Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Sistem Penanggulangan Kebakaran Pada Aktivitas Hot Work Di Area Eksisting Proyek RDMP Lawe-Lawe PT ZX Sanjaya, Aditiyan Putra; Noeryanto, Noeryanto
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1124

Abstract

Aktivitas pekerjaan panas (Hot Work) pada area eksisting proyek migas memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran sehingga diperlukan sistem penanggulangan yang efektif dan sesuai regulasi. Penelitian ini menganalisis penerapan sistem penanggulangan kebakaran pada aktivitas Hot Work di Proyek RDMP Lawe-Lawe PT ZX, meliputi efektivitas prosedur Hot Work Permit, kesiapan fasilitas proteksi kebakaran, serta kompetensi Emergency Response Team (ERT). Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara, dan telaah dokumen HSSE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem proteksi kebakaran umumnya berjalan baik dan mengikuti KEP-186/MEN/1999 serta standar Pertamina, namun masih ditemukan kekurangan seperti sebagian anggota ERT yang belum bersertifikasi, beberapa APAR yang kurang mudah diakses, serta jalur evakuasi dengan penerangan tidak memadai. Temuan tersebut menegaskan perlunya peningkatan kompetensi ERT, perbaikan aksesibilitas peralatan pemadam, dan penambahan lampu darurat sebagai langkah penguatan kesiapsiagaan. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang efektivitas sistem yang diterapkan serta rekomendasi perbaikan berkelanjutan untuk mendukung keselamatan kerja di lingkungan industri migas.
Penguatan Keselamatan Kerja Operator Alat Mekanik Jenis Forklift melalui Analisis Potensi Bahaya pada Area Warehouse di Pelabuhan Semayang PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan Arruan, Miranda Sappe; Noeryanto, Noeryanto; Zainal, Isradi; Husada, Samami
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1128

Abstract

Aktivitas pengoperasian forklift di area warehouse Pelabuhan Semayang PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran proses bongkar muat serta mobilisasi barang. Namun, lingkungan kerja pelabuhan yang dinamis, padat aktivitas, dan memiliki interaksi langsung antara operator, alat mekanik, dan pekerja lainnya menyebabkan potensi bahaya yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya operasional forklift, menilai tingkat risikonya menggunakan metode HIRARC, serta menyusun rekomendasi pengendalian berdasarkan hirarki pengendalian risiko. Pengamatan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan operator dan petugas HSSE, serta peninjauan SOP perusahaan sebagai dasar analisis. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa risiko tertinggi terdapat pada aktivitas reversing yang dipengaruhi blind spot, pengangkutan material panjang, interaksi forklift–pejalan kaki, serta risiko forklift terguling akibat stabilitas yang berubah. Selain itu, faktor lingkungan seperti permukaan lantai tidak rata, pencahayaan kurang optimal, dan tata letak warehouse yang berubah turut meningkatkan risiko kerja. Pada tahap penilaian risiko, beberapa aktivitas masuk kategori risiko ekstrem dengan potensi fatality apabila tidak dikendalikan secara efektif. Evaluasi terhadap pengendalian yang sudah ada menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan SOP, inspeksi harian, dan penggunaan APD, namun implementasinya masih kurang konsisten. Rekomendasi pengendalian yang disusun meliputi rekayasa teknik, penguatan prosedur administratif, peningkatan kompetensi operator, serta penguatan budaya keselamatan. Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, potensi kecelakaan pada pengoperasian forklift dapat dikurangi sehingga keselamatan operator dan pekerja di area warehouse dapat terjamin secara optimal.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pekerjaan Pengecetan Tangki Menggunakan Metode Rope access Di PT XYZ Nisha, Khairun; Noeryanto, Noeryanto; Ananta, Erwin
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1129

