Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Pena Literasi

ANALISIS SEMIOTIKA PEIRCE PADA SAJAK KELAHIRAN DAN "CIUM KEPALANYA!" KARYA CYNTHA HARIADI Maharani, Novia Katingal; Supena, Ahmad; Firmansyah, Dodi
Pena Literasi Vol 7, No 1 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.1.1-12

Abstract

karya sastra merupakan suatu karya sastra berupa ide, ekspresi, pikiran, dan perasaan, yang ditulis dengan penggunaan bahasa estetik. Latar belakang penelitian ini adalah penulis memiliki ketertarikan pada kumpulan sajak Ibu Mendulang Anak Berlari karya Cyntha Hariadi yang berhasil meraih juara 3 pada Sayembara Manuskrip Puisi Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 2015. Manusia merupakan makhluk yang senang mencari makna mengenai segala hal yang ada di sekitarnya. begitu pula manusia akan memberikan makna tersendiri pada suatu karya sastra. Dalam memberikan makna terhadap sebuah karya sastra tentu harus terikat dengan teks pada karya sastra itu sendiri sebagai suatu sistem tanda yang memiliki konvensi berdasarkan hakikat karya sastra.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna terhadap tanda yang terdapat pada sajak secara mendalam. Untuk mengungkap tanda-tanda yang terdapat dalam sajak, analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori semiotika Peirce. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanda-tanda berupa ikon, indeks, dan simbol, serta intepretasi terhadap sajak. Sumber data pada penelitian ini adalah sajak yang berujudul Kelahiran dan “Cium kepalanya!” yang terhimpun dalam kumpulan sajak Ibu Mendulang Anak Berlari karya Cyntha Hariadi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan metode simak catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah metode kualitatif deksriptif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuipada sajak Kelahiran unsur-unsur semiotik Peirce berupa indeks paling mendominasi. Sementara pada sajak “Cium kepalanya!” unsur-unsur semiotic berupa ikon paling mendominasi.
Co-Authors Ade Anggraini Kartika Devi Aimmah, Nida’ul Al-Zhaqi, Fiqri Alpira Sapitri, Nelita Amaliyah, Milah Rizki Ananda, Alfatika Alya Apriliani, Rizkia Bayhaqi, Bay Dase Erwin Juansah Desti Lestari, Desti Dewi Indah Sari, Dewi Indah Dwi Amalia, Nazwa Ediwarman Elyjar, Cut Dienni Falahi, Fahman Fatah, Feirhat Muhammad Gaudiswari, Ramadhaniar Rizky Gracella, Arinda Hasani, Aceng Heriansyah, Nazwa Putri Hilaliyah, Tatu Ifhamuddin, Iif Inayah, Siti Indah Sari, Fevi iriyansah, muhamad rinzat Khaeryana, Euis Khairunnisyah, Syifa Mufada Khoirunnisa, Nur Khusnul Fauziah Lathifah, Aqilatul Lely Damayanti, Lely Lidia Kristiani Situmorang Maharani, Afrida Maharani, Novia Katingal Maspiroh, Maspiroh Meidivia, Sefty Mukhlis, Naufal Mulyani, Rizkia Navafiitria, Azzahra Dwenka Nazihah, Siti Nisrina Ningsih, Isna Mulia Nur Fitriyana Nurkhofifah, Nanda Pasaribu, Christin Permata Sari, Tia Pirgayani, Tiara Melya Pitri Ayuningsih Putri Nur Azizah, Putri Nur Putri, Siti Nabila R, Desta Alifahsyifa Rahmania, Azizah Rahmania, Firli Azkiya Raihany, Faiza Ramadhanti, Novrita Rifdah, Husna Rokhmawati, Aida Rosidin, Odien Roudhotul Jannah Rozanata, Nafira Salsabila, Kirana Dewi Salsabila, Najwa Santomi, Santomi Saputra, Muhamad Lega Senjaya, Arip Sidqiyatillah, Inayah Siti Rohanah Sobri Sobri Solihat, Ilmi Sundawati, Sundawati Supena, Ahmad Suseno, Asterina Akbariani Tiara Fauziah, Mulya Tisnasari, Sundawati Ulum, Fathul Viranti, Adelia Septi Waryatun, Ajeng Ayu Widyasari, Dini Yasmin, Putri Zahro Aj-Jauharoh, Mufidatuz Zailani, Ahmad Renal