Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELATIHAN SASTRA SEBAGAI UPAYA UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS SISWA KELAS 5 DAN 4 DI SDN 86 KOTA BENGKULU ermita; Paulina, Yanti; Hakim, Man
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7150

Abstract

Mahasiswa sebagai agen of change atau biasa dikenal dengan sebutan agen perubahan dalam dunia pendidikan, oleh karena itu gerakan perubahan itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan di indonesia dan salah satunya diimplementasikan dalam bentuk pentas seni yang akan menanamkan pengetahuan juga keterampilan peserta didik dalam mengenal seni dan menanamkan jiwa kreatif. Salah satu pendukung mahasiswa menjadi agen of change itu adalah Program Kampus Mengajar yang mana sekarang telah mencapai angkatan ke 7 merupakan program yang lahir dari konsep kebebasan belajar yang memberikan wadah bagi mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi, khususnya di bidang literasi dan numerasi. Kegiatan Kampus Mengajar tentu diharapkan dapat memberikan dampak positif pada tempat pelaksanaan program salah satunya SDN 86 Kota Bengkulu. Kegiatan pada program Kampus Mengajar ini memiliki berbagai program kerja salah satu program kerja yang dilaksanakan di SDN 86 Kota Bengkulu yaitu program kerja pentas seni dan pameran karya. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk dapat membangun motivasi siswa dalam proses pembelajaran di SDN 86 Kota Bengkulu melalui rangkaian acara "Perpisahan KM7 dengan Pentas Seni dan Pameran Karya". Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan dengan pemaparan pada artikel secara deskriptif kualitatif. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru SDN 86 Kota Bengkulu, beserta dosen pembimbing lapangan. Melalui serangkaian latihan dan kerja sama antar siswa dan mahasiswa acara ini berjalan dengan lancar. Harapan kedepannya sekolah dapat mengembangkan kembali kreativitas siswa dan mewadahinya agar kemampuan para siswa tidak dibiarkan dengan sia-sia.
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DENGAN POLA INTERAKSI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 101 BENGKULU SELATAN Putra, Pili Angga; Hakim, Man; Paulina, Yanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7153

Abstract

Kegitan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan media sosial dengan pola interaksi belajar kepada siswa SD Negeri 101 Bengkulu Selatan.  Manusia sebagai makhluk sosial adalah sebagian dari masyarakat. manusia tidak lepas dari hubungan antara sesama manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah memakai jenis penelitian lapangan (field research), yaitu yang sebenarnya. Pada hakikatnya penelitian ini merupakan metode untuk menemukan secara spesifik dan realita tentang apa yang sedang terjadi pada suatu saat di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Dalam bentuk ini guru mengajar di sekolah hanya menyuapi makanan kepada anak. Siswa selalu menerima suapan itu tanpa komentar, tanpa aktif berfikir. Mereka mendengarkan tanpa kritik, apakah pengetahuan yang diterimanya di bangku sekolah itu benar atau tidak. Dalam hal seperti ini, guru sangat berperan penting, karena apa yang disampaikan oleh guru itulah yang diterima oleh siswa, interaksi seperti ini juga sangat penting, karena dengan adanya interaksi ini siswa akan fokus dan memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh gurunya. Dari kegiatan ini anak-anak bisa menggunakan media sosial dalam proses pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah dan mendapatkan pembelajaran yang baru di dalam kegiatan kampus mengajar di sd negeri 101 bengkulu selatan. Kesimpulan dari kegiatan ini media sosial memiliki kekuatan untuk membentuk opini publik dan mempengaruhi perilaku masyarakat, baik secara positif maupun negatif Program ini membantu mengatasi kekurangan tenaga pengajar di daerah-daerah terpencil dan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
IMPLEMENTASI PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA: PENINGKATAN TOLERANSI, KOMUNIKASI, DAN RELASI Oktavia, Selvi Miana; Paulina, Yanti; Yuniati, Ira
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7371

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah bagian integral dari inisiatif Kampus Merdeka yang memperbolehkan mahasiswa untuk mengikuti mata kuliah di luar pulau tempat universitas mereka berada. Pelaksanaan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang digagas oleh Kemendikbud. Program ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menjalani pertukaran studi selama satu semester antar pulau di Indonesia. Tujuan utama pengabdian adalah untuk memahami bagaimana pengalaman mereka dalam program ini serta dampaknya terhadap pemahaman mereka tentang keberagaman budaya Indonesia dan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan baru. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk mengeksplorasi pandangan dari subjek pengabdian, Melalui interaksi dengan mahasiswa dari daerah berbeda, peserta dapat memahami dan merayakan keragaman budaya yang ada bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah dalam konteks multikultural. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang baru dan bermanfaat bagi mahasiswa, sekaligus mengembangkan serta memberdayakan potensi mereka secara holistik.
PENERAPAN TEKNIK PENULISAN TEKS PROSEDUR BERBASIS KUTIPAN CERPEN DI KELAS IX SMPN 2 BENGKULU SELATAN Wahidah, Alifah Nur; Paulina, Yanti; Reswan, Yuza
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2024): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i4.7697

Abstract

Menulis teks prosedur membantu siswa untuk membuat langkah-langkah secara lengkap, jelas, dan terperinci tentang cara melakukan sesuatu. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknik penulisan teks prosedur berbasis kutipan cerpen di kelas IX SMP Negeri 2 Bengkulu Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kegiatan pelatihan, sosialisasi, dan pendampingan. Melalui pelatihan, siswa diberikan pemahaman dasar mengenai teks prosedur serta pentingnya teknik penulisan yang efektif dan menarik. Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memperkenalkan kutipan cerpen sebagai media pembelajaran yang relevan dan menarik bagi siswa, sehingga mereka dapat memahami dan menyusun teks prosedur dengan lebih kontekstual. Selanjutnya, pendampingan bertujuan untuk memantau perkembangan dan memberikan arahan dalam proses penulisan teks prosedur oleh siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang teks prosedur dan memperbaiki kemampuan mereka dalam menyusun teks prosedur berbasis kutipan cerpen. Selain itu, metode ini juga meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam keterampilan menulis teks prosedur.
SOSIALISASI STRATEGI PELAKSANAAN LITERASI SEKOLAH DALAM MEMPERKUAT BUDAYA BACA SISWA DI SMAN 1 MANNA BENGKULU SELATAN Kusmiati, Reni; Paulina, Yanti; Mahdijaya, Mahdijaya; Zakaria, Jelita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.147

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam membaca. Hasil studi pendahuluan dengan guru dan siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN )1 Manna Kabupaten Bengkulu Selatan bahwa meskipun Gerakan Literasi Sekolah sudah dilaksanakan, namun kemampuan membaca siswa masih memerlukan penguatan, karena itu dilakukan sosialisasi tentang strategi pelaksanaan literasi sekolah dalam memperkuat budaya baca siswa. Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini memberi pemahaman kepada guru tentang bagaimana memperkuat budaya baca melalui pelaksanaan literasi sekolah yang nantinya akan menghasilkan perubahan positif yang berdampak positif pada prestasi akademik, pemberdayaan siswa, dan pengembangan budaya literasi di sekolah dalam jangka panjang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan dengan memberikan edukasi langsung terkait pemaparan konsep, pendekatan, teknik, strategi pelaksanaan literasi sekolah, melakukan dialog interaktif dan metode FGD (Forum Group Discussion). Metode ini melibatkan guru-guru dari SMAN 1 Manna dari berbagai disiplin ilmu yang berjumlah 24 orang. Kegiatan pengabdian terkait sosialisasi mengenai strategi literasi sekolah dalam memperkuat budaya baca siswa di SMAN I Manna Bengkulu Selatan berjalan baik dan lancar, kepala sekolah dan guru memahami bagaimana memperkuat budaya baca siswa. Sosialisasi ini memungkinkan adanya peningkatan minat baca siswa, siswa lebih antusias untuk membaca buku dan materi bacaan lainnya, memungkinkan akses siswa terhadap berbagai jenis buku dan materi bacaan di perpustakaan sekolah atau melalui kegiatan peminjaman buku meningkat, adanya peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan kemampuan membaca dan pemahaman yang baik, dan guru mungkin akan memperbaiki strategi pengajarannya
PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL TERNAK UNGGAS BERUPA DAGING AYAM MENJADI OLAHAN BAKSO Widiyanti, Sri; Gunawan, Hafiz; Paulina, Yanti; Malianti, Lezita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1341

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pelatihan Pengolahan Hasil Ternak Unggas Berupa Daging Ayam Menjadi Olahan Bakso adalah untuk memperdalam pengetahuan tentang proses pembuatan bakso ayam, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi ladang usaha bagi masyarakat. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi informasi umum tentang bakso, daging ayam, serta tahapan cara pembuatan olahan bakso. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sidomukti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024. Hasil dari kegiatan ini adalah produk bakso yang memiliki aroma khas, rasa menggugah selera, warna menarik, serta tekstur yang kenyal, lembut, dan tidak mudah hancur saat dimasak. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bahwa masyarakat Desa Sidomukti telah mengetahui dan memahami informasi tentang hasil ternak yang dapat diolah menjadi bakso, serta menyadari potensi peluang usaha yang dapat dilakukan secara rumahan. Kata Kunci: Pelatihan, Pengolahan, Bakso Ayam
Pelatihan Menulis Puisi Melalui Metode Langsung pada Siswa Kelas VI SDN 8 Bengkulu Selatan Sari, Rika Purnama; Riwayati, Selvi; Paulina, Yanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i1.7699

