p-Index From 2021 - 2026
12.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Intuisi JIKI Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental MEDIAPSI Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Jurnal Mirai Management Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Mitra Pendidikan Philanthropy: Journal of Psychology Motiva: Jurnal Psikologi Jurnal Spirits GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling YUME : Journal of Management Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Humanitas : Jurnal Psikologi Psikostudia : Jurnal Psikologi Psibernetika Jurnal Psikohumanika Gema Wiralodra Jurnal Pendidikan dan Konseling ANIMA Indonesian Psychological Journal Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Scientia Jurnal Psikologi Malahayati G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Economics and Digital Business Review Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Journal La Sociale Jurnal SUBLIMAPSI Journal of Social Research Jurnal Cakrawala Ilmiah Psycho Idea Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Social And Economics Research Buletin Psikologi PSIKOPEDIA : Jurnal Psikologi Media Bina Ilmiah Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia IDEA: Jurnal Psikologi HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia journal of social and economic research Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendidikan Seksualitas Komprehensif dalam Meningkatkan Kontrol Diri Seksual Pada Remaja Perempuan Lanus, Esiria; Soetjiningsih, Christiana Hari; Murti, Heru Astikasari Setya
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061164000

Abstract

This study aims to examine the effect of Comprehensive Sexuality Education (CSE) on the improvement of sexual self-control among female adolescents in Kupang Tengah District, Indonesia. The participants in this study were 40 female adolescents aged 15-18 years, who had a boyfriend and had never engaged in sexual intercourse. The research used an experimental design with random assignment. Sexual self-control was measured using the Perceived Sexual Control (PSC) scale, which has a Cronbach's alpha coefficient of 0.869. The results of the independent t-test showed a two-tailed significance value of 0.000 (p < 0.05), with a t-value of 4.693 > t-table = 2.024. The average sexual self-control in the experimental group (M = 56.70) was higher than that of the control group (M = 54.20), indicating that CSE significantly influences the improvement of sexual self-control among adolescents.
Lokus Kendali Eksternal dan Kebermaknaan Hidup Sebagai Prediktor Kesejahteraan Psikologis Perempuan Belum Menikah yang Hidup dalam Budaya Patriarki Madah, Grace; Soetjiningsih, Christiana Hari; Wijono, Sutarto
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061169000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokus kendali eksternal dan kebermaknaan hidup berperan sebagai prediktor kesejahteraan psikologis perempuan belum menikah yang hidup dalam budaya patriarki di desa Kayuri, serta mendeskripsikan tentang gambaran kesejahteraan psikologis perempuan belum menikah yang hidup dalam budaya patriarki di desa Kayuri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah: penelitian campuran (mixed-method). Untuk kajian kuantitatif, sampel yang digunakan berjumlah 55 orang perempuan belum menikah di desa Kayuri dengan teknik sampling jenuh, dan untuk kajian kualitatif subjek penelitian terdiri dari 6 perempuan belum menikah dari partisipan kuantitatif dengan tingkat kesejahteraan psikologis yang tinggi, sedang, rendah dan data diperoleh melalui wawancara mendalam. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala Levenson Multidimenstional Locus of Control Scales, skala Meaning in Life Questionnaire (MLQ), dan skala Ryff’s Psychological Well-Being Scale (RPWB). Analisis data untuk kajian kuantitatif menggunakan analisis regresi linear berganda dan untuk kajian kualitatif menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa lokus kendali eksternal dan kebermaknaan hidup secara simultan memprediksi kesejahteraan psikologis perempuan belum menikah di desa Kayuri, sedangkan hasil analisis kualitatif ditemukan bahwa pada perempuan dengan kesejahteraan psikologis tingkat rendah, sebagian besar aspek-aspek positif yang mendukung kesejahteraannya kurang optimal, kemudian pada perempuan dengan kesejahteraan psikologis tingkat sedang, aspek-aspek positif yang dimiliki tidak merata, sedangkan pada perempuan dengan kesejahteraan psikologis tingkat tinggi, aspek-aspek positif yang dimiliki sebagai penunjang kesejahteraan psikologis sebagian besarnya optimal, serta tingkat kesejahteraan psikologis perempuan belum menikah di desa Kayuri dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya kesehatan fisik dan mental, pola asuh dalam keluarga, dukungan sosial dari lingkungan dan keluarga serta budaya.
Kesadaran Diri Dan Kematangan Karir Pada Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana Rumengan, Kristalin; Soetjiningsih, Christiana Hari
YUME : Journal of Management Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v7i1.6358

