Claim Missing Document
Check
Articles

Islamic Education in the Context of the National Education System Anindya Rizka Ayunda; Meisya Nur Azizah; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v4i2.128

Abstract

This study aims to analyze Islamic education in the context of the national education system. The author emphasizes that Islamic education is an important part of the national education system, so this research generally provides an overview of the Islamic education system in Indonesia. The paper is structured using a qualitative method with a literature review approach. Qualitative research produces information in the form of notes and descriptive data found in the studied texts. The data used is collected from books, journals, and other materials related to the concept of Islamic education within the national education system. The collected data is analyzed using a descriptive method. The research findings indicate that the position of Islamic education within the national education system encompasses formal, informal, non-formal, and religious education. Islamic education in Indonesia is implemented in a planned and systematic manner to develop the potential of students based on Islamic principles and values. It not only studies religious knowledge but has also expanded to include other fields of study.
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS AKHLAKUL KARIMAH: KOLABORASI ANTARA LINGKUNGAN ISLAMI DAN PEMBIAYAAN MODERN Opik Taupik Kurahman; Wisnu Hambali Hidayat; Ayub Suganda; Qorie Hizratul Muttaqien
KAMALIYAH : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69698/jpai.v3i1.835

Abstract

Manajemen  pendidikan  Islam  berbasis  akhlakul  karimah  berperan  penting  dalam menciptakan  lingkungan pendidikan  yang  Islami  dan  berorientasi  pada  pembentukan  karakter  siswa.  Pendekatan  ini  menekankan pengintegrasian nilai-nilai moral dan etika Islam dalam seluruh aspek pendidikan, termasuk kurikulum, metode pembelajaran, kualitas pendidik, lingkungan pendidikan, dan sistem pembiayaan. Kurikulum berbasis nilai-nilai Islam dirancang agar relevan dengan perkembangan zaman melalui integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan nilai-nilai keislaman. Metode pembelajaran interaktif dan kreatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan penggunaan teknologi pendidikan, mendukung pemahaman siswa sekaligus membentuk akhlak mulia. Peningkatan kualitas pendidik dilakukan melalui pelatihan rutin dan pengembangan kompetensi dalam mengimplementasikan metode berbasis akhlakul karimah. Lingkungan pendidikan Islami diwujudkan melalui penyediaan  fasilitas  memadai,  pembiasaan  ibadah,  dan  pembentukan  budaya  sekolah  Islami.  Selain  itu, pembiayaan pendidikan Islam yang transparan, akuntabel, dan sesuai syariat, didukung oleh inovasi seperti wakaf  produktif  dan  crowdfunding  Islam,  menjadi  solusi  strategis  dalam  keberlanjutan  pendidikan  Islam. Dengan pendekatan holistik ini, manajemen pendidikan Islam berbasis akhlakul karimah diharapkan mampu menghasilkan generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia yang siap menghadapi tantangan era modern
The Role of Islamic Education in Shaping a Generation of Character Dede Arif Rahman Nurhakim; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
LECTURES: Journal of Islamic and Education Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Progressive Islamic and Education Studies
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/lectures.v4i3.136

Abstract

Islamic education integrates Islamic values into learning, focusing on the development of good character. This significantly contributes to the creation of a young generation that excels academically while possessing a strong personality in terms of ethics, spirituality, and social life. Based on literature review, it was found that the application of Qur'anic values and the Prophet's Sunnah in the educational process can serve as a solid foundation in producing individuals who are faithful, devout, and capable of making positive contributions to society. Thus, Islamic education aims not only to create a generation that excels in knowledge but also one that can implement Islamic values in everyday life and benefit their surroundings.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS CINTA: SUATU PENDEKATAN KUALITATIF HUMANISTIK Opik Taupik Kurahman; Gangan Sayid Mikdad; Ripan Maulana; Hadiyanto
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, pengalaman, dan dinamika sosial yang muncul dalam implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis cinta di madrasah melalui pendekatan kualitatif dengan desain kajian pustaka (library research). Fokus kajian diarahkan pada peran cinta sebagai energi sosial, afektif, dan spiritual dalam proses pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui telaah kritis terhadap literatur ilmiah terkini mengenai Loving Pedagogy, Relational Pedagogy, serta paradigma pendidikan Islam humanistik yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi nasional dan internasional. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan prosedur Braun dan Clarke (2006) dengan bantuan perangkat lunak NVivo 14 untuk memetakan pola makna dan keterkaitan antarkonsep. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama, yakni: (1) cinta sebagai ruang relasional yang menumbuhkan rasa aman, penghargaan diri, dan empati antara guru dan siswa; (2) perjuangan emosional guru dalam menyeimbangkan kasih, disiplin, dan profesionalitas; serta (3) transformasi spiritual siswa melalui pengalaman afektif dan refleksi religius selama proses belajar. Ketiga tema tersebut membentuk kerangka konseptual baru yang disebut Spiritual Loving Pedagogy, yaitu integrasi antara kasih sayang pedagogis dan nilai-nilai teologis Islam yang menempatkan pendidikan sebagai proses penyucian diri (tazkiyatun nafs) sekaligus pembentukan karakter rahmatan lil ‘alamin. Secara teoretis, penelitian ini memperluas wacana Loving Pedagogy dengan memasukkan dimensi spiritualitas Islam, sedangkan secara praktis memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum dan pelatihan guru PAI berbasis kasih sayang. Temuan ini menegaskan urgensi reorientasi pendidikan Islam dari sekadar proses transfer pengetahuan menuju praksis kemanusiaan yang berlandaskan kasih, empati, dan kesadaran ilahiah.
The Relevance of Islamic Education Evaluation to Students' Spiritual Attitudes at SMKN 3 Cimahi Siti Nuraeni; Yanti Sapitri; Huriyatul Kamilah; Opik Taupik Kurahman
Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/kasyafa.v2i4.134

Abstract

This study aims to examine the relevance of the Islamic Education (PAI) evaluation system to the development of students’ spiritual attitudes at SMKN 3 Cimahi. The main focus is to understand how the assessment practices implemented by teachers support the strengthening of faith, piety, and moral values in students’ daily lives. This research employs a qualitative approach through classroom observations, document analysis, and interviews with Islamic Education teachers and several students as supporting informants. The findings indicate that PAI evaluation still predominantly measures cognitive abilities through written tests and academic assessments. Although spiritual attitude assessments, such as the discipline of worship, moral behavior, and honesty, have been applied, they are not yet optimal due to limited instruments and the absence of consistent monitoring. Nevertheless, the habituation of religious practices and teachers’ role-modeling continue to have a positive impact on students’ spiritual development. This study suggests strengthening affective and practical worship assessments in a more structured manner, as well as encouraging greater involvement of the entire school community so that spiritual evaluation does not become merely a formality. Islamic Education evaluation is expected to fully reflect the aims of Islamic education, which include nurturing intellectually capable students with noble character.
Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Tafsir Tarbawi dalam Mengatasi Dekadensi Moral pada Gen Z Opik Taupik Kurahman; Paisal Ahmad Akbar; M. Imam Riziek Sihabi; Siti Sutiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berbasis tafsir tarbawi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari generasi Z guna membentuk karakter moral yang positif. Fokus penelitian mengeksplorasi strategi dan metode paling efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berbasis tafsir tarbawi pada generasi muda, khususnya dalam konteks era digital yang sarat dengan tantangan moral. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berbasis tafsir tarbawi adalah peran pendidik sebagai teladan, pemanfaatan media digital edukatif, serta penguatan nilai sosial melalui komunitas keagamaan efektif menurunkan perilaku dekadensi moral. Nilai-nilai moral yang diajarkan tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata, sehingga meningkatkan kualitas karakter dan akhlak generasi Z.
Strategi Pembiasaan Sholat Subuh Pada Siswa Sekolah Dasar Intan Al-Sali: Studi Model Pelaksanaan dan Dampaknya Hermawan, Teten; Yusuf Saefulloh; Opik Taupik Kurahman
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiasaan sholat subuh pada siswa sekolah dasar merupakan upaya penting dalam pendidikan karakter religius yang menekankan kedisiplinan dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembiasaan sholat subuh di rumah, model pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap karakter religius siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan siswa dan keluarganya. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi orang tua, dukungan guru, dan lingkungan rumah berperan dalam meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Pembiasaan ini terbukti memperkuat aspek religius dan membentuk karakter disiplin siswa, menjadikannya model efektif untuk pendidikan karakter di sekolah dasar.
Madrasah Library Human Resources Management Based on Training and Development Ahmad Husni Hamim; Jaja Jahari; Qiqi Yuliati Zakiyah; Opik Taupik Kurahman; Mohamad Jaenudin
International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijedl.v3i3.246

Abstract

The library is an important component in education that functions as a center for information and knowledge sources for students and teachers. Based on literature reviews and initial survey results at two MANs, it was obtained that the competence of library human resources was not supported by knowledge in the field of library science. The placement of library staff is not in accordance with their educational background; therefore, it is necessary to develop HRD of madrasah libraries through education and training for professional staff. The purpose of the study was to identify, analyze, and describe the development of library human resource management planning, implementation of library human resource management, evaluation of library human resource management, strengths and weaknesses of library human resource management, design of an effective training-based library human resource management model in the future with a pattern of HRD development of madrasah libraries based on education and training at MAN 1 Regency and MAN 2 Bandung City. The method used is a qualitative method that uses qualitative data to describe a phenomenon, event, or condition socially. This method is carried out by means of observation, interviews, studying documents. With a qualitative descriptive method to get a picture in the field, explore or photograph the social situation to be studied comprehensively, broadly, and deeply, understand the phenomenon of what is experienced by the research subjects. The successful data is then analyzed to obtain conclusions. The results of this study indicate that there is; First, planning of library human resource management, Second, implementation of recruitment from internal and external library HR based on needs analysis and selection, Third, evaluation of library human resource management by conducting performance assessments, Fourth, identifying the strengths and weaknesses of madrasah library HR, Fifth, designing madrasah HR development which includes planning, organizing, mobilizing, and supervising, Sixth, making efforts to develop library HR through education and training.
Evaluation of Digital Technology Integration in Islamic Religious Education Curriculum: Analysis of Documents and Learning Media Sheila Mafaizah; Siti Fatmawati; Khairuddin Manurung; Opik Taupik Kurahman
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.2915

Abstract

This study aims to evaluate the integration of digital technology in the Islamic Religious Education (PAI) curriculum and learning media, specifically in KMA No. 183 and 184 of 2019. The background of this research is based on the demands of digitalization in education, which require a balance between technology, pedagogy, and Islamic values. The method used was a qualitative approach with document analysis and observation of digital learning media such as LMS, e-modules, interactive videos, and podcasts. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that digital technology integration has been normatively accommodated in the curriculum and is beginning to be implemented in learning practices through various interactive digital media. However, its implementation is not optimal due to its implicit nature in basic competencies, limited teacher digital literacy, and a lack of strengthening of students' digital ethics. Conclusion: The success of digital technology integration in PAI depends heavily on the balance between Islamic content, pedagogy, and technology (TPACK), as well as the strengthening of spiritual values and digital ethics in the learning process.
The Isolation and Identification Bacteria on Jallalah Animal (Study on the Feeding Tilapia (Oreochromis niloticus) with Chicken Manure As Foods) Opik Taupik Kurahman; Astri Yuliawati; Lusi Haerunnisa; Ateng Supriyatna; Tri Cahyanto; Yani Suryani; Asep Supriadin; Cecep Hidayat; Mashuri Masri
Elkawnie Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i2.7770

