Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Kebijakan Sistem Zonasi Pada Jenjang Pendidikan SMP dan SMA di Desa Terpencil Aprian Jailani, Muhammad; Putri, Afrida Novariani; Dwi Kirana, Dinda; Anggun, Anggun; Hawa, Siti; Haryati, Haryati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i1.301

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk menjamin pemerataan akses pendidikan, pemerintah Indonesia menerapkan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada jenjang SMP dan SMA. Namun, penerapan sistem ini di daerah terpencil menghadapi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam penerapan sistem zonasi pada jenjang SMP dan SMA di daerah terpencil, serta memberikan rekomendasi untuk optimalisasi implementasinya. Metode penelitian meliputi studi kasus, analisis data sekunder, serta wawancara dengan pemangku kepentingan di daerah terpencil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem zonasi di daerah terpencil menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan, kualitas dan kuantitas tenaga pengajar yang belum memadai, serta dukungan pendanaan yang terbatas. Selain itu, terdapat kekhawatiran di kalangan masyarakat bahwa sistem zonasi akan membatasi akses mereka terhadap sekolah-sekolah yang dianggap lebih berkualitas di wilayah perkotaan. Kesimpulan penelitian menyarankan perlunya peningkatan infrastruktur pendidikan, program pelatihan guru, dan alokasi anggaran yang memadai untuk daerah terpencil. Selain itu, disarankan adanya sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat tentang manfaat sistem zonasi dalam menjamin pemerataan akses pendidikan. Dengan demikian, implementasi sistem zonasi di daerah terpencil dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pemerataan akses pendidikan tanpa mengorbankan kualitas
Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima M.Aprian Jaelani; Nurul Istiqomah
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan desa/kelurahan merupakan bagian integral dari penbangunan daerah dan pembangunannasional yang di laksanakan secara serasi dan terpadu, secara berdaya guna dan berhasil guna di setiap dandi seluruh kawasan desa/kelurahan. Pembangunan desa harus benar-benar sesuai dengan prioritas dan potensidesa/kelurahan dan bertumpuh pada strategi dasar tipologi pembangunan serta di tujukan pada peningkatanketahanan nasional dan pemantapan wawasan nusantara.kelurahan rabanggodu selatan merupakan salah satukelurahan yang ada di kota bima proses beberapa pembangunan di kelurahan ini sudah cukup efektif hanyasaja ada beberapa yang belum terealisasikan seperti pembuatan deuker dan system drainase yang belumcukup merata yang mengakibatkan banjir di beberapa RT.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkatpartisipasi masyarakat dalam pembangunan di Kelurahan Rabangodu selatan Kecamatan Raba kota bimaserta mempengaruhi proses dan hasil pembangunan, dan mengidentifikasi tantangan dan peluang yang adadalam meningkatkan partisipasi masyarakat.Jenis penelitian ini adalah bibliografi, data yang dikumpulkandalam studi ini adalah dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data diperoleh dari risetkepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ini adalah studikepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik analisa kualitatif dengancara deduktif.Hasil penelitian yang di peroleh adanya pembangunan yang belum di tindak lanjuti oleh lurahmaupun pemerintah kota dalam menanggulangi banjir serta pembangunan deuker,sehingga pemerataanpembangunan masih dalam tahap menunggu perkembangan dari kelurahan.
Tantangan Pemanfaatan Ruang Pesisir Pantai Kota Mataram Sebagai Destinasi Wisata Jailani, Muhammad aprian; Mansur, Mansur; Ali, Muhammad; Cahyadi P, IGBN Bayu; Jamaluddin, Jamaluddin; Nazwin, Asfarany Hendra; Dermawan S, M.Ariy
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 10, No 2 (2022): september
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v10i2.8854

Abstract

Garis pempadan Pantai memiliki ruang dan kebermanfaatan untuk pengembangan destinasi wisata, namun hal tersebut tidak mudah karena kompleksitas permasalahan baik dalam pendekatan sosiologis, sosial dan politik. Oleh karenanya tujuan dalam penelitian mengidentifikasi yang menjadi tantangan dalam persoalan pengembangan destinasi wisata sebagai upaya meningkatkan daerah penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Metode Peneltian digunakan dengan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode tersebut lebih mampu mendekatkan peneliti dengan objek yang dikaji, peneliti langsung mengamati objek yang dikaji. Hasil Penelitian menunjukkan dari kondisi eksisting sepanjang garis pantai Kota Mataram terdapat kondisi lingkungan tidak tertata, fasilitas yang tidak terawat, tata kelola parkir masih berantakan, selain itu tantangan terbesar dalam pengembangan karena kepemilikan lahan warga, permukiman penduduk. Disisi lain potensi sepanjang pantai kota Mataram belum di optimalkan secara maksimalkan. oleh karenanya masalah terbesar di hadapi dalam pengembangan destinasi wisata pantai Kota Mataram kepemilikan lahan yang mencapai 110,14 Ha dari sepanjang garis pantai 9 km Kota Mataram.
Pembangunan Desa Wisata Senaru dalam Konsep Public Private Partnership Septiadi, Septiadi Septiadi; Rahmi, Siti Atika; Jailani, Muhammad Aprian
Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32666/tatasejuta.v10i1.619

Abstract

This study aims to provide knowledge about how partnerships are carried out between the government and the private sector in the Development of Senaru Tourism Village. This research uses a descriptive approach with a qualitative approach method. Data collection techniques by conducting interviews by preparing several questions to informants, namely the Senaru Village government and private parties. Second, observation by making direct observations by researchers in Senaru Tourism Village. Third, Documentation with shooting in the field. The development of Senaru Tourism Village uses the concept of partnership where cooperation between the government and the private sector uses the approach of "Building, Operating and Transfer". Senaru Village Government has several assets or work units in the field of tourism. Among them there are Waterfall Attractions, Speda Tourism, Cultural Tourism, Traditional House Tourism, Ripertabing Tourism, and other tourist facilities, then the Private Sector plays a role in field operations both in the process of tourist activities and in the development process. Then the second approach is "Build, Own and Operate". Private parties own assets such as villas, hotels, inns and other facilities that are managed privately without any interference from the government.
STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DI DESTINASI TANJUNG BIAS DESA SENTELUK KECAMATAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT salsabila, elvira hilwa; Astuti, Puja; Ashari, Widya Karisma; Ouktafia, Famira; Wahyudi, Diki; Jailani, Muhammad Aprian; Zitri, Ilham
Jurnal Paradigma Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i2.13449

Abstract

Tanjung Bias Beach is one of the beaches in Kenteluk Village, Kec. Batu Layar, West Lombok Regency, the existence of Tanjung Bias Beach has had a big influence on the economy around the Tanjung Bias Beach tourism object. During the Covid-19 Pandemic, tourist visits and local community income decreased drastically. Seeing the development of tourism, there is a need for a good strategy to develop potential energy. tourist attractions on Tanjung Bias Beach. This research uses a qualitative descriptive method, namely describing and analyzing phenomena, events, social conditions, attitudes, perceptions or thoughts of a person individually or in groups and using SWOT analysis, because this research is directed at solving various problems such as opportunities, strengths, weaknesses and threats that exist at the Tanjung Bias Beach tourist attraction. SWOT analysis is the systematic identification of factors for developing strategies. The SWOT analysis compares the external factors Opportunities (opportunities) and Threats (threats) with internal strength factors (strengths) and weaknesses (weaknesses). The Village Government together with the BUMDes Management in Senteluk Village, Batu Layar District, West Lombok Regency are reorganizing and looking for a solution. So that the tourism sector at Tanjung Bias Beach continues to run and develop as it should, one of the ways is by promoting on social media. Media is one of the information links between the government and the community, including information regarding various developments in the tourism sector. Promotional activities by introducing various tourism potentials to introduce tourism products and their uniqueness to tourists and providing understanding and education for local communities and through potential events to introduce Tanjung Bias Beach. Based on the results of interviews, internal factors consist of strengths and weaknesses. These strengths are beautiful natural panoramas, horse attractions, close to the city center and have adequate security, have culinary delights. Weaknesses are parking fees and fraud, road conditions are not good, it is not yet a major tourist destination and not many people know about access and external factors consist of opportunities and threats. These opportunities are creative industries from the community and the existence of various culinary businesses. Meanwhile, the threat is competition between tourist attractions.
PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT DESA KURANJI DALANG MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH Jailani, Muhammad Aprian
Jurnal Paradigma Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i1.13087

