p-Index From 2021 - 2026
8.326
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IQTISHODUNA Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam IJTIHAD Islamic Ecomonics Journal An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran TSAQAFAH JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Journal of Economicate Studies Al Ahkam Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah JOURNAL OF INDONESIAN COMPARATIVE OF SYARIAH LAW MUAMALATUNA Prosiding Conference on Research and Community Services Journal of Islamic Economics and Finance Studies Jurnal Aksi Afirmasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Jurnal Iqtishaduna: Economic Doctrine Journal of Islamic Banking Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al Hikmah : Jurnal Studi Keislaman Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah Alhamra Jurnal Studi Islam Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Journal of Islamic Economics Lariba Muslim Heritage An Nafah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Palangka Law Review Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS) An Nafah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Muslim Heritage

TINJAUAN MAS{LAH{AH TERHADAP AMDAL Devid Frastiawan
Muslim Heritage Vol 4, No 1 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.9 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i1.1724

Abstract

abstrak Secara umum banyak industri besar yang menghasilkan limbah dan mengganggu kelestarian lingkungan hidup. Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) sebagai sebuah peraturan perundangan-undangan yang mengatur tentang studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, wajib dimiliki oleh setiap usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan. Amdal disusun oleh pemrakarsa pada tahap perencanaan suatu usaha dan/atau kegiatan yang dituangkan dalam dokumen Amdal. Penelitian ini berawal dari sebuah keprihatinan bahwa dalam kitab-kitab fiqh pembahasan tentang lingkungan hidup kurang mendapat sorotan. Penelitian ini berusaha untuk menjajagi tingkat dukungan agama terhadap Amdal dengan menggunakan pendekatan mas}lah}ah. Pertama, tingkat dukungan nas}s}-nas}s} agama terhadap Amdal cenderung kepada mas}lah}ah mursalah. Amdal sebagai produk hukum dan undang-undang dengan perantara pemerintah merupakan salah satu sarana dari mas}lah}ah mursalah. Kedua, agama meletakkan peringkat kepentingan Amdal dalam mas}lah}ah d}aru>ri>yah. Amdal terkait dengan mas}lah}ah yang bersifat umum (mas}lah}ah ‘a>mmah), karena segala hal yang terjadi pada lingkungan hidup akan berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Ketiga, agama meletakkan Amdal dalam al-kulliya>t al-khams sebagai fard}u kifa>yah, tidak termasuk dalam salah satu sektor di dalamnya dan juga tidak memasukkannya dalam sektor baru keenam untuk dibuka, karena dalam implementasinya Amdal merupakan kewajiban kolektif dalam penanganan problem lingkungan hidup yang hanya dapat dituntaskan secara bersama dengan melibatkan banyak stakeholders. abstractIn general, many large industries produce waste and interfere with environmental sustainability. EIA-Environmental Impact Assessment (in Indonesia usually called by Amdal) as a law that regulates the feasibility study of a business plan and/or activity, must be owned by every business and/or activity that has an important impact on the environment. The EIA is prepared by the initiator at the planning stage of a business and/or activity as outlined in the EIA documents. This thesis begins with a concern that in the books of fiqh the