Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penilaian Risiko Kesehatan Pajanan Mikroplastik Polyethylene Terephthalate Pada Air Minum Isi Ulang Kasim, Setiawan; Fitrah, Muhammad Aidil; Zulaeka, Putri; Basir, Basir
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i2.13001

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran mikroplastik memiliki keberadaan yang luas di lingkungan sekitar. Mikroplastik dapat ditemukan di laut, air limbah, air tawar, makanan, udara, sumber air hingga air minum isi ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya akibat pajanan mikroplastik polietilen tereftalat pada air isi ulang sehingga dapat menentukan langkah manajemen risiko.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis risiko kesehatan lingkungan. Pengambilan sampel dilakukan di Tamangapa, Kota Makassar, Indonesia. Sebanyak 100 responden dilibatkan. Selain itu, 20 sampel air minum isi ulang diperiksa di laboratorium menggunakan uji Fourier Transform Infrared. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai intake dan risk quotient. Jika risk quotient > 1, maka perlu dilakukan manajemen risiko.Hasil: Rata-rata konsentrasi mikroplastik polyetilene terephtalate sebesar 0,0052 miligram per kilogram per hari, rata-rata laju intake sebesar 210 miligram per kilogram per hari, rata-rata frekuensi pajanan selama 350 tahun, rata-rata durasi pajanan selama 30 tahun, rata-rata pajanan intake terhadap mikroplastik polyetilene terephtalate > 0,0004, dan rata-rata tingkat risiko risk quotient > 1.Kesimpulan: Adanya resiko kesehatan akibat pajanan mikroplastik polietilen tereftalat pada air isi ulang, sehingga perlu langkah manajemen risiko yang dapat dilakukan apabila pola dan waktu konsumsi tidak dapat diubah yakni mengurangi konsentrasi agen risiko, waktu konsumsi, dan waktu kontak terhadap pajanan.
Fenomena Penipuan Online dan Tingkat Literasi Digital Masyarakat Sebagai Wujud Perubahan Sosial Reza Pradana, Muhamad; Basir, Basir; Nita, Surya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7863

Abstract

Perubahan sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, salah satunya dalam aspek perubahan sosial. Saat ini bukti fenomena perubahan sosial sangat nyata terlihat salah satunya adalah perubahan akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi baik positif maupun negatif. Pada sisi negatif, perubahan terjadi pada tindak kriminalitas yakni penipuan online. Studi ini membahas lebih lanjut tentang bagaimana fenomena penipuan online, khususnya di Indonesia sebagai suatu bentuk perubahan sosial. Studi ini juga berusaha untuk melihat kaitan fenomena ini dengan tingkat literasi digital masyarakat Indonesia, dimana hal ini menjadi penting karena tingkat literasi digital dapat memengaruhi bagaimana seseorang apakah ia mudah atau tidaknya menjadi target penipuan online. Studi ini merupakan studi kualitatif dengan metode kajian literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia pada tingkat sedang dan belum maksimal membuat mereka sangat mudah untuk mengalami penipuan online. Maka dari itu diperlukan upaya peningkatan literasi digital masyarakatyang dapat dilakukan melalui jalur pendidikan dan bisa dibangun melalui kemampuan diri sendiri. Pihak pemerintah juga memiliki andil dalam upaya peningkatan literasi digital ini, seperti misalnya peningkatan fasilitas publik yang mendukung literasi digital, dan pengadaan pelatihan dan kegiatan literasi digital di masyarakat.
Optimalisasi Fungsi Brimob Melalui Capacity Building Bagi Anggota Brimob yang Menjalani Penugasan dalam Operasi Kewilayahan Polri Agitia, Gefri; Basir, Basir; Handayani, Riska Sri
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 2 (2024): Artikel Periode Research Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i2.1699

