Claim Missing Document
Check
Articles

PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN UMUM: PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM DI NTB TAHUN 2019-2024 Humaya, Siti; Jailani, Muhammad Aprian
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i1.5089

Abstract

This study analyzes women's participation in the conduct of General Elections (Pemilu) in the Province of West Nusa Tenggara (NTB) from 2019 to 2024. Women's participation is a crucial indicator of inclusive and representative democracy. The study aims to understand the efforts to increase women's participation in elections and the factors influencing their involvement. The method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation at the NTB Election Commission (KPU NTB). The results show that despite efforts to increase participation, women still face various obstacles such as gender stereotypes and limited access to political resources. However, approaching the 2024 Election, there has been a significant increase in women's involvement, both as voters, legislative candidates, and election organizers. Affirmative policies and training programs organized by the Election Supervisory Body (Bawaslu) and the Election Commission (KPU) have contributed to this improvement. This study concludes that systematic efforts to overcome barriers to women's political participation can lead to significant improvements in their representation and involvement in the democratic process.
implementasi kebijakan keterbukaan informasi publik pada diskominfo kabupaten lombok tengah Maulana, Hafiz; Muhammad ali; Muhammad Aprian Jailani
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i1.7435

Abstract

Dalam proses terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dengan Masyarakat tentunya diperlukan akses informasi yang terbuka dan mudah diakses sebagai bahan penilaian Masyarakat atas kinerja dari pemerintah. Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui bagaimana implementasi kebijakan keterbukaan informasi publik pada Diskominfo kabupaten Lombok Tengah. metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan tahapan analisis analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil yang diperoleh adalah diskominfo kabupaten Lombok Tengah belum sepenuhnya memenuhi Standart dan sasaran kebijakan keterbukaan informasi publik karena belum lengkapnya data informasi yang disediakan terkait laporan kinerja tahunan terbaru, laporan keuangan terbaru dan informasi lengkap mengenai program yang terpublikasi secara lengkap hal ini diperkuat dengan minimnya data yang tersedia pada website sehingga diperlukan perbaikan dalam penerapan penerapan kebijakan keterbukaan informasi publik pada diskominfo kabupaten lombok tengah kedepannya.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ADMINISTRASI HUKUM UMUM DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI NTB Febriyanti, Nur Indry Yani; Fitrianingsih, Ayu; Mang, Sri Uswatun Hasanah; Nazwin, Asfarony Hendra; Hidayat, Rahmad; Aprian Jailani, Muhammad
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4846

Abstract

Abstract : This study aims to examine the implementation of public legal administration services (AHU) policy by the Regional Office of the Ministry of of West Nusa Tenggara (NTB) in supporting the legal status of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Using a descriptive qualitative approach, the study reveals several challenges in service implementation, including low legal literacy, limited technological infrastructure, and minimal budget support. Findings show that services such as the Sole Proprietorship through the AHU Online platform have significant potential to strengthen MSME legality, but their effectiveness is still hindered by uneven access to information and technology in rural areas. Cross-sector collaboration and legal education strategies are needed to ensure that all MSME actors can fairly and equitably access the benefits of legal business recognition.Keywords: AHU, MSMES, legality, Kemenkum NTB, Sole ProprietorshipKeywords:AHU, UMKM, Legalitas, Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum NTB Kata Kunci: AHU, MSMES, legality, Kemenkum NTB, Sole Proprietorship Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) oleh kantor Wilayah Kementrian Hukum (Kanwil Kemenkum) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengungkap berbagai tantangan dalam penerapan layanan, termasuk rendahnya literasu hukum, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan minimnya dukungan anggaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan seperti Perseroan Perorangan melalui platform AHU Online memiliki potensi besar dalam memperkuat legalitas UMKM, namun efektivitasnya masih terbatas oleh ketimpangan akses informasi dan teknologi di wilayah pedesaan. Diperlukan kolaborasi lints sektor dan strategi edukasi hukum untuk memastikan seluruh pelaku UMKM dapat mengakses manfaat legalitas secara adil dan merata. Keywords:AHU, UMKM, Legalitas, Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum NTB
Mengelola Kekuasaan Prismatic dalam Kebijakan Pangan Daerah: Analisis Kepemimpinan Gubernur NTB 1978–1988 Iqrom, Pahrizal; Ali, Muhammad; Jailani, Muhammad Aprian
REFORMASI Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i2.7300

