Linda Ayu Rizka Putri
Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tadulako, Kota Palu, Indonesia

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sosialisasi Kandungan Zat Gizi Bolu Kukus Berbasis Daun Katuk dalam Memperlancar ASI sebagai Makanan Selingan Ibu Menyusui Pascabencana kepada Masyarakat Kelurahan Duyu, Kota Palu Fitrasyah, Siti Ika; Ariani, Ariani; Ekawati Lukman, Try Nur; Putri, Linda Ayu Rizka; Rakhman, Aulia; Maharani, Dhea Putri; Sari, Sartika Purnama
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Dedikatif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v5i1.1040

Abstract

Breast milk is the best food for babies and has many benefits for feeding babies and mothers. The nutritional content is used for the development of the body's immune system and the baby's brain. One of the obstacles in providing breast milk is the lack of milk production after giving birth. Using katuk leaf juice as a snack product is believed to increase secretion and facilitate breast milk. So far, many boiled katuk leaves are still eaten as a vegetable due to a need for knowledge and skills in making steamed sponge cakes for breastfeeding mothers. Duyu Village. This community service activity aims to increase participants' knowledge of katuk leaf juice-based sponge cake as an alternative snack. The benefits achieved in activity are that participants can learn how to make steamed sponge cake based on katuk leaf juice and can increase the production of breast milk secretion for breastfeeding mothers. The methods that will be used in this training activity include the lecture method, used to explain material about how to make steamed sponge cake; practice method, used to practice how to make steamed sponge cake; Discussion method, carried out after the training activity is completed to find out the participants' responses. This training activity included pregnant and breastfeeding mothers in Duyu Village, Palu City. The type of product being socialized is steamed sponge cake based on katuk leaves. The location of the service is Duyu Village, Palu City. Community Service Activities will be held on August 19 2023.
GIZI MAKRO, SERAT, INDEKS DAN BEBAN GLIKEMIK COOKIES BIJI NANGKA UNTUK PENCEGAHAN HIPERGLIKEMIA: Macronutrients, Fiber, Glycemic Index and Load of Jackfruit Seed Cookies for Hyperglycemia Prevention Fandir, Abdul; Fitrasyah, St.Ika; Khatimah, Husnul; Ayu Rizka Putri, Linda; Ariani; Muttaqim
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1755

Abstract

Hiperglikemia merupakan kondisi peningkatan kadar glukosa darah di atas normal yang berhubungan erat dengan diabetes melitus tipe 2. Salah satu strategi pencegahan adalah konsumsi pangan dengan indeks glikemik (IG) rendah yang dapat menurunkan resistensi insulin. Tepung biji nangka berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan fungsional, seperti cookies, karena mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan serat yang berperan dalam meningkatkan rasa kenyang serta memperlambat penyerapan glukosa di usus halus.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif berbasis uji laboratorium menggunakan rancangan one shoot case study untuk analisis IG. Tiga formulasi cookies diuji, yaitu F0 (0:100), F1 (60:40), dan F2 (60:40). Parameter yang dianalisis meliputi kadar karbohidrat, protein, lemak, serat, energi, serta nilai IG dan beban glikemik (BG).  Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antar formulasi pada kadar karbohidrat, protein, lemak, serat, dan energi. Formula F2 memiliki komposisi gizi lebih baik dibandingkan formulasi lain, dengan nilai IG sebesar 5,7% dan BG sebesar 0,7% yang termasuk kategori sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa cookies berbasis tepung biji nangka berpotensi menekan respon glukosa postprandial.  Kesimpulannya, cookies berbasis tepung biji nangka dapat dijadikan alternatif makanan selingan untuk pencegahan hiperglikemia. Kandungan zat gizi makro, serat, serta nilai IG dan BG yang rendah mendukung penggunaannya pada diet penderita diabetes maupun individu berisiko. Penelitian lanjutan dengan uji klinis berskala lebih besar diperlukan untuk menguatkan temuan ini.
Pengaruh Pemberian Omega 3 (EPA+DHA) Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Kendari : The Effect of Omega 3 (EPA+DHA) Supplementation) on Blood Glucose Level in Type 2 Diabetes Mellitus Patient in Kendari Putri, Linda Ayu Rizka; Ellyani Abadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.434 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.2106

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) telah menjadi masalah kesehatan global baik di negara maju maupun negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi nasional diabetes meningkat dari 6,9% di tahun 2013 menjadi 8,5% di tahun 2018. Berbagai macam upaya telah dikembangkan guna mengurangi risiko diabetes, diantaranya adalah identifikasi fungsi isoflavone yang berasal dari tumbuh-tumbuhan serta asam lemak tak jenuh Omega 3 seperti eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang berasal dari makanan berbasis kelautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Omega 3 komersial (EPA+DHA) terhadap kadar gula darah postprandial penderita DM tipe 2 di Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group test pretest-posttest design terhadap 20 penderita DM tipe 2 yang dilaksanakan sejak Agustus sampai Oktober 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sehingga secara statistik tidak ada perbedaan kadar gula darah postprandial sebelum dan sesudah suplementasi Omega 3 pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Kendari (p value=0.101). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan kadar gula darah postprandial sebelum dan sesudah suplementasi Omega 3 pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Kendari