Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Jalan TOL terhadap Perkembangan Pedagang Oleh-Oleh Khas Bengkel-Perbaungan Sumatera Utara Hutagaol, Jarungjung; Sibuea, Nurhalimah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 3, No 2: Juni (2023)
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i2.578

Abstract

Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini untuk memberikan informasi tentang dampak jalan TOL Medan- Tebing Tinggi terhadap pedagang di daerah Bengkel-Perbaungan Sumaetra Utara. Di daerah ini sebelumnya terkenal dengan pusat jajanan oleh-oleh khas daerah tersebut. Deretan pedagang dengan berbagai oleh-oleh seperti aneka keripik, dodol, manisan dan kerajinan tangan home industri hingga 2 kilometer sepanjang jalan lintas sumatera. Adapun hasl pembahasannya yaitu: Dampak pembangunan jalan TOL Medan-Tebing Tinggi telah membuat pedagang sekaligus pelaku UMKM daerah Bengkal Perbaungan Sumatyera Utara terpuruk hingga banyak yang gulung tikar. Tidak dipungkiri pembangunan jalan TOL juga memiliki dampak posirif bagi aktivitas perekonomian lainnya yaitu pengurangan biaya operasional transportasi bagi pedagang antar kota khsusunya Medan dan daerah luar medan. Kemudian pula TOL juga memperpendek waktu perjalanan luar kota sehingga lebih efisien dan efektif termasuk pencegahan kemacetan. Solusi terkait hal ini salah satunya pedagang harus mampu memanfatkan sistem perdagangan on Line dan Membuka cabang di perkotaan bahkan hingga ke Medan atau kota yang ada di daerahnya. Solusi pendanaan mungkin dapat dibantu melalui program bantuan UMKM Pemerintah dan Bank. Sehingga diharapkan pembangunan dapat selaras dengan kesejahteraan masyarakat dan tidak ada yang dirugikan.Kata Kunci : Jalan TOL; Pedagang; Oleh-Oleh Khas.
Analisis Dampak Kebijakan Pemerintah dalam penanganan Covid 19 terhadap Perkembangan Retailer Hutagaol, Jarungjung; Manullang, Marihot
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 2, No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.308 KB) | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i4.472

Abstract

Berdasarkan grafik di atas dapat dilihat dampak pandemi COVID-19 pada bisnis retail perkota di Indonesia. Jakarta menjadi daerah yang paling terdampak akibat COVID-19 yang mana index retail jadi januari hingga maret 2020 mengalami penurunan. Pada Januari 2020 indeks retail kota jakarta 109,9 dengan pertumbuhan 11,31% kemudian di bulan februari indeksnya menjadi 109,7 dengan pertumbuhan 11,49%. Kemudian pada bulan februari dampak COVID-19 semakin terasa pada bisnis retail di Jakarta. Indeks retail pada bulan maret 2020 ialah 95,7 dengan menurunnya pertumbuhan menjadi -5,54%. Dampak pandemi COVID-19 terhadap bisnis retail mulai sangat terasa pada bulan maret 2020. Yang mana kasus COVID-19 mulai di temukan di Indonesia. Serta kebijakan pemerintah yang menerapkan social distancing dan segala kebijakan yang mewajibkan berkegiatan dari rumah. Membuat bisnis retail di Indonesia menjadi menurun. Dimana bisnis retail termasuk kawasan yang dilarang oleh pemerintah untuk di kunjungi oleh pemerintah guna mengurangi aktifitas keramaian di tempat perbelanjaan. Penurunan bisnis retail juga memberikan banyak dampak negatif. Kata Kunci : Kebijakan, Pemerintah, Supermarket.
Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Hutagaol, Jarungjung; Subiantoro, Nur; Razali, Muhammad; Robiyanti, Dewi; Harahap, Syaiful Khoiri; Situmeang, Mahyudin
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.567

Abstract

Kawasan wisata Bukit lawang Sumatera Utara memang sudah cukup dikenal hingga ke manca negara, akan tetapi sarana, prasaran maupun pasilitas disekitar wisata terkadang banyak yang harus diperbaharui. Perlu dilakukan strategi pemasaran secara terintegrasi agar wisatanya tetap menarik dan bahkan semakin menarik. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan saran dan solusi kepada pihak pengelola wisata dan masyarakat dalam pengelolaan dan menentukan tindakan prioritas dalam penataan kawasan wisata sehingga kawasan wisata lebih menarik dan diminati wisatawan serta memberikan kenyamanan kepada wisatawan untuk berkunjung kembali dan memberitahukannya kepada saudara serta teman. Hasil kegiatan PKM yaitu pengelola wisata dan masyarakat lebih banyak mengetahui tentang apa itu tempat wisat, manfaatnya, jenisnya dan tahapan pengembangannya, sehingga menjadi pembuka ide bagi pengelola wisata dan masyarakat untuk lebih kreatif dan bahkan diharapkan dapat berinovatif untuk pengembangan kawasan wisata di bukit lawang. Adapun  tahapan yang adapat dilakukan yaitu: 1) Tahap rintisan, 2) Tahap berkembang, 3) Tahap maju, 4) Tahap mandiri. Tahapan ini sekaligus menjadi indikator capaian yang telah dilakukan oleh pelaku wisata bukit lawang. Saran: Pemerintah daerah, pengelola wisata dan masyarakat diharapkan melakukan evaluasi bersama secara terjadwal dan melakukan diskusi terkait hasil capaian yang sudah diperoleh, keadaan tempat wisata sekarang dan bagaimana pengembangan kawasan wisata bukit lawang kabupaten langkat sumatera utara selanjutnya. Kata Kunci : Strategi; Pengembangan; Kawasan Wisata.
Strategi Manajemen Keuangan Keluarga dan Literasi Digital untuk Ibu Rumah Tangga di Era Ekonomi Digital Hastalona, Dina; Rinanda, Teja; Nasution, Siti Ummi Arfah; Bangun, Nirwana Br.; Hutagaol, Jarungjung; Anshar, Muhammad; Abdullah, Ujang; Tambunan, Yenni Sofiana
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1018

Abstract

Transformasi digital dalam sektor ekonomi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap pola pengelolaan keuangan keluarga di Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi digital yang sarat dengan inovasi teknologi dan akses cepat terhadap berbagai layanan keuangan daring, ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan domestik menghadapi tantangan baru yang kompleks. Tidak hanya dituntut untuk cakap dalam menyusun anggaran dan mengelola pengeluaran rumah tangga, mereka juga harus memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat menavigasi berbagai platform keuangan berbasis teknologi secara bijak dan aman. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan dan digital ibu rumah tangga masih tergolong rendah, terutama di kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan kerentanan keluarga terhadap risiko ekonomi digital seperti utang konsumtif, penipuan daring, dan keputusan keuangan yang tidak rasional. Menanggapi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan dan literasi digital ibu rumah tangga melalui pelatihan daring berbasis pendekatan partisipatif. Metode kegiatan meliputi asesmen awal, penyampaian materi interaktif melalui Zoom Meeting, diskusi kelompok via WhatsApp, simulasi penggunaan aplikasi keuangan digital, serta evaluasi melalui pra dan pasca tes. Kegiatan ini melibatkan 40 peserta ibu rumah tangga dari berbagai wilayah Indonesia. Materi pelatihan difokuskan pada strategi pengelolaan keuangan rumah tangga, seperti perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, tabungan, dan pengendalian utang, serta pengenalan dan pemanfaatan aplikasi pencatat keuangan dan dompet digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola keuangan keluarga secara lebih terstruktur dan efisien. Sebagian besar peserta mulai rutin menyusun anggaran keluarga dan menggunakan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk lebih waspada terhadap risiko digital seperti pinjaman online ilegal dan konsumsi impulsif melalui e-commerce. Peningkatan ini membuktikan bahwa pelatihan daring yang dirancang secara kontekstual dan komunikatif mampu menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas ibu rumah tangga di era digital. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan membangun ketahanan sosial berbasis literasi keuangan dan digital.
Budidaya Udang Vaname dengan Media Tambak di Pasantern Darussalam Guntur Batubara Elazhari, Elazhari; Lubis, Reza Hanafi; Chairina, Chairina; Candrasa, Limega; Hutagaol, Jarungjung; Zulfida, Ida
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.853 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.422

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini yaitu untuk memberikan edukasi cara budidaya udang vaname dari awal hingga panen dan memberikan pengetahuan kepada kahalayak umum yang ingin membudidayakan udang vaname ini.Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Pasantren Darussalam Guntur Batubara. Adapaun hasil kegiatan ini berupa edukasi budi saya udang vaname yaitu bahwa budidaya udang vaname relatif mudah dan dengan resiko gagal panen yang kecil tentunya dengan mengikuti tahapan pelakasanaan budidaya yang benar. Keunggulan udang vaname ini yaitu 1) Laju pertumbuhan udang bisa mencapai 1-1,5 gram/ minggu; 2) Bisa dibudidayakan dengan kepadatan penebaran tinggi (80-500 ekor/m²); 3) Kebutuhan pakan protein lebih rendah 20-30 persen dibanding jenis udang lainnya; 4) Memiliki FCR (Feed Conversion Ratio) yang lebih rendah; 5) Ukuran udang saat panen seragam; 6) Jumlah udang yang under size saat panen cenderung sedikit. Budidaya udang vaname yang dilakukan dipasantren Darussalam ini sudah berlangsung 2 tahun terakhir sejak 2020 dan telah menghasilkan lebih kurang 1 ton dalam satu tahun. Dengan resiko gagal panen selama du atahun teakhir tidak ada.Kata Kunci : Budidaya; Udang Vaname; Media Tambak.
Interaksi dan Diskusi dengan Tokoh Adat Batak Samosir Terkait konservasi Adat Istiadat di Pulau Samosir Tapanuli Utara Chairina, Chairina; Ramadhan, Zuhri; Hutagaol, Jarungjung; Tarigan, Purnaya Sari; Nadhira, Ahmad; Dewi, Dian Kemala
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i4.674

Abstract

Pulau Samosir merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Pulau ini memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk adat istiadat. Namun, adat istiadat Batak Samosir saat ini mulai mengalami erosi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti modernisasi, globalisasi, dan perubahan sosial. Untuk melestarikan adat istiadat Batak Samosir, perlu dilakukan upaya konservasi. Salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan interaksi dan diskusi dengan tokoh adat. Interaksi dan diskusi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang adat istiadat Batak Samosir, sehingga dapat membantu dalam upaya pelestariannya. Pada makalah ini, akan dibahas tentang interaksi dan diskusi yang dilakukan dengan tokoh adat Batak Samosir. Pembahasan akan meliputi latar belakang, metode, hasil, dan pembahasan.Kata Kunci:  Interaksi dan Diskusi; Tokoh Adat Batak; Samosir; konservasi; Adat Istiadat
Pelatihan Penggunaan “Google Drive” Pada Proses Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid 19 Di Lembaga Komunikasi Dan Informasi Dosen (LEMKOMINDO-Indonesia) Hiya, Nirmadarningsih; Bangun, Nirwana Br.; Syafii, Muhammad; Sianturi, Pantas; Hutagaol, Jarungjung
Journal Liaison Academia and Society Vol 1, No 2 (2021): September
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.198 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v1i2.193

Abstract

Google Drive atau Google Drive merupakan media penyimpanan data secara online atau daring dengan menggunakan internet dari Google. Google Drive dikembangkan sejak tanggal 24 April 2012 yang memberikan layanan penyimpanan seperti Dropbox, OneDrive atau Cloud Storage dan lainnya. Google Drive berbentuk aplikasi atau software yang dapat diakses melalui PC atau smartphone. Google Drive sudah menjadi aplikasi bawaan yang terinstall secara otomatis pada beberapa smartphone. Sehingga lebih memudahkan pengguna untuk melakukan backup data. Google Drive dapat menyimpan berbagai file dan konten sesuai keinginan pengguna. Mulai dari file dokumen, gambar, foto, audio, video, dan sebagainya. Google Drive mempunyai kapasitas hingga 15 GB secara gratis. Manfaat google drive sebenarnya sudah menjadi kebutuhan utama, terutama dibidang Pendidikan dan dunia usaha. Melihat fenomena tersebut pelaksana PKM tertarik melakukan pelatihan kepada dosen agar dapat memanfaatkanya secara efisien, efektif dan multi guna, terutama untuk kepentingan dunia Pendidikan atau pengajaran. Adapun tujuan dari PKM ini adalah memberikan kontribusi dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi kepada dunia Pendidikan melalui pelatihan dosen dalam penggunaan google drive. Sedangkan metode pelaksanaannya dilakukan secara daring dengan tahapan penyampaian teoritis dan kemudian dilanjutkan dengan praktek penggunaannya. Sebagai luaran kegiatan ini dipublikasikan dalam bentuk jurnal.Kata Kunci: Pelatihan, Google Drive, Pembelajaran, Covid 19, LEMKOMINDO
Pelatihan Penataan Spot Tempat Wisata sebagai Daya Tarik Pengunjung Silalahi, Alistraja Dison; Zulfida, Ida; Safrawali, Safrawali; br Bangun, Nirwana; Hutagaol, Jarungjung; Afrida, Elly
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.946 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.249

