dan yang tidak memenuhi syarat 36,5%, untuk sanitasi peralatan DAMIU memenuhi syarat 91,4%, untuk sanitasi penjamah DAMIU memenuhi syarat 55,5% dan yang tidak memenuhi syarat 44,5%, untuk sanitasi air baku air minum DAMIU tidak memenuhi syarat 24,3%, untuk sanitasi keseluruhan DAMIU yang memenuhi syarat 19,4% yang tidak memenuhi syarat 80,6%.Kesimpulan: dari 4 indikator yang telah di ukur: tempat, peralatan, penjamah, air baku air minum DAMIU di wilayah kerja puskesmas Telaga Dewa masih sangat membutuhkan pengawasan dan perhatian dari instansi kesehatan lingkungan kota Bengkulu.
Co-Authors ., Oktarianita Achmad Allfaress, Reffky Adi Sismanto Afriyanto Afriyanto A Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agus, Agus Ramon Ahmad Bagas Pradani Ahmad Hariandi Al. Asyary Upe Alfajri, Oktomi Allfaress, Reffky Achmad Andri Kusuma Wijaya Andry Sartika Apriliani, Eka Anis Arlina, Sintia Betrianita, Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Bintang Agustina Pratiwi Bunga Tiara Kasih Chandra Widiatni Pramita Depan Ramadi Egi Alifia putri Eka Anis Apriliani Elviza Qurata Ayun Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Emi Kosviyanti Emma Rachmawati ESSY TUWI SUSANTI eva oktavidiati EVA OKTAVIDIATI, EVA Faisal Rizal, Achmad Fajri Jawanda, Fahrit Fatsiwi Nunik Andari Fatsiwi, Fatsiwi Nunik Andari Fauzia Farah Az Zahra Febriani, Cantika Alya Dwy Ferasinta Ferasinta Ferasinta Fiana Pondesta Frensi Triastuti Haifa Wahyu Hasan Husin Heni Helvia henni febriawati HENNI FEBRIAWATI Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hersanti, Fitri Hestika Nurhayati Husin , Hasan Husin, Hasan J, Harsismanto Jafrizal, Jafrizal Kambera, Loli Kartika, Aulia Ledyawati Lina, Liza Fitri Liza fitrilina Loli Kambera Lusi Okavianti M Amin M. Amin Maghfiroh, Arina Amalia Meilanda, Vella Mira Pitaloka Mirando Juney Prayogo Monika Wulandari, Tia Mufqi, Iguh Al Mugia Bayu Raharja Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Evan Nasrullah Muhammad Randika Alifiyandi Nadia Wulandari Nadia Wulandari Nova Hariansyah Nova Kartini Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Hestika Nurul Izzah Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Padila Padila PEKI HARIZON Pradani, Ahmad Bagas PRATIWI, ANDRIANI Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Putra Anugrah, Putra Putri, Dea Sabrina rahmida nadia Raju Sungsang Amir Regita Maheswari Rezatul Putri RISKA YANUARTI Riska Yanuarti Rizal, Achmad Faisal Sandos Yedilau sari putri Sari Putri Sarkawi, Sarkawi Selvia Novitasari Selvia, Selvia Novitasari Sintia Arlina Siral Siral Sri Dwi Nengsih SURYANI, IIS Susilawati Tiwi Agustin Valentine, Zulva Suwatr Zara Weti Weti Dadang Weti Weti Wiga Rahmayanti Wiritanaya, Sella Wiwik Wulandari Wiwik Wulandari, Wiwik Wulan Angraini Wulan Angraini Wulan Angraini Yandrizal Yandrizal Yanuarti, Riska Yesa Putri Pratama Yoga Sarwenda Yusmaniarti