Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peran Ibu Sebagai Madrasatul Ula Terhadap Perkembangan Karakter Anak Melinda Koestanti; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2024): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v4i2.101

Abstract

This study examines the role of mothers as madrasatul ula in the formation of children's character. As the first educator, mothers hold the main responsibility in providing early education that includes moral, spiritual, social, and intellectual values. Using a qualitative approach based on a literature study, this research identifies the various roles of mothers, ranging from providing good examples, accompanying children in every phase of growth, to creating a family environment conducive to learning. The findings show that mothers play a strategic role in shaping children's character, especially during the golden years of growth. However, challenges such as the influence of social media, work pressure, and time constraints often become obstacles for mothers in carrying out their role optimally. Therefore, a mother's readiness in terms of faith, knowledge, patience and prayer is the main key to the success of this role. The conclusion of this study emphasizes the importance of family-based education, especially the role of mothers as madrasatul ula, in building a generation with strong character, noble character, and able to adapt to the demands of the times.
Struktur dan Prinsip Pendidikan Islam Dalam Membangun System Pendidikan Yang Holistik Cindy Fatikasari Ibrahim; Syarifah Aini Kamilah; Fhirda Faiza; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/al-tarbiyah.v3i1.1983

Abstract

This research is motivated by the fact that Islamic education needs a holistic system to answer the challenges of the times while maintaining its fundamental values. This research aims to analyse the structure and principles of Islamic education in an effort to build a comprehensive and integrated education system. This research applies a normative juridical approach and descriptive analysis method, with data collected through literature study and documentation. The data obtained was analysed using qualitative data analysis techniques to deeply understand the concepts, principles and implementation of an Islamic education system that is relevant to the needs of modern society.
Efektivitas Kurikulum Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Islam Terpadu Ghina Fadlilah Sukmara; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Maret : Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v2i1.534

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Islamic Education curriculum in shaping students' characters at Integrated Islamic Schools (SIT). The main focus of this study is on a holistic approach involving academic, extracurricular, and school environment aspects. This study uses a qualitative approach with a case study method, and data were collected through in-depth interviews and participatory observations. The results of the study indicate that the integration of Islamic values ​​in the curriculum, such as honesty, responsibility, and caring, has succeeded in shaping students' characters. Excellent programs such as recitation & tahfizh of the Qur'an and Islamic character development play an important role in shaping students' attitudes and behaviors. The role of teachers as role models and family support also greatly influence the success of character education. Continuous evaluation provides insight into the strengths and weaknesses of the curriculum, as well as improvements that need to be made. This study confirms that the Islamic Education curriculum at SIT is effective in shaping students' characters, which has a positive impact on their social behavior and academic achievement. These findings provide recommendations for the development of a more effective curriculum in facing the challenges of the times.
Peran Pendidikan Islam Dalam Mengatasi Krisis Moral Generasi Z Di Era Globalisasi Digital Cantri Maesak; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
Reflection : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Reflection : Islamic Education Journal
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/reflection.v2i1.344

Abstract

The moral crisis experienced by Generation Z in the digital era is a major challenge triggered by globalization and rapid technological developments. This generation is often influenced by digital culture which can shift important moral values. Education, especially Islamic education, plays a key role in overcoming this problem by instilling moral values, digital ethics and social responsibility. Islamic education can help shape the character of the younger generation by equipping them with strong morality, critical thinking, and the ability to navigate the digital world wisely. Therefore, it is important to integrate moral and spiritual education so that generation Z can face it with integrity and wisdom. Islamic education that prioritizes faith and ethical values ​​has the potential to be the main solution in facing this moral crisis
Transformasi Manajemen Peserta Didik di Lembaga Pendidikan Islam Pada Era Society 5.0 Mutiara Ariska; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana; Arjuna
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.500

Abstract

Transformasi manajemen peserta didik di lembaga pendidikan Islam sangat diperlukan dalam menyongsong era Society 5.0 yang ditandai dengan integrasi teknologi canggih, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), dan big data, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan untuk menghadapi tantangan utama yakni minimnya adaptasi teknologi dalam manajemen peserta didik serta pendekatan pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi inovatif dalam mengoptimalkan pengelolaan peserta didik guna meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mengumpulkan data melalui analisis berbagai sumber literatur, termasuk jurnal, artikel, dan buku, yang relevan dengan transformasi pendidikan Islam dan teknologi di era Society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan pendidikan. Penggunaan teknologi memungkinkan pengelolaan data peserta didik yang lebih baik, personalisasi pembelajaran, serta pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, pemanfaatan alat analitik dan platform digital mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Namun, transformasi ini memerlukan dukungan kuat dari tenaga pendidik yang kompeten, fasilitas memadai, dan pendekatan yang seimbang antara teknologi modern dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menekankan pentingnya inovasi dalam manajemen peserta didik untuk menghadapi tantangan Society 5.0 tanpa kehilangan identitas pendidikan Islam. Diharapkan, implementasi strategi berbasis teknologi dapat meningkatkan mutu pendidikan Islam sekaligus membentuk generasi yang adaptif, kompeten, dan berakhlak mulia.
Tantangan Pendidik Dalam Pengintegrasikan Nilai-Nilai Pendidikan Islam di Sekolah Negeri Pada Era Globalisasi Taufiqurrahman; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.563

Abstract

Globalisasi telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, dengan tantangan utama bagi pendidik di sekolah negeri dalam mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam ke dalam sistem pembelajaran multikultural dan sekuler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan tersebut dan memberikan rekomendasi strategis bagi pendidik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara mendalam terhadap pendidik di SMPN 2 Kangayan Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Islam di kalangan pendidik, pengaruh budaya global yang bertentangan dengan ajaran Islam, dualisme sistem pendidikan yang memisahkan pelajaran agama dari mata pelajaran lainnya, serta minimnya dukungan struktural dalam bentuk kebijakan dan materi ajar yang mendukung integrasi nilai-nilai Islam. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan pelatihan intensif bagi pendidik, penerapan pendekatan holistik dalam pembelajaran, penggunaan teknologi untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam, serta kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dengan pendekatan inklusif dan terarah, integrasi nilai-nilai pendidikan Islam di sekolah negeri dapat memperkuat karakter siswa, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menciptakan generasi yang berakhlak mulia, toleran, serta siap menghadapi tantangan globalisasi
Metode Reward dan Punishment Sebagai Peningkatan Motivasi Intrinsik Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Prilianto, Figo; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi intrinsik siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini mendorong siswa untuk mengembangkan kesadaran akan pentingnya belajar dari penghargaan dan hukuman yang diberikan oleh guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui pemahaman dan studi teori dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward, seperti pujian dan penghargaan, secara signifikan meningkatkan semangat belajar siswa dan mendorong partisipasi aktif dalam kelas. Punishment yang diterapkan secara konstruktif membantu siswa memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan meningkatkan disiplin. Siswa dengan kesadaran intrinsik yang tinggi akan memengaruhi pemahaman mereka terhadap pelajaran, serta berdampak positif pada peningkatan hasil belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru menggunakan metode reward dan punishment secara bijaksana untuk memotivasi siswa agar terus mengembangkan diri dalam setiap proses pembelajaran.
Peran Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Erma Fitriya; Opik Taupik Kurahman; Tarsono Tarsono; Fitriani Nurhayati; Pipih Santora; Desi Rosulina
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana motivasi intrinsik dan ekstrinsik berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Motivasi intrinsik, yang bersumber dari dorongan internal seperti rasa ingin tahu dan kepuasan pribadi, serta motivasi ekstrinsik, yang dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti penghargaan atau pengakuan, menjadi fokus utama kajian ini. Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi di kelas, dan analisis dokumen, untuk mengeksplorasi peran kedua jenis motivasi tersebut dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik mendukung pemahaman nilai-nilai agama secara mendalam serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, motivasi ekstrinsik berfungsi sebagai pendorong awal yang mendorong partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menyoroti pentingnya penggunaan strategi pengajaran yang mengintegrasikan kedua jenis motivasi untuk mengoptimalkan hasil belajar. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang efektif dan berkesinambungan.
Internalisasi nilai Sifat Ash-Shiddiq melalui Teaching With Love untuk Penguatan Karakter Siswa Susi Saadah; Darojat; Ujang Aldi; Hamdan Maulana; Opik Taupik Kurahman; Tarsono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1770

Abstract

Kejujuran merupakan sebuah nilai yang sangat berharga, sebab salah satu nilai utama yang perlu ditanamkan dalam proses pendidikan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Banyak penelitian tentang pendekatan teaching with love, namun tidak secara komprehensif membahas spesifik menjelaskan penerapan metode Teaching with Love yang difokuskan kepada internalisasi sifat as-shiddiq. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan metode Teaching with Love dalam menginternalisasikan nilai Ash-Shiddiq pada siswa di MTsN 4 Bandung Barat sebagai upaya penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Teaching with Love mampu meningkatkan sikap jujur siswa, yang tercermin dari transparansi komunikasi, tanggung jawab akademik, dan konsistensi tindakan. Kesimpulannya, metode ini memberikan kontribusi signifikan dalam pendidikan karakter berbasis kasih sayang, yang dapat diadopsi untuk pembelajaran lainnya.
Islamic Education in the Context of the National Education System Anindya Rizka Ayunda; Meisya Nur Azizah; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v4i2.128

Abstract

This study aims to analyze Islamic education in the context of the national education system. The author emphasizes that Islamic education is an important part of the national education system, so this research generally provides an overview of the Islamic education system in Indonesia. The paper is structured using a qualitative method with a literature review approach. Qualitative research produces information in the form of notes and descriptive data found in the studied texts. The data used is collected from books, journals, and other materials related to the concept of Islamic education within the national education system. The collected data is analyzed using a descriptive method. The research findings indicate that the position of Islamic education within the national education system encompasses formal, informal, non-formal, and religious education. Islamic education in Indonesia is implemented in a planned and systematic manner to develop the potential of students based on Islamic principles and values. It not only studies religious knowledge but has also expanded to include other fields of study.