Abstract

Kawasan Pantai Cermin memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan secara bersama-sama oleh pengelola tempat wisata, pemerintah dan masyarakat. Beberapa obyek wisata sudah dikembangkan. Namun, tidak cukup hanya dengan mengandalkan potensi alamnya saja, perlu juga dilakukan penataan yang lebih baik lagi untuk memperkenalkan Wisata Pantai Cermin kepada seluruh masyarakat baik local hingga internasional. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan penataan di kawasan wisata Pantai Cermin beberapa diantaranya: pembenahan fasilitas yang ada, pengadaan bak sampah, pembuatan papan peringatan, pembuatan paket wisata dan penambahan spot foto di lokasi wisata. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan khususnya kepada pengelola tempat wisata tentang pentingnya penataan tempat wisata agar menambah daya tarik pengunjung. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pengelola tempat wisata meningkatkan penataan spot foto di tempat wisata dan menambah fasilitas sebagai daya tarik pengujung sehingga adanya dampak positif terhadap perekonomian, budaya, dan lingkungan di Kawasan Pantai Cermin dan khususnya pada lokasi wisata. Kata Kunci: penataan spot, tempat wisata, daya tarik.
Pelatihan Pemanfaatan Tera Box Cloud Dalam Menunjang Kegiatan Mengajar Dosen Zulfida, Ida; Ichsan, Reza Nurul; Rahmaniah, Rahmaniah; Situmeang, Mahyudin; Hutagaol, Jarungjung
Journal Liaison Academia and Society Vol 1, No 3 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.675 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v1i3.203

Abstract

Tingginya aktivitas Dosen dan mahasiswa terkadang terkendala pada mengarsip dokumentasi aktivitas berupa Vidio, Foto dan dokumen lainnya. Kemudian jika mengandalkan laptop terkadang Ketika berpergian tanpa bawa laptop maka akan kesulitan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membuka video atau dokumen yang diperlukan. Berdasarkan hal tersebut pelaksana pengabdian kepada masyarakat merasa perlu melakukan pelatihan pemanfaatan Tera Box Cloud kepada Dosen untuk menunjang aktivitas sehari-hari terutama dalam proses mengajar dan belajar. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan pada kegiatan pelatihan ini yaitu berupa ceramah secara daring kemudian dilanjutkan dengan prakatek cara membuat account dan menggunakan Tera Box.Adapun tempat pelaksanaanya yaitu dilakukan secara daring yang disponsori oleh Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen (LEMKOMINDO) dan sebagai narasumber dan pelaksananya adalah Dosen serta diikuti peserta Dosen dari berbagai Universitas. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian ini yaitu: 1) Peserta mengerti pemanfatan Tera Box untuk keperluan pengajaran sangat diperlukan dan bermanfaat untuk mempermudah dosen dan mahasiswa dalam proses mengajar dan belajar. 2) Peserta dapat membuat account Tera Box sangat mudah begitupun penggunaannya, 3)Peserta dapat mengerti bahwa Terra Box Cloud dapat diakses atau disincron secara mobile dengan perangkat Handphone dan lainnya serta dapat menggunakan fasilitas tersebut.Kata Kunci: Pelatihan, Tea Box Cloud, Mengajar, Dosen
Pengaruh Store Atmosphere, Persepsi Harga, Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Nona's Coffee Gani, Jesica Febriana; Leslie, Angeline; Bangun, Nirvwana Br; Hutagaol, Jarungjung
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i5.9224

Abstract

Ketidakpuasan pelanggan di Nona's Coffee dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu atmosfer toko, persepsi harga, dan kualitas produk. Suasana toko yang kurang mendukung kenyamanan, seperti pencahayaan yang redup, tata letak yang sempit, dekorasi yang tidak konsisten, serta pemilihan musik yang tidak sesuai, menyebabkan pelanggan merasa tidak nyaman. Dari perspektif persepsi harga, banyak pelanggan yang menilai harga yang ditawarkan terlalu tinggi jika dibandingkan dengan nilai yang diterima, hal ini diperburuk oleh kurangnya komunikasi mengenai keunggulan produk. Sementara itu, kualitas produk dianggap tidak konsisten, dengan variasi rasa yang berbeda dari satu kunjungan ke kunjungan lainnya, penyajian yang kurang optimal, serta keterbatasan inovasi dalam menu. Kombinasi dari ketiga masalah ini mengarah pada penurunan kepuasan pelanggan dan berkurangnya frekuensi kunjungan ulang ke Nona’s Coffee. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pelanggan yang telah melakukan pembelian setidaknya dua kali di Nona’s Coffee, meskipun jumlah pastinya tidak dapat dipastikan. Mengingat populasi yang tidak diketahui, penelitian ini menggunakan rumus Lemeshow untuk menentukan ukuran sampel, yang menghasilkan 96 responden. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah accidental sampling, di mana responden dipilih secara acak untuk dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Store Atmosphere memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan Nona's Coffee Medan. Persepsi harga juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan Nona’s Coffee Medan. Kualitas produk pun terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan Nona’s Coffee Medan. Secara keseluruhan, faktor Store Atmosphere, Persepsi Harga, dan Kualitas Produk berkontribusi secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan Nona’s Coffee Medan.