Abstract

Optimalisasi fungsi Brimob (Brigade Mobil) melalui Capacity Building bagi anggota yang menjalani penugasan dalam operasi kewilayahan POLRI (Kepolisian Republik Indonesia) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pokok Brimob. Capacity Building ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota Brimob dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi di lapangan, khususnya dalam operasi kewilayahan POLRI. Tugas Polri dalam mengupayakan keamanan dan ketertiban bertambah berat manakala anggota Polri harus menangani target operasi yang wilayah atau daerahnya mengalami gejolak atau konflik. Masih ada sejumlah tempat yang rawan perang di Indonesia, termasuk Papua, Ambon, dan Poso, serta daerah-daerah lain yang memiliki risiko tinggi terhadap kerusuhan dan konflik. Anggota Brimob sering diperbantukan dan dikirim ke daerah konflik mengingat Brimob adalah unsur pelaksana utama Polri yang memiliki kemampuan untuk menanggulangi gangguan Kantibmas berkadar tinggi, sebagian besar kejahatan terorganisir yang menggunakan senjata dan/atau bahan peledak. Fungsi dan peran Brimob yang menjalani penugasan dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) di wilayah operasi telah dijalankan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dalam upaya untuk mengidentifikasi solusi untuk isu-isu hukum saat ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, agar penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah konflik berhasil, fungsi operasional dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan fungsi manajerial dalam aspek perencanaan harus diperkuat ketika melakukan penugasan business as usual (BKO) ke daerah konflik. Manfaat Capacity Building bagi anggota Brimob dalam operasi kewilayahan POLRI ini penting, termasuk di dalamnya pelatihan fisik, mental, dan taktik.
The Influence of the Use National Traffic Management Center (NTMC) Technology at the National Police Traffic Corps Contact Center in Handling Traffic Accidents Sinurat, Susi Nurdecta Secondgirls; Basir, Basir; Setyabudi, Chairul Muriman
Journal of Social Research Vol. 2 No. 12 (2023): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v2i12.1621

Abstract

This research aims to analyze the influence of the use of National Traffic Management Center (NTMC) technology at the National Police Traffic Corps contact center in handling traffic accidents. The government, through Korlantas Polri, established the National Traffic Management Center (NTMC) to realize safe, secure, orderly, and integrated traffic and road transportation services. The service provided is in the form of the NTMC Contact Center application which was developed in 2017 to complement the call center and SMS center services that have been available since 2014. The ease of use of technology and the provision of quality services will have an impact on community satisfaction. The purpose of this research is to analyze the influence of acceptance of the use of technology, the influence of service quality on the NTMC Contact Center application for the National Police Traffic Corps, and the simultaneous influence of acceptance of the use of technology and quality of service on the NTMC Contact Center application for the National Police Traffic Corps on the level of public satisfaction in handling traffic violations and accidents. Theoretical concepts in the Technology Acceptance Model, User Acceptance, and Community Satisfaction are used to analyze the acceptance of technology use and service quality on community satisfaction in the NTMC Contact Center application for the National Police Traffic Corps. The research method used in this research is quantitative explanatory research with a population of 10,000 people who downloaded the NTMC Contact Center Polri application on Google Playstore. From the total population, a sample of 100 people can be obtained using the Slovin formula. The sampling technique used was the snowball sampling technique. The results of the research show that there is a positive and significant influence of acceptance of the use of technology, influence of service quality, and a simultaneous influence of acceptance of the use of technology and service quality in the NTMC Contact Center application on the level of public satisfaction in handling traffic violations and accidents.
Deteksi Dini Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 di Wilayah Hukum Kecamatan Cibinong Putra, Bagus Azi Lesmana; Basir, Basir; Lindiasari, Palupi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.14733

