Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peran Kompensasi Dan Keamanan Kerja Sebagai Faktor Penentu Kepuasan Kerja Karyawan Perhotelan (Studi Kasus Pada Jeva Klui Resort) Mujahidin, Sofan; Cahyadi, Irwan; Marliba, Febria Nurmelia; Makiah, Makiah; talidobel, susilo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2627

Abstract

Fenomena kesenjangan kompensasi dan keterbatasan jaminan kerja pada karyawan training di sektor perhotelan menjadi isu penting yang dapat memengaruhi kepuasan kerja. Kondisi ini juga terjadi di Jeva Klui Resort, Lombok Utara, di mana karyawan training menerima hak yang lebih terbatas dibandingkan karyawan tetap maupun kontrak, sehingga berpotensi menurunkan rasa puas dan loyalitas mereka terhadap perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan keamanan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan training pada Jeva Klui Resort. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam perumusan kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan di sektor perhotelan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan training yang berjumlah 36 orang dan dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, disertai uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, sedangkan keamanan kerja tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kompensasi dan keamanan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja, dengan kompensasi sebagai faktor dominan. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan sistem kompensasi yang layak sebagai strategi utama dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan perhotelan.
Pengaruh Beban Kerja Danstres Kerja Terhadap Motivasi Kerja Dengan Worklife Balance Sebagai Variabel Mediasi (Pada Pegawai BNI KC Sumbawa Barat) Julia, Tri Ega; cahyadi, irwan; makiah, makiah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2703

Abstract

Sumber Daya Manusia merupakan aset penting yang dimiliki perusahaan untuk mewujudkan tujuan organisasi sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan (Syarif, 2022). SDM mencakup kemampuan daya pikir dan daya fisik individu, yang dipengaruhi oleh faktor keturunan maupun lingkungan, serta bekerja karena dorongan motivasi untuk memenuhi kepuasannya. SDM adalah satu-satunya sumber daya yang memiliki akal, perasaan, keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas. Metode kuantitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menguji teori dan hipotesis melalui pengumpulan dan analisis data berbentuk angka atau statistik. Metode ini bersifat objektif, sistematis, dan menggunakan instrumen terstandar kuesioner atau survei untuk mengukur variabel-variabel yang diteliti. Penelitian ini dilakukan di kantor cabang Bank BNI Taliwang. Populasi pada kantor cabang BNI Taliwang, Sumbawa Barat dengan jumlah total seluruh pegawai sebanyak 70 orang dengan fokus penelitian pada pegawai dibagian officer dan staff. Berdasarkan hasil penelitian, beban kerja memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, kemudian beban kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance. Stres kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance, Work-life balance sendiri terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Dengan demikian, work-life balance menjadi faktor kunci dalam menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pegawai meskipun dihadapkan pada beban kerja maupun stres kerja.
Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Motivasi: Peran Mediasi Kepuasan Kerja Yazid, Muhammad; Cahyadi, Irwan; Yuliana, Ika; Makiah, Makiah; Marlina, Febria Nurmelia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja fisik terhadap motivasi kerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan Gudang J&T Express di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya tingkat absensi karyawan, yang berdampak pada produktivitas dan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh dari 80 responden melalui teknik sampling jenuh dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, serta memiliki pengaruh langsung terhadap motivasi kerja. Kepuasan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, dan secara signifikan memediasi hubungan antara kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan motivasi kerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan dan kondisi lingkungan kerja fisik yang baik dapat meningkatkan kepuasan kerja dan secara tidak langsung mendorong motivasi kerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen dalam mengembangkan gaya kepemimpinan yang komunikatif serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan memadai guna mendukung kinerja operasional perusahaan.  
PENGARUH SELF EFFICACY LOCUS OF CONTROL TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Iswandi, Iswandi; Cahyadi, Irwan; Yuliana, Ika
ECONOMIST: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/economist.v2i4.174

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self efficacy, locus of control terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan sebagai variable intervening. Dengan menggunakan sampel atau responden sebanyak 42 orang sejumlah karyawan yang ada di kantor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian smart plus dengan uji validitas, realibilitas dan hipotesisnya menggunakan outer model dan inner model, yang Dimana ditemukan hasil yaitu self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada kantor pelayanan kekayaan Negara dan Lelang mataram, locus of control berpengaruh positif  dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, locus of control berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, kepuasan kerja karyawan berpengaruh positif dan  signifikan terhadap kinerja karyawan, self efficacy berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan pada kantor pelayanan kekayaan negara dan Lelang mataram, serta locus of control berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pada kantor pelayanan kekayaan Negara dan Lelang Mataram.
Analisis Dimensi Kecerdasan Emosional Terhadap Komitmen Pengembangan Sociopreneur Akbar, Syamsul; Yuliana, Ika; Marlina , Febria Nurmelia; Cahyadi, Irwan; Talidobel, Susilo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3115

Abstract

This study aims to analyze the influence of emotional intelligence, which encompasses self-awareness, self-management, self-motivation, empathy, and social skills, on commitment to sociopreneurship development. The study employed a quantitative approach with a causal design, involving 80 sociopreneurs from the Coconut Processing Industry Center in Pemenang Regency. Based on the data analysis, it was found that three aspects of emotional intelligence self-motivation, empathy, and social skills have a positive and significant influence on commitment to sociopreneurship development. Conversely, self-awareness and self-management did not significantly influence this commitment. These findings confirm that not all dimensions of emotional intelligence play an equal role in shaping a sociopreneur's commitment. Aspects such as self-motivation, empathy, and social skills have been shown to be more influential in encouraging individuals to remain committed to their social roles. The implications of this research are the importance of training and developing emotional intelligence, particularly in enhancing intrinsic motivation, the ability to understand others, and social interaction skills. Development programs for sociopreneurs need to focus on strengthening these three aspects to foster long-term commitment that will impact business sustainability and achieve desired social goals. A strong commitment to sociopreneur development is crucial to supporting the sustainable achievement of social and economic goals, particularly in the context of community-based industries like coconut processing.
Implementation of Reward and Punishment System in Improving Employee’s Work Discipline Cahyadi, Irwan; Anggriani, Rini; Faerrosa, Lady; Ibrahim, Isra Dewi Kuntary
Target : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 2 (2024): Target : Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/target.v6i2.4627

Abstract

Government bureaucracy often faces criticism from the public, particularly regarding inefficiency and low work discipline among employees. A frequent complaint is the unproductive use of time, which is often attributed to weak leadership and the failure to enforce applicable regulations. Many believe that the lack of firm decision-making from leaders contributes to poor discipline within government offices. The purpose of this study was to examine the impact of the reward and punishment system on improving employee work discipline. The method employed was a quantitative method with causal approach. Data was collected through a census, including responses from 34 staff members at the Cakranegara and Sandubaya District Offices. The findings indicate that the reward system had a significant positive impact on employee work discipline. In contrast, the punishment system did not show a significant effect on improving discipline. These results suggest that government offices could enhance employee performance and discipline by focusing more on a well-structured reward system. The study highlights the importance of recognition and incentives as a driving force for motivating employees, while punitive measures might not have the desired outcome in fostering better discipline. It is hoped that the study's findings will contribute in encouraging leaders in government institutions to implement more effective reward and punishment systems to improve overall work discipline and organizational efficiency.
Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Sertifikat Halal untuk Kelegalitasan Usaha UMK Dina Dewi Rosikhu, Muhammad; Karni, Ine; Komalasari, Husnita; Cahyadi, Irwan
Sehati Abdimas Vol 7 No 1 (2024): Prosiding Sehati Abdimas 2024
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v7i1.913

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in Indonesia's economy. However, challenges related to legal status and halal certification often hinder the development of these businesses, particularly for MSMEs in the food and beverage sector. This community service activity aims to provide socialization and assistance in obtaining halal certification for UMK Dina Dewi in Peresak Village, West Lombok, using the Online Single Submission (OSS) system and Integrated One-Stop Service (PTSP-Halal). The methods employed include lectures, discussions, and work instructions. The results show an increase in participants' understanding of the importance of business and product legality, completion of administrative documents such as the Halal Product Guarantee System, and the issuance of halal certificates for three UMK Dina Dewi food products: keciprut, tempani, and kaliadem. Technical assistance successfully addressed challenges such as limited technology literacy and understanding of administrative processes, enabling MSMEs to independently manage their business legality. Registration for this certification was conducted through the government program, the free halal certification (SEHATI). This activity not only enhances the competitiveness of MSMEs in local and international markets but also serves as a strategic step in fostering inclusive and sustainable economic empowerment.
Pendidikan Management Waktu Pada Anak-Anak TPQ Al-Rahman Dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Dengan Metode Murojaah Febriana, Widia; Anggriani, Rini; Cahyadi, Irwan; Widyawati, Lilik; Rosanensi, Melati
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Maret)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v2i3.375

Abstract

Manajement waktu merupakan keterampilan penting yang memengaruhi keberhasilan dan perkembangan pribadi anak-anak, di TPQ AL-RAHMAN, sebagian anak-anak belum bisa mengatur waktu dengan baik, hal ini dapat diketahui dari kondisi anak yang belum dapat menyelesaikan tugas tepat waktu, memilih bersantai-santai dan bermain sehingga anak tidak merasa cemas dan stress karena tidak bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, untuk itu perlunya bagi anak-anak untuk memahami management waktu. Pengabdian luaran jurnal yang penulis lakukan termasuk dalam pengabdian lapangan. Pengabdian lapangan yaitu terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi dan mengumpulkan berbagai data yang dibutuhkan untuk menjawab solusi dari permasalahannya. Jenis metode pengabdian ini adalah pengabdian survei. TPQ AR-RAHMAN merupakan wadah untuk anak-anak menghafal Al-Qur’an, lam pelaksanaan menghafal Al-Qur’an terdapat beberapa metode yang diterapkan, salah satunya yaitu metode MUROJA’AH. Menghafal Al-Qur’an bukanlah hal yang impossible atau mustahil dan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Bagi orang Islam yang ingin melakukannya, Allah telah memberi garansi akan mudahnya Al-Qur’an untuk dihafalkan. Muroja’ah atau mengulang-ulang hafalan baik hafalan baru atau lama adalah hal yang terpenting dalam menghafal Al-Qur’an, Subhan Abdullah (2022). Tidak mungkin bisa menghafal Al-Qur’an tanpa melakukan muroja’ah. Kegiatan mengulang hafalan sangat menjaga hafalan dari hilang dan lepas.
Pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan Organisasi Anggriani, Rini; Cahyadi, Irwan; Khairunnisa; Dasriani, Ni Gusti Ayu; Hijjah, Khasnur; Wardhana, Helna
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Desember)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v3i2.482

Abstract

The basics of organizational leadership training aim to equip participants with the knowledge, skills and attitudes necessary to become effective leaders in an organizational context. The activity method uses a lecture approach, interactive discussion sessions, and training according to existing conditions. In this training, participants are taught the basic principles of leadership including effective communication, decision making, and understanding various leadership styles in organizations. Indicators of success are shown by the high enthusiasm of participants in participating in activities which is also marked by increased knowledge and skills of participants regarding the basics of leadership. This training activity has an impact on improving individual and team performance, developing organizational culture and increasing overall organizational competitiveness. With the development of the right skills, leaders can lead an organization toward achieving greater goals and create a work environment that grows positively, productively, innovatively, and collaboratively.
Adaptasi Karyawan Pengasuh Lansia melalui Job Crafting : Studi Kualitatif pada Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Ferdian, Ahmad Luthfi; Yuliana, Ika; Makiah, Makiah; Cahyadi, Irwan; Marlina, Febria Nurmelia
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 8 No. 4 (2025): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v8i4.1231

Abstract

This study investigates the adaptation process of elderly caregivers at the Mandalika Mataram Social Welfare Institution for the Elderly (PSLU) through the application of job crafting. The main problem addressed in this research is how caregivers adjust their work relationships and responsibilities to effectively care for elderly residents with diverse emotional and behavioral characteristics. The aim is to explore how job crafting facilitates employee adaptation in challenging caregiving environments. This study employs a descriptive qualitative method, using in-depth interviews, observations, and documentation as data collection techniques. Three caregivers were selected as informants based on their experience and direct involvement in caregiving tasks. The findings reveal that caregivers at PSLU Mandalika Mataram adapt by adjusting their work relationships such as building harmonious interactions, managing conflicts, and maintaining communication with supervisors and by optimizing their job responsibilities through customized caregiving methods, effective time management, teamwork, and the creation of additional meaningful activities. These adaptation strategies not only enhance caregiving performance but also promote the psychological well-being of both caregivers and elderly residents. The study highlights the importance of job crafting as a human resource development strategy in social service institutions.