Abstract

Kajian ini bertujuan menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerjaan pengecetan tangki menggunakan metode rope access di PT XYZ. Kegiatan ini termasuk pekerjaan berisiko tinggi karena dilakukan pada ketinggian dan melibatkan paparan bahan kimia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, studi dokumen perusahaan, serta pemeriksaan kelayakan peralatan dan kompetensi pekerja. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan prosedur K3 sesuai regulasi, termasuk penggunaan sistem tali ganda, pemeriksaan peralatan, pelaksanaan Job Safety Analysis, penerbitan Surat Izin Kerja Aman, serta monitoring kondisi kerja selama aktivitas berlangsung. Namun, ditemukan beberapa ketidaksesuaian, seperti tidak digunakannya masker respirator oleh sebagian pekerja dan tidak adanya rambu peringatan di area bawah pekerjaan. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pengendalian administratif dan kepatuhan APD. Secara keseluruhan, penerapan K3 pada pekerjaan rope access telah berlangsung cukup baik, namun masih memerlukan perbaikan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pekerja.
Implementasi Penerapan Job Safety Analysis (JSA) Pada Pekerjaan Pembangunan Unit Videotron Di PT. XYZ Balikpapan Naesika, Cristi; Noeryanto, Noeryanto; Azis, Egi Saputra
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1133

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam operasional bandar udara untuk mencegah kecelakaan pada pekerjaan konstruksi yang berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Job Safety Analysis (JSA) pada proyek pembangunan unit videotron di area parkir PT XYZ. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap formulir JSA serta Surat Izin Kerja (SIK). Hasil identifikasi bahaya menunjukkan risiko dominan berupa jatuh dari ketinggian (working at height) dan bahaya kelistrikan (electrical hazard). Berdasarkan penilaian risiko, aktivitas ini dikategorikan sebagai risiko sedang (Medium Risk) dan rendah (Low Risk), tanpa temuan risiko ekstrim. Pengendalian risiko dilakukan secara berlapis melalui kewajiban Safety Induction, pelaksanaan Safety Talk, penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Disimpulkan bahwa penerapan JSA telah berjalan sistematis dan efektif dalam memitigasi risiko kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan.
Penerapan Permit To Work Guna Meningkatkan Keselamatan Kerja Di Proyek XYZ Panjaitan, Jhons Steven; Noeryanto, Noeryanto
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1134

Abstract

Sistem Permit to Work (PTW) merupakan salah satu mekanisme pengendalian risiko yang digunakan untuk memastikan pekerjaan berisiko tinggi dilaksanakan secara aman dan sesuai prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PTW di proyek XYZ serta menilai peran, kendala, dan efektivitasnya terhadap keselamatan kerja. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan tim HSE, serta peninjauan dokumen perizinan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PTW di proyek telah berjalan cukup baik dan terstruktur, ditandai dengan pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA), proses verifikasi, serta pengawasan langsung oleh tim HSE pada pekerjaan seperti hot work, confined space, dan working at height. PTW terbukti berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran pekerja terhadap bahaya dan menurunkan potensi kecelakaan kerja. Namun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, antara lain kurangnya pemahaman sebagian pekerja terhadap fungsi PTW, keterbatasan jumlah petugas HSE, serta tekanan target proyek yang mempengaruhi kedisiplinan pelaksanaan prosedur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PTW adalah instrumen penting dalam keselamatan kerja, namun efektivitasnya sangat bergantung pada komitmen, kedisiplinan, dan pemahaman seluruh pihak yang terlibat.
Penguatan Sistem Proteksi Kebakaran melalui Evaluasi Inspeksi Pemeliharaan Sistem Proteksi Kebakaran di PT. XYZ Balikpapan Lestari, Isra’ Fauziah; Noeryanto, Noeryanto; Rusba, Komeyni; Aziz, Egi Saputra
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1136

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya pencegahan kebakaran, merupakan prioritas utama dalam operasional transportasi udara yang memiliki risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif pada resto di PT.XYZ Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara teknis, dan studi dokumen yang mengacu pada regulasi Permenaker No. 186/1999 serta SNI 03-3985-2000. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa implementasi sistem proteksi belum optimal. Pada sistem proteksi aktif, ditemukan kendala signifikan dimana 40% Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tidak dilengkapi tanda penunjuk, mengalami penurunan tekanan, kadaluwarsa, atau penempatan yang sulit dijangkau. Sementara pada proteksi pasif, ditemukan bahaya instalasi kelistrikan seperti kabel yang rusak akibat hama, penggunaan stop kontak yang tidak standar, dan akses panel listrik yang terhalang barang. Disimpulkan bahwa kepatuhan resto terhadap pemeliharaan fasilitas keselamatan masih rendah, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan, pemeliharaan rutin enam bulanan, serta pelatihan tanggap darurat wajib bagi penyewa.
Pelaksanaan Inspeksi Terencana Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Di PT Altrak 1978 Batu, Rotua Uly Sesilia Tesalonika Lumban; Rusba, Komeyni; Solikhin, Imam; Noeryanto, Noeryanto
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1146

Abstract

Pengamatan ini telah dilakukan untuk meninjau pelaksanaan inspeksi terencana alat pemadam api ringan pada PT Altrak 1978 sebagai bagian dari upaya pengendalian bahaya kebakaran di lingkungan kerja. Kegiatan pengamatan telah mencakup peninjauan prosedur inspeksi, kondisi alat pemadam api ringan, serta kesesuaian penerapannya dengan ketentuan keselamatan kerja yang berlaku. Pengamatan ini telah dilakukan melalui studi lapangan, observasi langsung, serta evaluasi terhadap formulir inspeksi bulanan yang digunakan oleh perusahaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian besar alat pemadam api ringan berada dalam kondisi baik, meliputi segel, penunjuk tekanan, selang, pegangan, dudukan, serta kondisi fisik tabung. Program keselamatan kerja seperti pengarahan keselamatan, pembinaan harian, penggunaan alat pelindung diri, dan pengendalian lingkungan kerja telah mendukung pelaksanaan inspeksi secara konsisten. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan inspeksi terencana telah membantu perusahaan dalam mempertahankan kesiapan alat pemadam api ringan untuk penanggulangan kebakaran tingkat awal serta meningkatkan budaya keselamatan di tempat kerja.
Penguatan Sistem Tanggap Darurat melalui Evaluasi Jalur Evakuasi di Gedung PT X Vhantry, Ghil; Noeryanto, Noeryanto; Ananta, Erwin
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1149

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas jalur evakuasi dalam sistemtanggap darurat di Gedung X. Latar belakang kajian ini adalah pentingnya jalurevakuasi yang andal pada fasilitas publik dengan tingkat aktivitas yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, inspeksi fasilitaskeselamatan, dokumentasi lapangan, dan wawancara dengan pihak terkait. Fokuskajian mencakup kondisi pintu darurat, rambu evakuasi, penerangan darurat, penanda lantai, serta kelayakan akses tangga darurat. Hasil kajian menunjukkanbahwa penanda nomor lantai pada tangga darurat tidak tersedia, sehinggaberpotensi menimbulkan kebingungan saat proses evakuasi, terutama bagi penghunimaupun petugas tanggap darurat yang membutuhkan identifikasi posisi secaracepat. Kondisi ini berdampak pada efektivitas pemindahan penghuni saat keadaandarurat. Berdasarkan hasil tersebut, kajian menyimpulkan bahwa efektivitas jalurevakuasi masih perlu ditingkatkan melalui pemasangan penanda nomor lantai yang sesuai standar serta penguatan program pemeliharaan untuk mendukungkesiapsiagaan darurat secara optimal.
Pemantauan Penerapan APD Sebagai Upaya Peningkatan Budaya K3 Di Area Konstruksi PT XYZ Padang, Fransiskus Welly Dua; Noeryanto, Noeryanto; Ananta, Erwin
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1151

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk memantau penerapan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai upaya peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area konstruksi PT XYZ. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap 21 pekerja, wawancara dengan petugas K3 dan pengawas lapangan, serta studi dokumentasi selama periode Agustus hingga Oktober 2025. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan APD masih bervariasi. Penggunaan sepatu safety (71%) dan helm safety (57%) tergolong cukup baik, sedangkan kepatuhan penggunaan rompi (48%), sarung tangan (38%), pelindung mata (29%), dan body harness (40%) masih rendah. Faktor utama yang memengaruhi kepatuhan adalah kenyamanan APD, persepsi risiko pekerja, kualitas APD, serta konsistensi pengawasan. Penerapan safety briefing, inspeksi rutin, dan pelatihan K3 telah berkontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran keselamatan. Namun, budaya K3 masih berada pada tahap berkembang dan memerlukan penguatan melalui peningkatan kualitas APD, pengawasan yang konsisten, serta komitmen manajemen yang lebih kuat.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Kapal Tugboat Pada PT. Rusianto Bersaudara Mahendra, Analta Syahdu Cesar; Noeryanto, Noeryanto; Sipahutar, Merry Krisdawati
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1156

Abstract

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam operasional kapal tugboat yang memiliki tingkat risiko tinggi, seperti bahaya mekanis, kebakaran, cuaca ekstrem, dan aktivitas kerja di lingkungan yang sempit serta dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan sistem K3 di kapal tugboat milik PT Rusianto Bersaudara, sebuah perusahaan pelayaran yang bergerak dalam jasa penarikan dan pemanduan kapal. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di atas kapal, wawancara dengan awak kapal, serta telaah dokumen prosedur keselamatan perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan beberapa komponen penting K3, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD), pelaksanaan inspeksi rutin peralatan keselamatan, pelatihan keselamatan kerja, serta penerapan prosedur darurat. Meskipun demikian, ditemukan beberapa hambatan seperti keterbatasan pemahaman awak kapal terhadap prosedur tertentu, kurangnya dokumentasi inspeksi, dan kebutuhan peningkatan frekuensi pelatihan keselamatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan K3 di kapal tugboat PT Rusianto Bersaudara telah berjalan cukup baik namun masih memerlukan peningkatan dalam aspek pengawasan, kompetensi awak kapal, dan pemeliharaan peralatan keselamatan untuk mencapai standar keselamatan pelayaran yang optimal.
Co-Authors Addnan, Zauhari Adolf Liku, Adolf Liku Adolf Liku, James Evert Agustiani, Siti Nurul Aina, Asty Nur Aji Nugroho Al Jabbar, Muqsith Syahid Alfajrin, Muhammad Aldi Pranata Alnur, Arafiq Ananta, Erwin Arruan, Miranda Sappe Asriana Asriana, Asriana Azis, Egi Saputra Aziz, Egi Saputra Batu, Rotua Uly Sesilia Tesalonika Lumban Cahyani, Denisa Agustin Caniago, Andi Reni Hidayah Chandra, Ketut Ade D, Indra Delon Daniel Wolo Deja, Aurora Bidadari Firdaus, Irfan Rizq Fuadi, Yan Haerul, Haerul Husada, Samami Iin Pratama Sari Iwan Zulfikar Iwan Zulfikar Janitra, Nico Januardhana, Muhammad Rizky Junaedi, Muhammad Rizky Komeyni Rusba Lestari, Isra’ Fauziah Liku, James Everd Adolf Lilis Suryanti , Jumdana Mahendra, Analta Syahdu Cesar Mandala, Fitrah Satrio Marpaung, Rotua Catrina Maslina, Maslina Maulana, Muhamad Arvin Monica, Dea Monica Muhamad Ramdan Muhamad Ramdan, Muhamad Mulya, Widya Naesika, Cristi Nisha, Khairun Novialdo, Muhammad Fadly Nur Falah Setyawati Nur Fathoni, Nur Padang, Fransiskus Welly Dua Panjaitan, Jhons Steven Pongky, Patunru Putra Auliya Hakim, Muhammad Putri, Nur Bintang Ayu May Riska Rahmah, Cinta Saputri Dwi Rahman, Yuniar Ramdan, Muhammad Regina Yeusy , Olga Resi, Roberto Carlos Nggesu Rezaldy, Muhammad Sanjaya, Aditiyan Putra Santoso, Henrico Putra Saputro, Herry Catur Siahaan, Denny Juniara Siboro, Impol Sihite, Sangadi Hasiholan Sihombing, Eben Eser Simamora, Jose Hendrik Marulitua Sipahutar, Merry K Sipahutar, Merry Krisdawati Solikhin, Imam Sri Purwanti Srikuncoro, Mohammad Kurnia Susilo, Muhammad Tris Sutomo, Eddy Tiara, Alda Tobing, Hendro Vhantry, Ghil Wangsa, Ivan Darma Widodo, Agung Subaki Yuliana, Lina Zainal, Muhammad Isradi Zainul , L.M Zainul, L.M Zainul, L.M.