Claim Missing Document
Check
Articles

Transfer Pricing, Ukuran Perusahaan, dan Agresivitas Pajak: Studi pada Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Anggraeni, Annisa Fitri; Zai, Eprianus; Roswinna, Winna
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.25930

Abstract

Latar Belakang: Agresivitas Pajak bertujuan untuk meminimalkan beban pajak dengan cara legal dan ilegal. rendahnya kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan perpajakan nasional disebabkan adanya agresivitas pajak. Praktik agresivitas pajak yang diproksikan dengan effective tax rate pada perusahaan pertambangan cenderung mengalami fluktuasi dan menunjukkan tingkat agresivitas pajak yang tinggi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui transfer pricing, ukuran perusahaan dan agresivitas pajak serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh transfer pricing dan ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022-2023. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah metode kuantitaf. Teknik analisis data yang digunakan yaitu, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, dan uji hipotesis. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan transfer pricing dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022-2023. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi transfer pricing yang dilakukan oleh perusahaan maka semakin meningkat agresivitas pajak serta semakin besar ukuran perusahaan maka laba yang dihasilkan semakin besar sehingga beban pajak yang ditanggung juga semakin besar. Hal ini dapat mempengaruhi perusahaan untuk melakukan agresivitas pajak.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini terletak pada variabel transfer pricing yang menjadi alasan utama perusahaan cenderung sering melakukan penghindaran pajak.
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENERAPAN MANAJEMEN OPERASIONAL PRODUKSI TERHADAP KINERJA USAHA AGRIBISNIS KOMODITAS UNGGULAN Deden Komar Priatn; Winna Roswinna; Maria Lusiana Yulianti; Anne Lasminingrat; Susan Ridwan
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v5i1.19279

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan manajemen pemasaran agroindustri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dampaknya terhadap kemandirian keuangan daerah pada kabupaten berbasis pertanian di Provinsi Jawa Barat periode 2024–2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif dan verifikatif, dengan data panel dari 15 kabupaten terpilih. Analisis dilakukan melalui model regresi efek tetap dan uji mediasi Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran agroindustri berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD; selanjutnya, manajemen pemasaran agroindustri dan PAD masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah. PAD juga terbukti berperan signifikan sebagai variabel pemediasi. Mengoptimalkan potensi pertanian melalui strategi pemasaran terstruktur menjadi langkah kunci untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
OPTIMALISASI POTENSI AGRIBISNIS SEBAGAI PENGGERAK PENDAPATAN ASLI DAERAH UNTUK MENGURANGI KETERGANTUNGAN PADA DANA TRANSFER (STUDI PADA KABUPATEN DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2024–2025) Winna Roswinna; Deden Komar Priatna; Anne Lasminingrat; Maria Lusiana Yulianti
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v5i1.19280

Abstract

Sebagian besar wilayah kabupaten di Jawa Barat memiliki potensi agribisnis yang besar, namun tingkat kemandirian fiskal masih rendah dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD), Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), serta kemandirian keuangan daerah, sekaligus merumuskan strategi pemanfaatan potensi agribisnis. Penelitian kuantitatif menggunakan data panel 18 kabupaten tahun 2024–2025, dianalisis dengan Model Efek Tetap. PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TKDD serta positif dan sangat kuat terhadap kemandirian keuangan, sedangkan TKDD hanya berpengaruh positif lemah. Potensi agribisnis belum dioptimalkan akibat dominasi penjualan bahan baku dan belum maksimalnya penyesuaian kebijakan fiskal baru. Kesimpulan: Penguatan hilirisasi, kebijakan pajak, dan BUMD agribisnis menjadi kunci mengurangi ketergantungan transfer.
PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN PEMASARAN AGROINDUSTRI TERHADAP PENINGKATAN PAD DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN BERBASIS PERTANIAN DI PROVINSI JAWA BARAT Anne Lasminingrat; Winna Roswinna; Deden Komar Priatna; Maria Lusiana Yulianti; Jusdijachlan Jusdijachlan
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v5i1.19281

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan manajemen pemasaran agroindustri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dampaknya terhadap kemandirian keuangan daerah pada kabupaten berbasis pertanian di Provinsi Jawa Barat periode 2024–2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif dan verifikatif, dengan data panel dari 15 kabupaten terpilih. Analisis dilakukan melalui model regresi efek tetap dan uji mediasi Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran agroindustri berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD; selanjutnya, manajemen pemasaran agroindustri dan PAD masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah. PAD juga terbukti berperan signifikan sebagai variabel pemediasi. Mengoptimalkan potensi pertanian melalui strategi pemasaran terstruktur menjadi langkah kunci untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.