Abstract

Food security represents a strategic public issue that reflects the capacity of the state and local governments to manage development policies. In developing countries, food policy implementation is often challenged by complex administrative structures, overlapping authorities, and fragmented power relations. This article aims to analyze local leadership practices within a prismatic society context by examining the leadership of Gatot Soeherman, Governor of West Nusa Tenggara (NTB) from 1978 to 1988, particularly in the implementation of food policy through the gogo rancah program. This study employs a qualitative approach with a historical case study design, drawing on policy documents, governmental archives, and academic literature. Frederick W. Riggs’ prismatic society theory and power perspectives in public policy are used as the analytical framework. The findings reveal that the success of food policy in NTB was not merely the result of technical policy design but was strongly influenced by the governor’s capacity to manage dispersed power, bureaucratic differentiation, and adaptation to social, political, and ecological environments. The study demonstrates that prismatic power can be productively governed through adaptive and collaborative leadership. Theoretically, this article extends the application of prismatic society theory to the regional leadership level, while practically offering policy implications for designing context-sensitive and sustainable food policies in developing regions.Ketahanan pangan merupakan persoalan publik strategis yang mencerminkan kapasitas negara dan pemerintah daerah dalam mengelola kebijakan pembangunan. Di negara berkembang, implementasi kebijakan pangan kerap dihadapkan pada kompleksitas struktur administrasi, tumpang tindih kewenangan, serta fragmentasi kekuasaan. Artikel ini bertujuan menganalisis praktik kepemimpinan daerah dalam konteks masyarakat prismatic melalui studi kasus kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 1978–1988, Gatot Soeherman, khususnya dalam implementasi kebijakan pangan melalui program gogo rancah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus historis, melalui analisis dokumen kebijakan, arsip pemerintahan, dan literatur akademik. Kerangka teoretis yang digunakan adalah teori masyarakat prismatic Frederick W. Riggs serta perspektif kekuasaan dalam kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan pangan di NTB tidak hanya ditentukan oleh desain kebijakan teknis, tetapi oleh kemampuan kepemimpinan daerah dalam mengelola distribusi kekuasaan yang tersebar, diferensiasi birokrasi, serta adaptasi terhadap lingkungan sosial, politik, dan ekologis. Studi ini menegaskan bahwa kekuasaan prismatic dapat dikelola secara produktif melalui kepemimpinan adaptif dan kolaboratif. Secara teoretis, artikel ini memperluas penerapan teori masyarakat prismatic pada level kepemimpinan regional, sementara secara praktis memberikan implikasi kebijakan bagi perumusan kebijakan pangan yang kontekstual dan berkelanjutan di daerah. 
Kolaborasi Akademisi, Lingkungan dan Karang Taruna dalam Penguatan Kapasitas Sosial dan Ekonomi Berbasis SDM Unggul di Lingkungan Presak Barat Jailani, Muhammad Aprian; Ali, Muhammad; Nazwin, Asfarony Hendra; Apriani, Reza; Safriansyah, Muhammad; Salsabila, Elvira Hilwa
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10752

