Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGY KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIAMAN Maifita, Yesi; Armalini, Rika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2158

Abstract

Salah satu masalah gizi pada ibu hamil yaitu Kekurangan Energi Kronik (KEK). Ibu hamil mengalami KEK jika Lingkar Lengan Atas < 23,5 cm. Ibu hamil dengan KEK berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yang berpotensi mengalami kematian, secara global sebesar 35% -75% dan 40% mengalami kematian dinegara berkembang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan Hubungan kekurangan energy kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman tahun 2023. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain  deskriptif analtik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan pada April s/d Bulan Mei tahun 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Puskesmas Pariaman. Sampel penelitian sebanyak 33 ibu hamil dengan kejadian bayi baru lahir rendah. Uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik  pada kelompok control sebanyak 33 orang (50%) dan 33 orang (50%) tidak kekurangan energi kronik. Ibu Hamil Kurang Energi Kronik  diperoleh gambaran dari 33 responden sebanyak 30 orang (90.0%)  bayi berat lahir rendah sedangkan 3 orang (10%) bayi tidak lahir rendah. Terdapat hubungan yang bermakna antara KEK dengan kejadian BBLR, p value diperoleh sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan  memberikan masukan dan pembelajaran tentang pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi mengurangi risiko Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) yang diakibatkan oleh kekurangan energy kronik (KEK).Kata Kunci :  Kekurangan Energi Kronis (KEK) Ibu Hamil dan Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR)
EDUKASI TENTANG PELECEHAN SEKSUAL MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI DI STIKES PIALA SAKTI PARIAMAN Zayani, Nofri; Maifita, Yesi; Yuntarisa, Atika Pradana; Rahmiwati, Rahmiwati; Andriani, Linda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31622

Abstract

Pelecehan seksual menjadi isu kasus kekerasan terhangat yang sedang merajalela terutama di lingkungan pendidikan Negara Indonesia. Pelecehan seksual ini berdampak negatif pada berbagai pihak baik korban, pelaku, dan pihak lainnya. Salah satu cara pencegahan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan khususnya perguruan tinggi dapat melalui pemberian edukasi. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim adalah berupa edukasi terkait pelecehan seksual kepada mahasiswa tingkat I STIKes Piala Sakti Pariaman sebanyak 86 orang. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu pengisian kuisioner pretest dan posttest, edukasi kesehatan menggunakan video animasi, diskusi dan tanya jawab, serta pembagian doorprize. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pemberian edukasi tentang pelecehan seksual dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tingkat I STIKes Piala Sakti Pariaman terkait pelecehan seksual. Pemberian edukasi tentang pelecehan seksual disarankan dapat terus dilaksanakan di lingkungan perguruan tinggi lainnya agar tidak ada lagi laporan kasus pelecehan yang terjadi baik pada mahasiswa, tenaga pendidikan, maupun pendidik. Pemberian edukasi terkait pelecehan seksual diharapkan dapat menjadikan mahasiswa khususnya di STIKes Piala Sakti Pariaman terhindar dari perilaku pelecehan seksual agar tercipta generasi bangsa yang cerdas, gemilang dan berkualitas
Penerapan PHBS Kesehatan Gigi Dan Demonstrasi Gosok Gigi yang benar di SDN 17 Tungkal Utara Marni, Linda; Maifita, Yesi; Armaita, Armaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2530

Abstract

Anak usia sekolah (6-10 tahun) sering munculnya berbagai macam penyakit. Anak usia sekolah sering menderita berbagai penyakit hal ini berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Anak yang lebih suka mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak sehat seperti yang tinggi lemak, tinggi gula, tinggi garam, rendah serat, meningkatkan risiko hipertensi, diabetes mellitus, obesitas dan sebagainya, ini menunjukkan perilaku yang tidak sehat. Dari mengkonsumsi makanan juga ada beberapa perilaku mengenai ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari. Akibat dari ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi sehingga mengakibatkan gigi menjadi berlubang. Agar kesehatan anak terjaga perlu adanya suatu pendidikan kesehatan terkait dengan PHBS. Dari hasil survei dan wawancara yang dilakukan pada siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 17 Tungkal Utara dari 20 siswa-siswi yang diwawancara 15 orang yang tidak mengetahui cara menggosok gigi dengan baik dan benar. . Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan siswa siswi di SDN 17 Tungkal Utara. Kegiatan pengabdian masayarakat yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai cara menggosok gigi yang baik dan benar. Denagn adanya penyuluhan tersebut sehingga berpotensi untuk menerapkan PHBS pada siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari khususnya cara menggosok gigi yang baik dan benar. Kemampuan siswa-siswi untuk menerapkan PHBS tersebut diharapkan juga dapat memberikan contoh pada keluarga sehingga merubah perilaku keluarga dan masyarakat kearah PHBS. Kata Kunci: Gosok Gigi Massal, Kesehatan Gigi, Penyuluhan PHBS
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Siswa Kelas VII Tentang Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas Di SMPN 2 Kota Pariaman Tahun 2019 Setia Nisa; Yesi Maifita
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.868

Abstract

Hasil survei terhadap perilaku seksual remaja yang diadakan oleh Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PPK-UI) menunjukkan 2,8% pelajar SMP wanita dan 7% dari pelajar SMP pria melaporkan adanya gejala-gejala penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap siswa tentang perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 2 Kota Pariaman tahun 2019.Penelitian ini bersikap deskriptif analitik dengan studi cross sectional. Penelitian ini di laksanakan di SMPN 2 Kota Pariaman pada tanggal 8 s/d 10 Juli 2019 di, Sampel di ambil menggunakan metode Simple Random Sampling. Teknik pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di peroleh (51,8%)  responden memiliki pengetahuan rendah tentang perubahan fisik pada masa puberitas, (53%) responden memiliki sikap yang negatif tentang perubahan fisik pada masa puberitas, Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap siswa kelas VII tentang perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 2 Kota Pariaman tahun 2019 (pvalue = 0,00 0,5).Dari uraian di atas penulis menyarankan kepada responden hendaknya lebih mencari tahu dan lebih memperhatikan perubahan fisik yang terjadi disaat pubertas karena kurangnya pengetahuan terhadap perubahan fisik maka sulit membedakan perubahan fisik yang normal dan abnormal,dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden yang tinggi memiliki sikap negatif tentang perubahan fisik pada masa puberitas. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Pubertas
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SADARI SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 2 KOTA PARIAMAN TAHUN 2017 yesi maifita
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.672

Abstract

Menurut laporan dari rumah sakit cipto mangunkusumo menunjukkan bahwa trend penderita kanker payudara sekarang sudah mulai bergeser pada usia yang lebih muda, dimana pada tahun 2016 ditemukan 23 orang remaja yang terdiagnosa mengalami kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri di SMK Negri 2 Kota Pariamantahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperiment dengan pendekatan menggunakan rancangan one group Pretest – Posttest. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 2 Oktober tahun 2017. Populasi dari penelitian ini adalah siswi kelas X.I yaitu sebanyak 35 orang dengan sampel penelitian 15 orang di ambil secara random sampling. Hasil dari penelitian didapatkan 66,7% responden memiliki pengetahuan tinggi setelah diberikanya pendidikan kesehatan tentang SADARI. 93,3% responden memiliki sikap yang positif setelah diberikannya pendidikan kesehatan tentang SADARI. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang SADARI terhadap pengetahuan siswi, p value 0,001. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang SADARI terhadap sikap siswi , p value 0,001. Pengetahuan dan sikap siswa akan meningkat tentang  SADARI diharapkan pihak sekolah memberikan informasi tentang SADARI dan menjalin kerjasama dengan petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan secara berkala dan berkesinambungan. Majalah majalah dinding di sekolah hendaknya juga memuat tentang informasi SADARI.
Husband-Focused Education and Antenatal Care Compliance: A Quantitative Study in a Matrilineal Urang Sumando Community Maifita, Yesi; Sansuwito, Tukimin bin; Panduragan, Santhana L.
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 4 № 01 (2026): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v4i01.2161

Abstract

Husband involvement is a key determinant of antenatal care (ANC) compliance. In Padang Pariaman Regency, this involvement is influenced by the matrilineal Urang Sumando culture, which may limit husbands’ authority in maternal health decision-making. This study aimed to analyze the association between husbands’ knowledge and attitudes and maternal ANC compliance. A cross-sectional study was conducted among 100 pregnant women–husband pairs from May to August 2025. Husbands’ knowledge and attitudes were measured using validated questionnaires, while ANC compliance was assessed through audits of the Maternal and Child Health (MCH) handbook. Data were analyzed using chi-square tests and logistic regression. The results showed that ANC compliance reached 71%. Husbands with good knowledge and positive attitudes were significantly more likely to support compliant ANC attendance, and these associations remained significant after adjusting for demographic factors. These findings indicate that culturally sensitive, husband-focused educational interventions are essential for improving ANC compliance in matrilineal communities.
Hubungan Perubahan Anatomi dan Fisiologi Sistem Pencernaan Dengan Kejadian Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di TPMB Bdn. Pepi Herfianti Tahun 2025 Sari, Nela Novita; Maifita, Yesi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2315

Abstract

Pregnancy is a physiological process that occurs in women, characterized by anatomical and physiological changes in various body systems, including the digestive system. These changes are caused by hormonal influences, particularly progesterone and estrogen, which increase during pregnancy. This study aims to determine the relationship between anatomical and physiological changes in the digestive system and the incidence of nausea and vomiting in first-trimester pregnant women at the Pepi Herfianti Community Health Center in Sungai Sariak. This study used a quantitative research design with a cross-sectional approach. The subjects were all first-trimester pregnant women who visited the Pepi Herfianti Community Health Center in Sungai Sariak in 2025. A sample of 40 respondents was selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a questionnaire that measured anatomical and physiological changes and the intensity of nausea and vomiting in pregnant women. Data analysis was performed using the chi-square test to determine the relationship between anatomical and physiological changes in the digestive system and the incidence of nausea and vomiting. The results showed a significant association between anatomical and physiological changes in the digestive system and the incidence of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester (p = < 0.05) with p = 0.038. Pregnant women in the first trimester who experienced anatomical and physiological changes tended to have an increased frequency of nausea and vomiting compared to pregnant women who did not experience anatomical and physiological changes in the digestive system and nausea and vomiting. The conclusion is that there is a significant relationship between changes in the anatomy and physiology of the digestive system and the incidence of nausea and vomiting in first trimester pregnant women at TPBM Bdn. Pepi Herfianti, Amd. Keb Sungai Sariak.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Acara Fun Run Kota Pariaman Nofri Zayani; Alpices Alpices; Hendro Zalmadani; Muhammad Fakhri Rahmat Muzakki; Yesi Maifita; Sri Ameliati; Syahrul Syahrul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.23691

Abstract

ABSTRAK Kegiatan fun run sebagai olahraga massal memiliki potensi besar dalam mendukung deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang terintegrasi dengan promosi gaya hidup aktif. Mengingat tingginya prevalensi hipertensi dan diabetes di Indonesia, pemeriksaan kesehatan pada acara fun run menjadi intervensi preventif yang relevan untuk meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat. meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini faktor risiko PTM serta edukasi yang mudah dijangkau oleh peserta. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan melalui metode promotif–preventif berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan IMT, tekanan darah, dan gula darah, konseling individu, serta pendampingan sederhana pascapemeriksaan. Sebanyak 200 peserta mengikuti pemeriksaan dan hasil menunjukkan mayoritas berada pada kondisi normal, meskipun 18% mengalami peningkatan tekanan darah dan 10% memiliki gula darah tinggi. Peserta dengan hasil tidak normal diberikan edukasi lanjutan terkait pola hidup sehat dan pencegahan PTM. Secara keseluruhan, respons peserta sangat positif karena kegiatan ini membantu mereka mengetahui kondisi kesehatan sebelum maupun sesudah berolahraga. Kegiatan ini efektif sebagai upaya deteksi dini faktor risiko PTM dan promosi gaya hidup sehat berbasis masyarakat. Pelaksanaan rutin, perluasan jenis pemeriksaan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk keberlanjutan program. Kata Kunci: Pemeriksaan Kesehatan, Diabetes, Hipertensi.  ABSTRACT Fun run activities, as a form of mass sport, have significant potential to support the early detection of Non-Communicable Diseases (NCDs) through free health screenings integrated with the promotion of an active lifestyle. Given the high prevalence of hypertension and diabetes in Indonesia, health checks at fun run events represent a relevant preventive intervention to enhance public health awareness and literacy. To improve public health by facilitating early detection of NCD risk factors and providing accessible education to participants. Examinations were conducted using promotive and preventive approaches, including health education, measurements of BMI, blood pressure, and blood sugar, individual counseling, and simple post-examination support. A total of 200 participants underwent the examinations. The majority were found to be in normal condition; however, 18% exhibited elevated blood pressure, and 10% had high blood sugar levels. Participants with abnormal results received further education on healthy lifestyles and NCD prevention. Overall, participant feedback was very positive, as the activity helped them understand their health status before and after exercising. This activity is effective for the early detection of NCD risk factors and community-based promotion of a healthy lifestyle. Routine implementation, expansion of screening types, and strengthening cross-sector collaboration are essential for the program’s sustainability. Keywords: Health Checkup, Diabetes, Hypertension.
THE INFLUENCE OF PEPAYA LEAF STEW (CARICA PAPAYA) ON PROSTAGLANDIN (PGF2 α) AND TNF-α LEVELS IN DISMENOREA PATIENTS Nisa, Setia; Maifita, Yesi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.460