Abstract

Permasalahan sampah kini telah menjadi isu yang penting dalam masalah lingkungan perkotaan. Timbulan sampah pun tidak akan berkurang atau habis, bahkan bisa saja terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi manusia yang semakin tinggi dan kompleksnya aktivitas manusia.Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pembangunan Berbasis Masyarakat Melalui Program Bank Sampah di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labu Api Kabupaten Lombok barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembangunan masyarakat melalui program bank sampah sejauh ini sudah berjalan dengan baik, tetap belum menunjukkan perubahan yang signifikan di lingkungan masyarakat. Dilihat dari kemandiriannya, nasabah bank sampah sudah cukup mandiri dalam memilah sampah. Tetapi untuk masyarakat yang bukan nasabah bank sampah masih belum mampu mengelola sampahnya dengan baik, masih ada yang buang sampah di kali, dan membakarnya di lingkungan rumah. Belum ada bantuan sarana prasarana dari pemerintah untuk menunjang kegiatan bank sampah. Dilihat dari segi ekonominya, masyarakat sudah cukup terbantu tetapi belum memberikan perubahan yang signifikan hal ini dikarenakan kurangnya partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah di bank sampah dan melihat keuntungan dari segi ekonomi di bank sampah sangat sedikit  sehingga membuat mereka acuh tak acuh terhadap sampah.
Evaluasi Peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM di Kota Mataram Jaelani, Muhammad Aprian; Fidaris, Nurul
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v14i2.4953

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas peran pemerintah daerah dalam meningkatkan ekonomi melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah kota Mataram. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana pemerintah daerah mampu bertindak sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam mendorong pengembangan UMKM. Berdasarkan kerangka teoritis Gede Diva (2019), penelitian ini mengasumsikan bahwa peran pemerintah yang optimal dalam konteks pemberdayaan UMKM adalah sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator. Metode penlitian yang digunakan adalah studi literartur, dengan data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, laporan peneltian, dan publikasi terkait. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengklasifikasikan temua berdasarkan tema atau subtopik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah  sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan pemberdayaan UMKM di kota Mataram. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya potensi peningkatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta perlunya kebijakan yang lebih mendukung dalam rangka mengoptimalkan program pemberdayaan.  
ENHANCING SENGGIGI AS A LOMBOK TOURISM DESTINATION: A DEVELOPMENT STRATEGY Sulfardin; Fatmawati; Suheldi, Rizki; Juniati; Zitri, Ilham; Ali, Muhammad; Jaelani, Muhammad Aprian
KOMUNITAS Vol. 15 No. 1 (2024): Islamic Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/komunitas.v15i1.9457

Abstract

Tourism holds immense potential to generate significant benefits for the local economy and communities in Senggigi, Indonesia. However, realizing these benefits requires the implementation of effective strategies for developing tourism destinations. This study explores various strategies for fostering tourism in Senggigi, encompassing infrastructure and facility enhancement, promotional and marketing endeavors, bolstering the local community's capacity for tourism, and garnering support from both governmental and private entities. Moreover, it underscores the paramount importance of engaging the local community in the development process, emphasizing consultation, empowerment, and the mitigation of social and economic impacts. Furthermore, the study advocates for sustainable tourism practices that prioritize environmental protection and the preservation of cultural heritage, alongside robust mechanisms for regulating and enforcing policies to prevent their violation. By adopting and implementing these strategies, Senggigi can ensure that its tourism industry optimally benefits the local community while upholding sustainability and competitiveness in the broader tourism market.
Penanganan Stunting Oleh DPPKB Kota Mataram Dalam Pendekatan Collaborative Governance Widia Karisma Ashari; Diah Rizki Adekantari; Kartika Juita; Muhammad Aprian Jaelani
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 2 No. 2 (2024): May : Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v2i2.374

Abstract

Stunting remains a public health challenge in Mataram City. The Population and Family Planning Control Agency (DPPKB) of Mataram City plays a crucial role in stunting prevention efforts, but the results have not been optimal due to a lack of cooperation and synergy among parties. The collaborative governance approach offers a solution by emphasizing the importance of cooperation and synergy among the government, communities, academics, and non-governmental organizations. The DPPKB has implemented this approach through the formation of the City Stunting Forum, involving various relevant stakeholders. The forum serves as a platform for coordination, synchronization, and collaboration in stunting prevention efforts. The implementation has yielded positive results, with a decrease in the prevalence of stunting from 23.6% in 2021 to 20.1% in 2023. This approach has proven effective in enhancing cooperation and synergy in stunting prevention efforts, and these efforts need to be continued to achieve the target of reducing stunting in Mataram City.
PENATAAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KOTA MATARAM DALAM MEWUJUDKAN REFORMASI BIROKRASI Nur Fadillah; Andriani, Dini; Adriana Wahyuningsih; Jaelani, Muhammad Aprian
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i3.833

Abstract

Setiap instansi pemerintah melakukan revisi rencana kerja berdasarkan Peraturan PANRB Nomor 7 Tahun 2022 dengan tujuan mencapai tata kelola pemerintahan yang baik. Namun peraturan penamaan tersebut sebagian dikela Pengabdian ini dilakukan di Sekretariat Daerah Kabupaten Mataram, dengan mengambil dasar dari laporan pemerintah dan jurnal ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengembangkan model pengembangan guna mengatasi permasalahan dalam manajemen program. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa evaluasi terhadap struktur, operasional, dan kinerja Sarana Daerah Kabupaten Mataram, yang direvisi sesuai dengan peraturan penyederhanaan birokrasi, menunjukkan peningkatan infrastruktur kawasan Kota Mataram di bawah 50%. Penilaian ini mengidentifikasi tipologi yang lebih sederhana untuk unit-unit organisasi pemerintah daerah, dengan tujuan mendukung pengelolaan yang lebih efisien dan optimal. Simpulan dari Pengabdian ini adalah perlunya implementasi yang lebih baik terhadap peraturan-peraturan administrasi pemerintah daerah, terutama dalam menyusun struktur organisasi yang sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. Penyederhanaan birokrasi dapat membantu mengoptimalkan fungsi dan ukuran pemerintahan lokal, sehingga mendukung pencapaian tujuan tata kelola pemerintahan yang baik dan efektif di Kota Mataram. Kata Kunci: Reformasi Birokrasi, Organisasi, Penataan Organisasi, Perangkat Daerah uarkan setelah Pemerintah Kota Mataram menyusun Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2022 pada tahun 2016, sehingga struktur organisasi Sarana Daerah kurang sesuai dengan pedoman di atas dan membuat proses pengelolaan menjadi lebih efisien. Penelitian ini dilakukan di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mataram di kota tersebut, berdasarkan penelitian yang dibahas dan dikembangkan dari laporan pemerintah dan jurnal ilmiah. Data dideskripsikan dan dianalisis menggunakan analisis kualitatif untuk memperoleh gambaran pengembangan model untuk memecahkan permasalahan dalam manajemen program. Penilaian Departemen Keluargaterhadap struktur, operasional dan kinerja institusi Fasilitas Kabupaten Mataram yang diganti didasarkan pada peraturan penyederhanaan perkantoran. Hasilnya, peraturan ditetapkan dan infrastruktur kawasan Kota Mataram ditingkatkan kurang dari 50%. Tipologi besaran perangkat daerah akan menyederhanakan birokrasi. Hal ini membantu menentukan fungsi dan ukuran pemerintahan yang tepat.
Co-Authors -, Mintasrihardi - Abdul Hafiz Abdul Hakim Adawiah, Radiatul Adriana Wahyuningsih Adrianti, Denda Nova Ainul Husna Ainun, Ainun Alfauziah, Nabila Andani, Mira Andika, Esa Dwi Andriani, Dini Anggun Anggun, Anggun Asfarony Hendra Nazwin Ashari, Widia Karisma Ashari, Widya Karisma Astuti, Puja Azhary, Ali Budiyani Arini Cahyadi P, IGBN Bayu Dermawan S, M Ary Dermawan S, M.Ariy Dewi, Astrid Indah Maretha Diah Rizki Adekantari diana, nurli Dita Fitriani Dwi Kirana, Dinda Emil Tazahroq Erlambang, Nanda Eta Kusmiati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Febriyanti, Nur Indry Yani Fidaris, Nurul Fikri Haikal Fitri, Nahsanil Fitrianingsih, Ayu Gunawan, Endry Hafiz Maulana, Hafiz Haryati Haryati Humaya, Siti Ida Royani Idris, Mustamin H Ilham Zitri Jamaluddin Jamaluddin juniati Junniat, Junniat Kartika Juita Khaikal, M Fikri Kurniawan, Cahyadi Lina, Resi Nopa Lira Asmaul Aulia Lusiana Herawati M. Rosihan Mang, Sri Uswatun Hasanah Maulidiyan Firdaus Mintasrihardi Mintasrihardi Mintasrihardi, Mintasrihardi Muhammad Ali Muhammad Ali Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Ariy Dermawan Muhammad Fajar Haryadi Muhammad Raehan Muhammad Rahmatul Burhan Muliani Muliani, Muliani Mustamin H. Idris Mustamin Mustamin Nafillah, Nafillah Nanda Erlambang Nazwin, Asfarany Hendra Nazwin, Asfarony Hendra Nida Aulia, Nida Nugraha, Maulina Garim NUR FADILLAH Nur Fadillah, Nur Nuraeni Nuraeni Nurdia, Fatmawati Nurfitrianingsih, Nurfitrianingsih Nurhayu Nurhayu Nurlidiana, Nurlidiana Nurul Istiqomah NURUL ISTIQOMAH Nurul Rahmania Nurwelis, Nurwelis Oktaoufy, Famira Ouktafia, Famira Pipin Rahmad Hidayah Putri Handayani Putri Indah Lestari Putri, Afrida Novariani Putri, Eka Dania Rahmad Hidayat Rahmadani Rahmadani Rahmat Hidayat Rahmi, Siti Atika Ramadhan, Rafly Naufal Rizkia, Meida Mutiarani Rosmini Rosmini Rossi Maunofa Widayat Sabrina, Nadia Salmin salsabila, elvira hilwa Samsul Hadi Sanah, Nurhasanah Saputri, Wahyu Septiadi, Septiadi Septiadi Setiawan, Rendi Eko Budi Siti Hawa Siti Helmyati Soniati Suci Arliani Suheldi, Rizki Sulfardin Sulfardin, Sulfardin Suryadi Suryadi Susi Helmalia Toyo, )Tekla Rensiana Tunnisa, Tina WAHYUDI, DIKI Widia Karisma Ashari Widyastuti, Tri Utami