Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sebatik

PERBEDAAN PRODUKSI AIR SUSU IBU MELALUI PEMBERIAN EKSTRAK SARI KACANG HIJAU DAN KEDELAI DI PUSKESMAS LUMPUE KOTA PARE-PARE Sufiani, Andi; Saleha, Sitti; Pramana, Cipta
Sebatik Vol. 26 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1520

Abstract

Kacang hijau dan kedelai beserta kandungannya selama ini hanya digunakan secara empiris dan belum dibuktikan secara ilmiah mengenai kandungan kacang hijau dan kedelai yang dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui dan memberikan bukti khasiat dari biji kacang hijau dan kedelai sebagai laktagogum (pelancar sekresi ASI). Tujuan penelitian adalah mengetahui Perbedaan Produksi Air Susu Ibu Nifas Melalui Pemberian Ekstrak Sari Kacang Hijau (Vigna radiata) dan Kedelai (Glycine Max) di UPTD Puskesmas Lumpue Kota Pare Pare. Desain penelitian yang di gunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan two group pretest posttest design. dua kelompok masing-masing diberikan sari kacang hijau untuk kelompok 1 dan sari kedelai kelompok 2. Jumlah subjek adalah 50 responden masing-masing kelompok 25 responden, analisis uji yang dilakukan adalah uji t Wilcoxon, Mann Whitney dan uji t Independent. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata produksi ASI sebelum intervensi sari kacang hijau sebesar 108,0 ons dan intervensi sari kedelai yakni 103,6 ons, dan sesudah intervensi sari kacang hijau sebesar 171,6 ons dan intervensi sari kedelai yakni 200,8 ons. Uji Wilcoxon menunjukkan terdapatnya perbedaan bermakna produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok pemberian sari kacang hijau (p = 0,000), pemberian sari kedelai (p = 0,000). Kesimpulannya adalah bahwa pemberian sari kacang hijau dan sari kedelai dapat meningkatkan produksi ASI. Sehingga sangat disarankan agar ibu menyusui untuk selalu mengkonsumsi kacang hijau atau sari kedelai.
PENGARUH PENYULUHAN MENSTRUASI MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI DALAM MENGHADAPI MENARCHE Lubis, Mutia Sari; Pramana, Cipta; Kasjono, Heru Subaris
Sebatik Vol. 26 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1544

Abstract

Remaja putri yang mengalami menarche (menstruasi pertama) akan merasa gelisah, bingung dan tidak nyaman. Pengetahuan yang kurang tentang menstruasi dapat menjadi penyebab masalah kesehatan reproduksi jangka panjang dan menjadikan remaja putri tidak siap dalam menghadapi menstruasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menstruasi menggunakan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap siswi dalam menghadapi menarche. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan control group pretest-postest design. Sampel penelitian sebanyak 54 siswi untuk kelompok eksperimen dengan media booklet dan 54 siswi untuk kelompok kontrol dengan media leaflet yang di dapat menggunakan rumus slovin dan pengambilan sampel dengan tekhnik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan uji wilcoxon dan uji mann whitney. Hasil penelitian uji wilcoxon pengetahuan dan sikap kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh p(value) yang sama yaitu 0,000<0,05 dan uji mann whitney pengetahuan pre-post test1 diperoleh p(value) 0,001<0,05, pre-post test2 diperoleh p (value) 0,022<0,05 dan sikap pre-post test diperoleh p(value) 0,014<0,05, pre-post test2 diperoleh p (value) 0,035<0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan menstruasi menggunakan media booklet dan leaflet dan terdapat perbedaan penyuluhan menggunakan media booklet dan leaflet dengan perbandingan media booklet lebih efektif daripada media leaflet. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan untuk memberikan edukasi atau penyuluhan menstruasi khususnya kepada remaja putri yang belum mengalami menstruasi pertama (menarche).