Abstract

Analysis:The prevalence of dysmenorrhoea in Indonesia is quite high at 64.25%. Several factors are known as a factor in the occurrence of dysmenorrhoea among others is the increased synthesis of Prostaglandins (PGF2α) and Cytokines (TNFαα) as mediators that play an important role besides PGF2α in the inflammatory process.Method:The purpose of this study was to determine the effect of papaya leaf decoction (Carica papaya) on Prostaglandin (PGF2 α) and TNF-α levels in Dysmenorrhea Patients.This type of research is Quasi Experiment with pre-post test group design, with a total sample of 22 people who have dysmenorrhoea, this study uses a group without treatment and with the treatment of papaya leaf decoction in the same group with a dose of 200 ml/day.Results:The results showed the average value of Prostaglandin (PGF2 α) without treatment was 413.04 ± 11.52 pg / ml with the treatment obtained 215.71 ± 8.13 pg / ml and the average value of TNF α without treatment obtained 412.82, ± 10.90 ng / L with the treatment obtained 215.90 ± 10.77 ng / L, the analysis used is to determine the effect of papaya leave stew (Carica Papaya) administration on PGF2 α and TNF α levels, using t test, the analysis results obtained prostaglandin (PGF2α) with a value of 0.00 and TNF α with a value of p = 0.00 (p <0.05)Conclusion:The conclusion from this study found the effect of papaya leaf decoction (carica papaya) on prostaglandin (PGF2α) and TNF α levels in Dysmenorrhea patients
The Relationship of Self-Management with Quality Lives of Hypertension Patients Linda Marni; Armaita; Yesi Maifita; Elza Safitri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.6920

Abstract

Hypertension is one of the non-communicable diseases that can cause death. This disease is categorized as a silent disease because people with hypertension do not know they have hypertension before checking their blood pressure. Nationally population prevalence of Indonesia with high blood pressure reaches 34.11% of Indonesia's total population of 270.20 million people. The purpose of the study was to determine the relationship between self-management and the quality of life of people with hypertension in the Working Area of the Pariaman Health Center in Pariaman City in 2023. Type of analytical descriptive research with a research design using a cross-sectional approach. This research was conducted in the working area of the Pariaman Health Center in Pariaman City in 2023. The population in this study was 5337 people, while the sample taken was 44 people from September 20 to October 6, 2023. Sampling through Purposive Sampling. Statistical tests using univariate analysis and bivariate analysis using Chi-Square. The results of the study show Most of the people with hypertension (50.0) have poor Self Management in overcoming the problem of hypertension, and Most of the people with hypertension (50) have a poor quality of life. There is a significant relationship between Self-Management and the Quality of Life of Hypertensive Patients in the Working Area of the Pariaman Health Center in Pariaman City in 2023 (p-value = 0.000 < 0.05). Respondents should pay more attention to the food consumed, exercise, or activities that are useful to improve heart performance, reduce smoking habits that can cause decreased blood flow to various organs, and improve heart performance.