Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND PERCEPTION OF NURSES WITH TRIAGE SKILLS IN THE EMERGENCY ROOM (IGD) OF HOSPITALS IN PARIAMAN CITY IN 2024 MALINI, NADIA RARA; KASMORA, DEPERMAN; MAIFITA, YESI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v2i6.115

Abstract

Nurses as health workers are required to improve their knowledge and provide maximum service in order to provide optimal service to patients, especially emergency services which can be assessed from the nurse's ability in terms of responsiveness, timely service, good attitude in providing service, concern and attention in providing service and can improve the quality of service. Nurses must improve their professionalism in implementing nursing care, as well as understand the assessment of primary and secondary surveys, carry out triage quickly and correctly. This study aims to determine the relationship between knowledge and perception of nurses with triage skills in the Emergency Room (IGD) of Hospitals in Pariaman City in 2024. This type of quantitative research uses a Cross Sectional Study approach. The study was conducted on September 13-20, 2024 in the Emergency Room (IGD) of the Hospital in Pariaman. The research sample was 33 people. Sampling by Total Sampling. Statistical test using Chi Square degree of significance (p value <α 0.05) The results of the study showed that more than half of the respondents had good knowledge, namely 26 23 (69.7%). The most respondents' perception was good perception, namely 16 (48.5%). More than half of the respondents had good triage skills, namely 25 (75.8%). Conclusion, There is a relationship between nurses' knowledge and perceptions with triage skills in the Emergency Room (IGD) of Hospitals in Pariaman City in 2024. Suggestion, This study is expected to be a guideline for nurses in improving triage skills in nurses in emergency services
HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGY KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIAMAN Maifita, Yesi; Armalini, Rika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2158

Abstract

Salah satu masalah gizi pada ibu hamil yaitu Kekurangan Energi Kronik (KEK). Ibu hamil mengalami KEK jika Lingkar Lengan Atas < 23,5 cm. Ibu hamil dengan KEK berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yang berpotensi mengalami kematian, secara global sebesar 35% -75% dan 40% mengalami kematian dinegara berkembang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan Hubungan kekurangan energy kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman tahun 2023. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain  deskriptif analtik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan pada April s/d Bulan Mei tahun 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Puskesmas Pariaman. Sampel penelitian sebanyak 33 ibu hamil dengan kejadian bayi baru lahir rendah. Uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik  pada kelompok control sebanyak 33 orang (50%) dan 33 orang (50%) tidak kekurangan energi kronik. Ibu Hamil Kurang Energi Kronik  diperoleh gambaran dari 33 responden sebanyak 30 orang (90.0%)  bayi berat lahir rendah sedangkan 3 orang (10%) bayi tidak lahir rendah. Terdapat hubungan yang bermakna antara KEK dengan kejadian BBLR, p value diperoleh sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan  memberikan masukan dan pembelajaran tentang pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi mengurangi risiko Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) yang diakibatkan oleh kekurangan energy kronik (KEK).Kata Kunci :  Kekurangan Energi Kronis (KEK) Ibu Hamil dan Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR)
EDUKASI TENTANG PELECEHAN SEKSUAL MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI DI STIKES PIALA SAKTI PARIAMAN Zayani, Nofri; Maifita, Yesi; Yuntarisa, Atika Pradana; Rahmiwati, Rahmiwati; Andriani, Linda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31622

Abstract

Pelecehan seksual menjadi isu kasus kekerasan terhangat yang sedang merajalela terutama di lingkungan pendidikan Negara Indonesia. Pelecehan seksual ini berdampak negatif pada berbagai pihak baik korban, pelaku, dan pihak lainnya. Salah satu cara pencegahan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan khususnya perguruan tinggi dapat melalui pemberian edukasi. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim adalah berupa edukasi terkait pelecehan seksual kepada mahasiswa tingkat I STIKes Piala Sakti Pariaman sebanyak 86 orang. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu pengisian kuisioner pretest dan posttest, edukasi kesehatan menggunakan video animasi, diskusi dan tanya jawab, serta pembagian doorprize. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pemberian edukasi tentang pelecehan seksual dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tingkat I STIKes Piala Sakti Pariaman terkait pelecehan seksual. Pemberian edukasi tentang pelecehan seksual disarankan dapat terus dilaksanakan di lingkungan perguruan tinggi lainnya agar tidak ada lagi laporan kasus pelecehan yang terjadi baik pada mahasiswa, tenaga pendidikan, maupun pendidik. Pemberian edukasi terkait pelecehan seksual diharapkan dapat menjadikan mahasiswa khususnya di STIKes Piala Sakti Pariaman terhindar dari perilaku pelecehan seksual agar tercipta generasi bangsa yang cerdas, gemilang dan berkualitas
Penerapan PHBS Kesehatan Gigi Dan Demonstrasi Gosok Gigi yang benar di SDN 17 Tungkal Utara Marni, Linda; Maifita, Yesi; Armaita, Armaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2530

