Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agribis

PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN PERTANIAN BERKELANJUTAN Agnes Yunita Dea; Marten Umbu Kaleka; Maria Alfonsa Ngaku
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.5950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui konsep pembangunan pertanian berkelanjutan dan peran penyuluh pertanian dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka. dengan cara membaca, mendalami dan menelaah berbagai literatur yang berkaitan dengan objek yang diteliti dan kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep pembangunan pertanian berkelanjutan merupakan turunan dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan / Sustainable Development Goals (SDGs atau Global Goals) yang merupakan agenda pembangunan dunia yang telah disepakati oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penerapan konsep pertanian berkelanjutan memiliki hubungan erat dengan tujuan SDGs nomor 13, 14 dan 15 yaitu penanganan perubahan iklim, pengelolaan ekosistem laut dan pengelolaan daratan yang berkelanjutan. Penerapakan pembangunan pertanian berkelanjutan berfokus pada bagaimana mengusahakan sektor pertanian dengan megurangi kerusakan lingkungan, mempertahankan produktivitas pertanian, meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan stabilitas dan kualitas kehidupan masyarakat. Penyuluh memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pembangunan pertanian di Indonesia ini. Penyuluh dapat dikatakan sebagai penentu dalam keberhasilan program pemerintah jika di kelolah dengan baik. Peran penyuluh dalam membangun pertanian berkelanjutan adalah sebagai edukator, motivator, komunikator, organisator, fasilitator, dinamisator, dan inovator dengan selalu mengedepankan peningkatan kinerja penyuluh semakin meningkat.
Analisis Finansial Pembukaan Greenhouse Bambu Pada Usahatani Tanaman Tomat Di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada Paulus Yanuarius Azi; Marten Umbu Kaleka
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i2.6596

Abstract

Hortikultura merupakan salah satu sub sektor penting dalam pembangunan pertanian dengan budidaya tanaman yang diusahakan dalam bentuk ladang namun seiring perubahan kondisi lingukungan budidaya dapat dilakukan dilahan yang lebih luas dengan teknologi mekanisasi modern. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalis kelayakan pembukaan usaha greenhouse bambu pada tanaman tomat di Kota Bajawa, Kabupaten Bajawa. Metode yang digunakan adalah metode campuran yakni metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembukaan usaha greenhouse bamboo pada tanaman tomat di Kota Bajawa Kabupaten Ngada layak dikembangkan karena hasil analisis menunjukkan nilai R/C ratio sebesar 2,15 lebih besar dari 1 yang berarti memberikan keuntungan bagi pihak pengembang, nilai BEP Produksi sebesar 699 lebih kecil dari total produksi 1.500 dan nilai BEP harga jual sebesar Rp4.662 lebih kecil dari harga jual Rp10.000 yang berarti usahatani tomat sangat menguntungkan bagi pengembang. Sehingga dapat disimpulkan usaha ini layak dilaksanakan.
ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU MENJADI KRIPIK BALADO DI UMKM DESA TUREKISA KABUPATEN NGADA MARIA ALFONSA NGAKU, FANI NGAKU; Yunita Dea, Agnes; Umbu Kaleka, Marten
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ubi kayu menjadi produk olahan kripik balado pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Turekisa, Kabupaten Ngada. Ubi kayu merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif deskriptif dana analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung, observasi proses produksi, dan dokumentasi pada UMKM pengolah kripik balado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado memberikan nilai tambah yang signifikan. Nilai tambah yang diperoleh mencapai 42,592% dari nilai penjualan akhir. Kesimpulannya, pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado merupakan alternatif strategis untuk meningkatkan pendapatan UMKM serta memberdayakan potensi lokal di Desa Turekisa. Diperlukan dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan, bantuan peralatan, dan akses pasar untuk meningkatkan skala produksi dan daya saing produk. Kata Kunci: Nilai tambah, ubi kayu, kripik balado, UMKM, Desa Turekisa