Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pojok Baca Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Membaca Siswa di SMPN 6 Moncongloe Detrin Ombi, Natalia; Arwadi, Fajar; Asmaun, Asmaun; Djam'an, Nurwati; Sidjara, Sahlan; Angraeni, Yuniar; Syukur, Muhammad
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.77528

Abstract

Student interest reading in Indonesia remains low. Data of UNESCO shows that the Indonesian reading interest index is only 0.001%, it means that only one in 1,000 people enjoy reading. This condition requires a concrete strategy to foster a culture of literacy in schools. One effort that can be done is providing reading corners in classrooms. This article discusses about community service activities at SMPN 6 Moncongloe through the creation of reading corners in grades IX-4. This activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and simple evaluation, by actively involving students in the process of arranging and utilizing the reading corners. The results show that the reading corners successfully created a pleasant learning atmosphere, increased reading motivation, and supported the School Literacy Movement (GLS). The obstacles faced were the limited book collection and the need for routine facility maintenance. This activity emphasizes the importance of collaboration between schools, teachers, and parents in building a sustainable literacy culture.
PENGARUH KECANDUAN GAME ONLINE DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Sabri, Sabri; Septiani, Dina; Djam'an, Nurwati
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7680

Abstract

Game online dan media sosial merupakan dua di antara sekian banyak teknologi yang digandrungi oleh dan mempengaruhi kinerja siswa di sekolah.  Penelitian ex-post facto ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecanduan game online dan intensitas penggunaan media sosial untuk pembelajaran matematika terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa. Sampel  sebanyak 100 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang mencakup seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Gowa. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket dan ujian tengah semester, kemudian diolah dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kecanduan game online, intensitas penggunaan media sosial untuk pembelajaran matematika siswa, dan motivasi belajar matematika siswa berada pada kategori sedang, sedangkan hasil belajar matematika siswa berada pada kategori cukup. Adapun hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa kecanduan game online berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar matematika; intensitas penggunaan media sosial untuk pembelajaran matematika tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar matematika; tetapi kecanduan game online dan intensitas penggunaan media sosial untuk pembelajaran matematika berpengaruh signifikan secara simultan terhadap motivasi belajar. Selain itu, ditemukan bahwa kecanduan game online dan intensitas penggunaan media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika, baik secara sendiri-sendiri maupun secara simultan. Kesimpulannya, kecanduan game online dan intensitas penggunaan media sosial untuk pembelajaran matematika berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Metakognitif terhadap Kemandirian Belajar dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Arsyad, Nurdin; Djam'an, Nurwati; Firda Amelia
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.413

Abstract

Self-directed learning and creative thinking are essential 21st-century skills that need to be optimally developed in mathematics education. This study aimed to investigate how the implementation of a metacognitive learning model influences students’ self-directed learning and creative thinking skills. A quasi-experimental design was employed involving ninth-grade students at SMP Telkom Makassar. The population comprised all ninth-grade students, with data collected using a self-directed learning questionnaire and a creative thinking skills test. In the experimental class, the mean self-directed learning score after the treatment was 3.59 with an average normalized gain of 0.48, and 100% of students achieved at least a moderate category. The mean creative thinking score reached 83.86 with an average gain of 0.77, and 90.3% of students exceeded the minimum mastery criterion. In contrast, the control class obtained a mean self-directed learning score of 3.39 with an average gain of 0.39, and 96.7% of students reached at least a moderate category. The mean creative thinking score in this class was 72.50 with an average gain of 0.61, and 56.7% of students surpassed the minimum mastery criterion. Inferential statistical analysis revealed that the metacognitive learning model had a significant effect on students’ self-directed learning and creative thinking. These findings underscore the importance of process-oriented mathematics instruction that emphasizes self-regulation and creativity. Therefore, metacognitive learning is recommended as an effective instructional strategy to enhance students’ learning independence and creative thinking skills.
Pengembangan E-Modul Interaktif Teorema Pythagoras Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa Djam'an, Nurwati; Syahrullah Asyari; Andi Rahmat
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.8308

Abstract

Rendahnya literasi matematis siswa serta keterbatasan bahan ajar interaktif yang mampu mengintegrasikan pendekatan Problem-Based Learning pada materi Teorema Pythagoras menjadi dasar pengembangan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi matematika siswa melalui penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, dan development. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 di SMP Negeri Kaburu No.35 Kabupaten Kepulauan Selayar dengan subjek penelitian siswa kelas VIII. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes literasi matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji N-Gain, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan One Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid (skor rata-rata 3,75) yang menandakan kelayakan isi dan kesesuaian materi. Kepraktisan e-modul tergolong sangat baik (92,31%), yang menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung keterlaksanaan pembelajaran secara optimal. Efektivitas e-modul tercermin dari peningkatan kemampuan literasi matematika siswa dari kategori rendah (rata-rata pretest 38,33) menjadi lebih tinggi (posttest 74,99), dengan nilai N-Gain 0,6972 yang menunjukkan peningkatan pada tingkat sedang. Selain itu, hasil uji hipotesis (sig. 0,000 < 0,05) mengindikasikan bahwa penggunaan e-modul secara signifikan meningkatkan literasi matematika siswa. Dengan demikian, e-modul Teorema Pythagoras berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa. E-modul ini berpotensi untuk diimplementasikan secara lebih luas dan dikembangkan pada materi matematika lainnya guna meningkatkan literasi matematika siswa secara berkelanjutan.
Pengaruh Implementasi Pjbl Berbasis Steam dalam Proyek Make Craft With 3r (Reduce, Recycle, Reuse) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII Smp Negeri 1 Pangsid Djam'an, Nurwati; Arsyad, Nurdin; Makkatutu, Olvy Damayanti
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.8372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dengan pendekatan STEAM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII UPT SMP Negeri 1 Pangsid. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII UPT SMP Negeri 1 Pangsid pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII.7 yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes kemampuan berpikir kritis. Data observasi dianalisis menggunakan persentase, sedangkan data kemampuan berpikir kritis dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil observasi menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori terlaksana dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dari 29,94 pada pretest menjadi 83,00 pada posttest. Ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis tercapai sebesar 80,65%. Nilai rata-rata gain ternormalisasi kemampuan berpikir kritis sebesar 0,75 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL dengan pendekatan STEAM berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.