Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penderita Diabetes Mellitus Tetap Sehat dengan Resistance Exercise di Tengah Pandemi Covid-19 Ratna Yunita Sari; Abdul Muhith; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Lea Maera Shanty
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.9996

Abstract

Kebijakan  pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama pandemi Covid-19 guna meminimalisir angka kejadian Covid-19  menyebabkan semua kegiatan mayarakat sangat dibatasi. Hal ini membuat rendahnya aktivitas dan berolahraga sehingga mempengaruhi kesehatan terutama bagi orang penderita diabetes mellitus yang termasuk faktor komorbid jika terinfeksi virus  Covid-19. Menjaga kesehatan penderita diabetes mellitus sangat dianjurkan selama pandemic Covid-19 dengan berolahraga ringan yang membantu meningkatkan imunitas didalam tubuh, memperlancara sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetikum. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan melatih tentang pentingnya olahraga dirumah guna menjaga statsus kesehatannya selama pandemic Covid-19 dengan resistance exercise. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkup wilayah posyandu Sapta Lestari RW 07 Kelurahan Sidotopo Wetan Kota Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan mengggunakan pendekatan partisipatif dengan cara ceramah, diskusi, curah pendapat serta demonstrasi langsung untuk meningkatkan pengetahuan penderita diabetes mellitus tentang latihan resistance exercise. Analisis yang digunakan untuk mengamati serta mengevaluasi tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan masyarakat penderita diabetes mellitus sebesar 46,84% dari hasil pretest dan posttest yaitu 56,77% menjadi 100%. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengetahuan masyarakat penderita diabetes mellitus meningkat tentang resistance exercise yang dapat dilaksanakan secara mandiri diruma yang berguna untuk menjaga kesehatan selama pandemic covid-19.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis Paru Siti Nur Hasina; Arum Rahmawati; Immatul Faizah; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.908

Abstract

Tuberkulosis Paru masih menjadi masalah di dunia dan dalam pengobatannya harus terprogram. Kendala dalam pengobatan tuberkulosis adalah kurangnya kepatuhan dari penderita tuberkulosis untuk minum obat anti tuberculosis sehingga menyebabkan gagalnya program pengobatan Tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik korelasional dengan desain cross sectional. Populasinya penelitian ini sebesar 67 responden dan jumlah sampel sebanyak 57 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan dengan nilai Cronbach alpha 0,603  dan mengukur kepatuhan minum obat total nilai Cronbach Alpha 0,688. Pengolahan data dianalisis menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dari 57 responden sebagian besar (54,4%) pengetahuan sedang dan sebagian besar (56,1%) termasuk dalam kategori kepatuhan sedang. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai ρ < α atau 0,030 < 0,05 yang berarti ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Tanah Kali Kedinding Kota Surabaya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat.
Pemberian Ice Bag Dikombinasikan dengan Pengaturan Posisi Post Percutaneus Coronary Intervention pada Pasien SKA yang Mengalami Back Pain Abdul Muhith; Rining Sulistya Rahayu; Siti Nur Hasina; Imamatul Faizah; Ratna Yunita Sari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.921

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan suatu masalah kardiovaskular yang utama karena menyebabkan angka perawatan rumah sakit dan angka kematian yang tinggi. Sebagian besar SKA adalah manifestasi akut dari plak ateroma pembuluh darah koroner yang koyak atau pecah. Terapi reperfusi (sebisa mungkin berupa Percutaneus Coronary Intervention primer) diindikasikan apabila terdapat bukti klinis maupun EKG adanya iskemia yang sedang berlangsung, bahkan bila gejala telah ada lebih dari 12 jam yang lalu atau jika nyeri dan perubahan EKG tampak tersendat. Komplikasi mikrovaskuler sering dialami pada pasien setelah tindakan PCI yaitu nyeri pada daerah punggung atau back pain. Beberapa tindakan non farmakologi antara lain pemberian ice bag dan pengaturan posisi.Studi ini bertujuan untuk mengetahui  penerapan ice bag dan pengaturan posisi untuk mengurangi back pain pada pasien post PCI. Metode  yang digunakan adalah literature review. Pencarian artikel didapatkan dari Pubmed, Science Direct, Google Scholar dalam rentang waktu 2014-2022 dengan kata kunci “Percutaneus Coronary Intervention and Nursing” or “Percutaneus Coronary Intervention and Intrevention Nursing” or “Percutaneus Coronary Intervention and cold pack” or or “Percutaneus Coronary Intervention and positioning” or “Percutaneus Coronary Intervention and back pain”  or “Comfort in care nursing and PCI” or “Comfort theory Kolcaba” didapatkan 1129 artikel. Pencarian artikel disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi selanjutnya dilakukan review dengan hasil terdapat 20 artikel yang masuk dalam analisa untuk dilakukan tinjauan literature. Artikel-artikel tersebut menjelaskan efektifitas pemberian kompres dingin : cold pack dan pengaturan posisi pada pasien post PCI dengan cara menghambat perjalanan syaraf berdiameter kecil dalam menghantarkan rangsang nyeri. Simpulan dari studi di atas adalah ice bag dan pengaturan posisi efektif untuk menurunkan nyeri punggung pada pasien post PCI.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Penegakan Diagnosa Keperawatan Menurut Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) Siti Nur Hasina; Imamatul Faizah; Rahmadaniar Aditya Putri; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.654 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.905

Abstract

Seorang perawat harus memperhatikan prioritas tertinggi yaitu masalah atau diagnosa keperawatan yang dapat bersifat mengancam kehidupan dan keselamatan pasien. Tujuan dari penelitian ini menganalisis faktor ketepatan penegakan diagnosa keperawatan menurut Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) di Rawat Inap Dewasa RS X di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian seluruh perawat di rawat inap dewasa RS X di Surabaya sebanyak 101 perawat. Besar sampel 81 perawat, pengambilan sampel dengan tehnik propotional stratified sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor ketepatan penegakan diagnosa keperawatan meliputi pendidikan perawat, kompetensi individu, kompetensi berbasis tim dan praktik klinis. Variabel dependen adalah penegakan diagnosa keperawatan menurut Standart Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI). Instrumen pengambilan data adalah lembar kuesioner. Data analisis dengan uji statistik Chie-Square α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pendidikan perawat, kompetensi berbasis tim, praktik klinis dengan ketepatan penegakan diagnosa keperawata menurut SDKI, yaitu pendidikan perawat dengan nilai ρ-Value sebesar 0,001. kompetensi individu tidak ada hubungannya dengan ketepatan penegakan diagnosis keperawatan menurut SDKI dengan nilai ρ-Value 0,653. Kompetensi berbasis tim dengan nilai ρ-Value sebesar 0,002. Praktik klinis dengan nilai ρ-Value sebesar 0,002. Perawat sebagai penegak diagnosis yang harus memiliki kemampuan diagnosis yang baik sebagai dasar mengembangkan rencana intervensi keperawatan dalam mencapai peningkatan, pencegahan, penyembuhan dan pemulihan kesehatan pasien.
Pengaruh Murrotal Al-Qur’an terhadap Nyeri dan Status Hemodinamika pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.303 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.937

Abstract

Nyeri dan ketidastabilan hemodinamik merupakan masalah yang sering muncul. Nyeri dan ketidaksatabilan hemodinamika yang dialami pasien merupakan tanda adanya disfungsi jantung akibatnya curah jantung menurun jika tidak segera ditangani maka berakibat terjadinya kematian sel dan organ. Pengontrolan nyeri dan status hemodinamikapasien kritis di ICU, maka perlu penangan secara farmakologis dan non farmakologis. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh terapi murrotal al-qur’an terhadap nyeri dan status hemodinamika pada pasien penyakit jantung coroner. Desain penelitian menggunakan pre-eksperiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling dengan jumlah 32 responden penyakit jantung koroner. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ialah numeric rating scale dan lembar observasi status hemodinamik. Data di uji menggunakan uji statistic Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi murrotal al-quran berpengaruh terhadap nyeri dan status hemodinak pasien penyakit jantung koroner dengan ρ-Value sebesar 0,000. Terapi murrotal al-quran bisa dijadikan salah satu intervensi mandiri perawat dalam menangani nyeri dan menstabilkan status hemodinamik secara non farmakologis.
PELATIHAN KADER KESEHATAN TENTANG SENAM KAKI DIABETIK DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DM Riska Rohmawati; Ratna Yunita Sari; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komplikasi yang dialami pasien (Diabetes Melitus) DM akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas hidup salah satunya dengan mencegah komplikasi DM, yaitu dengan menjaga peredaran darah perifer lancar dengan senam kaki diabetik. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengajarkan senam kaki daibetik untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan memberikan pelatihan senam kaki diabetik. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 15 kader kesehatan. Sebelum diberikan pelatihan, dilakukan pre test dan post test mengenai senam kaki diabetik. Didapatkan sebagian besar 67% kader memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah dilakukan pelatihan. Senam kaki diabetic yang dilakukan secara teratur dapat menjaga kualitas hidup penderita DM melalui menjaga kelancaran peredaran pembuluh darah perifer.
Upaya peningkatan konsumsi minuman sehat melalui program konservasi tanaman herbal Nety Mawarda Hatmanti; Siti Nurjanah; Ratna Yunita Sari; Umdatus Soleha; Chilyatiz Zahro
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 1 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i1.548

Abstract

Perubahan ke arah modern meninggalkan budaya lama mulai terjadi di masa saat ini terutama pada usia remaja. Hal-hal yang berbau tradisional oleh remaja mulai ditinggalkan dan dianggap sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman oleh anak muda jaman sekarang. Padahal banyak hal-hal tradisional yang bisa dimanfaatkan oleh remaja saat ini sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan agar terhindar dari sakit. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk komunitas dari ibu PKK yang sudah berumah tangga untuk bisa melakukan penanaman, pengolahan dan pengemasan minuman herbal (jamu) serta membudidayakan mengkonsumsi jamu. Metode dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan demonstrasi dan Pendidikan kesehatan kepada kader PKK di desa Keleyan, Socah, Bangkalan, Madura. Kegiatan demonstrasi dan pendidikan kesehatan meliputi manfaat konsumsi jamu, penanaman, perawatan tanaman, pengolahan serta pengemasan. Hasil dari kegiatan ini adalah sebanyak 95% kader PKK mengikuti acara dari awal kegiatan hingga proses akhir pengemasan. Kegiatan ini juga menghasilkan 4(empat) varian jamu dalam bentuk serbuk yaitu jahe merah, kunyit, kencur dan temulawak. Kegiatan ini juga menambah kegiatan ibu PKK disana sebagai salah satu kegiatan rutin yang akan dilaksanakan di pertemuan PKK selanjutnya. Harapannya kader PKK yang telah diberikan edukasi dan demonstrasi bisa memberikan ilmu dan keterampilan yang sudah diperoleh kepada kader PKK lain di luar wilayah Socah. Selanjutnya dari serbuk jamu yang dihasilkan juga menambah penghasilan atau kas PKK di wilayah tersebut.
PUZZLE MODALITY THERAPY TO REDUCE DEMENTIA IN THE ELDERLY Nety Mawarda Hatmanti; Ratna Yunita Sari; Yurike Septianingrum; Difran Nobel Bistara; Choirotussanijjah
Community Service Journal of Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v5i1.426

Abstract

The condition of the COVID-19 pandemic has changed all arrangements in society, including activities at the Posyandu Lansia. Posyandu Lansia which is held once a week is no longer held considering that the elderly are one of the vulnerable groups. Currently the condition is starting to improve, so it is necessary to do refresher for both cadres and members of the Posyandu Lansia. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of Posyandu Lansia cadres in providing modality therapy, especially puzzle therapy to reduce the incidence of dementia. The method used in this community service activity is participatory educational approach that is providing health education and demonstrations about puzzle therapy. Furthermore, the Posyandu Lansia cadres apply to the Posyandu Lansia in their area. This activity was carried out for two months and was attended by ten elderly health cadres. Knowledge and skills of cadres in conducting health education about modality therapy was observed by questionnaire. As for the application of puzzle therapy, it was observed using the MMSE (Mini Mental State Examination) questionnaire. The results of community service show that the knowledge and skills of elderly health cadres in implement good health education. The results of puzzle therapy showed that there was a decrease in dementia scores.
TRAINING FOR HEALTH CADRES IN CONTROLLING RISK FACTORS FOR NON-COMMUNICABLE DISEASES AS AN EFFORT TO REALIZE A HEALTHY PRODUCTIVE AGE Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Community Service Journal of Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v5i1.468

Abstract

The significant increase in the incidence of Non-Communicable Diseases and progressive diseases makes the burden increase for the community and the government, as a result, the handling of the disease takes a long time, and the cost of treatment is large, causing individuals to become unproductive or less productive and the highest cause of death. Non-communicable diseases can be prevented by controlling risk factors. This service activity has the aim of increasing the knowledge and skills of health cadres in controlling non-communicable disease risk factors in an effort to realize a healthy productive age. Community service activities are carried out in the area of RW 05, Wonokromo Village, Surabaya City. The method of carrying out activities uses a participatory approach by way of lectures, discussions, brainstorming, and direct demonstrations to increase the knowledge of cadres in non-pharmacological therapy in the prevention of PTM. This activity was held in June-July 2022 and was attended by 15 cadres. The results of the evaluation of the training activities obtained an increase in knowledge and skills as indicated by the pretest results of 60% increasing to 80% posttest results and an increase in good cracks where cadres can check blood pressure, temperature measurement, height measurement, weight measurement, abdominal circumference, check blood sugar, uric acid, and check cholesterol independently and in accordance with standard operating procedures and most of the cadres are able to provide counseling to residents, so that it is hoped that this will reduce the incidence of non-communicable diseases and maintain the health status of residents in their target areas.
KESTABILAN KADAR GULA DARAH DENGAN MENJAGA KEPATUHAN DIET MELALUI MINDFULNESS EATING BASED ON SPIRITUAL INTERVENTION Riska Rohmawati; Ratna Yunita Sari; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17648

Abstract

Diet menjadi salah satu komponen dalam self-management DM untuk mencapai glukosa darah yang terkontrol, namun diketahui beberapa hambatan dalam pelaksanaan program diet seperti persepsi makanan sehat dan porsi makan yang tepat. Pengabdian Masyarakat ini diharapkan penderita DM dapat menjaga kepatuhan diet melalui mindfulness eating based on spiritual intervention. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan memberikan penyuluhan mindfulness eating based on spiritual intervention, beserta pelatihan mindfulness eating based on spiritual intervention. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 25 penderita DM. Sebelum diberikan pelatihan, dilakukan pre test dan post test mengenai kepatuhan diet. Didapatkan sebagian besar (67%) pnderita DM memilik tingkat keptuhan diet kurang. Sedangkan setelah diberikan pelatihan mindfulness eating based on spiritual intervention hamper seluruhnya (85.6%) penderita DM memiliki tingkat kepatuhan baik. Mindfulness eating based on spiritual intervention efektif dalam menjaga keatuhan diet penderita DM.
Co-Authors -, Rusdianingseh Abdul Manan Abdul Muhith Afiyah, R. Khairiyatul ah. Yusuf Ahla Tamaro Ahla Tamaro Ahla Tamarof Alvian Nugraha Putra Alvianita Suherman Anh, Duong Thi To Arif Helmi Setiawan Arum Rahmawati Astri Puji Lestari Aulia, Nurlisa Naila Choirotussanijjah Damawiyah, Siti Danny Irawan Danny Irawan Dany Irawan Diaz Octavia Anggraini Difran Nobel Bistara Dimas Arendra Aidilfi Akbar dr. Effendi, Sp. PD dr. Evi Sylvia Awwalia, Sp. PD Dyah Yuniati Erika Chandra Dewi Evi Sylvia Awwalia Faiqotul Ilmi Faiqotul Ilmi Firdaus Firdaus Hatmanti, Nety Mawarda Heris Santy, Wesiana Hidaayah, Nur Himyatul Khoiroh Ika Yuni Widyawati Illa Billah Imamatul Faizah Imamatul Faizah Imamatul Faizah Imamatul Faizah Faizah Imamatul, Faizah Immatul Faizah Indira Yulias Wihannusa Krisnawati, Dyah Ika Kuo, Tsung-Rong Lea Maera Shanty Lea Maera Shanty M. Shodiq M.shodiq, M.Shodiq Mawarda Hatmanti, Nety Misutarno, Misutarno Nadatien, Ima Niken Adiba Nadya Noventi, Iis Nur Ainiyah Nurjanah, Siti - Nurlisa Naila Aulia Nurul Kamariyah Priyo Mukti Pribadi Winoto Purwandira, Lina Putri, Rahmadaniar Aditya Rahayu Anggraini Rahmadaniar Aditya Putri Retno Diah Putri Ekayanti, S. Kep Rining Sulistya Rahayu Riska Rohmawati Riska Rohmawatif Rita Vivera Pane Rohmawat, Riska Rohmawati, Riska Sa'bania Hari Raharjeng Sekar Syima Ad-Dhamrah Sulasmono Septianingrum, Yurike Setiawan, Arif Helmi Shanty, Lea Maera Siti Maimunah Siti Nur Hasina Siti Nurjanah Siti Robi’atus Sholiha Soleha, Umdatus Sudarti, Erna Sulistyorini Sulistyorini Umi Hanik Wardani, Erika Martining Wesiana Heris Wijayanti, Lono Yanis Kartini Yoga Ayom Pangestu Yuniati, Dyah Zahroh, Chilyatiz