Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Lingkungan Pesisir Melalui Gerakan Bersih Pantai Upaya Mengurangi Sampah Lingkungan Pondok Prasi, Kota Mataram Nuri Muahiddah; Andre Rachmat Scabra; Salnida Yuniarti Lumbessy; Bagus Dwi Hari Setyono; Dewi Putri Lestari; Nanda Diniarti; Yuliana Asri; Wastu Ayu Diamahesa; Sahrul Alim; Septiana Dwiyanti; Rangga Idris Affandi; Muhammad Sumsanto; Thoy Batun Citra Rahmadani; Damai Diniariwisan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4738

Abstract

Tujuan kegiatan bersih pantai di Lingkungan Pondok Prasi, Kelurahan Bintaro Kota Mataram adalah untuh menjaga kebersihan Kawasan pesisir, serta menagajak ikut serta masyarakat pesisir untuk menjaga lingkungannya dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan Bersih Pantai Ini juga mendukung program pemerintah Nomor 83 Tahun 2018 tentang penanganan sampah laut. Kegiatan bersih pantai ini sudah dilaksanakan denngan melibatkan pihak mahasiswa, dosen Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram serta masyarakat Lingkungan Pondok Prasi untuk membersihkan Pesisir Pantai. Sampah-sampah yang dibersihkan didominasi olek plastik kemasan, popok bayi dan kayu yang diduga sampah tersebut berasal dari muara dan daratan yang terakumulasi didaerah pantai Kawasan Lingkungan Pondok Prasi. Sampah plastik dan popok bayi tersebut sulit terurai dan bila dibiarkan terbuang kelautan akan membahayakan organisme dan kehidupan laut dari komoponen mikroplastik tersebut. Kegiatan Pengabdian  Pengelolaan Lingkungan Pesisir Melalui Gerakan Bersih Pantai upaya mengurangi sampah Lingkungan Pondok Prasi, Kelurahan Bintaro, Kota Mataram sudah berhasil dilaksanakan dengan baik.
Sosialisasi Dan Pelatihan Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) di Desa Bug-Bug, Lingsar, Lombok Barat Rangga Idris Affandi; Bagus Dwi Hari Setyono; Damai Diniariwisan; Wastu Ayu Diamahesa; Thoy Batun Citra Rahmadani; Muhammad Sumsanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4811

Abstract

Desa Bug-bug adalah saIah satu desa yang terIetak di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dan terletak pada daerah yang dekat dengan pegunungan sehingga memiliki sumber air bersih yang cocok digunakan untuk kegiatan memelihara ikan (budidaya ikan). Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah praktik Budikdamber (budidaya ikan daIam ember). Budikdamber adaIah teknik budidaya ikan ramah Iingkungan yang memanfaatkan ember untuk wadah budidaya ikan serta menggunakan air budidaya untuk tumbuh kembang sayuran yang ditanam. Tujuan sosialisasi dan pelatihan budikdamber ini agar nantinya masyarakat mampu melaksanakan budikdamber secara berkelanjutan dan mencapai tujuan yang diharapkan bagi masyarakat dan ahli budidaya di Desa Bug-bug. PeIaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diIakukan dengan metode penyuIuhan dan pelatihan yaitu memperkenaIkan dan praktik Iangsung kegiatan budikdamber. Kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan memperkenaIkan budikdamber, tanya jawab/diskusi, dan pelatihan langsung. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu telah dilakukan penyuIuhan dengan materi yang disampaikan berkaitan tentang budikdamber yang diikuti keIompok ibu PKK, karang taruna, dan beberapa mahasiswa Universitas Mataram yang sedang meIaksanakan kegiatan KKN. Setelah itu dilakukan pelatihan langsung pembuatan budikdamber. KesimpuIan pengabdian masyarakat ini adaIah teIah disampaikannya informasi, pengetahuan, dan bimbingan teknis kepada masyarakat di Desa Bug-bug tentang teknoIogi budikdamber.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN DAN SISTEM TRANSPORTASI KEPITING BAKAU Scylla serrata DI KOPERASI PRIMA NUSANTARA Yuliana Asri; Bagus Dwi Hari Setyono; Rangga Idris Affandi; Thoy Batun Citra Rahmadani; Damai Diniariwisan; Sahrul Alim; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Lalu Hizbulloh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8566

