Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKI Lestari, Tita; Marni; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31122

Abstract

Stunting masih menjadi prioritas permasalahan gizi di Indonesia. Kekurangan nutrisi kronis membuat tubuh anak menjadi kecil dan tidak tumbuh sesuai dengan usianya Salah satu faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi stunting pada balita adalah faktor asupan, antara lain air susu ibu dan makanan pendamping ASI. Makanan pendamping ASI yang tepat dan baik merupakan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan suatu jenis penelitian yaitu kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki balita stunting usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki   berjumlah   92 orang dengan metode total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner.  Uji statistik   yang   digunakan   menggunakan   uji   Chi-square. Hasil penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki dengan nilai sig.(Chi-square) sebesar 0,000 atau <0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN HIV/AIDS TERHADAP REMAJA DI SMP NEGERI 1 SUKOHARJO Rosa, Nadila; Marni; Witriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31643

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan jenis virus yang mengifeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala yang timbul dikarena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh infeksi HIV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan ini adalah analitik korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel 76 orang. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi persentase dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan Tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo dengan p value = 0,141 dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo dengan p value = 0,011. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Sukoharjo dan ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Sukoharjo.
Risk Factors for Low Back Pain in Weavers in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency Dewa, Patricia Putri Carenina Manuk; Roga, Andreas Umbu; Marni
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i1.2701

Abstract

Lower back pain is a work-related disease that occurs and affects many people, including weavers. Back pain is often triggered by various hazard factors such as worker aspects, ergonomic risks, and psychosocial stress. Weavers who use Non-Machine Looms (ATBM) usually work in a sitting position with their legs straight on the loom without a backrest, with an unergonomic working posture for a long time. The purpose of this study was to analyze the risk factors for the occurrence of lower back pain in weavers in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency. The type of observational analytical study with a cross-sectional approach, with a population of 100 weavers. The study was conducted in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency in April-May 2025. The sampling technique used simple random sampling. The data analysis techniques used in this study were univariate andbivariate analysis. The results of the study showed that there was a relationship between age and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between Body Mass Index (BMI) and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between work duration and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between work posture and the incidence of lower back pain in weavers. Relaxation and muscle stretching are needed if you feel complaints while working, so that it can increase productivity while working.
ABILITY INTEGRATE DIGITAL TECHNOLOGY BY HEALTH PROFESIONALS DURING THE TEAHING AND LEARNING PROCES IN THE ERA OF GLOBALIZATION: A INTEGRATED RIVIEW Soares, Domingos; Marni; McKenna, Lissa; Efendi, Ferry; Ahsan; Martin, Nelson; Perreira, Sebastio; Pinto Baptista, Edinha da Silva
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2023: Proceeding of the 4th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v4i1.3371

Abstract

In the era of the industrial 4.0, there is an increase in the availability of portable digital technology equipment that supports the learning process in various sectors including health. It is become a core requirement to support the learning process. Digital technology application media such as You Tube, Google Apps, Zoom, Face books, Skype, Dropbox, twitter, WhatsApp and others have become core health learning tools today. The readiness of health workers to utilize digital applications in the learning process, so in needs to be considered. The aims of this study was to explore the readiness of health professional in using digital technology to facilitate the teaching and learning process. Mechanism of goal attainment in this study using the five measures of Whitmore and Knafl. Researcher searched for articles through the google scholar, ProQuest and Science Direct. Article search of January to August 2022 publication period have concentrated of the health professional use technology digital to facelifted their learning. Was used PRISMA checklist with key word: Ability AND health AND Integration AND digital AND Learning. Was choose a cross sectional study for this study. The total 15 articles selected and included in this study with JBI analysis value is at least 88,5%. The use of digital technology in the learning process in the health sector has proven to be very effective and efficient.
Nilai, Fungsi, Dan Makna Katangari Dalam Bahasa Muna Di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat marni
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas nilai, fungsi, dan makna katangari dalam bahasa Muna di kecamatan Barangka kabupaten Muna Barat. Adapun tujuan dalam penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai, fungsi, dan makna katangari dalam bahasa Muna di kecamatan Barangka kabupaten Muna Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun jenis penelitianya adalah penelitian lapangan karena peneliti terlibat langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan objek dan masalah penelitian. Tehnik untuk mengumpulkan data menggunakan tehnik wawancara, rekam dan simak catat. Data dalam penelitian ini adalah data lisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan di lapangan. Informan yang dimaksud adalah kamokula yang memiliki keahlian dalam meyampaikan katangari. Dalam pemeriksaan keabsahan data penulis menggunahkan tehnik trianggulasi sumber dan waktu. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik struktural. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa katangari mempunyai nilai-nilai luhur dan makna tertentu yang terkandung didalamnya untuk menyadarkan manusia menjadi yang lebih baik serta untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Katangari adalah sejenis nasihat yang mengandung pesan nilai moral, keagamaan yang disampaikan secara turun temurun oleh kamokula terhadap anak agar tidak terjerumus ke hal-hal yang lebih buruk. Kata kunci : nilai, fungsi, makna, katangari.
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJANG LENGAN DENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 SENDAWAR Irawan Hadi Saputra; Marni
CENDIKIA Vol 5 No 2 (2022): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan kemampuan servis atas bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sendawar Tahun Pelajaran 2022/2023. Penulisan ini juga dibimbing bapak Dr. Tejo suparno,M.Pd, selaku pembimbing I dan bapak Irawan Hadi Saputra.M,Pd, selaku pembimbing II IKIP PGRI Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan kemampuan servis atas bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sendawar Tahun Pelajaran 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa SMA Negeri 4 Sendawar sebanyak 75 siswa dan siswi. Dimana sampel yang diambil dari kelas XI sebanyak 30 orang. penelitian menggunakan teknik dokumentasi dan teknik tes kemampuan. Dari hasil analisis data mempunyai hubungan yang kuat. Selanjutnya berdasarkan uji F-test, diketahui nilai Fhitung sebesar 15,05 sedangkan Ftabel taraf kepercayaan 95% dengan derajat kebebasan (tak terhingga) nilainya adalah 3,32, ini berarti bahwa Fhitug lebih besar dari Ftabel dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya ada hubungan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan kemampuan servis atas bola voli atau hipotesis alternatif yang telah peneliti ajukan dalam penelitian ini diterima. Dengan diterimannya hipotesis tersebut maka permasalahan pokok dalam penelitian ini telah terjawab.
Optimalisasi Peningkatan Kemampuan Remaja dalam Penatalaksanaan Henti Jantung di Komunitas melalui Metode Flipped Learning Jadmiko, Arief Wahyudi; Wahyudi, Chandra Tri; Buntara, Arga; Oematan, Grouse; Marni
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21090

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dengan angka kejadian yang relatif tinggi baik secara global maupun nasional. Intervensi cepat dan tepat melalui tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup pasien. Namun demikian, tingkat pengetahuan dan keterampilan kelompok remaja, dalam melakukan pertolongan awal masih rendah.. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait resusitasi jantung paru (RJP). Metode: Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran flipped classroom (edukasi berbasis video yang dikirimkan sebelum pembelajaran tatap muka, pelatihan tatap muka yang mencakup diskusi dan praktik RJP). Untuk mengetahui efektifitas dari kegiatan dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test, post-test, dan observasi keterampilan dalam melakukan RJP. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebanyak 57 siswa SMA di Kupang Barat berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 4,84 menjadi 6,67 (p < 0,001) serta peningkatan keterampilan praktik RJP. Kesimpulan: Metode flipped classroom  terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas remaja sebagai kader kesehatan sekolah yang mampu berperan sebagai penolong awal dalam situasi gawat darurat khususnya henti jantung.