Abstract

Mahasiswa harus memiliki kematangan karir terhadap masa depannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya kematangan karir adalah kesadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesadaran diri dan kematangan karir. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 100 orang mahasiwa Universitas Kristen Satya Wacana. Alat ukur yang digunakan skala self awareness dan Career Maturity Inventory. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman Rho yang hasilnya menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara kesadaran diri dan kematangan karir, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0.461 dengan nilai signifikasi = 0.000 (p< 0.05) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara kesadaran diri. Semakin tinggi kesadaran diri maka akan semakin tinggi juga kematangan karir, dan sebaliknya, jika semakin rendah kesadaran diri maka semakin rendah juga kematangan karir. Kata Kunci: kesadaran diri; kematangan karir; mahasiswa
Validity and reliability tests on generalized anxiety disorder diagnostic scale Adhyartasari, Valensia Putri; Soetjiningsih, Christiana Hari; Prapunoto, Susana
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242384

Abstract

Generalized anxiety disorder is one of the most common anxiety disorders in society. The purpose of this study is to develop a diagnostic scale for generalized anxiety disorder because there is no self-report diagnostic tool for generalized anxiety disorder based on DSM-V and ICD-10 criteria in Indonesia. The research uses quantitative research. Respondents in the field test consisted of 210 adult respondents aged 18-65 years, moderate or had experienced anxiety, and were Indonesian citizens. This study provides the results that the overall anxiety disorder diagnostic scale has gone through the internal validity and internal reliability test stages and obtained valid and reliable results so that this measuring instrument has described the suitability of the measuring instrument construct with the data. Based on testing the average processing time of 6 respondents, it was obtained an average of approximately 5 minutes (2 minutes 4 seconds to 5 minutes 21 seconds). Scoring for each item that supports or is in accordance with the symptoms (favorable), namely Yes = 1 and No = 0. The scoring for each item that does not support the symptoms is Yes = 0 and No = 1. This measuring instrument is declared to have good validity and reliability.
PSYCHOLOGICAL WELL BEING DAN KESEPIAN PADA MAHASISWA BARU YANG MERANTAU Allo, Treskia Boro; Soetjiningsih, Christiana Hari
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v7i1.19020

Abstract

Abstrak Mahasiswa baru yang merantau cenderung merasakan perasaan kesepian. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesepian adalah psychological well being. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological well-being dengan kesepian pada mahasiswa  baru Universitas Kristen Satya Wacana angkatan 2022  yang merantau di Salatiga. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 111 orang, yang diperoleh dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala psychological well being Ryff dan Keyes yang diadaptasi dari penelitian yang dilakukan oleh Safitri dan UCLA (University of California Los Angeles) Loneliness Scale version 3 yang di adaptasi oleh Putri . Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearmen Rho dengan bantuan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara PWB dengan kesepian, yang berarti semakin tinggi PWB pada mahasiswa yang merantau maka kesepian yang akan dirasakan pada mahasiwa yang merantau rendah. Begitupun sebaliknya, semakin rendah PWB pada mahasiswa yang merantau maka tingkat kesepian pada mahasiwa yang merantau tinggi.  Sebagai bentuk implikasi dari penelitian ini adalah perlu adanya perhatian dari mahasiswa rantau terhadap kesejahteraan psikologis sehingga berdampak pada terhindarnya mahasiswa dari kesepian di tempat rantau. Kata Kunci: Psychological Well Being, Mahasiswa Baru, Kesepian AbstractNew students who migrate tend to feel lonely. One of the factors that influences loneliness is psychological well-being. This quantitative research with a correlational design aims to determine the relationship between psychological well-being and loneliness among new students at Satya Wacana Christian University class of 2022 who have migrated to Salatiga. There were 111 participants in this research, obtained using accidental sampling technique. The research instrument used the Ryff and Keyes psychological well being scale which was adapted from research conducted by Safitri and UCLA (University of California Los Angeles) Loneliness Scale version 3 which was adapted by Putri. Data analysis used the Spearmen Rho correlation technique with the help of SPSS version 25. Based on the research results, it showed that there was a significant negative relationship between PWB and loneliness, which means that the higher the PWB of students who migrate, the lower the loneliness felt by students who migrate. Vice versa, the lower the PWB of students who migrate, the higher the level of loneliness among students who migrate. As an implication of this research, overseas students need to pay attention to psychological well-being so that it has an impact on preventing students from feeling lonely in overseas places. Keywords: Psychological Well Being, New Students, Lonely
Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Burnout Wanita Karyawan Pabrik Tinggal Bersama Mertua Elisa Anggraini; Christiana Hari Soetjiningsih
IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 1 (2025): IDEA: Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/idea.v9i1.9106

