Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Nutritional Profile and Silage Quality of Avocado Seed Meal as Herbal Feed Additive Enriched with Molasses Sadarman; Nurfitriani, Rizki Amalia; Harahap, Rakhmad Perkasa; Saleh, Eniza; Anugrah; Alfian, Aldi; Juliantoni, Jepri; Alridho, Dwi Putra Agung; Febrina, Dewi; Sastrawan, Sandri; Adegbeye, Moyosore Joseph; Khairi, Fitrah
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 8 No. 2 (2025): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2025.008.02.9

Abstract

Avocado seed meal, a part of the avocado plant that is rich in antioxidants and various other nutrients and non-nutrient substances, has great potential to be utilized as an herbal additive in animal feed. This study aims to determine the effect of molasses addition on the nutrient profile and quality of avocado seed meal silage. The control treatment (P1) used plain avocado seed flour, while the experimental treatments (P2, P3, P4, and P5) incorporated increasing molasses concentrations of 1%, 1.50%, 2%, and 2.50% of dry matter, respectively. All treatments were silaged for 30 days at room temperature. Key parameters measured were nutrient content, temperature, pH, fungal growth, physical and fresh silage quality, dry matter loss, and Fleigh value. The data obtained were analyzed based on analysis of variance, differences in parameter values between treatments were further tested with DMRT at the 5% significance level. Results indicated that molasses significantly enhanced the silage's nutrient content and improved its physical and fresh quality by optimizing temperature, reducing dry matter loss, and increasing Fleigh value (P<0.05). The conclusion of this study suggests that adding 2.50% molasses can produce the highest-quality avocado seed meal silage as an optimal herbal feed for livestock.
Pertumbuhan dan Kandungan Nutrisi Rumput Odot (Pennisetum Purpureum CV. Mott) pada Pemberian Berbagai Pupuk Organik Utomo, Budi; Nurfitriani, Rizki Amalia; Setiawan, Duta; Ningsih, Niati; Yulinarsari, Alditya Putri; Anifiatiningrum
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 8 No. 2 (2025): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2025.008.02.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai jenis pupuk organik terhadap profil pertumbuhan dan kandungan nutrisi rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (tanpa pupuk), P1 (pupuk organik padat/POP), P2 (pupuk organik cair/POC), P3 (kombinasi POP dan POC), dan P4 (pupuk urea). Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, bobot kering, dan bobot segar, sedangkan kandungan nutrisi meliputi bahan kering (BK), protein kasar (PK), serat kasar (SK), lemak kasar (LK), dan abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik secara signifikan meningkatkan pertumbuhan rumput odot. Perlakuan P1 meningkatkan jumlah daun, bobot kering, bobot segar, dan kandungan PK; P2 meningkatkan jumlah tunas dan LK; P3 meningkatkan panjang tunas; P4 meningkatkan SK; sedangkan P0 menghasilkan kandungan BK dan abu tertinggi. Pupuk organik padat direkomendasikan untuk budidaya rumput odot guna memperoleh hasil optimal.
The Correlation of Body Condition Score (BCS) to Lust Value in Friesian Holstein Crosbred Dairy Cows at KAN JABUNG Nurkholis; Octaviani, Wanda Tita; Nurfitriani, Rizki Amalia; Rukmi, Dyah Laksito
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v9i1.6305

Abstract

This study aimed to determine the relationship between body condition score (BCS) and estrus expression. The study was conducted by measuring BCS and observing estrus expression in the vulva (color change, swelling, increased temperature, and mucus secretion) before artificial insemination. BCS was assessed using a 5-point interval scale. This study was conducted on 20 Friesian Holstein crossbreed dairy cows that showed signs of estrus and had given birth (first lactation) or were older than 3 years. There was a correlation between BCS and several estrus indicators in the vulva: color change (r=0.70), increased temperature (r=0.91), mucus secretion (r=0.77), and swelling (r=0.50). Cows with a low BCS showed poor estrus quality, while cows with a moderate BCS showed more pronounced estrus symptoms. This suggests that inadequate nutrition in cows with a low BCS can lead to hormonal imbalance and suboptimal reproductive performance. Therefore, it is important to increase livestock farmers' awareness of the importance of providing sufficient and quality feed to meet livestock nutritional needs and achieve optimal reproductive performance.
Keragaman Sifat Kuantitatif Domba Sapudi Jantan Yearling Hasanah, Niswatin; Nurfitriani, Rizki Amalia; Haryuni, Nining
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i2.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat kuantitatif domba Sapudi jantan yearling di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Jember. Pengukuran ini dilaksanakan di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Jember di desa Sidomulyo, kecamtan Silo, kabupaten Jember, Jawa Timur, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan September 2020 sampai dengan awal bulan Oktober 2020. Pengukuran langsung pada permukaan tubuh domba diantaranya melalui pengukuran tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan penimbangan bobot badan sebagai sifat kuantitatif dapat memberikan gambaran eksterior pada domba Sapudi maupun digunakan sebagai seleksi. Berdasarkan hasil pengukuran tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan penimbangan bobot badan yang dilakukan di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Jember rata-rata tinggi pundak pada umur 12-18 bulan sebesar 60,56 cm, rata-rata panjang badan domba umur 12-18 bulan sebesar 58,20 cm, rata-rata lingkar dada pada domba umur 12-18 bulan sebesar 68,23 cm rata-rata lingkar skrotum domba umur 12-18 bulan sebesar 23,16 cm dan rata-rata bobot badan domba pada umur 12-18 bulan sebesar 27,58 kg, disimpulkan bahwa sifat-sifat kuantitatif (tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan bobot badan) domba Sapudi jantan sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia 7532-2 (2018) dari data hasil analisis dapat dikatakan bahwa domba Sapudi dalam kisaran umur 12-18 bulan seragam.
PENINGKATAN MINAT MAHASISWA JURUSAN PETERNAKAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER MENGIKUTI PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Prayitno, Agus Hadi; Nurfitriani, Rizki Amalia; Ningsih, Niati; Imam, Shokhirul; Prasetyo, Budi; Nurkholis, Nurkholis; Pantaya, Dadik; Muhamad, Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.26861

Abstract

Program pengabdian ini dilatar belakangi oleh masih sedikitnya jumlah mahasiswa yang ada di Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember yang mengikuti program kreativitas mahasiswa (PKM) untuk berkompetisi di level nasional. Oleh karena itu, pelatihan ini butuh dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dari mahasiswa Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember yang akan mengikuti program kreativitas mahasiswa hingga sampai ke tingkat nasional. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa program kreativitas mahasiswa merupakan program yang dapat mendorong dan menggali kreativitas serta inovasi mahasiswa melalui sebuah kompetisi yang sangat kompetitif, sehingga pelatihan bagi mahasiswa yang berasal dari Jurusan Peternakan yang akan mengikuti program kreativitas mahasiswa sangatlah penting. Hasil dari pengabdian ini menegaskan bahwa mahasiswa Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember melalui pelatihan ini berdampak pada peningkatan minat mahasiswa untuk mengikuti program kreativitas mahasiswa karena mahasiwa menjadi lebih paham tentang panduan program kreativitas mahasiswa yang terbaru.