Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Kajian Perencanaan Sistem On-Grid Berbasis Solar Photovoltaic Menggunakan Perangkat Lunak Homer Pro Anfar Syahid, Zhafir; Apriani, Yosi; Sofiah, Sofiah; Mochamad Sofian, Ian; Natawijaya, Krisna
Jurnal Ampere Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v10i1.18648

Abstract

Penggunaan sistem fotovoltaik (PV) yang terhubung dengan jaringan menjadi strategi yang diadopsi secara luas untuk mengurangi emisi karbon dioksida dan biaya listrik. Sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 79 tahun 2014, Indonesia telah menetapkan target nasional untuk menggunakan 23% energi terbarukan pada tahun 2025. Sebagaimana diuraikan dalam Kebijakan Energi Nasional (RUEN), Indonesia bertujuan untuk mencapai total 45 GW kapasitas energi terbarukan pada tahun 2025, dimana 6,5 GW (14%) diproyeksikan bersumber dari energi surya. Penelitian ini menyajikan desain sistem PV atap on-grid di Masjid Al-Hikmah, Universitas Muhammadiyah Palembang (Kampus A), yang dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan mengurangi pengeluaran listrik. Berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan Homer Pro, sistem yang diusulkan terdiri dari 48 modul surya dengan total kapasitas 20 kWp, yang diintegrasikan dengan inverter on-grid Growatt tiga fase. Hasil simulasi memperkirakan produksi energi tahunan sebesar 27.306 kWh, dengan sistem PV memasok 57,7% dari total kebutuhan energi, dan 42,3% sisanya (19.985 kWh/tahun) bersumber dari jaringan listrik umum. Analisis ekonomi, dengan menggunakan tarif listrik Rp 992,72 per kWh, menunjukkan bahwa investasi ini layak secara finansial, dengan periode pengembalian modal yang diproyeksikan terjadi pada tahun ke-21 operasi.
Kajian Perencanaan Sistem On-Grid Berbasis Solar Photovoltaic Menggunakan Perangkat Lunak Homer Pro Anfar Syahid, Zhafir; Apriani, Yosi; Sofiah, Sofiah; Mochamad Sofian, Ian; Natawijaya, Krisna
Jurnal Ampere Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v10i1.18648

Abstract

Penggunaan sistem fotovoltaik (PV) yang terhubung dengan jaringan menjadi strategi yang diadopsi secara luas untuk mengurangi emisi karbon dioksida dan biaya listrik. Sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 79 tahun 2014, Indonesia telah menetapkan target nasional untuk menggunakan 23% energi terbarukan pada tahun 2025. Sebagaimana diuraikan dalam Kebijakan Energi Nasional (RUEN), Indonesia bertujuan untuk mencapai total 45 GW kapasitas energi terbarukan pada tahun 2025, dimana 6,5 GW (14%) diproyeksikan bersumber dari energi surya. Penelitian ini menyajikan desain sistem PV atap on-grid di Masjid Al-Hikmah, Universitas Muhammadiyah Palembang (Kampus A), yang dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan mengurangi pengeluaran listrik. Berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan Homer Pro, sistem yang diusulkan terdiri dari 48 modul surya dengan total kapasitas 20 kWp, yang diintegrasikan dengan inverter on-grid Growatt tiga fase. Hasil simulasi memperkirakan produksi energi tahunan sebesar 27.306 kWh, dengan sistem PV memasok 57,7% dari total kebutuhan energi, dan 42,3% sisanya (19.985 kWh/tahun) bersumber dari jaringan listrik umum. Analisis ekonomi, dengan menggunakan tarif listrik Rp 992,72 per kWh, menunjukkan bahwa investasi ini layak secara finansial, dengan periode pengembalian modal yang diproyeksikan terjadi pada tahun ke-21 operasi.
Electrochemical Performance Of Sacrificial Anode Metals In Preventing Corrosion On Ships: A Literature Review Anwar, Syairi; Octavitri, Yollanda; Purnaningratri, Indah; Sofian , Ian Mochamad
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v4i1.626

Abstract

Corrosion is a major issue for ships operating in high-salinity seawater environments. One of the most widely applied methods of corrosion prevention is cathodic protection using sacrificial anodes. This article presents a literature review on the effectiveness of various metals used as sacrificial anodes, including zinc (Zn), aluminum (Al), and magnesium (Mg). The review highlights that each metal has unique characteristics: zinc offers stable potential and moderate service life, aluminum provides high current capacity with lightweight properties, while magnesium delivers the highest protective potential but corrodes rapidly in seawater. The selection of sacrificial anode material depends on ship operating conditions, water resistivity, and economic considerations. This review serves as a reference for the maritime industry in designing effective and cost-efficient cathodic protection systems.
Modeling Design of Picohydro Power Generation System Using Crossflow Turbine Apriani, Yosi; Hidayat, Syarif; Saleh, Zulkiffli; Oktaviani, Wiwin A; Mochamad Sofian, Ian
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i4.8830

Abstract

The goal of this project is to learn how to use a Crossflow turbine to create a Picohydro power plant system modeling. The manufacturing process, from design to evaluation, is the methodology employed. The turbine type utilized is a crossflow turbine, measuring 26 cm in outer diameter, 17.3 cm in inner diameter of the blade runner, and up to 35 pieces of blades. The calculations show that the distance between the blades is 2.3 cm, the blade length is 8.5 cm, the blade width is 4.4 cm, and the radius of curvature of the blade is 2.8 cm. The test results without load obtained the highest turbine rotation of 421 Rpm produces a voltage of 7.29 V before going through the boost converter.
Vessel Tracking System Based LoRa SX1278 Yosi Apriani; Wiwin A Oktaviani; Ian Mochamad Sofian
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 9 No. 3 (2023): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v9i3.26385

Abstract

This research presents a vessel tracking system that provides real-time coordinate and speed information. The idea behind the development of this system originated from Automatic Identification System (AIS) technology, which functions as a vessel monitoring system in maritime areas. The system aims to improve navigation safety, monitor vessel traffic, and maritime security. In Indonesia, AIS is regulated by the Ministry of Transportation. However, this technology has not yet been implemented in river waters. In addition, AIS is a complex and expensive system. In this research, geographic location detection information in the form of a vessel tracking system is obtained using the UBlox Neo-6M GPS module based on LoRa technology. The LoRa mechanism periodically sends location data and vessel speed from the node to the gateway. The data is then sent to the ThingSpeak server using the MQTT protocol. On the server, the data can be accessed for further analysis. The developed system shows that the research can be realized and the system functions properly through a series of experimental tests. While in the in situ test, the system displayed good performance on LoRa SF 7 configuration with a signal strength of -118 dBm within the communication range of 1000 meters. This result can be improved by considering the MAPL value of -138 dBm.
Penyuluhan panduan penanganan kebakaran di kapal tradisional untuk masyarakat nelayan di Pelabuhan Cituis Jaja Miharja; Yohanna Nurika; Budi Purnomo; Jusva Agus Muslim; Muhammad Irwandi Lendra Pratama; Febria Surjaman; Hendra Purnomo; Pramudyasari Nur Bintari; Ian Mochamad Sofian; Heru Maryanto; Imam Muhammad Firdaus
Journal Marine Services Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v2i1.248

Abstract

Keterampilan masyarakat nelayan di Pelabuhan Cituis, Desa Surya Bahari, Kabupaten Tangerang, dalam menangani potensi bahaya kebakaran pada kapal tradisional. Kapal nelayan tradisional di wilayah ini memiliki risiko kebakaran yang tinggi akibat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), aktivitas memasak di atas kapal, serta kondisi mesin yang sering kali sudah tua dan tidak terawat. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran nelayan akan prosedur keselamatan dan minimnya ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di atas kapal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan teoretis mengenai penyebab dan pencegahan kebakaran, sesi tanya jawab interaktif, serta praktik simulasi pemadaman api menggunakan APAR yang dipandu oleh para cadet mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai langkah-langkah darurat dan cara pengoperasian alat pemadam kebakaran. Melalui pelatihan ini, nelayan kini merasa lebih percaya diri dan proaktif dalam menjaga keselamatan diri serta aset kapal mereka selama beroperasi di laut.   This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the fishing community at Cituis Port, Surya Bahari Village, Tangerang Regency, in handling potential fire hazards on traditional ships. Traditional fishing vessels in this region carry a high risk of fire due to the use of fuel oil (BBM), cooking activities on board, and the condition of engines that are often old and poorly maintained. The main problem faced is the low awareness of fishers regarding safety procedures and the minimal availability of fire extinguishers (APAR) on board. The methods used include theoretical counseling on the causes and prevention of fires, interactive Q&A sessions, and fire-fighting simulation practices using fire extinguishers guided by student cadets. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of emergency steps and how to operate fire-fighting equipment. Through this training, fishers now feel more confident and proactive in maintaining their personal safety and ship assets while operating at sea.
Penyuluhan dan Pelatihan Pemeliharaan serta Perbaikan Sistem Kelistrikan Kapal bagi Masyarakat Nelayan Desa Sukawali Syairi Anwar; Indah Purnaningratri; Hendi Prasetyo; Budi Purnomo; Febria Surjaman; Hendra Purnomo; Muhammad Irwandi Lendra Pratama; Susiarni Magdalena; Ian Mochamad Sofian; Nursyamsu; Ahmad Shulhany
Journal Marine Services Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v2i2.261