Abstract

Burnout is a fatigue syndrome experienced by someone either physically or mentally that occurs due to excessive demands of a job. Burnout is one of the problems that can occur in a woman who works as a factory employee and lives with her in-laws. in addition to reducing or preventing the emergence of burnout, social support can be provided from both her husband and her in-laws. Individuals who experience burnout often show a cynical attitude and lack of interest in a job, and individuals feel useless because individuals feel that they are not competent in carrying out their work. The purpose of this study was to determine the social support of husbands and social support of in-laws together as predictors of burnout in female factory employees living with their in-laws. This study used an accidental sampling technique with a multiple linear regression analysis design method. The results showed that there was an influence between social support from husbands and social support from in-laws together as predictors of burnout in female factory employees living with their in-laws, which means that the higher the social support of husbands and in-laws given, the smaller the influence of burnout and vice versa.
Grief Due to Loss of Significant Others: The Role of Social Support, Spiritual Intelligence and Wellbeing-Life Satisfaction Prapunoto, Susana; Soetjiningsih, Christiana Hari
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 2 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202406898000

Abstract

Grief can be a disruptive event to one's productivity and well-being. In particular, grief experienced by a close loved one. Especially for individuals who have a strong sense of judgement and local cultural respect such as taboos to convey problems or grief to others. The purpose of this study was to examine the role of social support, spiritual intelligence, wellbeing-life satisfaction on bereavement. The research sample was Javanese people who have a strong tribal culture but experienced the unexpected loss of a close person in Surakarta and Kartasura, Indonesia. Data collection techniques used the Satisfaction with Life Scale (SWLS), Spiritual Intelligence Self Report Inventory (SISRI), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), and Pandemic Grief Scale (PGS). Data analysis techniques using quantitative methods with multiple linear regression techniques. The results showed that social support, spiritual intelligence, wellbeing-life satisfaction simultaneously contribute to a person's grieving condition.
Social Support and Self-Esteem as Predictors of Psychological Well-Being of Generation Z Students Reo, Gustanto; Soetjiningsih, Christiana Hari; Wijono, Sutarto
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 2 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061036000

Abstract

There are some generation Z students at college X in Kupang who have low psychological well-being, thus a study was conducted that aims to determine social support and self esteem simultaneously as predictors of psychological well-being of generation Z students at college X Kupang. This study uses quantitative methods and data collection using Ryff's Psychological Well-Being Scale, Multidimensional Scale of Perceived Social Support, Rosenberg Self Esteem Scale distributed via google form to respondents who have met the predetermined criteria. The number of respondents involved was 150 respondents consisting of 40 men and 110 women. The results showed that the Fcount (simultaneous) value was 227,207 with a significance value of 0.000 (p <0.05) this result proves that there is a simultaneous influence of social support and self esteem on the psychological well-being of generation Z students at college X in Kupang with a coefficient of determination of 0.756 meaning that the contribution of the influence of social support and self esteem on psychological well-being is 75.6% the rest is influenced by other variables not examined in this study.
ANTARA HARAPAN DAN KETAKUTAN: PERSEPSI WANITA FATHERLESS TERHADAP PERNIKAHAN Listiya Ismi Amaliya; Christiana Hari Soetjiningsih; Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 11: Juni 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v19i11.1293