Abstract

Abstract: In the hadith, Rasulullah SAW prohibit human to consume meat and milk from manure-eating animal (Jallalah animal). In this study, tilapia fishes were fed chicken manure (being Jallalah). Then, it was analyzed based on the microbe in their intestine. The purposes of this study are to isolate and to identify the types of bacteria, and to determine the pathogenic and non-pathogenic bacteria in the intestines of fish that have been fed chicken manure. Bacteria samples were isolated from the intestine of fish with chicken manure and the commercial fish food as a control. Bacteria identification was done by using morphological characterization, macroscopic and microscopic identification, and biochemical test. The results show that 21 isolated bacteria in the fish intestine that was fed chicken manure and six of the bacteria are pathogenic. Based on this study, it can be concluded that tilapia fish by feeding with chicken manure contains many types of pathogens bacteria. Briefly, tilapia fish is not good for being consumption.Abstrak: Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar,  Rasulullah SAW. Melarang memakan daging dan meminum susu hewan pemakan kotoran (hewan Jallalah). Pada penelitian ini, ikan nila diberi pakan kotoran ayam (menjadi Jallalah). Selanjutnya ikan tersebut dianalisis kandungan mikroba yang terkandung didalam saluran pencernaannya. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengidentifikasi bentuk bakteri dan mendeterminasi bakteri patogen dan non-patogen yang terdapat didalam saluran pencernaan ikan ynag telah diberi pakan kotoran ayam. Sampel bakteri diisolasi dari saluran pencernaan ikan setelah diberi kotoran ayam dan ikan yang diberi pakan komersil (kontrol). Identifikasi bakteri dilakukan secara makroskopik, mikroskopik, dan uji biokimia. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 21 isolat bakteri dalam usus ikan yang diberi korotan ayam yang tergolong ke dalam genus Listeria, Staphylococcus, Alcaligenes, Cromobacterium, Edwardisiella, Micrococcus, Bacillus, dan Kurthia. Dari 21 jenis tersebut terdapat 6 jenis bakteri pathogen yaitu Edwarsiella sp, Micrococcus sp, Staphylococcus sp, Alcaligenes sp, Listeria sp dan Chromobacterium. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa hewan ikan yang memakan kotoran ayam mengandung banyak jenis bakteri patogen sehingga tidak baik untuk di konsumsi.
Co-Authors Agus Sulaeman Ahmad Husni Hamim Ahmad Nanda Maulana Ahmad Nazar Fakhury Ai Nurpianti Anindya Rizka Ayunda Arjuna Asep Supriadin, Asep Ateng Supriyatna Ayub Suganda B. Siti Mardliyah Badriyah, Fatimah Ulwiyatul Beki Subaeki, Fatkhan Gunawan, Aldy Rialdy Atmadja, Beki Bilal Zakawali Al-Fathoni Cantri Maesak Cecep Hidayat Cindy Fatikasari Ibrahim Dadan Rusmana Darojat Dede Arif Rahman Nurhakim Dede Arif Rahman Nurhakim Desi Rosulina Dicky Alfian Nur Rachman Ela Nurlela Erma Fitriya Erni Haryanti Fathiyah Nikmah Fatimah Ulwiyatul Badriyah Fenia Marliana Fery Ahmad Komarudin Fhirda Faiza Fitriani Nurhayati Gangan Sayid Mikdad Ghifar Ramadhan Ghina Fadlilah Sukmara Habibah Nur Azizah Hadiyanto Hadiyanto Haedarullah Hamdan Maulana Hena Khaerul Ummah Hermawan, Teten Herryanto Dharmawan Hikmal Alfiyansyah Huriyatul Kamilah Ichsan Taufik Inas Dhia Fauziah Irawan Jaenudin, Mohamad Jaja Jahari Karman Karman Khairuddin Manurung Kiki Miftahul Hakiki Lilis Yulistiawati Lusi Haerunnisa Lutfiyani M. Imam Riziek Sihabi Mashuri Masri Maslani, Maslani Meisya Nur Azizah Melinda Koestanti Miftah Falah Udwi Syarfiah Mohamad Irfan Mohamad Jaenudin Mohamad Jaenudin Mohammad Hendri Alfarouq Muhamad Afiffudin Muhamad Dikdik Solehudin Mungkassifurahman Mungkassifurahman Mutiara Ariska Nafisatussa’adah Nina Amelia Nur Lukman Paisal Ahmad Akbar Parid Baharudin Pipih Santora Prilianto, Figo Qiqi Yuliati Zakiyah Qorie Hizratul Muttaqien Reza Fauzi Rika Haulina Ripan Maulana Rizal Rahmatullah Rohmat Mulyana Sapdi Sabrina Izzatul Jannah Sheila Mafaizah Sinta Bella Siti Fatmawati Siti Nuraeni Siti Sutiawati Sopia Respiawati Sri Wahyuni Sultan Arif Fahriansyah Supiana Supiana Susi Saadah Syahruramadhan Syarifah Aini Kamilah Tarsono Tarsono Tarsono Tatang Muh Nasir Taufik Agung Nugraha Taufik, Ichsan Taufiqurrahman Taupik Hamdani Teguh Turwanto Tri Cahyanto Ujang Aldi Ulfah Azqia Mupidah Wisnu Hambali Hidayat Yani Suryani Yanti Sapitri Yuliawati, Astri Yulida Fauziah Yusuf Saefulloh Zahra Nur Azizah