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai eknomis tinggi karena tingginya permintaan baik untuk pasar domestic maupun ekspor.  Sebagian besar permintaan pasar kepiting adalah dalam kondisi hidup. Oleh karenanya, menjaga kondisi kepiting tetap hidup dan bugar menjadi tantangan dalam proses pasca panen, diantaranya penyimpanan sementara dan transportasi. Koperasi Prima Nusantara adalah salah satu badan usaha yang menjual kepiting bakau hidup.  Mayoritas kepiting bakau diperoleh dari perairan payau yang ada di Desa Sekotong Lombok Barat untuk kemudian dipasarkan ke hotel dan restoran di sekitaran Mataram, Senggigi dan Gili Terawangan. Koperasi Prima Nusantara tergolong pemain baru untuk komoditas kepiting hidup, sehingga mengalami kendala berupa tingkat kematian yang tinggi dan susut berat pada saat penyimpanan sementara dan pengiriman.  Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan teknis kepada karyawan terkait teknik penanganan pasca panen serta sistem transportasi kepiting sehingga kualitasnya bisa terjaga sampai ke tangan konsumen.  Pengabdian dilakukan di Desa Rumaq Kabupaten Lombok Barat dengan metode penyampaian materi dan pendampingan teknis langsung. Karyawan dijelaskan tentang system transportasi kepiting dengan system basah dan kering.  Alat dan bahan yang digunakan selama pendampingan adalah box styrofoam, keranjang, timbangan, tali rapia, lakban, es batu, air laut dan kepiting bakau yang masih segar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah peserta memahami metode dan teknik penanganan pasca panen dan transportasi kepiting bakau
Effect of Adding Tuna Fish Bone Meal as a Source of Calcium Minerals in Feed in Freshwater Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei) Cultivation Umam, Khairul; Scabra, Andre Rachmat; Rahmadani, Thoy Batun Citra
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.10208

Abstract

The aim of this research is to analyze the effect of giving tuna bone meal as a mineral source to vaname shrimp cultivated in freshwater media, at doses of 1%, 2%, 3% and 4%. Fish bones are a form of fish processing industry waste that contains the highest calcium among fish body parts, because the main components of fish bones are calcium, phosphorus and carbonate. The calcium content in tuna bone meal is higher than the calcium content in other fish bone meal, namely in catfish bone meal 13.48%, mandidihang fish bone meal 2.12%, catfish bone meal 30.95% and in fish bone meal tuna ranges from 23-39%. Based on research that has been carried out, the addition of tuna fish bone meal has a real influence on the growth of specific weight, absolute weight, specific length, absolute length but there is no significant difference to FCR. The best value was obtained in Treatment 5 with the addition of tuna bone meal at a dose of 4% ( 4 grams / 100gram feed). Specific weight values at P5 (2.85%), absolute weight (27.8), absolute length (6.00cm), specific length (3.46%)
Sosialisasi Penerapan Biosecurity Dalam Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) di Desa Kuranji Dalang, Lombok Barat Lestari, Dewi Putri; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Abidin, Zaenal; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v6i1.400

Abstract

The application of the biosecurity system as an effort to prevent failures in aquaculture activities, one of which is vaname shrimp farming. Because in aquaculture activities it is known that the water sources used come from natural water sources. Like in the Kuranji area where the source of sea water comes from Kuranji Beach. So that the water area qualifies as an open water area (Open System) and there is a greater possibility of microbiological and chemical contaminants being carried into the aquaculture system through water. Therefore, it is necessary to socialize the introduction of biosecurity systems by making water filters as an effort to prevent microbiology that can interfere with shrimp farming activities.
TEKNIK PEMBENIHAN IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO) DENGAN RASIO JANTAN BETINA YANG BERBEDA NURMAHRAINI, NURMAHRAINI; RAHMADANI, THOY BATUN CITRA
GANEC SWARA Vol 18, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i2.840