Abstract

Sistem kelistrikan pada perahu nelayan mendukung pengasutan mesin, penerangan, navigasi, komunikasi, dan keselamatan operasi. Kegiatan PkM ini bertujuan memperkuat pengetahuan dasar, keterampilan pemeriksaan, dan kesadaran keselamatan kelistrikan pada nelayan Desa Sukawali. Program dilaksanakan pada 10 Desember 2025 di Politeknik Pelayaran Banten dan diikuti 20 nelayan pengguna kapal motor kecil. Pendekatan andragogi partisipatif memadukan penyuluhan teori, praktik penggunaan multimeter, pemeriksaan koneksi, terminasi kabel tahan air, pengenalan proteksi arus, dan simulasi penanganan korsleting. Evaluasi menggunakan pre-test/post-test, pengamatan keterampilan, dan indikator kesadaran keselamatan. Kehadiran mencapai 100%; pemahaman dasar kelistrikan meningkat secara deskriptif dari 40% menjadi 85%, keterampilan praktik mandiri mencapai 75%, dan kesadaran keselamatan mencapai 90%. Instrumen item-level, formula skoring, data individual, dan uji inferensial tidak tersedia, sehingga angka tersebut diperlakukan sebagai capaian deskriptif, bukan bukti signifikansi statistik. Program memberikan pengalaman praktis pemeliharaan preventif, sedangkan retensi keterampilan dan perubahan kondisi kelistrikan kapal setelah kegiatan belum dievaluasi.   Electrical systems on fishing boats support engine starting, lighting, navigation, communication, and operational safety. This community service program aimed to strengthen basic knowledge, inspection skills, and electrical-safety awareness among fishers in Sukawali Village. The activity was conducted on 10 December 2025 at Politeknik Pelayaran Banten and involved 20 small-motor-boat fishers. A participatory andragogical approach combined interactive theory, multimeter practice, connection inspection, water-resistant cable termination, overcurrent protection, and short-circuit emergency simulation. Evaluation used pre-test/post-test, practical-skill observation, and safety-awareness indicators. Attendance reached 100%; basic electrical understanding increased descriptively from 40% to 85%, practical inspection skills reached 75%, and safety awareness reached 90%. Item-level instruments, scoring formulas, individual data, and inferential tests were unavailable, so these figures are treated as descriptive program outcomes rather than evidence of statistical significance. The program provided practical exposure to preventive maintenance, while skill retention and post-program changes in onboard electrical conditions remain unevaluated.
Pelatihan Perawatan Akumulator untuk Meningkatkan Keandalan Sistem Kelistrikan Perahu Nelayan Desa Kohod, Kabupaten Tangerang Syairi Anwar; Nursyamsu; Zainal Arifin; Nurfadhlina; Ian Mochamad Sofian; Muhammad Irwandi Lendra Pratama; Andesvan Gumay; Ahmad Shulhany
Journal Marine Services Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v2i2.294

Abstract

Keandalan akumulator penting bagi pengasutan mesin, lampu navigasi, komunikasi, dan perangkat navigasi pada perahu nelayan skala kecil. PkM ini bertujuan memperkuat kapasitas nelayan Desa Kohod dalam pemeriksaan dan perawatan preventif akumulator. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juli 2026 dengan sasaran 20–30 perwakilan nelayan; jumlah hadir final belum tercatat secara konsisten sehingga rentang tersebut diperlakukan sebagai sasaran program. Program menggunakan Participatory Action Research dengan strategi andragogi dan komposisi 30% teori serta 70% praktik, meliputi pengukuran tegangan menggunakan multimeter, pembersihan/proteksi terminal, dan pengukuran massa jenis elektrolit. Evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan uji unjuk kerja. Capaian agregat menunjukkan pemahaman teknis minimal 80% untuk tegangan, massa jenis elektrolit, dan state of charge; namun data individual, skor rata-rata, standar deviasi, dan rubrik uji keterampilan tidak tersedia. Program menyediakan modul saku dan pocket multimeter/kit servis aki serta merancang monitoring satu dan tiga bulan. Hasil mendukung manfaat praktis pelatihan, tetapi dampak jangka panjang terhadap frekuensi kerusakan dan availability sistem belum diukur.   Accumulator reliability is important for engine starting, navigation lights, communication, and navigational devices on small fishing boats. This community service program aimed to strengthen the capacity of fishers from Kohod Village to inspect and maintain accumulators preventively. The activity was conducted on 14 July 2026 with a target of 20–30 fisher representatives; final attendance was not recorded consistently, so this range is treated as the program target. The program used Participatory Action Research with an andragogical strategy and a 30% theory/70% practice composition, including voltage measurement with a multimeter, terminal cleaning/protection, and electrolyte specific-gravity measurement. Evaluation involved pre-test, post-test, and practical skill assessment. Aggregate outcomes showed at least 80% technical understanding for voltage, electrolyte specific gravity, and state of charge; however, individual data, means, standard deviations, and the skill-test rubric were unavailable. Participants were provided with a pocket guide and a pocket multimeter/battery-service kit, while one- and three-month monitoring was planned. The findings support the practical value of training, but long-term effects on battery failures and electrical-system availability remain unmeasured.