Abstract

Dalam konteks keamanan, diprediksi bahwa situasi keamanan di Wilayah Hukum Polres Bogor pada tahun 2024 akan mengalami peningkatan, terutama terkait permasalahan yang terkait dengan Pemilu 2024. Aktivitas politik dalam dinamika demokrasi dapat mempengaruhi stabilitas keamanan, sehingga perlu adanya peningkatan kewaspadaan untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap keamanan. Data dari Sat Intelkam menunjukkan bahwa terdapat kerawanan pada penyelenggaraan Pemilu di tahun-tahun sebelumnya di beberapa wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Satuan Intelkam Polres Bogor dalam deteksi dini di Kecamatan Cibinong. Metode yang digunakan dala penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menghadapi pemilu 2024, Satuan Intelkam Polres Bogor melakukan deteksi dini dalam menyongsong Pemilu 2024 di Kecamatan Cibinong, Jawa Barat. Deteksi dini ini melibatkan berbagai langkah, seperti pengumpulan informasi, analisis data, dan kerjasama dengan pihak terkait, guna menjaga keamanan masyarakat. Meskipun demikian, Intelkam menghadapi beragam kendala, seperti keterbatasan sumber daya dan teknologi, serta tantangan dalam memperoleh informasi yang mendetail. Kolaborasi dengan stakeholder, seperti KPU, Bawaslu, TNI, pengamat Pemilu, partai politik, masyarakat sipil, dan media massa, sangat ditekankan karena masing-masing pihak memiliki peran dalam mendeteksi dini potensi masalah atau gangguan selama proses Pemilu. Kolaborasi ini memungkinkan identifikasi dini dan penanganan ancaman selama Pemilu, yang merupakan langkah penting untuk menjaga integritas proses demokrasi dan kepercayaan masyarakat. Komunikasi dan koordinasi erat antara Intelkam dengan stakeholder menjadi kunci dalam menjaga keamanan Pemilu dan keberlangsungan proses demokrasi yang adil serta aman.
Edukasi Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Sekolah Menengah Pertama di Daerah Pesisir Rachmat, Muhammad; Syamsuddin, Andini; Awaru, Andi Tenri; Arifin, Nurinayah; Ramdani, Syahrani Dwi Cahya; Mangampa, Yolanda; Rosadi, Andi Rifkah Kifayah; Hidayuni, Noor; Kurniawan, Nanang; Amir, Safrullah; Basir, Basir; Mansur, Marini Amalia; Arsin, A. Arsunan; Palutturi, Sukri
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i2.3516

Abstract

Berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat dan Kepala Sekolah SMPN 31 Satap Lalang Tedong di Desa Ampekale, Kabupaten Maros, diketahui bahwa sering ditemukan remaja putri yang mengeluh lemah, letih, lesu serta pingsan ketika mengikuti upacara bendera. Keluhan dan kejadian tersebut merupakan gejala anemia. Pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri melalui pemberian edukasi terkait pencegahan anemia. Metode yang digunakan yaitu Community-Based Participant Research dengan teknik permainan komunikasi antar pribadi, pengelompokan kartu, pemutaran video, dan pemaparan materi terkait anemia. Nilai rata-rata pengetahuan anemia remaja putri meningkat dari 27,1% menjadi 67,1% dan rata-rata niat pencegahan anemia remaja putri meningkat dari 68,7% menjadi 82,1% setelah diberikan edukasi. Remaja putri lebih rentan mengalami anemia karena terjadi siklus menstruasi sebagai salah satu faktor penyebabnya. Hal ini diperburuk dengan rendahnya pengetahuan dan niat konsumsi makanan kaya zat besi dan pelancar penyerapannya serta perlunya menghindari konsumsi zat penghambat penyerapan zat besi. Edukasi dengan metode partisipatif meningkatkan pengetahuan dan niat pencegahan anemia pada remaja putri.
Optimalisasi Budidaya Rumput Laut: Strategi Inovatif Berbasis Pemberdayaan untuk Keberlanjutan Desa Boddie sebagai Seaweed Empowerment Village Pratiwi, Ratih Tri; Marwah, Marwah; Yahya, Muthia Amaliah; Nazhifah, Naura Mi`raj; Amatullah, Afra Izza; Sarfina, Aliyani; Novita, Ade; Firdaus, Andi Lukmanul Hakim; Taufiqurrahman, Yusuf; Abdullah, Fikri; Basir, Basir
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1033

Abstract

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) FORMAKES Universitas Hasanuddin dilaksanakan di Desa Boddie, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat pesisir melalui inovasi pengolahan hasil laut dan peningkatan kesehatan kerja petani rumput laut. Program ini menerapkan pendekatan partisipatif yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Kegiatan utama meliputi pelatihan pengolahan kerupuk dan mie berbasis rumput laut serta penyuluhan tentang penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mencegah dermatitis akibat paparan langsung dengan rumput laut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata peningkatan nilai pre-test ke post-test pada pelatihan kerupuk (60 ke 89) dan mie (55 ke 87). Selain itu, penyuluhan meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya keselamatan kerja dan perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi, kesehatan kerja, serta mendukung terwujudnya Desa Boddie sebagai Seaweed Empowerment Village yang berkelanjutan.
Collaboration Between the Indonesian National Police and the Community in Preventing Illegal Mining in the Tembelok Sea Area Arlianto, Muhammad Harits; Basir, Basir; Dwilaksana, Chrysnanda
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v4i1.105

Abstract

Illegal tin mining in Tembelok Sea, West Bangka, has caused massive environmental impacts, such as coral reef damage, a 30% decrease in fish catches, and triggered unrest and social conflicts in coastal communities. This exploratory qualitative research aims to analyze collaboration strategies between the Indonesian National Police (Polri) and the community in preventing such illegal activities. Data were collected through interviews, observations, and document studies, then analyzed using the Law Enforcement Theory, Collaborative Policing, and Crime Prevention approaches. The research results show that joint patrols are an effective integrated strategy, integrating primary prevention approaches (socialization, “Alert Fishermen” training, drone/GIS technology), secondary (focused patrols, community reports), and tertiary (firm law enforcement, environmental rehabilitation). This collaboration is driven by inter-agency synergy (Polri, Indonesian Navy, Bakamla), active community participation, and open communication. However, challenges such as overlapping authorities, limited resources, intimidation of reporters, and lack of integrated data platforms still hinder its effectiveness. To ensure sustainability, it is recommended to establish a permanent task force, develop anonymous digital reporting applications, and launch alternative economic empowerment programs, such as seaweed cultivation. In conclusion, the Polri-community collaboration has the potential to create an inclusive and sustainable monitoring system to maintain the preservation of marine ecosystems and the socio-economic stability of the Tembelok coastal community.
Learning Motivation as a Mediator of Curriculum Relevance and Seedling Understanding on Practical Readiness in Forestry Education Hadi, Wirawan Noor; Basir, Basir; Fitriani, Adistina
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25157

Abstract

The challenge for forestry education is both the transfer of technical knowledge and whether students are adequately prepared to practice in the field. We examined the relationships among the four variables: Seedling Understanding (SU), Curriculum Relevance (CR), Learning Motivation (LM) and Practical Readiness (PR) among forestry undergraduates. We employed a quantitative, explanatory design based on data from 54 students taking a Seedling Techniques course. PLS-SEM was used for measuring and structural models testing. Results show that curriculum relevance (β = 0.487) and seedling understanding (β = 0.349) significantly increase learning motivation, which strongly predicts practical readiness (β = 0.627; R² = 0.798). These findings highlight the importance of motivation-driven curriculum design to enhance practice-ready forestry graduates. These results imply that technical understanding and curriculum design are necessary but only lead to readiness because of their motivational impact on students use or integration of those skills; using lessons learned to motivate student engagement and further application of practical knowledge. This integration of cognitive, pedagogical, and motivational dimensions into a single empirical model is a unique aspect of the study and extends the motivational theory currently present in the literature to include forestry education. In practical terms, the results provide some suggestions on the development of curricula and teaching strategies that incorporate relevance, autonomy and practice to develop competence and preparedness.
Collaboration Between the Indonesian National Police and the Community in Preventing Illegal Mining in the Tembelok Sea Area Arlianto, Muhammad Harits; Basir, Basir; Dwilaksana, Chrysnanda
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v4i1.105

Abstract

Illegal tin mining in Tembelok Sea, West Bangka, has caused massive environmental impacts, such as coral reef damage, a 30% decrease in fish catches, and triggered unrest and social conflicts in coastal communities. This exploratory qualitative research aims to analyze collaboration strategies between the Indonesian National Police (Polri) and the community in preventing such illegal activities. Data were collected through interviews, observations, and document studies, then analyzed using the Law Enforcement Theory, Collaborative Policing, and Crime Prevention approaches. The research results show that joint patrols are an effective integrated strategy, integrating primary prevention approaches (socialization, “Alert Fishermen” training, drone/GIS technology), secondary (focused patrols, community reports), and tertiary (firm law enforcement, environmental rehabilitation). This collaboration is driven by inter-agency synergy (Polri, Indonesian Navy, Bakamla), active community participation, and open communication. However, challenges such as overlapping authorities, limited resources, intimidation of reporters, and lack of integrated data platforms still hinder its effectiveness. To ensure sustainability, it is recommended to establish a permanent task force, develop anonymous digital reporting applications, and launch alternative economic empowerment programs, such as seaweed cultivation. In conclusion, the Polri-community collaboration has the potential to create an inclusive and sustainable monitoring system to maintain the preservation of marine ecosystems and the socio-economic stability of the Tembelok coastal community.
Co-Authors A. Arsunan Arsin Abdullah, Sabrina Salsabila Abika, Nur Aghni Adistina Fitriani Agitia, Gefri Agustine , Retha Hani Alamsyah, Putri Aulya Sari Amatullah, Afra Izza Aminanto, Muhamad Erza Amir, Safrullah Andi Mario Buana Subhan Andi Rifkah Kifayah Rosadi Angelina Toding Anugerah, Dirfan Arifin, Nurinayah Arlianto, Muhammad Harits Arsyad, Nasrullah Aryana, Rina Aulia Arika Kamaluddin Awaru, Andi Tenri Belinda Sigit, Nathania Shinta Chairul Muriman Setyabudi Damayanti, Selfi Dewi, Aita Nasya Agna Dina Naemah Dwilaksana, Chrysnanda Feranitha, Feranitha Fikri Abdullah, Fikri Firdaus, Andi Lukmanul Hakim Fitrah, Muhammad Aidil Hadi, Wirawan Noor Handayani, Riska Sri Haryono, Wasis Haryudiawan, Arif Hidayuni, Noor Ihsan, Andi Alya Fakhirah Janna, Tri Anugrah Saputri Kamaluddin, Aulia Arika Kasim, Setiawan Kobun , Maria Kire Langi, Rina Timbang Lathifa M, Nabila Lindiasari, Palupi Mangampa, Yolanda Mansur M Mansur, Marini Amalia Marwah Marwah Maulani, Nurul Annisa Muhammad Aidil Fitrah Muhammad Helmi Muhammad Rachmat Nanang Kurniawan Nawi, Syahruddin Nazhifah, Naura Mi`raj Nita, Surya Novita, Ade Nurdin, Sulfiana Pamungkas, Bayu Aji Pratiwi , Liska Pramudita Pratiwi, Ratih Tri Putra, Bagus Azi Lesmana Ramdani, Syahrani Dwi Cahya Reza Pradana, Muhamad Rina Timbang Langi Rusli, Ulfa Amelia Sabrina Salsabila Abdullah Sarfina, Aliyani Simonalisa, Simonalisa Sinurat, Susi Nurdecta Secondgirls Subhan, Andi Mario Buana Sukri Palutturi Sulaiman Sulaiman Syamsuddin, Andini Tanty, Tanty Herlina Sari Taufiqurrahman, Yusuf Toding, Angelina Tri Anugrah Saputri Janna Ulfa Amelia Rusli Wahyudi, Supri Wiranata, Muh Arfandy Yahya, Muthia Amaliah Yuliana, Besse Zulaeka, Putri