discussion of the environment is not under the spotlight. Therefore, this thesis will explore the level of religious support for EIA with the approach of mas}lah}ah. First, the support level of nas}s}-nas}s} religion against EIA tends to mas}lah}ah mursalah. EIA as a legal product and law with a government intermediary is one of the means of mas}lah}ah mursalah, because it contains a essential mas}lah}ah, in line with the intent and purpose of shara‘, does not clash with the existing shara‘ proposition, and is very necessary in the prevention of pollution and environmental destruction. Second, religion ranks EIA interest in mas}lah}ah d}aru>ri>yah. EIA is related to mas}lah}ah that are general in nature (mas}lah}ah ‘a>mmah), because everything that happens in the environment will affect human life, including di>n (religion), nafs (life), ‘aql (intellect), ‘ird}/nasl (dignity/offspring), and ma>l (wealth). The aspect of benefit in EIA is an effort to realize benefits (jalb al-mana>fi‘i) and avoid humans from damage and ugliness (dar‘ al-mafa>sidi). Third, religion puts EIA in al-kulliya>t al-khams as fard}u kifa>yah, not included in one of the sectors in it and also does not include it in the sixth new sector to be opened, because in its implementation EIA is a collective obligation in handling environmental problems that can only be resolved together by involving many stakeholders. 
Co-Authors Abdul Jafar Abdul, Muhammad Abdullah Chamber Abdurrahman , Hujjatul Islam Musthafa Achmad Michael Adi Putra Ahmad Yahya Akhmad Affandi Mahfudz Akhmad Affandi Mahfudz Al Maskuri, M. Mava Saputra Annas Syams Rizal Fahmi Aqil Mu’tashim Bilhaq Arif Dian Santoso Arifin, Mohamad Zaenal Azidni Rofiqa Azzahid, Ziad Abdurrahman Bilhaq, Aqil Mu'tasim Bilhaq, Aqil Mutashim Bilhaq, Aqil Mu’tashim Choir, Muhammad Iqbal Daud Sukoco Eko Nur Cahyo Elsyafa, Thoriq Izza Excel Abu Ramadhan Fadhila Sukur Indra Faiz Izzatullah Faridl Noor Hilal Fatahna Fathan Mubina Fathurrohman, Robby Handoko, Gesang Dwi Hasanuddin Yusuf Adan Hibatullah, Lutfhi Ilham Hujjatul Islam Musthafa Abdurrahman Ibnu Yaqzan Qurany Ibrahim Fahad Sulaiman Ifandi Suhendi Imam Kamaluddin Iman Nur Hidayat Izzatullah, Faiz Izzuddien Setiaji Jafar, Abdul Khamid, Mohammad Abdul Khoirul Umam Lathiif Chandra Septian Lucky Adha Febrian M. Mava Saputra Al Maskuri Masruri, Achmad Hasyim Maylaffasya, Ghiyatska Shairafi Meitria Cahyani Milenia Ayu Saraswati Mohammad Ghozali Mohammad Ghozali, Mohammad Mohammad Syifaurrosyidin Muhammad Abdul Aziz Muhammad Abdul Aziz Muhammad Hadi Wijaya Munir Muhammad Haidar Muhammad Halimul Umam Muhammad Iqbal Choir Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Syamsul Arifin, Muhammad Syamsul Munir, Muhammad Hadi Wijaya Namira Muthia Rosalina Naufal Azmi Ramadhan Nawawi, Barkaa Alhudaebi Nisa, Ulfatun Wahidatun Nur Ihsan Nurizal Ismail Nurizal Ismail Nurizal Ismail Prastyaningsih, Ika Putra, Rafif Mulana Putri, Sri Firda Rahmi Aliya Rachmawati, Andini Ramadhan, Excel Abu Ramadhan, Naufal Azmi Retnowati, May Shinta Reyhan, Muhammad Rizky, Al Dihan Fiery Robby Fathurrohman Rofiqa, Azidni Rokhmat Muttaqin Sabaruddin Sahira Sajjadia Luthia Sahputra, Jaya Saipul Nasution Saleh, Muhammad Aunurrochim Bin Mas'ad Savier Nayaka Gunawardana Sa’diah, Zulfatus Selamet Hartanto Selamet Hartanto Setiaji, Izzuddien Setiawan Bin Lahuri Shinta, May Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Sulaiman, Ibrahim Fahad Sup, Amir SYAMSURI Tajudin, Hafidh Tegas Bijaksana Wildan Hakim Wildan Hakim, Wildan Winarno, Rivaniansyah Siacahyo Yeni Zannuba Arifah Zannuba, Yeni Zulfatus Sa’diah