Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Value of Islamic Education in Traditional Malay Poetry Concerning the Prohibition of Leaving Religious Teachings Roziah, Roziah; Shomary, Sudirman; Hermaliza, Hermaliza; Oktadela, Resy; Nurhidayah, Nurhidayah; Dewi, Aulia Putri
AT-TURATS Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v19i1.3494

Abstract

This study aims to explore taboos and prohibitions in traditional Malay poetry that embody Islamic educational values. The traditional poetry analyzed includes gurindam, pantun, poetry, and expressions that were once integral to daily life but have now become increasingly rare. The Islamic educational values examined in this study encompass aspects of faith (aqidah), acts of worship (ibadah), and commendable conduct (akhlaq). This research employs both qualitative and quantitative approaches, utilizing a problem-solving methodology that includes literature review, content analysis, and comparative analysis. Data were collected from gurindam manuscripts, pantun, poetry, and Malay expressions that align with the teachings of the Quran, supported by the translation and interpretation of Ibn Kathir. The analytical process involves investigating and documenting relevant Quranic verses and Hadith that reinforce taboos and prohibitions found in traditional poetry, followed by formulating research findings. The study identifies the following key findings: (a) The Islamic educational values related to faith include: (1) The prohibition against associating partners with God (shirk) in Malay culture; (2) The prohibition against apostasy (riddah) among Malays. (b) The Islamic educational values related to acts of worship include: (1) The prohibition against neglecting prayer (salah); (2) The prohibition against neglecting fasting (sawm); (3) The prohibition against neglecting almsgiving (zakat); (4) The prohibition against neglecting the Hajj pilgrimage. (c) The Islamic educational values related to morality (akhlaq), specifically the prohibition against engaging in sinful or immoral acts. The findings of this study have implications for Malay Literature courses, where students will be introduced to taboos and prohibitions embedded in Malay culture. These values will be disseminated through interactive videos and digital media promotions. The utilization of digital platforms is expected to bridge the generational gap, fostering greater interest among younger generations in understanding and contributing to the preservation of this cultural heritage.Penelitian ini merupakan upaya investigasi pantang larang dalam puisi tradisional Melayu bermuatan nilai pendidikan Islam. Puisi tradisional yang ditelaah meliputi gurindam, pantun, syair, dan ungkapan yang dulunya selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sekarang jarang sekali terdengar di telinga. Muatan pendidikan Islam yang dimaksud dalam kajian ini merujuk pada keimanan, amal ibadah dan perbuatan terpuji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan pemecahan masalah yaitu tinjauan pustaka, analisis isi, analisis komparatif. Data yang dikumpulkan dari buku-buku gurindam, pantun, syair, dan ungkapan Melayu yang diduga sejalan dengan ayat alquran beserta terjemah serta tafsir Ibnu Katsir. Langkah analisis meliputi Menyelidiki dan mendokumentasikan mengutip ayat Alquran dan Hadis yang mendukung pantang larang dalam puisi tradisional serta merumuskan hasil penelitian. Hasil kajian yang ditemukan adalah (a) Nilai pendidikan Islam terkait akidah meliputi (1) Orang Melayu dilarang menyekutukan Tuhan; (b) Orang Melayu dilarang murtad; (b) Nilai pendidikan Islam terkait ibadah meliputi (1) Orang Melayu dilarang meninggalkan prayer, (2) Orang Melayu dilarang meninggalkan puasa, (3) Orang Melayu dilarang meninggalkan zakat, dan (4) Orang Melayu dilarang meninggalkan haji; (c) Nilai pendidikan Islam terkait Akhlak yaitu larangan berbuat fasik. Hasil kajian ini dapat diimplikasikan pada mata kuliah Sastra Melayu. Mahasiswa akan diajarkan tentang pantang larang dalam budaya Melayu, yang nantinya akan dipromosikan dalam bentuk video interaktif dan promosi di platform media digital. Promosi melalui Platform media digital dapat menjembatani kesenjangan antara generasi tua dan muda, serta menarik minat generasi muda dalam memahami dan turut melestarikan warisan budaya ini.
Hubungan Penguasa Nusantara (Perspektif Historiografi Melayu Tradisional) Shomary, Sudirman; Roziah, Roziah; Yuliawan, Tri; Aini Sudirman, Nurul
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5205

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya antar penguasa di Nusantara melalui perspektif historiografi Melayu tradisional. Fokus penelitian ini adalah mengungkap dinamika kekuasaan yang terjalin melalui perkawinan, perdagangan, diplomasi, dan konflik sebagai strategi memperkuat pengaruh regional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) serta teknik hermeneutik untuk mengkaji pola hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya yang tergambar dalam karya historiografi tradisional Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikatan kekerabatan, seperti perkawinan antar keluarga kerajaan, memainkan peran penting dalam membangun aliansi strategis dan legitimasi kekuasaan. Hubungan ekonomi ditandai oleh perdagangan lintas wilayah yang memperkuat integrasi antar kerajaan, tetapi juga memicu persaingan dan konflik terkait kontrol jalur dagang. Dari aspek politik, hubungan ini mencakup ekspansi wilayah, penyerahan upeti, dan pengkhianatan yang memperlihatkan dinamika antara kerja sama dan rivalitas kekuasaan. Penelitian ini juga menyoroti peran agama dan budaya sebagai sarana integrasi melalui penyebaran Islam dan adat-istiadat yang memperkuat identitas kolektif. Temuan ini memperkaya kajian sosiologi sastra dalam memahami bagaimana narasi sejarah membentuk struktur kekuasaan dan identitas sosial di Nusantara.
Investigating Prospective Teachers’ Competences in Understanding Religious Dimensions in Poetry ‘Perang Pecah Lagi Di Gaza’ Putri, Angela Suryani; Roziah, Roziah
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i3.11309

Abstract

Religiosity refers to the extent of insight and knowledge one has about their religion, the strength of their belief in carrying out worship and following rules, and the depth of their absorption in their faith. Religiosity can be classified into several dimensions. According to Stark and Glock, these dimensions are divided into five categories: Religious Belief (The Ideological Dimension), Religious Practice (The Ritualistic Dimension), Religious Feeling (The Experiential Dimension), Religious Knowledge (The Intellectual Dimension), and Religious Effect (The Consequential Dimension). This research was conducted to provide an overview of religiosity as depicted in a literary work, a subject that has previously been rarely explored. The approach used in this study is a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out using two techniques: the reading and note-taking technique and a questionnaire. The total number of religiosity dimensions analyzed in this study is 30, drawn from 15 poetry titles. The data reveal that the percentage distribution of religiosity dimensions is as follows: 53% for the belief dimension, 33% for the worship dimension, 10% for the knowledge dimension, 3% for the practice dimension, and 0% for the appreciation dimension. The findings of this study conclude that the belief dimension is the most dominant dimension in the poetry collection ‘Perang Pecah Lagi di Gaza’. Additionally, the study highlights the students' low understanding of exploration activities related to religiosity and its various dimensions.
Developing Literacy Wheel Media: An Innovation to Improve English Reading Skills of Primary Learners Oktadela, Resy; Elida, Yusti; Roziah, Roziah; Ismail, Syofianis
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i3.14607

Abstract

The Literacy Wheel stands out as a promising tool designed specifically to enhance English language skills. This media not only makes the learning process more engaging but also addresses key linguistic competencies. The Literacy Wheel significantly boosts students’ interest in learning English. Therefore, efforts are needed to assist students in learning English by creating an interactive learning medium called the Literacy Wheel (Rossi) to enhance students' learning motivation. The focus of this study is to analyze the validity and practicality of the developed learning media. The subjects of the study were third-grade students. The method used was Research and Development, employing the ADDIE model. The data used in the study included a preliminary study with interview techniques, validation by subject matter and media experts, and questionnaires to gather teacher and student responses to the learning media. The results showed that 98% of the Literacy Wheel media aligned with the material, and 95% of it was deemed valid for use in learning. The product received positive responses from students, with 79, 30% of them expressing enjoyment of the Literacy Wheel media. Based on these findings, the authors suggest that the content in the Literacy Wheel media be expanded to include more diverse subjects.
The Use of Poster-Making for Social Justice: Engaging Non-English Department Students in Visual Learning Rizqiani, Diyah Ayu; Roziah, Roziah; Idayani, Andi; Triastuti, Missi
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i4.15486

Abstract

This research investigates the use of poster making to teach social justice issues to undergraduate students of Law and Criminology at a private Islamic university situated in Pekanbaru, Indonesia. Adopting a qualitative case study approach, the study focused on 54 students and their creation of posters on human trafficking, corruption, and cyber crimes. Data were gathered through a peer-assessment rubric with five major indicators: poster appeal, graphic support, slogan, delivery, and time management. Findings revealed that students’s scores for time management (M = 4.06) were the highest and for slogan writing (M = 3.69) were the lowest, suggesting that students were more proficient in collaboration than in persuasive expression. Poster qualitative analysis highlighted the students’ perception of injustice and their call to action through the use of symbolic and powerful imagery of chains, blindfolds, cuts of striking women in red, and simplistic, yet evocative, text. These elements illustrated a heightened sense of awareness, ethical reasoning, and empathy. The results highlight the feasibility of incorporating poster making as a form of instructional practice in social justice pedagogy in law and criminology alongside other non-humanities programs within Islamic universities in Indonesia.
Diaknostik Pragmatik Tindak Tutur Akses Wacana Produk Iklan Bedak di Televisi Yani, Juli; Hadi, Saptono; Roziah, Roziah; Liswati, Khoerotun Nisa
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 4 (2023): Volume 8 Nomor 4, November 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i4.1649

Abstract

Riset terfokus analisis wacana terkait TT- lokusi, ilokusi, serta TT-perlokusi multi-produk iklan bedak di televisi Trans TV, RCTI, Global TV, SCTV, Indosiar, dan Youtube. Tujuan permasalahan terkait mengungkap terbitnya TTL, TTI, dan TTP pada multi-produk periklanan kosmetik-bedak. Data diperoleh dengan metode analisis deskriptif dengan teknik analisis isi. Keabsahan data diperoleh berdasarkan tahapan keobjektivitasan, sahih internalisasi/kredibel, sahih eksternalisasi serta kehandalan data. Hasil penelitian ditemukan 8 (delapan) tindak ujar lokusi, 12 (duabelas) tindak ujar ilokusi dan 12 (duabelas) tindak ujar perlokusi kutipan wacana pendidikan yang bersumber dari produk iklan bedak.
HUBUNGAN JARAK TEMPAT TINGGAL DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN Sasmita S, Muhammad Andika; Roziah, Roziah
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.159 KB)

Abstract

Good health center health services do not necessarily guarantee the number of patients visiting. This must also be supported by the accuracy and capacity of the puskesmas in serving community needs such as communication, time, quality and quantity of products and services, excellent service. This type of research is analytic survey with cross sectional study approach. With the sample of this study were all patients who went to the Puskesmas, amounting to 89 people. The results of this study indicate that of the 89 respondents studied, 45 respondents (50.6%) utilized health services, 45 respondents (50.6%) utilized health services. Suggestion: provide information about the importance of using the Puskesmas as the right place for treatment. Key words : Utilization of Health Services
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN PANTUN BERKARAKTER RELIGIUS UNTUK PELAJAR SMA CENDANA PEKANBARU Roziah, Roziah; Ariyanto, Joko; Hermaliza, Hermaliza; Piliang, Wilda Srihastuty Handayani; Lestari, Diyah Ayu; Nurisra, Hafara
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41350

Abstract

PkM ini bertujuan melatih kemampuan pelajar SMA Cendana Pekanbaru dalam menulis pantun berkarakter religius. Selain itu, pelatihan dan pendampingan ini sebagai dasar dalam mengembangkan ide-ide kreatif pelajar serta menumbuhkan kepedulian terhadap Tuhan, dirinya sendiri, orang tua, guru dan lingkungan. Dengan memiliki kemahiran menulis pantun berbasis karakter religius yang merupakan khazanah masyarakat Melayu menjadikan mereka generasi muda atau gen Z yang berkarakter. Metode pendekatan pelatihan dan pendampingan atau mentorship secara interaktif dengan menghadirkan seorang pakar penulis pantun. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan memanfaatkan gambar yang telah disediakan sebagai pemantik pelajar untuk menulis pantun. Sasaran kegiatan ini adalah pelajar. Karakter religius yang dibahas meliputi keimanan terhadap Tuhan, taat pada orang tua, patuh pada guru teguh pendirian, percaya diri, jujur, cinta damai, disiplin, kerja sama, dan cinta lingkungan. Hasil pelatihan dan pendampingan 15 peserta mampu menulis 165 pantun sesuai bermuatan karakter religius. Hal ini membuktikan bahwa 83.33% pelajar SMA cendana mampu menulis pantun berkarakter religius. 1 (5.56%) peserta berhasil menulis 8 pantun berkarakter religius. Selain itu, terdapat satu (5.56%) peserta menulis empat pantun berkarakter religius. Hanya satu (5.56%) peserta yang menulis tiga pantun berkarakter religius. Hal ini membuktikan bahwa penulisan pantun menggunakan media gambar dapat meningkatan imajinasi peserta dalam menulis pantun berkarakter religius.
Pelatihan TOEFL Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa SMA Cendana Pekanbaru Ariyanto, Joko; Roziah, Roziah; Shalawati, Shalawati; Irenta, Astrid; Agnesia Dewi, Dwita
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i1.26614

Abstract

Bahasa Inggris merupakan keterampilan yang penting dalam dunia akademik dan profesional. Ujian Test of English as a Foreign Language (TOEFL) digunakan sebagai tolak ukur kemampuan berbahasa Inggris. Namun, banyak siswa yang menghadapi kesulitan dalam memahami format dan strategi menjawab soal TOEFL. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan TOEFL yang dilakukan di SMA Cendana Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menghadapi TOEFL melalui pelatihan yang mencakup Listening, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pembelajaran strategi, latihan soal, simulasi TOEFL, dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor TOEFL siswa sebesar 95 poin, dengan peningkatan terbesar pada aspek Structure and Written Expression. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan TOEFL berbasis strategi dan latihan intensif dapat membantu meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami dan menjawab soal dengan lebih efektif. Oleh karena itu, program pelatihan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian TOEFL.
Kesopanan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Pengenalan Pragmatik pada Kelas EFL SMA Imam Syafi’i 2 Pekanbaru Ariyanto, Joko; Roziah, Roziah; Rugaiyah, Rugaiyah; Irenta, Astrid; Agnesia Dewi, Dwita
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i2.29738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pragmatik sebagai dasar pembelajaran kesopanan berbahasa Inggris bagi peserta didik kelas EFL (English as a Foreign Language) di SMA Imam Syafi’i 2 Pekanbaru. Latar belakang kegiatan ini adalah pentingnya kemampuan berkomunikasi yang tidak hanya mengacu pada tata bahasa dan kosakata, tetapi juga pada pemahaman konteks sosial-budaya agar tercipta interaksi yang sopan dan efektif. Metode pelaksanaan meliputi workshop interaktif, simulasi percakapan, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk menanamkan prinsip-prinsip tindak tutur (speech acts), strategi kesantunan (politeness strategies), dan pemahaman konteks ujaran dalam bahasa Inggris. Peserta terdiri atas 20 siswa kelas XI program bahasa, dengan keterlibatan aktif guru bahasa Inggris sebagai pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pragmatik siswa, terlihat dari kemampuan mereka menyesuaikan pilihan kata dan ekspresi sesuai situasi, serta meningkatnya sikap positif terhadap pentingnya kesopanan dalam komunikasi lintas budaya. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran yang dapat diadaptasi di sekolah lain guna mengintegrasikan pendidikan karakter dan kecakapan komunikasi global dalam pembelajaran bahasa Inggris.