Abstract

Perceraian akibat perselingkuhan dapat berdampak besar bagi anak, terutama jika menyebabkan kondisi fatherless. Dampak ini kian terasa di masa dewasa awal, ketika individu mulai membangun relasi yang lebih serius. Kurangnya keterlibatan ayah dapat memengaruhi interaksi sosial, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan menjalin hubungan dengan lawan jenis. Penelitian ini bertujuan memahami persepsi pernikahan pada wanita dewasa awal yang mengalami fatherless akibat perceraian karena perselingkuhan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan pada dua partisipan, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman fatherless membentuk persepsi partisipan terhadap pernikahan, khususnya dalam hal ketakutan akan kegagalan pernikahan. Satu partisipan menunjukkan persepsi cenderung positif dengan sikap optimis dan percaya bahwa pernikahan yang sehat masih mungkin dibangun, sedangkan partisipan lainnya memiliki persepsi cenderung negatif berupa sikap skeptis dan kehati-hatian. Faktor internal seperti pengalaman pribadi, serta faktor eksternal seperti paparan media, turut membentuk persepsi partisipan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan psikologis bagi individu dengan pengalaman serupa untuk membangun relasi yang sehat di masa depan.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA REMAJA YANG MEMILIKI ORANG TUA BERCERAI Aurora Putri Marshanda; Christiana Hari Soetjiningsih; Arthur Huwae
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilandasi dengan meningkatnya kasus perceraian pada lima tahun terakhir. Hal ini dapat mengakibatkan anak-anak mereka muncul ketidakstabilan emosional, kecemasan, dan kesulitan adaptasi, serta menimbulkan pertanyaan tentang identitas dan keamanan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan kesejahteraan psikologis pada remaja yang memiliki orang tua bercerai. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif, dengan desain korelasional bivariat. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 101 orang. Penelitian ini menggunakan metode purposive sample sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kecerdasan emosional dan skala kesejahteraan psikologis Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan psikologis dengan nilai korelasi r = 0,675 dan signifikan 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional berperan penting dalam memperkuat kesejahteraan psikologis pada remaja yang memiliki orang tua bercerai. Remaja yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi cenderung menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam penguasaan lingkungan, otonomi, pengembangan diri perasaan, hubungan positif dengan orang lain, tujuan hidup, dan penerimaan diri
Co-Authors Adhyartasari, Valensia Putri Adi Setiawan Adinda, Regina Sekkar Afrianti Julia Tangke Payung Agnes Pasadenia Ahmad Naufal Pronorahardjo Ajeng Sista Anindya Allo, Treskia Boro Amaheka, Briskia Grace Augita Amanda Alfina Ananda Ajeng Anissa Andrea Christine Santoso Anggreyna Yohana Tjolly Anisa Putri Sari Anita Gregah Dewantari Anma Caeria Galuh Pramantari Apriliani, Ni Made Rutina Rizki Ardiana, Alvina Della Ari, Made Loka Santi Arthur Huwae Ashari Adhi Baskoro Augustinus Ignatius Kristijanto Aurora Putri Marshanda Baskoro Arie Nugroho Beatrix Agustina Ganta Belga Grace El Roy Bella Yundari Catharina Nilam K Celine, Celine Chairina Gustian Putri Chatarina Anita Lyana Sari Chintia Kurniasih Basompe Christia Rosmelinda Satyawati Christina Anggraeni Kusumawardani Christina Primer Diningtyas Yosalia Christy, Litani Elsa Adiela Claudia Dian Ratna Sari Daniel Deny Kristiawan David Samiyono Deis Sabintoe Dewi Agrianti Ralampi Elia Febry Herniron Bandi Elisa Anggraini Enjang Wahyuningrum Ester Kinny Pyghaiswati Allosau Febryani, Irma Felizarda Menezes Amaral Feri Okta Resa Fransiska Turnip Frianti Darwis, Windy Happy Cahyani Sunusi Happy Cahyani Sunusi Hari Slamet Trianto Hari Slamet Trianto Hermanoes, Serly Elis Heru Astikasari Setya Murti Huwae , Arthur Igang, Fidellio Widhi Prasetyo Ignatia Dimarda Pamintaningtiyas Indira Putri Anugrah Jessica Medly Salinding Jovina Amanda Sugiarto Sugiarto Krisnawati, Evina Kristanti, Puji Kristiadi, Angela Oktakurnia Rahel Laksmita Sekar Widhiasari Lanus, Esiria Lenny Florensia Anggraeni Linda Kusuma Listiya Ismi Amaliya Lospabai, Henkbajeck Jomn Lydia Alamanda Madah, Grace Marcellyna Purede Marchelino Nick Salenussa Maria Angelica Urba Maria Goretti Adiyanti, Maria Goretti Marlon Landu Jawa Meralda, Monica Tasya Olivia Millesia Sukma Christi Mise Chordias Br Ginting Misshael Stievant Chrys Muhammad Taufik Akbar Natanael Ananda Putra Natasya Julietta Rizky Ni Putu Sinta Dewi Nikita Cestin Nalle Novita Novita Nugraheni, Fransiska Dwi Nugroho, Michael Agung Oktovina Maria Talapessy Omega Lambulalo Rengga Palpagan, Marjori Joy Patricia Oriza Novalyne Pongramma, Denis Pratiwi, Sari Indah Putri Mega Oktaviani Putu fahriza dwila saputra Rachel Ayu Anindhita Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati Renata Tyrestafani Reo, Gustanto Revike Meirene Tuelah Richard Noya Rumengan, Kristalin Sahureka, Princess Agracia Miltha Santa Andrea Dewinda Aritonang Santa Andrea Dewinda Aritonang Saragih, Euprasia Sarah Agibina Silva Mangasik Sindhy Mariam Magdalena Pello Siska Andyani Siswoyo, Aufanisa Hanadhia Hadi Snowitje Gaghana, Claudia Ivanca Sondakh, Jourdan Dirk Sri Aryanti Kristianingsih Sunusi, Happy Cahyani Susana Prapunoto Sutarto Wijono Tessalonika Margaretha Thalia P.A, Audrey Ruth Theo Desiano Winman Timotius Iwan Susanto Timotius Iwan Susanto Trissaputri, Dinda Hosiana Tyas, Ersa Agustining Valentina Ratri Harnanda Varianne A.O. Waluyan Venessya Manuhutu Vindy Epivania Wayan Nandia Sari Welly Maria Wisnu Anendya Sekti Yayi Suryo Prabandari Yessika Sola Gratia Yoana Elvita Fetriana Yrinne Naara Cheny Age Yuliyanti, Anggita Dwi Yuniar Siwi Dwi Atia Zaneta Trixie Dacarent Thionata Zecoleony Patricia Zefanya Amarya Christy Zenitha Putri Buana