Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

“Tilik Ndelik” Program to Increase Meaning of life and Psychological Well-being of the Elderly at the “Amanah Bunda” Social Welfare Institution, Pringsewu (Program Tilik Ndelik untuk Meningkatkan Makna Hidup dan Kesejahteraan Psikologis Lansia di Lembaga Kesejahteraan Sosial Amanah Bunda Pringsewu) Syaifussalam, Muhammad Lathief; Qurniasih, Nila; Wilantika, Rima
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is entering a phase of aging population structure, which is marked by the proportion of the population aged 60 years and over. In 2020 it had reached 29.3 million people or 10.82% of the total population (269.9 million). Elderly people tend to experience various problems. For example, weak physical conditions such as the ability to see, hear, walk and helpless and declining health conditions so that they are susceptible to disease. Some problems that occur in the lives of the elderly due to the inability to accept change make the elderly depressed, stressed, and lonely, thus affecting the psychological well-being of the elderly. The Tilik Ndelik Program is one of inovation, that Used by researcher togetherness with LKS Amanah Bunda to the finished of the problem. The Purpose of study is to Increase Meaning of life of Life and Psychological Well-being of the Elderly at the “Amanah Bunda” Social Welfare Institution, Pringsewu. This methode that use descriptive quantitative, with pra experimental pre and post intervention design. This program have  involved 70 participant, who had  implementing of Program “Tilik Ndelik” was act in Social Welfare Institution “Amanah Bunda Pringsewu”, Intervention of the program are given Logoterapy at Eldery, who had implemented during six month, then assessment is carry out afterwards about  the Meaning of life and Psychological Well-being. This program was implemented in July-December include as preparation, training, treathening, monitoring and evaluating. The Result study show that the data obtained were then analyzed to determine the difference in significance scores before and after the training was carried out. Based on the results of the paired sample t-test, the t value = 4.222 was obtained, and the sig value = 0.000 0.05 showed that there was a very significant difference between psychological well-being before and after being given logotherapy training treatment. The Conclussion of Study prove that the influence of logotherapy for the elderly can increase the meaning of life for the elderly. Based on this study, logotherapy is very suitable to be given to clients who have feelings of meaninglessness in life.  Abstrak. Indonesia sedang memasuki fase struktur penduduk lanjut usia, yang ditandai dengan proporsi penduduk usia 60 tahun ke atas. Pada tahun 2020 telah mencapai 29,3 juta jiwa atau 10,82% dari total penduduk (269,9 juta jiwa). Lansia cenderung mengalami berbagai permasalahan. Misalnya kondisi fisik yang lemah seperti kemampuan melihat, mendengar, berjalan dan tidak berdaya serta kondisi kesehatan yang menurun sehingga mudah terserang penyakit. Beberapa permasalahan yang terjadi dalam kehidupan lansia akibat ketidakmampuan menerima perubahan membuat lansia tertekan, stres, dan kesepian, sehingga mempengaruhi kesejahteraan psikologis lansia. Program Tilik Ndelik merupakan salah satu inovasi yang digunakan peneliti bersama LKS Amanah Bunda untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Makna Hidup dan Kesejahteraan Psikologis Lansia di Lembaga Kesejahteraan Sosial Amanah Bunda, Pringsewu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan desain pra eksperimen pre dan post intervensi. Program ini melibatkan 70 peserta, yang telah melaksanakan Program Tilik Ndelik di Lembaga Kesejahteraan Sosial Amanah Bunda Pringsewu, Intervensi program ini adalah diberikan Logoterapi pada Lansia, yang dilaksanakan selama enam bulan, kemudian dilakukan asesmen tentang Makna Hidup dan Kesejahteraan Psikologis. Program ini dilaksanakan pada bulan Juli-Desember meliputi persiapan, pelatihan, perawatan, monitoring dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui perbedaan skor signifikansi sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai t = 4,222, dan nilai sig = 0,000 0,05 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kesejahteraan psikologis sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pelatihan logoterapi. Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa pengaruh logoterapi pada lansia dapat meningkatkan makna hidup pada lansia. Berdasarkan penelitian ini, logoterapi sangat cocok diberikan kepada klien yang memiliki perasaan tidak berarti dalam hidup.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Kelumbayan Tahun 2024 Sugiarti, Adi Nani; Rahayu, Sri; Sagita, Yona Desni; Qurniasih, Nila
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.730

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. ASI eksklusif menyediakan semua nutrisi yang diperlukan bayi serta memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinkes Kabupaten tanggamus tahun 2023 cakupan ASI ekslusif cukup rendah hanya mencapai 30,8%, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar pada Tahun 2021 cakupan ASI ekslusif mencapai 52,5%. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 7-12 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Metode Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan sebanyak 38 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur variabel pengetahuan ibu, pekerjaan, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,000, OR = 6,520), pekerjaan ibu (p = 0,010, OR = 2,963), dukungan keluarga (p = 0,000, OR = 5,750), dan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,000, OR = 2,556) dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Mayoritas resonden yang memiliki pengetahuan rendah, dukungan keluarga rendah, serta pekerjaan dan dukungan tenaga kesehatan yang kurang cenderung mengalami kegagalan dalam memberikan ASI eksklusif, tetapi dalam penelitian terdapat faktor yang paling berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI ekslusif yaitu faktor pengetahuan ibu (p = 0,000, OR = 6,520). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari semua variable terdapat hubungan antara faktor pengetahuan, pekerjaan, dukungan keluarga, dan tenaga kesehatan terhadap kegagalan pemberian ASI eksklusif.
Edukasi Pengetahuan Simpati (Sosialisasi Dan Intervensi Masalah Anemia Pada Remaja Lewat Asuhan Tepat Dan Inovatif) Di Puskesmas Kibang Budi Jaya: Pengabdian Esti Prajaningrum; Yona Desni Sagita; Nila Qurniasih; Rini Wahyuni; Laila Kurniawati; C Hardiyati Rukmana; Mayantika Fitrisa; Tri Widayanti; Sri Sulistyaningsih; Sumarni; Noviyana; Evi Wijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2534

Abstract

This community service activity aimed to increase adolescent girls’ knowledge about anemia, including its causes, symptoms, impacts, and prevention efforts. The method used was an observational analytic design with a pretest–posttest approach involving 31 adolescent girls selected through random sampling. Data were collected using a questionnaire consisting of 15 questions, followed by an interactive health education session using leaflet media. The results showed that the mean knowledge score of respondents increased from 42.90 at the pretest to 80.65 at the posttest. The Wilcoxon test yielded a p-value = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference before and after the intervention. These findings demonstrate that health education using leaflets is effective in improving adolescent girls’ knowledge about anemia. It is recommended that adolescent girls apply the information gained through balanced nutrition and adherence to Iron-Folic Acid (IFA) tablet consumption. Furthermore, health centers and health workers are encouraged to carry out continuous education, strengthen the school-based IFA supplementation program, and monitor adherence as a sustainable strategy for anemia prevention.
Optimalisasi Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Catin Dalam Rangka Meningkatkan Kesehatan Prakonsepsi Ibu dan Anak Qurniasih, Nila; Halimah, Siti; Damayanti, Elisa; Mahmudah, Mahmudah; Mursiati, Sri; Yarlina, Yarlina; Putri, Ana Septia; Susiandari, Ariyawati; Yulia, Eni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.621

Abstract

Calon pengantin merupakan sasaran yang tepat dalam upaya meningkatkan kesehatan masa sebelum hamil. Calon pengantin perlu mempersiapkan kesehatan reproduksi baik pada calon pengantin perempuan maupun pada calon pengantin laki-laki, sehingga setelah menikah bisa memiliki status kesehatan yang baik demi menghasilkan generasi yang berkualitas. Berdasarkan permasalahan tersebut, pemerintah Indonesia mengadakan program kursus calon pengantin bagi calon pengantin atau biasa disebut suscatin yang bertujuan untuk mempersiapkan kehidupan kesehatan reproduksi yang sehat sehingga bisa menghasilkan generasi yang berkualitas. Jumlah total Wanita Usia Subur (WUS) yaitu 1058 jiwa. Dimana hal ini ditemukan terdapat kasus KEK di Lampung Tengah sebanyak 14 kasus, anemia sebanyak 93 kasus dan HIV sebanyak 43 kasus. Sehingga peran tenaga kesehatan berperan penting dalam memberikan penyuluhan pengetahuan tentang edukasi kesehatan reproduksi kepada calon pengantin. Hal ini untuk menambah pengetahuan terkait kesehatan reproduksi yang akan menunjang catin dalam perilaku sehat setelah menikah dan akan berkontribusi dalam kesehatan ibu dan anak.
Dragon fruit intervention for increasing hemoglobin level on pregnant woment in Sumber Agung Village Qurniasih, Nila; Besmaya, Beniqna Maharani; Komalasari, Komalasari; Candrasari, Kirana; Primadevi, Inggit
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1394

Abstract

Background: Iron Deficiency Anemia is a condition the hemoglobin level less of 11gr%. The global pravalence of anemia in pregnancy is estimated to be approximattely 41,8%. In Indonesia the pravalences anemia reach of 48,9%, and 84,6% beetween occurs in the 15-24 year age group, and in the sumber agung village the number of anemia in 2023 reach of 4 cases. Anemia Assosiated with risk of low birth weight, preterm labor, abortus, postpartum haemorrage and Fetal maternal neonatal death. The Purpose of study is to investigated of Dragon fruit juice within increased level of the hemoglobin in woman’s pregnant in the working area at Sumber Agung Village. Method’s: The study design use quantitative observasional research design, involved 14 participant woman anemia in pregnant, in the each of them comsumed ferosus sulfate and Dragon fruit. The data analyse by descriptive level of hemoglobin before and after intervention. The result showed the mean of level of hemoglobin in woman anemia increased up to 1,4 gr/dl, within seven days intervention. The Conclussion The combination of ferosus sulfate and dragon fruit, describe for increasing level of hemoglobin at woman anemia in pregnancies. Suggestion: Dragon fruid could be an alternative intervention to prevent of anemia in pregnancies.
Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Bidan Terhadap Deteksi Dini Komplkasi Resiko Infeksi Torch pada Kehamilan Qurniasih, Nila; Primadevi, Inggit Primadevi; Ifayanti, Hikmah Ifayanti; Utami, Iis Tri; Mardliyana, Nova Elok; Pratiwi, Tiara Pratiwi; Jamaan, Taufik Jamaan
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022327

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi merupakan indikator derajat kesehatan Masyarakat. Data Supas tahun 2020, menunjukkan terjadi peningkatan angka kematian ibu dari 4.221 Kasus menjadi 4.627 kasus. sedangkan pada kematian bayi menunjukkan trend penurunan dari tahun per tahun. Angka kematian bayi tertinggi terjadi pada usia 0-28 hari yaitu 70,2% (20.266) yang dengan penyebab terbanyak BBLR 35,2%, asfiksia 27,4%, kelainan kongenital 11,4%, infeksi 3,4% dan lain-lain 22,5%. Penyakit infeksi dalam kehamilan seperti Toxoplasma, Rubela, Citomegalo Virus, dan herpes simplex, berkontribusi pada morbiditas dan mortalitas ibu dan neonates. Infeksi ini pada kehamilan dapat mengancam janin dan selanjutnya menjadi penyebab kelainan kongenital seperti, tuli, kebutaan, syndrome down, anomaly jantung, meningitis, keguguran dan kematian janin dalam rahim. Upaya pemerintah dalam menekan angka kematian neonatal akibat infeksi kongenital salah satunya adalah dengan pelayanan kesehatan janin dengan menjamin pelayanan kesehatan berkualitas oleh tenaga kesehatan yaitu dengan peningkatan pengetahuan. Studi Deskriptif Pengabdian Masyarakat melalui seminar terhadap peningkatan pengetahuan bidan terhadap infeksi TORCH dan Drown Syndrom kepada 23 Peserta, didapatkan hasil 52,2% belum mengetahui penyebaran TORCH, 52,2% belum mengetahui cara mendiagnosis, dan 56,5% tidak mengetahui tanda gejala spesifik. Simpulan dan saran peningkatan pengetahuan diperlukan untuk meningkatkan kualitas bidan dalam mendeteksi dini penyakit dan resiko penularan Infeksi TORCH dalam kehamilan.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny. S, Ny.P, Ny.R di Wilayah Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Lampung Febriyanti, Hellen; Qurniasih, Nila; Primadevi, Inggit
Journal of Current Health Sciences Vol. 2 No. 2: 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202225

Abstract

Back Pain during pregnancy can be influenced by changes in hormone levels, the hormones estrogen, progesterone, and relaxin, Pregnancy exercise is very good for stimulating the body’s repair maintenance system, maintenance of body repair, can increase heart strength and circulation, and tighten loose muscles, maintain joint flexibility, good for body image, and can relieve stress and make the body more comfortable. Based on the data above, the authors take the formulation of the problem in this report. Can pregnancy exercise in third-trimester pregnant women reduce back pain in pregnancy? This Final project report is in the form of a case study using the SOAP method of documentation. The subjects of this study were pregnant women in the third trimester, maternity, postpartum, and newborns until the mother could decide on the family planning method. In data collection, it is done by using anamnesis, physical, examination, processed and analyzed cases. The results showed that pregnancy care by providing pregnancy exercise care to 3 pregnant women who experienced back pain during. Of the three pregnancy cases that were followed, all patients had been given an intervention by doing pregnancy exercises to show a decrease in back pain. this is stated by the results of interviews with patients that back pain is reduced after doing exercise during pregnancy and one patient said that sleep becomes more restful after doing exercise during pregnancy. Abstrak: Nyeri punggung selama kehamilan dapat dipengaruhi oleh perubahan kadar hormon, hormon esterogen, progesterone, dan relaxin pada kehamilan Senam hamil sangat baik untuk merangsang system pemeliharaan perbaikan tubuh, dapat meningkatkan kekuatan dan sirkulasi jantung, serta mengencangkan otot-otot yang mengendur, menjaga fleksibilitas sendi, bagus untuk poster tubuh, serta dapat menghilangkan stress dan membuat tubuh menjadi lebih nyaman. Berdasarkan data diatas maka penulis mengambil rumusan masalah dalam laporan     ini Apakah senam hamil pada ibu hamil trimester III dapat menggurangi nyeri punggung pada kehamilan? Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendokumentasian metode SOAP. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil trimester III, bersalin, nifas, bayi baru lahir, hingga ibu dapat memutuskan metode KB. Dalam pengumpulan data, dilakukan dengan menggunakan anamnesa, pemeriksaan fisik, kasus diolah dan dianalisis. Hasil penelitian diperoleh bahwa asuhan kehamilan dengan memberikan asuhan senam hamil kepada 3 ibu hamil yang mengalami nyeri punggung saat kehamilan. Dari ketiga kasus kehamilan yang diikuti bahwa semua pasien telah diberikan intervensi dengan melakukan senam hamil untuk memperlihatkan penurunan nyeri punggung. Hal ini dinyatakan oleh hasil wawancara kepada pasien bahwa nyeri punggung menjadi berkurang setelah melakukan senam hamil dan satu pasien mengatakan bahwa tidur menjadi lebih nyenyak setelah dilakukan senam hamil.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny. L, Ny. U, Ny. LT di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Purniawati di Desa Pujorahayu Fauziah, Nur Alfi; Primadevi, Inggit; Qurniasih, Nila; Mayasari, Ade Tyas
Ners Akademika Vol. 2 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/nersakademika.v2i1.3274

Abstract

Purpose: provide midwifery care on an ongoing basis to Mrs. L, Mrs. U and Mrs. LT from pregnancy, childbirth, BBL (new born), postpartum and family planning at the Purniawati Midwife Independent Practice in 2022. Method: subjects started from the third trimester of pregnancy, and family planning (KB) and babies. The place used in taking cases at PMB Purniawati and the residence of Ny. L, Mrs. U and Mrs. LT in Pujorahayu Village. The time for the study starts in March – April 2022. The method used in taking this case is descriptive observational. Result: When pregnant women feel anxious about labor and pain, yoga can help maintain the elasticity and strength of the pelvic muscles, so that pain will decrease and create calm so that anxiety can be reduced. The yoga intervention given also showed a correlation with Ny. L where in the process of giving birth Mrs. L was not worried when facing labor.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DALAM PERAWATAN TALI PUSATTERHADAPLAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYIBARU LAHIR DI DESA WIRALAGA KECAMATAN MESUJIKABUPATEN MESUJI TAHUN 2024 Lutpiliyah, Pilda; Riyani, Riyani; Nursafitri, Intan; Wulandari, Indah Fitri; Susanti, Rika; Qurniasih, Nila; Sari, Desi Kumala; Mayasari, Ade Tyas
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2920

Abstract

ABSTRAK Kejadian sepsis kurang dari 1% dari bayi baru lahir, namun menyumbangkan sampai 30% kematian dalam  beberapa minggu pertama kehidupan, penyebab terjadinya sepsis adalah kurangnya pengetahuan ibu dalam perawatan tali pusat yang tidak baik. Berdasarkan prasurvei yang dilakukan melalui wawancara terhadap 10 ibu di desa Wiralaga Kabupaten diperoleh sebanyak 4 orang (40,0%) yang berpengetahuan kurang, 3 orang (30,0%) berpengetahuan cukup, dan 3 orang (30,0%) berpengetahuan baik tentang perawatan tali pusat.  Sebanyak 6 orang (60,0%) ibu yang melakukan perawatan tali pusat menggunakan ramuan herbal seperti kunyit dengan bantuan dukun. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu dalam perawatan tali pusat  terhadap lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir  di desa Wiralaga Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Tahun 2024.Jenis penelitian kuantitatif rancangan analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu yang memiliki bayi berusia 8 hari sebanyak 20 dan sampel pada penelitian ini sebanyak 20 sampel.Teknik sampling yang digunakan adalah totalsampling. Data diambil melalui kuesioner untuk pengetahuan dan data pelapasan tali pusat menggunakan wawancara.Hasil penelitian diperoleh mayoritaspengetahuan responden baik sebanyak 11 responden (55,0%), lamanya pelepasan tali pusat selama ? 6 hari atau cepat sebanyak 14 responden (70.0%) dan Analisis bivariat menggunakan spearman rho dengan nilai (P Value 0,023<0,05), artinya ada hubungan pengetahuan ibu dengan lamanya pelepasan tali pusat di desa Wiralaga Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji.Saran bidan desa dan Puskesmas Wiralaga agar dapat memberikan penyuluhan di Posyandu pada kelas ibu untuk mensosialisasikan cara perawatan tali pusat pada bayi baru lahir secara aman.Kata Kunci      : Pengetahuan, Perawatan, Pelepasan,  Tali Pusat
Pengaruh Intervensi Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Risiko Seksual Pranikah Di MTS Hidayatuth Tholibin Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara Ririn Anisa; Ani Kristianingsih; Iis Tri Utami; Nila Qurniasih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6227

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja masih menjadi permasalahan kesehatan reproduksi yang berdampak luas, baik secara biologis maupun psikososial. Remaja yang terlibat dalam perilaku seksual pranikah memiliki risiko lebih tinggi mengalami kehamilan tidak diinginkan, putus sekolah, serta stigma sosial, dan juga rentan terhadap infeksi menular seksual seperti HIV, AIDS, dan hepatitis. Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) tahun 2022, sekitar 21 juta remaja perempuan berusia 15–19 tahun mengalami kehamilan setiap tahunnya, dan sekitar 12 juta di antaranya terjadi pada usia remaja awal. Di Indonesia, hasil Survei Kesehatan Reproduksi Remaja (SKRR) tahun 2020 menunjukkan bahwa sebagian remaja telah melakukan hubungan seksual, yang mencerminkan masih adanya perilaku berisiko pada kelompok usia remaja. Kondisi serupa juga ditemukan di Provinsi Lampung, dimana sekitar 5,1% remaja dilaporkan pernah melakukan hubungan seksual pranikah, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan reproduksi dan dampak sosial lainnya. Situasi tersebut menunjukkan perlunya upaya pencegahan melalui intervensi edukatif yang terarah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai risiko seksual pranikah di MTs Hidayatuth Tholibin Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara Tahun 2025. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental one group pretest–posttest. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh siswi kelas IX berjumlah 61 orang yang dipilih dengan total sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 74,67 menjadi 83,27 serta skor sikap dari 79,13 menjadi 83,27. Uji Wilcoxon memperoleh p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah edukasi. Dengan demikian, intervensi edukasi terbukti berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja mengenai risiko seksual pranikah. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan program edukasi kesehatan reproduksi di sekolah.