Claim Missing Document
Check
Articles

JAMU GO INTERNATIONAL: SELEKSI TANAMAN BERKHASIAT, PENGOLAHAN, DAN POTENSI JAMU SEBAGAI PHARMAPRENEUSHIP Sugiharta, Sudrajat; Sri Gunarti, Neni; Hari Kusumawati, Anggun; Frianto, Dedy; Amal, Surya; Ridwanulah, Dadan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.8997

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang terbuat dari rempah-rempah, akar, daun, dan tumbuhan lainnya, terkenal dengan manfaat kesehatan dan telah digunakan sejak zaman dahulu. Jamu juga berperan penting dalam ekonomi, melibatkan banyak orang dan mendukung perekonomian lokal. Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan obat tradisional dengan banyaknya tumbuhan yang dapat dimanfaatkan Workshop ini dirancang untuk mencapai hasil yang diinginkan, yaitu menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan peserta di bidang pharmapreneurship. Fakultas Farmasi UBP Karawng dan UniSHAMS Malaysia mengadakan PkM mengenai pengenalan jamu secara global dan peluangnya sebagai komoditas pharmapreneur. Sasaran pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat internasional agar jamu dapat dikenal secara global sehingga manfaatnya dapat lebih luas dirasakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa workshop mengenai Jamu Go International, Seleksi Tanaman Berkhasiat Jamu, Pengolahan, dan Potensi Jamu Sebagai Pharmapreneuship ini berhasil dilaksanakan, dimana kegiatan ini sebagai salah satu langkah untuk memperkenalkan jamu kepada masyarakat global sebagai warisan Dunia tak Benda Indonesia.
Analisis Kepatuhan Minum Obat Tuberkulosis di Puskesmas Cikampek Utara Periode Febuari-Mei Tahun 2024 Putriana, Amelia; Frianto, Dedy; Arfania, Maya
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 4 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i4.4996

Abstract

Tuberculosis paru (TB paru) adalah penyakit infeksi kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis termasuk salah satu dari 10 penyebab utama kematian dan menjadi salah satu tujuan dalam Sustainability Development Goals (SDGs). Tuberkulosis paru adalah masalah kesehatan masyarakat terutama di negara-negara yang sedang berkembang. Sejak diterapkan prinsip pengobatan dengan perbaikan gizi dan tata cara hidup penderita pada awal abad ke-20, angka kematian mulai menurun. Disain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel 30 orang responden di puskesmas cikampek utara. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian dari 30 responden menunjukkan yaitu untuk tingkat kepatuhan kategori patuh 26,7% dan cukup patuh 73,3% dan factor Tingkat Pendidikan mempengaruhi kepatuhan Minum Obat Tuberkulosis di Puskesmas Cikampek Utara. Kata kunci: Kepatuhan Minum Obat, Pasien Tuberkulosis, Puskesmas.
POTENSI SENYAWA FLAVONOID TERHADAP PENYAKIT DIABETES MELITUS Himyatul Hidayah; Surya Amal; Dedy Frianto; Rifah Alena Rades
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i2.9811

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion or function. Pharmacological management of diabetes often has side effects, making it necessary to explore safer and more effective alternative treatments. Flavonoid compounds, which are widely found in medicinal plants, have demonstrated various pharmacological activities, including antioxidant, anti-inflammatory, and hypoglycemic effects. Recent studies have revealed that flavonoids can act through multiple mechanisms, such as enhancing insulin sensitivity, inhibiting carbohydrate-digesting enzymes, and protecting pancreatic β-cells from oxidative damage. Therefore, the potential of flavonoids in diabetes management is an intriguing topic for further research. The objective of this activity is to provide knowledge about the role of flavonoids in preventing and managing diabetes mellitus. This activity was conducted on Saturday, June 8, 2024, using an educational or direct lecture method for the community residing in Perum Citra Permata Mandiri, Jl. Kristal Blok E7 No. 34-35, Regency, Cikampek Utara, Karawang, West Java. Based on the results of this community service activity, all participants who attended at Perum Permata Mandiri demonstrated a good understanding of the role of flavonoids in the prevention and management of diabetes mellitus
Pemanfaatan Tumbuhan Cep-cepan (Castanopsis costata) Sebagai Terapi Adjuvan Demam Di Madrasah Ibtidaiyah Al Istianah Karawang Alkandahri, Maulana Yusuf; Arfania, Maya; Yuniarsih, Nia; Aliyani Mardiana, Lina; Frianto, Dedy; Abriyani, Ermi; Hidayah, Himyatul; Astuti, Diany; Amal, Surya
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i1.83

Abstract

Demam adalah tanda klinis umum yang ditandai dengan kenaikan suhu tubuh di luar batas normal. Strategi dalam menangani demam adalah dengan mencari senyawa antipiretik baru pada tumbuhan obat. Hampir semua obat antipiretik saat ini memblokir sintesis PGE2 melalui penghambatan enzim siklooksigenase-2 (COX-2). Selain itu, agen sintetik ini secara ireversibel menghambat COX-2 dengan selektivitas tinggi, sehingga bersifat toksik bagi sel hati, glomeruli, korteks otak dan otot jantung. Sementara itu, telah dilaporkan bahwa inhibitor COX-2 alami memiliki efek samping yang relatif lebih sedikit. Tumbuhan cep-cepan (Castanopsis costata (Blume) A.DC.) yang merupakan famili Fagaceae sering digunakan sebagai obat antipiretik oleh masyarakat suku Karo di Medan, Sumatera Utara, namun penggunaannya masih bersifat turun-temurun. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai Pemanfaatan Tumbuhan Cep-cepan (Castanopsis costata) Sebagai Terapi Adjuvan Demam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada Sabtu, 4 Maret 2023 dengan menggunakan metode edukasi/ceramah langsung kepada masyarakat. Bedasarkan hasil penyuluhan ini, didapatkan hasil bahwa semua siswa/i telah mengetahui tentang demam, pengobatan demam, dan manfaat tumbuhan cep-cepan sebagai terapi adjuvan demam. Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini, siswa/i MI Al Istianah dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan kepada diri sendiri dan keluarga.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TUMBUHAN CEP-CEPAN (Castanopsis costata) SEBAGAI NEFROPROTEKTIF KEPADA MASYARAKAT KARAWANG Maulana Yusuf Alkandahri; Farhamzah; Dedy Frianto; Maya Arfania; Eko Sri Wahyuningsih; Nia Yuniarsih
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/tycgth73

Abstract

Nefrotoksisitas dapat didefinisikan sebagai penyakit ginjal atau disfungsi yang timbul sebagai akibat langsung atau tidak langsung dari paparan obat-obatan, dan bahan kimia industri atau lingkungan. Nefrotoksisitas dapat dicegah dengan pemberian obat nefroprotektif. Tumbuhan cep cepan (Castanopsis costata (Blume) A.DC.) yang merupakan famili Fagaceae sering digunakan sebagai obat gangguan fungsi ginjal oleh masyarakat suku Karo di Medan, Sumatera Utara, namun penggunaannya masih bersifat turun-temurun. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai Pemanfaatan Tumbuhan Cep-cepan (Castanopsis costata) Sebagai Nefroprotektif. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu, 28 Juni 2025 menggunakan metode edukasi/ceramah langsung kepada masyarakat yang ada di Kampung Nagasari, Desa Karangsari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, seluruh masyarakat yang ada di Kampung Nagasari, Desa Karangsari, Purwasari, Karawang yang hadir dalam kegiatan ini telah memahami dan mengerti tentang penyakit ginjal, pengobatan penyakit ginjal, dan pemanfaatan tanaman Cep cepan sebagai nefroprotektif alami.  
PENYULUHAN PENGENALAN DAGUSIBU OBAT PADA SISWA-SISWI SEKOLAH INDONESIA KUALA LUMPUR (SIKL) DI MALAYSIA Himyatul Hidayah; Surya Amal; Dedy Frianto
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i5.11611

Abstract

The inappropriate and irrational use of medicines is a public health issue that needs to be addressed early on. Students, as the next generation at risk of self-medication, need adequate medicine literacy. The DAGUSIBU (Obtain, Use, Store, and Dispose) program launched by the Indonesian Pharmacists Association and the Indonesian Ministry of Health is an important guide to the smart use of medicines. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of students at the Indonesian School in Kuala Lumpur (SIKL) about the DAGUSIBU principles so that they are able to use drugs safely and rationally. The activity was carried out using interactive counseling methods, question and answer sessions, and simulations, which began with a pre-test and ended with a post-test to measure the increase in knowledge. There was a significant increase in the average knowledge score of students after receiving education. The average pre-test score of 73.3% increased to 93.3% on the post-test. DAGUSIBU education was effective in improving SIKL students' understanding of proper and correct medication use, thereby supporting the creation of a generation that uses medication wisely in accordance with the Gema Cermat program
FREKUENSI KASUS GAGAL GINJAL AKUT PADA ANAK YANG DISEBABKAN OBAT-OBATAN SIRUP YANG MENGANDUNG ETILEN GLIKOL PADA TAHUN 2022 Lutfiah, Alya; Pratiwi, Pratiwi; Suharsih, Suharsih; Khairiyah, Syifa; N, Septian Aditiya; A, Tiara Maharani; Frianto, Dedy; Arfania, Maya
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.1594

