Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Effectiveness of Cinnamon (Cinnamomum burmannii) Leaf Extract on Growth and Meat Quality of Farmed Fish: A Review Rahmadani, Thoy Batun Citra; Mulyani, Laily Fitriani; Sumiana, I Kadek
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i4.8974

Abstract

Aquaculture continues to expand globally, requiring natural and sustainable feed additives to enhance fish growth and meat quality. Cinnamon (Cinnamomum burmannii) leaf extract contains diverse bioactive compounds, including cinnamaldehyde, flavonoids, polyphenols, and terpenoids, which possess antioxidant, antimicrobial, and growth-promoting properties. This review aims to summarize scientific evidence on the effectiveness of cinnamon leaf extract in improving growth performance and meat quality of farmed fish. A systematic literature review was conducted by analyzing 41 scientific publications obtained from Google Scholar, ProQuest, and Elsevier. The reviewed studies consistently showed that supplementation of cinnamon leaf extract or powder at doses ranging from 0.25–1% in fish feed enhances growth parameters such as Specific Growth Rate, feed efficiency, protein retention, and biomass in species including barramundi, Nile tilapia, common carp, and striped catfish. In addition, the extract significantly improves meat quality by reducing body and meat fat content, enhancing texture, increasing protein levels, and improving sensory attributes such as taste and fillet color. These improvements are attributed to the metabolic, antioxidant, and lipid-modulating mechanisms of the phytochemicals present in cinnamon leaves. Overall, cinnamon leaf extract demonstrates strong potential as a natural, environmentally friendly feed additive that supports both productivity and product quality in modern aquaculture systems.
Optimizing Binder Type and Concentration to Enhance Stability and Acceptability of Pasta Feed for Swamp Eel (Monopterus albus) Abidin, Zaenal; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Diniarti, Nanda; Alim, Sahrul; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Arfatunnisa
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i4.9112

Abstract

Feed stability is a crucial factor in aquaculture, as it affects both the physical integrity of the feed and its acceptance by aquatic species. For Monopterus albus (swamp eel), maintaining feed stability while ensuring palatability is vital for optimal growth and health. This study aimed to evaluate the effects of different binder types and concentrations on the stability and acceptability of pasta feed for Monopterus albus (swamp eel). Seven binders—gelatin, gluten, CMC, chitosan, alginate, guargum, and carrageenan—were tested at 0%, 10%, 15%, and 20% concentrations using a completely randomized design. Feed disintegration and breakdown times, along with feeding behavior, were analyzed using non-parametric tests. Gelatin, CMC, and chitosan significantly improved feed stability (p < 0.05), maintaining cohesion for over 40 minutes. Gelatin at 10% concentration yielded optimal results, balancing water resistance and palatability. Behavioral observations showed that gelatin-based feeds were most preferred, with increased feeding frequency and consumption. When combined with natural attractants such as worms and snails, gelatin feeds enhanced intake rates. These outcomes indicate that protein-based binders, particularly gelatin, offer superior mechanical and nutritional advantages compared to polysaccharide alternatives. Gelatin’s dual role as a binder and nutritional enhancer provides a promising strategy for sustainable aquaculture feed development.
MENDORONG KONSUMSI IKAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM GEMARI DENGAN INOVASI BAKSO IKAN DI SD NEGERI 2 BULU, JEPARA Lalu Imam Anggara; Insani Jati Surya; Lili Indiria Ganadi; Laila Sahira Nur; Nursadilah; Fadiya Astiarini; Lestari, Dewi Putri; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Sumsanto, Muhammad; Sabathini, Elsa
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/j1yhgr65