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama menguatkan kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat di Lingkungan Presak Barat, Kelurahan Pagutan, yang kaya akan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul (lulusan S1 hingga S3) serta memiliki dua organisasi pemuda aktif, yaitu Forum Pemuda Lingkungan Presak Barat (FPLPB) dan Laskar Muda Presak Barat (LMPB). Kekuatan ini dipandang belum terintegrasi optimal, sehingga diperlukan sinergi terpadu antara akademisi, perangkat lingkungan, dan Karang Taruna sebagai solusi. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah sosialisasi dan edukasi selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan sosial keagamaan dan sosial politik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi spesifik lingkungan. Peran akademisi sangat krusial sebagai mediator, fasilitator, dan agen transfer of knowledge, termasuk menempatkan mahasiswa melalui KKN/Magang sebagai langkah solutif untuk mengatasi tantangan minimnya motor penggerak program. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi dan memperoleh apresiasi dari mitra karena berhasil mengelaborasi dunia kampus dengan lingkungan. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terlaksananya program-program yang telah berjalan dan terintegrasi, seperti kegiatan sunatan massal yang didukung anggota DPRD, pelaksanaan tindakan fogging cepat tanggap bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Mataram, serta penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang melibatkan seluruh elemen Karang Taruna. Secara keseluruhan, kolaborasi ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk tindak lanjut program yang berkelanjutan, menciptakan model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Rekomendasi mendesak yang diajukan adalah perlunya pendampingan intensif dan berkelanjutan guna mempertahankan sinergi ini serta optimalisasi SDM unggul dalam menciptakan dan mengelola peluang ekonomi kreatif guna mencapai kemandirian lingkungan.
Co-Authors -, Mintasrihardi - Abdul Hafiz Abdul Hakim Adawiah, Radiatul Adriana Wahyuningsih Adrianti, Denda Nova Ainul Husna Ainun, Ainun Alfauziah, Nabila Andani, Mira Andika, Esa Dwi Andriani, Dini Anggun Anggun, Anggun Apriani, Reza Asfarony Hendra Nazwin Ashari, Widia Karisma Ashari, Widya Karisma Astuti, Puja Azhary, Ali Budiyani Arini Cahyadi P, IGBN Bayu Dermawan S, M Ary Dermawan S, M.Ariy Dewi, Astrid Indah Maretha Diah Rizki Adekantari diana, nurli Dita Fitriani Dwi Kirana, Dinda Emil Tazahroq Erlambang, Nanda Eta Kusmiati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Febriyanti, Nur Indry Yani Fidaris, Nurul Fikri Haikal Fitri, Nahsanil Fitrianingsih, Ayu Gunawan, Endry Hafiz Maulana, Hafiz Haryati Haryati Humaya, Siti Idris, Mustamin H Ilham Zitri Jamaluddin Jamaluddin juniati Junniat, Junniat Kartika Juita Khaikal, M Fikri Kurniawan, Cahyadi Lina, Resi Nopa Lira Asmaul Aulia Lusiana Herawati M. Rosihan M. Yogi Riyantama Isjoni Mang, Sri Uswatun Hasanah Maulidiyan Firdaus Mintasrihardi Mintasrihardi Mintasrihardi, Mintasrihardi MUHAMMAD ALI Muhammad Ali Muhammad Ali Muhammad Ali Muhammad Ariy Dermawan Muhammad Fajar Haryadi Muhammad Raehan Muhammad Rahmatul Burhan Muliani Muliani, Muliani Mustamin H. Idris Mustamin Mustamin Nafillah, Nafillah Nanda Erlambang Nazwin, Asfarany Hendra Nazwin, Asfarony Hendra Nida Aulia, Nida Nugraha, Maulina Garim NUR FADILLAH Nur Fadillah, Nur Nuraeni Nuraeni Nurdia, Fatmawati Nurfitrianingsih, Nurfitrianingsih Nurhayu Nurhayu Nurlidiana, Nurlidiana NURUL ISTIQOMAH Nurul Istiqomah Nurul Rahmania Nurwelis, Nurwelis Oktaoufy, Famira Ouktafia, Famira Pahrizal Iqrom Pipin Rahmad Hidayah Putri Handayani Putri Indah Lestari Putri, Afrida Novariani Putri, Eka Dania Rahmad Hidayat Rahmadani Rahmadani Rahmat Hidayat Rahmi, Siti Atika Ramadhan, Rafly Naufal Rizkia, Meida Mutiarani Rosmini Rosmini Rossi Maunofa Widayat Sabrina, Nadia Safriansyah, Muhammad Salmin salsabila, elvira hilwa Samsul Hadi Sanah, Nurhasanah Saputri, Wahyu Septiadi, Septiadi Septiadi Setiawan, Rendi Eko Budi Siti Hawa Siti Helmyati Soniati Suci Arliani Suheldi, Rizki Sulfardin Sulfardin, Sulfardin Suryadi Suryadi Susi Helmalia Toyo, )Tekla Rensiana Tunnisa, Tina WAHYUDI, DIKI Widia Karisma Ashari Widyastuti, Tri Utami