Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMIZING THE BREEDING AND REARING TECHNIQUES OF TRANSGENIC GLOFISH TETRA (Gymnocorymbus ternetzi) IN TROPICAL FRESHWATER AQUACULTURE SYSTEMS Bagus Dwi Hari Setyono; Dewi Putri Lestari; Thoy Batun Citra Rahmadani
Journal of Fish Nutrition Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v5i1.7548

Abstract

The transgenic GloFish Tetra (Gymnocorymbus ternetzi), engineered to express fluorescent proteins, is increasingly popular in the global ornamental aquaculture industry. However, optimized protocols for its breeding and larval rearing under tropical freshwater conditions remain underexplored. This study aimed to evaluate the effects of substrate type and larval stocking density on reproductive performance, larval survival, growth, feed utilization, and fluorescent color intensity in GloFish Tetra. A 3×3 factorial experiment was conducted at a tropical hatchery in Indonesia using three substrate types—no substrate (S0), artificial fiber mat (S1), and natural aquatic vegetation (Hydrilla verticillata, S2)—combined with three stocking densities: 15, 10, and 5 larvae per liter. Key parameters, including fecundity, fertilization rate, hatchability, survival rate (SR), specific growth rate (SGR), feed conversion ratio (FCR), and color intensity (∆E), were measured and statistically analyzed using a two-way ANOVA. Results demonstrated that the S2-D5 treatment (natural vegetation with low density) significantly improved fecundity (330.2 ± 10.8 eggs), hatchability (82.3 ± 2.7%), SGR (4.30 ± 0.11%/day), and color intensity (∆E = 17.6 ± 1.0), while achieving the lowest FCR (1.31 ± 0.07). In contrast, high-density and substrate-free conditions (S0-D15) yielded the poorest performance across all metrics. These findings underscore the crucial role of environmental enrichment and density management in enhancing both biological and aesthetic traits in GloFish Tetra. This study presents a validated protocol for enhancing hatchery success and improving the ornamental quality of transgenic fish in tropical aquaculture systems.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN DAN TRANSPORTASI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI KERAMBA JARING APUNG DUSUN UJUNG BETOK LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Affandi, Rangga Idris; Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Alim, Sahrul; Diniariwisan, Damai; Setyono, Bagus Dwi Hari; Sumsanto, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6928

Abstract

Spiny lobsters (Panulirus homarus) are a high-value fishery commodity with strong demand in both local and international markets. Ujung Betok, located on the coast of East Lombok, is a center for spiny lobster aquaculture using floating net cages (FNC). Despite growing production, a common issue observed during transport is the decline in lobster quality, and in some cases, mortality, which significantly reduces market value. To address this problem, technical training was conducted focusing on post-harvest handling and transportation techniques aimed at preserving lobster quality up to the point of delivery. The activity was carried out through field surveys, educational sessions, and hands-on practical demonstrations at the FNC sites in Ujung Betok. Effective post-harvest handling is indicated by the lobster's ability to survive transport in healthy, undamaged condition, maintaining freshness equivalent to that at harvest. The post-harvest procedure includes sorting, holding, cold stunning, packaging, and transportation. Drier packaging methods have shown to significantly extend survival during transit. The fundamental principle of spiny lobster handling and packaging is to maintain product quality while minimizing physical injury and stress, both of which can lead to mortality.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
Penguatan Rantai Pasok Rajungan Berbasis Keadilan Gender dan Ekonomi Biru di Dusun Puyahan, Desa Lembar Selatan, Lombok Barat Marzuki, Muhammad; Abidin, Zaenal; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Diamahesa, Wastu Ayu; Angga, Prayogi Dwina; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Sumsanto, Muhammad; Diniariwisan, Damai; Alim, Sahrul
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v7i1.572

Abstract

Puyahan Hamlet in South Lembar Village is one of the traditional crab peeling centers (Portunus pelagicus) on the west coast of Lombok Island. Women in the informal work system dominate this activity without social protection or quality standards. Despite playing an important role in Indonesia's crab export supply chain, women peelers still face major challenges in technical and institutional aspects. This service activity aims to increase technical capacity and strengthen the institution of women crab peeler groups through training in the processing of fishery products based on the principles of food sanitation and facilitating the formation of legal business organizations. The methods used include participatory social mapping, technical training based on Good Manufacturing Practices (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), group institutional formation, and participatory evaluation. The results of the training showed a significant improvement in participants' hygiene understanding and practices, with an average pre-test score of 35.4 and a post-test score of 82.1. In addition, the establishment of organizational structures and institutional legalization allowed groups access to advanced training and wider economic opportunities. This intervention has been proven to be able to encourage behavior change, strengthen women's socio-economic position in the fisheries value chain, and support the gender empowerment agenda in coastal areas in a sustainable manner. The program recommends replication in other coastal areas with a gender-responsive participatory approach to strengthen the economic resilience of women's fishing communities.
Aksi Bersih Pantai Sebagai Upaya Meningkatkan Kebersihan Lingkungan Di Pantai Gondol Desa Penyambangan Rismayanti, Rismayanti; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Asmahwati, Asmahwati; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Arfat, Arfat; Indrawati, Titi; Juniyastuti, Sri Indah
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 1 (2025): Inovasi Edukatif dan Teknologi Partisipatif untuk Pemberdayaan Komunitas dalam
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i1.2150

Abstract

Sampah merupakan masalah lingkungan yang terjadi tidak hanya di darat tetapi juga di laut. Sampah yang berada di perairan dan terakumulasi di pesisir dapat mengancam biota laut dan ekosistem. Kesadaran masyarakat setempat dan pengunjung sangat dibutuhkan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah sampah dan untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pantai dengan membuang sampah pada tempatnya.  Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9-10 Juni 2024 di pantai Gondol desa Penyambangan, Bali yang dihadiri oleh mahasiswa, perangkat desa, perwakilan setiap dusun serta warga desa penyambangan, yang meliputi : (1) observasi langsung, (2) wawancara, (3) koordinasi, (4) persiapan dan (5) kegiatan aksi pantai dan pembuangan sampah. Program aksi bersih pantai Gondol berjalan dengan baik serta didukung oleh seluruh perangkat desa Penyambangan dan masyarakat sekitar, terbukti dengan ikut sertanya kepala desa dan anggotanya serta masyarakat dalam kegiatan pembersihan dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.. Kebersihan bersih pantai hanya solusi sesaat, sehingga perlu ditindak lanjuti secara bersama-sama oleh semua pihak terkait untuk terus membiasakan perilaku pola hidup bersih dan sehat.
SOSIALISASI MASYARAKAT PESISIR TENTANG PENTINGNYA KONSUMSI IKAN SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) DI LOMBOK TIMUR, NUSA TENGGARA BARAT Fitriani, Laily; Sumsanto, Muhammad; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Diamahesa, Wastu Ayu; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v5i2.7536

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pesisir di Lombok Timur tentang pentingnya konsumsi ikan sebagai Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) dalam upaya pencegahan stunting. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi pengolahan ikan menjadi MPASI, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan ibu hamil, ibu menyusui, keluarga dengan anak usia 6-24 bulan, dan kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, manfaat ikan, dan cara pengolahan ikan untuk MPASI (p < 0,05). Hasil FGD juga mengindikasikan perubahan sikap dan perilaku positif terhadap konsumsi ikan sebagai MPASI, seperti peningkatan kesadaran, kepercayaan diri, dan adopsi resep-resep baru. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan antara lain dukungan tokoh masyarakat dan kader posyandu, partisipasi aktif peserta, dan materi yang relevan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan ekonomi dan mitos yang salah tentang ikan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa sosialisasi dan demonstrasi efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang manfaat ikan sebagai MPASI. Disarankan adanya program berkelanjutan untuk meningkatkan aksesibilitas ikan, diversifikasi produk olahan ikan, dan pendidikan gizi, serta pelibatan aktif stakeholder dan pengembangan media informasi.
Effectiveness of Different Binders in Improving Feed Stability and Survival Rate of Mud Crab (Scylla sp.) Fed Trash Fish-Based Diet Diamahesa, Wastu Ayu; Abidin, Zaenal; Lestari, Dewi Putri; Alim, Sahrul; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Mutiara, Ni Luh
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9896

Abstract

Feed stability is crucial in aquaculture to minimize nutrient loss and ensure optimal growth of cultured species. This study evaluated the effects of different binders (carboxymethyl cellulose/CMC, wheat gluten, tapioca flour, and Gracilaria sp. flour) at 3% and 5% concentrations, processed via hot and cold mixing methods, on feed stability and survival of mud crab (Scylla spp.). Conducted over 45 days, the research involved feed formulation, stability testing in seawater (30 ppt salinity), and a 30-day feeding trial in a recirculating aquaculture system. Results showed that binder type and processing method significantly influenced feed integrity, with CMC 5% + hot mixing exhibiting the highest stability (96.99% retention after 240 minutes), while tapioca 5% + hot mixing degraded fastest. All formulations met the ≥70% stability threshold after 120 minutes, confirming suitability for aquaculture. The feeding trial revealed 100% survival across all treatments, indicating that binder selection can prioritize physical stability without compromising crab health. Hot processing consistently enhanced binder performance, particularly for polysaccharide-based CMC and Gracilaria sp. flour. These findings suggest CMC 5% (hot) as the optimal binder for durable mud crab feed, whereas tapioca requires careful concentration control. The study provides practical insights for feed development, though further replicated trials under varied farming conditions are recommended to validate commercial applicability. This research contributes to sustainable aquaculture by improving feed efficiency and reducing waste in mud crab production.
Enhancing ornamental marine fish farming through advanced water management with protein skimmers in Lembar, West Lombok Affandi, Rangga Idris; Azhar, Fariq; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Fitria, Syawalina; Agustin, Pradita Ayu; Setyono, Bagus Dwi Hari; Diamahesa, Wastu Ayu; Diniariwisan, Damai; Sumsanto, Muhammad; Abidin, Zaenal
Penamas: Journal of Community Service Vol. 5 No. 3 (2025): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v5i3.2021