Abstract

Koi fish is a type of freshwater ornamental fish that has great demand. This commodity has become valuable in some regions in Indonesia. One of the problem in koi fish is producing good quality larvae. Therefore, it is necessary to make observation regarding the use of broodstock. This research aims to see the best ratio between male and female in producing koi fish larvae. The result showed that spawning using male to female ratio 1:2 was better than 1:3. It can be seen from the hatching rate of 1:2 and 1:3, 51% and 26%, respectively. The growth of koi fish larvae within 2 weeks reached a size 2,80 cm. The water quality during the research showed in optimum condition and can support for the life of fish koi
KONDISI KELIMPAHAN DAN STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PERAIRAN PANTAI SENGGIGI KABUPATEN LOMBOK BARAT Damai Diniariwisan; Thoy Batun Citra Rahmadani
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.504

Abstract

Fitoplankton adalah salah satu mikroorganisme akuatik yang memiliki peran penting pada siklus kehidupan di air. Sebagai produsen primer dalam suatu rantai atau jaring makanan, fitoplankton dapat menjadi parameter ekologi untuk menggambarkan kondisi perairan, melalui kelimpahan dan struktur komunitasnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi kelimpahan dan struktur komunitas fitoplankton di perairan Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat dan dilaksanakan pada bulan Oktober 2022. Jenis fitoplankton yang ditemukan terdiri dari 2 divisi yaitu Chrysophyta dan Pyrrophyta. Divisi Chrysophyta yang teridentifikasi terdiri dari genus Cocconeis, Torodinium, Skeletonema, Nitzchia, Guinardia dan Eunotia, sedangkan dari divisi Pyrrophyta terdiri dari 3 genus yaitu Pyrocystis, Gymnodinium dan Histioneis. Hasil kelimpahan fitoplankton yang ditemukan di seluruh stasiun berkisar 4.267 – 8.213 Ind/L yang menunjukkan perairan dalam kondisi oligotrofik. Sedangkan struktur komunitas digambarkan dari hasil perhitungan indeks keanekaragaman (H’) berkisar 1,59 – 1,80, indeks keseragaman 0,86 – 0,90 dan indeks dominansi 0,19 – 0,25. Nilai – nilai tersebut menunjukkan lokasi perairan Pantai Senggigi dalam keadaan yang stabil, atau tidak muncul genus yang mendominasi.
KOMPOSISI KELIMPAHAN DAN STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI KAWASAN PANTAI SEKOTONG, NUSA TENGGARA BARAT DAMAI DINIARIWISAN; THOY BATUN CITRA RAHMADANI
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.766

Abstract

The potential for coastal resources in the Sekotong region, West Nusa Tenggara is very large both from an ecological and economic perspective. Various types of aquatic biota, both macroorganisms and microorganisms such as phytoplankton, can be found in this area. Phytoplankton can generally be used as a bioindicator to monitor water conditions, pollution and eutrophication. This research aims to determine the composition of the abundance and community of phytoplankton in the Sekotong coastal area. This research was carried out in January 2023 using a descriptive method, namely taking and measuring samples in the field and then describing the results. The highest phytoplankton abundance results obtained were 8640 cells/l, which is included in the oligotrophic or low category. Meanwhile, the phytoplankton composition found consisted of Chrysophyta and Cyanophyta. The results of the dominance index range from 0.19 to 0.34, which means low dominance, while the diversity index ranges from 0.91 to 1.71, which means moderate diversity. Water quality conditions show normal water values. So in general, the condition of the phytoplankton community in the Sekotong Beach area is still in the normal category with low abundance.
PELATIHAN PEMBUATAN KOLAM BUNDAR HDPE PADA MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN NILA DI DESA BATUYANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sahrul Alim; Zaenal Abidin; Salnida Yuniarti; Lumbessy; Dewi Putri Lestari; Thoy Batun Citra Rahmadani
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5985

Abstract

Pelatihan penggunaan kolam bundar HDPE (High-Density Polyethylene) untuk budidaya ikan nila memberikan solusi efisien, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat di Desa Batuyang, Lombok Timur, dengan melibatkan kelompok pembudidaya ikan “Sinar Timur”, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat. Budidaya ikan nila sebelumnya menggunakan kolam terpal yang mudah bocor atau kolam semen yang mahal. Oleh karena itu, kolam bundar HDPE dipilih sebagai alternatif inovatif. Pelatihan dilaksanakan di lahan milik pembudidaya setempat, menggunakan metode kombinasi teori dan praktik. Peserta diajarkan langkah-langkah konstruksi kolam, mulai dari pengukuran, pengelasan lembaran HDPE, persiapan lokasi, pembentukan struktur dasar, pemasangan besi wermes, hingga uji coba dan penyesuaian akhir. Kolam HDPE yang dibuat memiliki diameter 5 meter, dilengkapi sistem aerasi menggunakan blower, dan dirancang untuk tahan cuaca ekstrem serta keausan. Kegiatan diawali dengan persiapan dan knowledge transfer dari tim pengabdian, yang juga menyediakan sarana dan prasarana. Hasilnya, kelompok pembudidaya berhasil membuat kolam HDPE yang kokoh, tahan lama, dan praktis untuk budidaya ikan nila. Perawatan rutin tetap diperlukan untuk menjaga performa kolam agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Solusi ini diharapkan mendukung keberlanjutan budidaya perikanan di wilayah tersebut.
Identification of Flavonoid Content Extracted from Mangosteen Peel (Garcinia mangostana) Sourced from Mataram, West Nusa Tenggara Muahiddah, Nuri; Rahmadani, Thoy Batun Citra
Journal of Fish Health Vol. 4 No. 4 (2024): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v4i4.5925

Abstract

Mangosteen peel (Garcinia mangostana) is known for its high concentration of bioactive compounds, particularly flavonoids, which possess various health benefits such as antioxidant, anti-inflammatory, and antimicrobial properties. This study aims to identify and quantify the flavonoid content extracted from mangosteen peels sourced from Mataram, West Nusa Tenggara. Using ethanol as a solvent, the extraction process was carried out through maceration, followed by qualitative and quantitative analysis using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FT-IR). The FTIR analysis confirmed the presence of key functional groups associated with flavonoids, including hydroxyl (-OH), ether (C-O), and aromatic C=C groups. Quantitative analysis revealed a significant flavonoid content. Additionally, the extract showed potential antibacterial properties against Aeromonas hydrophila, suggesting its application as a natural antimicrobial agent.
Co-Authors A Rahman Abidin, Z Abidin, Zaenal Affandi, Rangga I. Agustin, Pradita Ayu Ahmad Ahmad Amanda, Salsabila Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Anggraini, Irika Devi Arfat, Arfat Arfatunnisa Asmahwati, Asmahwati Asri, Yuliana Auliah, Jami'atul Awan Dermawan Ayu Diamahesa, Wastu Badrun Badrun Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan DEDI JUSADI Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu A. Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dipokusumo, Bambang Dwi Aprilianingsih Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Elsa Sabathini Fadiya Astiarini Fariq Azhar Gina Maulina Hadzriil Jeeffry , Ku I Gusti Lanang Parta Tanaya I Kadek Sumiana Idris Affandi, Rangga Insani Jati Surya Junaidi, Muhammad Juniyastuti, Sri Indah Kaswadi, Hendri Khairul Umam Laila Sahira Nur Lailly Fitriani Mulyani Laily Fitriani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lalu Imam Anggara Lalu Imam Anggara Lestari, Wina Indah Lili Indiria Ganadi Lumbessy Lumbessy, Salnida Yuniarti Lumbessy, Salnida Yuniati Marno, Septhian Mia Setiawati Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Murtiningsih, Sustanti Mutiara, Ni Luh Naban, Sulthon Hamid Faros Nada, Qothrun Nanda Diniarti Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah NURMAHRAINI, NURMAHRAINI Nursadilah Pebriata, M. Nurdian Putri Lestari, Dewi Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi Retno Palupi Rismayanti Rismayanti Rusman Rusman Sahrul Alim Salnida Yuniati Lumbessy Saomadia, Baiq T. Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Setyono, Bagus D. H. Sima Lafina Ziqri Sukartono Sukartono sukriadi sukriadi Sumiana, I Kadek Syawalina Fitria Taslim, Muhammad Titi Indrawati, Titi Weni Rahmawati Winggi Anggita Yatin, Nur Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuni Puji Hastuti Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah