Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN METODE AGROPANCASULA UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DAN HEWANI KELUARGA Efrita, Edi; Feriady, Anton; Kurniati, Novitri; Mutmainnah, Elni; Harini, Ririn
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan ketahanan pangan merupakan salah satu masalah yang harus ditangani secara bersama. Permasalahan ini harus didukung secara aktif baik pemerintah maupun masyarakat. Ketahanan pangan adalah suatu keadan terpenuhi dan terjaminnya kebutuhan pangan bagi setiap anggota rumah tangga baik dari segi mutu, keamanan, pemerataan dan keterjangkauan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan untuk dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal agar dapat meningkatkan pangan skala rumah tangga menggunakan metode “agropancasula”. Diharapkan kegiatan ini masyarakat memiliki solusi dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang belum optimal, selain itu juga dapat membantu tersedianya pangan, obat – obatan dan protein hewani skala rumah tangga yang tentunya berpotensi akan menambah pendapatan keluarga. Kata Kunci: Pekarangan, Ketahanan Pangan, Agropancasula
ANALISIS USAHA PENGGILINGAN PADI DI KECAMATAN PINO KABUPATEN BENGKULU SELATAN Taufiqurrahman Syah, Muhammad; Abdurrahman Syah, Muhammad Fakhrurozi; Daya Sirsan, Cendi Herlin; Tri Oktami, Evon; Reflis; Yuwana; Cahyadinata, Indra; Irnad; Marwan, Edi; Efrita, Edi; Mulyadi, Maheran; Yawahar, Jon
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha penggilingan padi membutuhkan biaya produksi yang tinggi untuk bisa beroperasi. Biaya produksi yang tinggi inilah menyebabkan usaha penggilingan padi perlu untuk dianalisis kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha penggilingan padi di Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian mengunakan metode survei dengan teknik penarikan sampel purposive. Penelitian dilakukan di wilayah administrasi Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Data diperoleh dari mewawancarai 5 orang responden. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis keuntungan, efisiensi, dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukan keuntungan usaha penggilingan padi sebesar Rp3.790.858/Bulan, rasio R/C 2,05, dan rasio B/C 1,05. Usaha penggilingan padi di Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan perlu melakukan efisiensi biaya produksi, diversifikasi layanan, pembelian gabah, dan pemanfaatan limbah sekam untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Business Analysis of Jakarin 1 Composite Maize Seed Production in Bukit Peninjauan II, Sukaraja District, Seluma Regency Gustiawan, Suci; Efrita, Edi; Kurniati, Novitri; Marwan, Edy
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i01.2588

Abstract

Jakarin 1 composite maize is a superior variety capable of adapting to unfavorable environmental conditions and has high economic potential. This study aimed to analyze profitability, efficiency, feasibility, and the break-even point (BEP) of the Jakarin 1 composite maize seed production enterprise in Bukit Peninjauan II, Sukaraja District, Seluma Regency. The study was conducted from August to November 2024 using a census method involving the entire population of seed breeder farmers (four respondents). Primary data were collected through interviews using questionnaires, while secondary data were obtained from supporting literature. The analyses included income analysis, efficiency ratio (R/C), feasibility ratio (B/C), and break-even point analysis for both production and sales. The results showed that the average total production cost was IDR 10,415,040.87, while total revenue reached IDR 32,756,717.50, resulting in a net profit of IDR 22,341,676.63. The R/C ratio was 2.17 and the B/C ratio was 1.17, indicating that the enterprise is economically efficient and feasible. The break-even point was achieved at a sales volume of 347.17 kg of seed. Therefore, the Jakarin 1 composite maize seed production enterprise has promising prospects to be developed as a main source of farmers’ income.
Pemanfaatan Limbah Tanaman dan Ternak untuk Mendukung Pertanian Bioindustri Berbasis Integrasi Novitri Kurniati; Jafrizal; Heri Dwi Putranto; Elni Muthmainah; Edi Efrita; Maheran Mulyadi; Dwi Fitriani
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9053

Abstract

Penerapan integrasi tanaman dan ternak telah dilaksanakan petani padi yang juga memelihara sapi di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang lebong Bengkulu. Permasalahan yang dihadapi petani padi adalah banyak jerami sisa panen padi belum dimanfaatkan dan hanya ditumpuk saja di lahan sawah bekas panen. Begitu juga dengan limbah sapi berupa feces dan urine hanya dibiarkan saja untuk pupuk kandang tanpa pengolahan yang baik. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan tentang pertanian integrasi tanaman dan ternak, pelatihan pengolahan jerami padi menjadi pakan ternak, pembuatan pupuk kompos dari feces sapi dan pembuatan biourine dari urine sapi. Peserta kegiatan adalah petani padi sekaligus juga sebagai peternak sapi sebanyak 30 orang. Petani belum mengolah jerami sebagai pakan sapi dan belum mengolah limbah sapi sebagai pupuk kompos dan biourine. Hasil pelatihan menunjukkan 90% peserta menyatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat dan 10% menyatakan tidak tahu serta 80% peserta menyatakan memahami materi pelatihan. Disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan kualitas pakan, memperbaiki kualitas pupuk dan meningkatkan produksi padi.