Abstract

Indonesia memiliki potensi perikanan yang melimpah, namun konsumsi ikan nasional masih tergolong rendah. Rendahnya minat konsumsi ikan terutama terjadi pada anak-anak, padahal ikan merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang berperan penting dalam pertumbuhan dan pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong konsumsi ikan melalui Program Gemar Makan Ikan (GEMARI) dengan inovasi produk bakso ikan di SD Negeri 2 Bulu, Jepara. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi, serta uji kesukaan produk. Hasil survei menunjukkan bahwa 87,5% siswa sudah menyukai ikan. Setelah mencoba bakso ikan, tingkat kesukaan meningkat, dengan 56,3% siswa menyatakan sangat suka, 34,4% suka, 6,3% kurang suka, dan 3,1% tidak suka. Hasil ini membuktikan bahwa pengembangan produk ikan dalam bentuk bakso dapat diterima dengan baik oleh anak-anak, serta efektif sebagai strategi edukasi gizi untuk meningkatkan konsumsi ikan.
PEMBIBITAN MANGROVE MELALUI PEMANFAATAN PROPAGUL SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN EKOSISTEM PESISIR DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BBPBAP) JEPARA, JAWA TENGAH Insani Jati Surya; Elsa Sabathini; Lili Indiria Ganadi; Laila Sahira Nur; Nursadilah; Fadiya Astiarini; Lestari, Dewi Putri; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Sumsanto, Muhammad; Anggara, Lalu Imam
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/0eht2f98

Abstract

Pembibitan mangrove merupakan langkah strategis dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir yang mengalami degradasi. Kegiatan ini dilakukan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dengan memanfaatkan propagul Rhizophora mucronata sebagai bahan tanam. Metode yang digunakan meliputi persiapan media tanam, penanaman propagul ke dalam polybag, serta penataan area persemaian yang dilengkapi pemeliharaan awal berupa penyiraman rutin. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 100 propagul berhasil ditanam dan dipelihara pada polybag dengan kondisi awal yang baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan propagul melalui pembibitan memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan bibit berkualitas yang dapat digunakan untuk program rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir.
Sosialisasi Potensi Vegetasi Mangrove Sebagai Habitat Kepiting Bakau di Desa Cendi Manik, Lombok Barat Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Affandi, Rangga Idris; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Mulyani, Laily Fitriani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1950

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran ekologis dan ekonomis yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, antara lain sebagai penahan abrasi, penyerap karbon, serta habitat bagi biota laut seperti kepiting. Namun, keberadaan mangrove sering terancam akibat alih fungsi lahan, penebangan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove melalui pendekatan edukasi partisipatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi partisipatif, praktik penanaman mangrove, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman lebih baik mengenai fungsi mangrove dan menunjukkan antusiasme dalam praktik penanaman, dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak ±100 batang di area kosong bekas tumbuhan mangrove. Selain itu, melalui pembentukan kelompok masyarakat peduli mangrove sebagai upaya keberlanjutan untuk dapat mengawasi dan menjaga. Kegiatan ini termasuk pada edukasi berbasis partisipasi aktif yang mampu meningkatkan kesadaran kolektif dan mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung dalam konservasi lingkungan pesisir.
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan Nila Melalui Penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Dusun Repok Pancor, Lingsar, Lombok Barat Affandi, Rangga Idris; Setyono, Bagus Dwi Hari; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Diamahesa, Wastu Ayu; Cokrowati, Nunik; Mulyani, Laily Fitriani; Asri, Yuliana; Dwiyanti, Septiana; Kawirian, Rizky Regina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14695

Abstract

Dusun Repok Pancor di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi besar dalam budidaya perikanan, khususnya komoditas ikan nila. Meskipun demikian, para pembudidaya masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengelolaan pemeliharaan dan sanitasi yang belum optimal serta efisiensi penggunaan pakan yang rendah. Keterbatasan pemahaman mengenai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) menjadi salah satu faktor penghambat peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam menerapkan prinsip-prinsip CBIB. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif. Evaluasi dilakukan untuk menilai perubahan pengetahuan dan sikap peserta sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan teknis pembudidaya, terutama terkait biosekuriti, pengelolaan kualitas air, penggunaan pakan yang tepat, serta pengelolaan limbah budidaya. Peserta juga memperlihatkan antusiasme dan komitmen dalam menerapkan CBIB pada kegiatan sehari-hari. Secara keseluruhan, pelatihan dan pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pembudidaya dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.