Abstract

In Indonesia, The frequency Acute Kidney Injury (AKI) in children has increase. According KEMENKES’s data until 18 October 2022 frequency Acute Kidney Injury (AKI) in children has increase and potentially caused by used of drugs syrup containing Ethylene Glycol, with deaths of child reaching up to 60% from 206 cases reports from 20 Provinces in Indonesia. Acute Kidney Injury (AKI) is inability kidneys to filtrate compounds inside the body. Generally characterized by cretainin serum has a levels increase in urine, and disability kidney on homoestatis electrolyte and nitrogen. Inside the kidneys, the ethylene glycol compound will be excreted by the enzyme and oxidized into aldehyde glycol and re-oxidated into oxalate acid compounds as a trigger for kidney stones that will damage the kidney.
Co-Authors A, Tiara Maharani Abdul Aziz Abriyani, Ermi Adiva Nafila Zulfa Agnes Dewi Maria Ahmad Dzulfikri Ashari Aliyani Mardiana, Lina Amal, Surya Amalia Amalia Amalia Tasa Awanis Amanda Auliya Zulfa Anasthasya Faomasi Gulo Andrian Supriatna Anisah Fitriyani Anita Anita Annisa Fitriyani Aprilia Kuswanti Astriani Nurjanah Astuti, Diany AYU WANDIRA Azzahra Amelia Bela Cindika Sagala Bulan Anggita Putri Chaerunnisa Chaerunnisa Cindiansya Cindiansya Daila Ardiswina Pondini Della Putri Valentina Dendi Yuda S Depita Nurapni Devi Yanti Dila Afrina Dinda Dinanti Dinda Nur’ayuni Wahyudi Eko Sri Wahyuningsih Erisa Mindawati Erna Sri Rahmawati Farhamzah Fidya Syahfitri Fitri Nurfadhilla Fitri Nurulliza Utami Gabriel Victory Makalalag Gunarti, Neni Sri Hairul Iksan Hari Kusumawati, Anggun Helsen Helsen Hidayah, Himyatul Himyatul Hidayah Himyatul Hidayah Himyatul Hidayah Himyatul Hidayah Himyatul Hidayah Iin Kurniawati Iin Lidia Putama Mursal Iin Suherti Iqbal Abdul Wahid Irdiyani Fariha Jihan Rosmayati Kartika Sari Keke Jayanti Khairiyah, Syifa Khusniyah Khusniyah Kiky Maulana Kokom Gunawarman Permatasari Lina Aliyani Mardiana Lina Aliyani Mardiana Lola Pitaloka Lutfiah, Alya M Alvian Noordiansyah M Panji Wicaksono Marsella Mideliani Jured Maulana Yusuf Alkandahri Maulana Yusuf Alkandahri Maulida Mutiah Maya Arfani Maya Arfania Maya Arfania Maya Arfania Maya Arfania Meika Hestina Putri Mela Amanda Monica Yashna Kusuma Adi Saputra Muhammad Ali Ulwani Muhammad Firmansyah Muhammad Gilang Muhammad Rizki Muhammad Zein Muthia Oktaviani Rahayu N, Septian Aditiya Nabilla Putri Nurizha Nanda Selvia Neni Nurlelah Nia Yuniarsih Nia Yuniarsih, Nia Novita Herrawati Nurgustiyanti Nurgustiyanti Nurhalimah Nurhalimah Nurlia Rahmawati Dewi Nurwadjah Ahmad Pratiwi Pratiwi Putriana, Amelia Rahmania Putri Resha Rosalaia Reza Akbar Fadilla Richa Putri Immelia Ridwanulah, Dadan Rifah Alena Rades Riki Ramdani Riska Novrianty Riswanti Frida Anandari Rizky Marsada Ukur Ujung Rofikoh Rosmayanti Salsa Shapa Azzahra Salwa Suka Ismanita Samsi Ayu Wulandari Seftiani Su’aida Mahfud Sehrama Ahmad Wahyudi Shanti Sri Oktavia Shofa Kairunnisa Sigit Roma Rezki Silvia Ismayanti Sinta Fadilah Nurfitriah Siti Mudrikah Siti Solihat Sri Anbar Naurah Sugiharta, Sudrajat Suharsih, Suharsih Sulastri Amallia Surya amal Surya Amal Surya Amal Surya Amal Surya Amal Surya Amal Syifa Salsabilla Nurfauziah Tanti Amelia Tasya Putri Pratiwi Teddiansyah Nata Negara Teti Trisnawati Vinsensia, Desi Wida Nurhamidah Yudi prayudi Yuliani Yuliani Zafira Fatiha Nurulhadi