Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKI Lestari, Tita; Marni; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31122

Abstract

Stunting masih menjadi prioritas permasalahan gizi di Indonesia. Kekurangan nutrisi kronis membuat tubuh anak menjadi kecil dan tidak tumbuh sesuai dengan usianya Salah satu faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi stunting pada balita adalah faktor asupan, antara lain air susu ibu dan makanan pendamping ASI. Makanan pendamping ASI yang tepat dan baik merupakan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan suatu jenis penelitian yaitu kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki balita stunting usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki   berjumlah   92 orang dengan metode total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner.  Uji statistik   yang   digunakan   menggunakan   uji   Chi-square. Hasil penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki dengan nilai sig.(Chi-square) sebesar 0,000 atau <0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Baki.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN HIV/AIDS TERHADAP REMAJA DI SMP NEGERI 1 SUKOHARJO Rosa, Nadila; Marni; Witriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31643

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan jenis virus yang mengifeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala yang timbul dikarena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh infeksi HIV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan ini adalah analitik korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel 76 orang. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi persentase dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan Tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo dengan p value = 0,141 dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo dengan p value = 0,011. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Sukoharjo dan ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Sukoharjo.
Risk Factors for Low Back Pain in Weavers in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency Dewa, Patricia Putri Carenina Manuk; Roga, Andreas Umbu; Marni
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i1.2701

Abstract

Lower back pain is a work-related disease that occurs and affects many people, including weavers. Back pain is often triggered by various hazard factors such as worker aspects, ergonomic risks, and psychosocial stress. Weavers who use Non-Machine Looms (ATBM) usually work in a sitting position with their legs straight on the loom without a backrest, with an unergonomic working posture for a long time. The purpose of this study was to analyze the risk factors for the occurrence of lower back pain in weavers in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency. The type of observational analytical study with a cross-sectional approach, with a population of 100 weavers. The study was conducted in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency in April-May 2025. The sampling technique used simple random sampling. The data analysis techniques used in this study were univariate andbivariate analysis. The results of the study showed that there was a relationship between age and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between Body Mass Index (BMI) and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between work duration and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between work posture and the incidence of lower back pain in weavers. Relaxation and muscle stretching are needed if you feel complaints while working, so that it can increase productivity while working.
ABILITY INTEGRATE DIGITAL TECHNOLOGY BY HEALTH PROFESIONALS DURING THE TEAHING AND LEARNING PROCES IN THE ERA OF GLOBALIZATION: A INTEGRATED RIVIEW Soares, Domingos; Marni; McKenna, Lissa; Efendi, Ferry; Ahsan; Martin, Nelson; Perreira, Sebastio; Pinto Baptista, Edinha da Silva
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2023: Proceeding of the 4th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v4i1.3371

Abstract

In the era of the industrial 4.0, there is an increase in the availability of portable digital technology equipment that supports the learning process in various sectors including health. It is become a core requirement to support the learning process. Digital technology application media such as You Tube, Google Apps, Zoom, Face books, Skype, Dropbox, twitter, WhatsApp and others have become core health learning tools today. The readiness of health workers to utilize digital applications in the learning process, so in needs to be considered. The aims of this study was to explore the readiness of health professional in using digital technology to facilitate the teaching and learning process. Mechanism of goal attainment in this study using the five measures of Whitmore and Knafl. Researcher searched for articles through the google scholar, ProQuest and Science Direct. Article search of January to August 2022 publication period have concentrated of the health professional use technology digital to facelifted their learning. Was used PRISMA checklist with key word: Ability AND health AND Integration AND digital AND Learning. Was choose a cross sectional study for this study. The total 15 articles selected and included in this study with JBI analysis value is at least 88,5%. The use of digital technology in the learning process in the health sector has proven to be very effective and efficient.
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJANG LENGAN DENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 SENDAWAR Irawan Hadi Saputra; Marni
CENDIKIA Vol 5 No 2 (2022): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan kemampuan servis atas bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sendawar Tahun Pelajaran 2022/2023. Penulisan ini juga dibimbing bapak Dr. Tejo suparno,M.Pd, selaku pembimbing I dan bapak Irawan Hadi Saputra.M,Pd, selaku pembimbing II IKIP PGRI Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan kemampuan servis atas bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sendawar Tahun Pelajaran 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa SMA Negeri 4 Sendawar sebanyak 75 siswa dan siswi. Dimana sampel yang diambil dari kelas XI sebanyak 30 orang. penelitian menggunakan teknik dokumentasi dan teknik tes kemampuan. Dari hasil analisis data mempunyai hubungan yang kuat. Selanjutnya berdasarkan uji F-test, diketahui nilai Fhitung sebesar 15,05 sedangkan Ftabel taraf kepercayaan 95% dengan derajat kebebasan (tak terhingga) nilainya adalah 3,32, ini berarti bahwa Fhitug lebih besar dari Ftabel dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya ada hubungan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan kemampuan servis atas bola voli atau hipotesis alternatif yang telah peneliti ajukan dalam penelitian ini diterima. Dengan diterimannya hipotesis tersebut maka permasalahan pokok dalam penelitian ini telah terjawab.
Optimalisasi Peningkatan Kemampuan Remaja dalam Penatalaksanaan Henti Jantung di Komunitas melalui Metode Flipped Learning Jadmiko, Arief Wahyudi; Wahyudi, Chandra Tri; Buntara, Arga; Oematan, Grouse; Marni
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21090

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dengan angka kejadian yang relatif tinggi baik secara global maupun nasional. Intervensi cepat dan tepat melalui tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup pasien. Namun demikian, tingkat pengetahuan dan keterampilan kelompok remaja, dalam melakukan pertolongan awal masih rendah.. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait resusitasi jantung paru (RJP). Metode: Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran flipped classroom (edukasi berbasis video yang dikirimkan sebelum pembelajaran tatap muka, pelatihan tatap muka yang mencakup diskusi dan praktik RJP). Untuk mengetahui efektifitas dari kegiatan dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test, post-test, dan observasi keterampilan dalam melakukan RJP. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebanyak 57 siswa SMA di Kupang Barat berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 4,84 menjadi 6,67 (p < 0,001) serta peningkatan keterampilan praktik RJP. Kesimpulan: Metode flipped classroom  terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas remaja sebagai kader kesehatan sekolah yang mampu berperan sebagai penolong awal dalam situasi gawat darurat khususnya henti jantung.
Pengabdian kepada Masyarakat Edukasi Membangun Lingkungan Positif, Menjaga Anak dari Pergaulan Buruk pada Panti Asuhan Pintu Elok Pamulang Ussholikhah, Diah Anisa; Rafli, Muhamad; Rohyana, Sigit; Marni; Irenne Putren, S.Pd., M.Pd.
Abdimisi Vol. 7 No. 1 (2025): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v7i1.54147

Abstract

This community service (PKM) is motivated by the children's vulnerability in the orphanage to negative associations, requiring structured intervention to build character defense. The partner problem is the need for a specific, applied prevention program at Pintu Elok Orphanage against negative behaviors. The main objective is to equip children with an in-depth understanding of the characteristics, impact, and refusal methods for bullying, school truancy, and playing until they lose track of time. The method combined detailed educational counseling with Role-Playing simulations and interactive games ("Kindness Balloon" & "True or False") to reinforce refusal skills. The results demonstrated a clear increase in awareness among the children, particularly in identifying bullying (physical and verbal) and the dangers of undisciplined behavior. This success is marked by the strengthening of the collective commitment within the orphanage to maintain a safe and positive environment against harmful influences. Keywords: Negative Behaviors; Anti-Bullying; Self-Discipline; Orphanage; Positive Environment
Determinan Kejadian Stunting pada Anak Baduta di Desa Tuapukan dan Kelurahan Merdeka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang : Determinants of stunting in children under two years old in Tuapukan Village and Merdeka Village, East Kupang District, Kupang Regency Mico Perera; Ribka Limbu; Tadeus A.L.Regaletha; Marni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.3125

Abstract

Latar belakang: Stunting pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Kejadian stunting di Indonesia menjadi perhatian pemerintah yang dianggap menjadi masalah kesehatan yang serius. Badan Pusat Satatistik (BPS) Nusa Tenggara Timur masuk kedalam 5 besar wilayah di Indonesia dengan jumlah balita pendek dan sangat pendek dimana selama tiga tahun terakhir (2016-2018). Kabupaten Kupang merupakan salah satu wilayah di NTT dengan jumlah stunting tertinggi. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan stunting pada anak baduta di Desa Tuapukan dan Kelurahan Merdeka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross sectional, dengan 62 responden penelitian adalah anak stunting yang berasal dari Desa Tuapukan dan Kelurahan Merdeka, Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Oktober 2022. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square untuk menguji hubungan signifikan antara variabel pengetahuan, sikap, pola asuh dan pemberian makan, lingkungan tempat tinggal terhadap kejadian stunting pada anak baduta. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu dengan stunting pada anak baduta di Desa Tuapukan (p=0,002) dan Kelurahan Merdeka (p=0,000), ada hubungan sikap dengan stunting pada anak baduta di Desa Tuapukan (p=0,037) dan Kelurahan Merdeka (p=0,000), ada hubungan pola asuh dan pemberian makan anak dengan stunting pada anak baduta di Desa Tuapukan (p=0,037) dan Kelurahan Merdeka (p=0,000), ada hubungan antara lingkungan tempat tinggal dengan stunting pada anak baduta di Desa Tuapukan (p=0,002) dan Kelurahan Merdeka (p=0,000) Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu, sikap, pola asuh dan pemberian makan anak, serta lingkungan tempat tinggal dengan stunting pada anak baduta di Desa Tuapukan dan Kelurahan Merdeka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Kolostrum oleh Ibu pada Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan : Analysis of Factors Influencing Colostrum Administration by Mothers to Newborns in the Working Area of the East Amanuban Public Health Center South Central Timor District Marni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3320

Abstract

Latar belakang: Kolostrum adalah susu kental berwarna kekuningan yang diproduksi pada akhir kehamilan. Kolostrum mengandung antibodi yang melindungi bayi baru lahir dari penyakit. Setiap tahun, 60% dari 10,9 juta kematian balita secara global disebabkan oleh malnutrisi. Dari jumlah tersebut, lebih dari dua pertiga kematian disebabkan oleh praktik pemberian makan yang tidak optimal pada tahun pertama kehidupan, termasuk membuang kolostrum. Tujuan: Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pemberian kolostrum oleh ibu pada bayi baru lahir di wilayah Puskesmas Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 88 ibu yang memiliki bayi berusia 0-6 bulan yang terdaftar di Puskesmas Amanuban Timur. Analisis statistik masing-masing variabel menggunakan chi square dan regresi logistik berganda dengan selang kepercayaan 5%. Hasil: Penelitian menunjukkan ada pengaruh umur ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anak, pengetahuan, budaya, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Amanuban Timur, dengan nilai masing-masing p = 0,000, dan faktor yang paling berhubungan secara simultan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Amanuban Timur adalah dukungan suami, dengan nilai Exp (B) atau OR (Odds Ratio) terbesar = 12.333. Kesimpulan: Ada pengaruh usia ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anak, pengetahuan, budaya, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Amanuban Timur.
Efforts to Improve the Curiosity of Early Childhood Education Students by Implementing an Inquiry Approach at RA Al-Ma'soem Marni
DEEP LEARNING: Journal of Educational Research Vol. 1 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/deeplearning.v1i4.277

Abstract

This study aimed to improve the curiosity of early childhood education students through the implementation of an inquiry-based learning approach at RA Al-Ma'soem. Curiosity is an essential foundation for children’s cognitive development and active learning, yet classroom observations revealed that many students showed low enthusiasm in asking questions, exploring learning materials, and responding critically to teacher stimulation. This research employed Classroom Action Research (CAR) consisting of two cycles, each including the stages of planning, action, observation, and reflection. The participants were 20 students of early childhood education (aged 5–6 years) at RA Al-Ma'soem. Data were collected through observation sheets, teacher field notes, and documentation. The main indicator of success was the percentage of students demonstrating curiosity behaviors, including asking questions, exploring objects, expressing opinions, and responding to learning challenges. The findings showed a significant improvement in students’ curiosity after applying the inquiry approach. In the pre-cycle stage, the average curiosity achievement was 45% (low category). After the implementation in Cycle I, the curiosity level increased to 65% (moderate category). Furthermore, in Cycle II, the curiosity achievement reached 85% (high category), indicating that most students actively engaged in inquiry activities such as observing, questioning, experimenting, and communicating findings. The inquiry approach also increased students’ participation, confidence, and motivation during Islamic learning activities. Therefore, it can be concluded that the inquiry approach is effective in enhancing curiosity among early childhood learners and can be recommended as an innovative learning strategy in Islamic early childhood education institutions.