Abstract

The coastal area of Lembar District, West Lombok, has great potential in cultivating marine ornamental fish such as clownfish and blue tang, but water pollution due to Lembar Port activities has caused a decline in water quality and low fish survival. This community service aims to increase the capacity of farmers in managing water quality through the application of protein skimmer technology, a tool that can remove dissolved organic particles from seawater. The activity was carried out in six stages, namely location survey, socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and program sustainability. The results of the activity showed that partners experienced an increase in understanding of the importance of water quality and skills in using protein skimmers. In addition, the condition of the cultivation environment became more stable and supported the growth of ornamental fish. With a participatory approach and the application of appropriate technology, this activity was able to provide a positive impact. This program is expected to be a pilot model for other coastal areas in the development of sustainable marine ornamental fish cultivation.
Strengthening Tilapia Cultivation Through CBIB-Based Farming in Sigerongan Village, West Lombok Regency Affandi, Rangga Idris; Abidin, Zaenal; Scabra, Andre Rachmat; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i3.1576

Abstract

Sigerongan Village in Lingsar District, West Lombok Regency, has quite large aquaculture potential, especially for tilapia commodities. However, in practice, farmers still face various obstacles such as low quality of maintenance management, sanitation, and feed use efficiency. Lack of understanding of Good Fish Farming Practices (CBIB) standards is one of the main factors that hinders increased productivity and sustainability of aquaculture businesses. This community service activity aims to improve the understanding and skills of tilapia farmers in Sigerongan Village in applying CBIB principles. Implementation methods include counseling, discussion, and direct assistance with a participatory and demonstrative approach. Evaluation is carried out to measure changes in participants' knowledge and attitudes before and after the activity. The results of the activity showed a significant increase in the understanding and technical skills of farmers related to aspects of biosecurity, water quality management, proper use of feed, and management of aquaculture waste. The participants also showed enthusiasm and commitment to implementing CBIB in their daily activities. This activity also encourages collective awareness of the importance of quality standards in sustainable aquaculture. In conclusion, CBIB training and mentoring have a positive impact on increasing the capacity of fish farmers in Sigerongan Village and have the potential to become a model for sustainable and competitive fisheries community empowerment.
Co-Authors A Rahman Abidin, Z Abidin, Zaenal Affandi, Rangga I. Agustin, Pradita Ayu Ahmad Ahmad Amanda, Salsabila Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Anggraini, Irika Devi Arfat, Arfat Arfatunnisa Asmahwati, Asmahwati Asri, Yuliana Auliah, Jami'atul Awan Dermawan Ayu Diamahesa, Wastu Badrun Badrun Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan DEDI JUSADI Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu A. Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dipokusumo, Bambang Dwi Aprilianingsih Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Elsa Sabathini Fadiya Astiarini Fariq Azhar Gina Maulina Hadzriil Jeeffry , Ku I Gusti Lanang Parta Tanaya I Kadek Sumiana Idris Affandi, Rangga Insani Jati Surya Junaidi, Muhammad Juniyastuti, Sri Indah Kaswadi, Hendri Khairul Umam Laila Sahira Nur Lailly Fitriani Mulyani Laily Fitriani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lalu Imam Anggara Lalu Imam Anggara Lestari, Wina Indah Lili Indiria Ganadi Lumbessy Lumbessy, Salnida Yuniarti Lumbessy, Salnida Yuniati Marno, Septhian Mia Setiawati Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Murtiningsih, Sustanti Mutiara, Ni Luh Naban, Sulthon Hamid Faros Nada, Qothrun Nanda Diniarti Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah NURMAHRAINI, NURMAHRAINI Nursadilah Pebriata, M. Nurdian Putri Lestari, Dewi Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi Retno Palupi Rismayanti Rismayanti Rusman Rusman Sahrul Alim Salnida Yuniati Lumbessy Saomadia, Baiq T. Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Setyono, Bagus D. H. Sima Lafina Ziqri Sukartono Sukartono sukriadi sukriadi Sumiana, I Kadek Syawalina Fitria Taslim, Muhammad Titi Indrawati, Titi Weni Rahmawati Winggi Anggita Yatin, Nur Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuni Puji Hastuti Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah