Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimisasi keberdayaan kelompok wanita ternak dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui pengolahan telur asin rendah natrium di desa Panti kabupaten Jember Yulinarsari, Alditya Putri; Respati, Adib Norma; Ningsih, Niati; Utomo, Budi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21684

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pemberdayaan kelompok wanita ternak Jaya Santosa yang beranggotakan 20 orang di Desa Panti Kabupaten Jember. Pendekatan yang digunakan yaitu Asset Based Community Development (ABCD) merupakan pemberdayaan berkelanjutan yang didasarkan pada aset dan potensi masyarakat yang dapat dikembangkan untuk mencapai tujuan. Waktu pelaksanaan pengabdian pada bulan April hingga September 2023 yang terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan pengabdian diantaranya (1) tahap koordinasi meliputi identifikasi aset, permasalahan mitra serta solusi yang diberikan oleh tim pengabdian yaitu produk olahan hasil ternak telur asin rendah natrium; (2) tahap persiapan meliputi pembuatan alat produksi telur asin rendah natrium, materi penyuluhan dan alat serta bahan untuk kegiatan; (3) tahap pelaksanaan yaitu pemberian materi penyuluhan tentang manfaat produk olahan hasil ternak kepada mitra dan pelatihan pembuatan telur asin rendah natrium (4) tahap pendampingan dilakukan pada saat dan setelah kegiatan pengabdian; (5) tahap evaluasiprogram pengabdian tentang pengolahan produk telur asin dinilai bermanfaat untuk kelompok wanita ternak dan anggota kelompok setuju apabila diadakan kegiatan pengembangan lainnya. Kesimpulan Kegiatan pengabdian yaitu pemberdayaan dengan pendekatan Asset Based Community Development dipilih sebagai upaya dalam mengetahui potensi aset yang tersedia dan terbukti dapat mencapai tujuan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mitra. Kata kunci: asset based community development; pemberdayaan; telur asin Abstract This community service activity aims to increase knowledge and skills by empowering the Jaya Santosa livestock women's group with 20 members in Panti Village, Jember Regency. The approach used is asset-based community development (ABCD), which is sustainable empowerment based on community assets and potential that can be developed to achieve goals. The service implementation time is from April to September 2023, which consists of several stages. The service stages include (1) the coordination stage, which includes identified assets, partner problems, and solutions provided by the service team, namely processed low-sodium salted egg livestock products; (2) the preparation stage, which includes make low-sodium salted egg production equipment, educational materials, tools, and materials for activities; and (3) the implementation stage, which includes providing educational material about the benefits of processed livestock products to partners and training in make low-sodium salted eggs. (4) The mentoring stage is carried out during and after service activities; (5) the evaluation stage of the service program regarding the processing of salted egg products is considered beneficial for the women's livestock group, and group members agree that other development activities will be held. The conclusion service activity, namely empowerment using the asset-based community development approach, was chosen as an effort to determine the potential of available assets and is proven to be able to achieve the goal of increasing partner productivity and welfare. Keywords: asset based community development; empowerment; salted egg
M Evaluasi penggunaan probiotik ingle dan multi-strain dengan medium kulit kopi fermentasi sebagai growth promoter pada Ayam Broiler Hartatie , Dian; Utami, Merry Muspita Dyah; Ningsih, Niati; Candra Dewi, Aryanti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 26 No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antiobiotik sebagai growth promoter sudah dilarang karena berdampak merugikan akibat efek resistensi antibiotik dan residu pada produk ternak yang membahayakan konsumen. Probiotik dapat menjadi alternatif pengganti antibiotik untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan, sehingga diperlukan upaya perbanyakan probiotik. Salah satu cara memperbanyak koloni probiotik menggunakan proses fermentasi menggunakan limbah kulit kopi. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi potensi kulit kopi sebagai media pertumbuhan bakteri probiotik dengan perlakuan single strain dan multi-strain probiotik sebagai berikut: P0 (kontrol): kulit kopi (tanpa probiotik), P1: kulit kopi + single strain probiotik Bacillus sp., P2: kulit kopi + single strain probiotik Lactobacillus sp., dan P3: kulit kopi + multi-strain probiotik Bacillus sp. dan Lactobacillus sp. Metode yang digunakan adalah fermentasi selama 21 hari, selanjutnya dijadikan probiotic powder menggunakan teknik freeze drying. Probiotic powder diujikan secara in-vivo untuk mengetahui efeknya sebagai growth promoter pada ayam broiler dengan parameter: konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Hasil yang diperoleh single strain Bacillus sp menurunkan konsumsi pakan dan konversi pakan serta meningkatkan pertambahan bobot badan dibanding kontrol, Kesimpulan dari penelitian ini penggunaan single strain dan multi-strain meningkatkan performa pertumbuhan dan berpotensi digunakan sebagai growth promoter pada ayam broiler