Abstract

Siswa kelas VI SDN 8 Bengkulu Selatan menerima pelatihan menulis puisi melalui metode langsung. Pelatihan ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri siswa dalam menulis dan memperluas kosakata mereka. Penelitian ini dilakukan secara langsung dan secara bertahap. Baik materi maupun teknik menulis puisi dibahas dalam bagian pertama dan latihan menulis puisi dibagian kedua. Penelitian ini mampu meningkatkan keterampilan bahasa siswa, mendorong kreativitas, dan membantu mereka mengekspresikan perasaan serta ide dengan lebih terstruktuk. Selain itu, penelitian ini juga meningkatkan pengetahuan siswa tentang teknik menulis puisi yang baik. Hasil pelatihan menulis puisi bagi siswa kelas VI SDN 8 Bengkulu Selatan menunjukan bahwa siswa cukup terampil dalam menulis puisi, terutama dalam pemilihan bahasa yang bermakna, citra, tipografi, dan diksi.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS X SMK N 2 BENGKULU SELATAN Tirta Sari, Puput; Reswan, Yuza; Paulina, Yanti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1330

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas teknik sekolah SMK N 2 Bengkulu Selatan. Guru menggunakan pendekatan diskusi kelompok sebagai sarana untuk menilai kemahiran berbicara siswa dalam kaitannya dengan kefasihan, kosa kata, bahasa tubuh, pengucapan, dan struktur kalimat. Pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa ketika berbicara dan kemampuan mereka untuk mengkomunikasikan konsep secara metodis dan tepat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa di SMK N 2 Bengkulu Selatan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lisan mereka secara signifikan dengan menggunakan strategi pengajaran yang lebih menekankan pada latihan berbicara langsung. Menurut penelitian ini, untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang menarik dan dinamis, pendidik harus menggunakan strategi pengajaran berbeda yang memprioritaskan keterampilan berbicara dengan lebih efektif. Kata Kunci: Bahasa  Indonesia, Pembelajaran , Keterampilan Berbicara
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SASTRA MELALUI CERPEN UNTUK ANAK KELAS VI SDN 25 LEBONG gustian, Gustian Arjes; Subandrio, Subandrio; Paulina, Yanti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1332

Abstract

Desa Suka Bumi, yang terletak di Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan implementasi pembelajaran sastra melalui cerpen untuk siswa kelas VI SDN 25 Lebong. Sekolah ini dikenal memiliki akreditasi baik, tenaga pengajar berkualitas, dan jumlah siswa yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan menyampaikan pendapat dan ide, baik secara lisan maupun tulisan, serta memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai karya sastra, khususnya cerpen. Melalui metode pembelajaran berbasis proyek dan kooperatif, siswa dilatih untuk menciptakan, mengkritik, serta memahami unsur-unsur dalam karya sastra. Di samping itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam menikmati, menghargai, dan melestarikan karya sastra. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam apresiasi dan pemahaman siswa terhadap sastra, yang juga berdampak positif pada perkembangan etika dan moral mereka. Kata Kunci: Pembelajaran Sastra, Cerpen, Etika, Moral
Nilai Moral dalam Novel Yang Telah Lama Pergi Karya Tere Liye Firdaus, Firhis; Hakim, Man; Paulina, Yanti; Zakaria, Jelita
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v8i2.13948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi nilai-nilai moral dalam novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye. Sumber data penelitian ini adalah novel tersebut, yang diterbitkan pada tahun 2023 oleh Sabak Grip, dengan total 444 halaman. Data penelitian berupa dialog dan kalimat yang mengandung nilai moral. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam novel ini mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama, dan alam, namun tidak dengan Tuhan. Dari 60 data yang dianalisis dengan teori Nurgiyantoro, nilai moral yang paling dominan adalah hubungan manusia dengan diri sendiri, seperti pemikiran intelektual (10 data), niat baik (6 data), kasih sayang (6 data), kebijaksanaan (4 data), pantang menyerah (4 data), dan nilai lainnya. Nilai moral hubungan sosial ditemukan dalam bentuk kerja sama (7 data), pengabdian kepada orang tua (2 data), serta nilai-nilai seperti gotong royong, persahabatan, dan nasihat. Sementara itu, hubungan manusia dengan alam hanya ditemukan satu data, yaitu mencintai binatang. Secara keseluruhan, novel ini lebih menekankan perkembangan individu dan interaksi sosial, tanpa banyak membahas hubungan dengan Tuhan. Kata Kunci: Nilai Moral, Novel, Tere Liye