Abstract

Anak usia sekolah (6-10 tahun) sering munculnya berbagai macam penyakit. Anak usia sekolah sering menderita berbagai penyakit hal ini berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Anak yang lebih suka mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak sehat seperti yang tinggi lemak, tinggi gula, tinggi garam, rendah serat, meningkatkan risiko hipertensi, diabetes mellitus, obesitas dan sebagainya, ini menunjukkan perilaku yang tidak sehat. Dari mengkonsumsi makanan juga ada beberapa perilaku mengenai ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari. Akibat dari ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi sehingga mengakibatkan gigi menjadi berlubang. Agar kesehatan anak terjaga perlu adanya suatu pendidikan kesehatan terkait dengan PHBS. Dari hasil survei dan wawancara yang dilakukan pada siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 17 Tungkal Utara dari 20 siswa-siswi yang diwawancara 15 orang yang tidak mengetahui cara menggosok gigi dengan baik dan benar. . Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan siswa siswi di SDN 17 Tungkal Utara. Kegiatan pengabdian masayarakat yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai cara menggosok gigi yang baik dan benar. Denagn adanya penyuluhan tersebut sehingga berpotensi untuk menerapkan PHBS pada siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari khususnya cara menggosok gigi yang baik dan benar. Kemampuan siswa-siswi untuk menerapkan PHBS tersebut diharapkan juga dapat memberikan contoh pada keluarga sehingga merubah perilaku keluarga dan masyarakat kearah PHBS. Kata Kunci: Gosok Gigi Massal, Kesehatan Gigi, Penyuluhan PHBS
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Siswa Kelas VII Tentang Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas Di SMPN 2 Kota Pariaman Tahun 2019 Setia Nisa; Yesi Maifita
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.868

Abstract

Hasil survei terhadap perilaku seksual remaja yang diadakan oleh Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PPK-UI) menunjukkan 2,8% pelajar SMP wanita dan 7% dari pelajar SMP pria melaporkan adanya gejala-gejala penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap siswa tentang perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 2 Kota Pariaman tahun 2019.Penelitian ini bersikap deskriptif analitik dengan studi cross sectional. Penelitian ini di laksanakan di SMPN 2 Kota Pariaman pada tanggal 8 s/d 10 Juli 2019 di, Sampel di ambil menggunakan metode Simple Random Sampling. Teknik pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di peroleh (51,8%)  responden memiliki pengetahuan rendah tentang perubahan fisik pada masa puberitas, (53%) responden memiliki sikap yang negatif tentang perubahan fisik pada masa puberitas, Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap siswa kelas VII tentang perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 2 Kota Pariaman tahun 2019 (pvalue = 0,00 0,5).Dari uraian di atas penulis menyarankan kepada responden hendaknya lebih mencari tahu dan lebih memperhatikan perubahan fisik yang terjadi disaat pubertas karena kurangnya pengetahuan terhadap perubahan fisik maka sulit membedakan perubahan fisik yang normal dan abnormal,dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden yang tinggi memiliki sikap negatif tentang perubahan fisik pada masa puberitas. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Pubertas
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SADARI SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 2 KOTA PARIAMAN TAHUN 2017 yesi maifita
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.672

Abstract

Menurut laporan dari rumah sakit cipto mangunkusumo menunjukkan bahwa trend penderita kanker payudara sekarang sudah mulai bergeser pada usia yang lebih muda, dimana pada tahun 2016 ditemukan 23 orang remaja yang terdiagnosa mengalami kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri di SMK Negri 2 Kota Pariamantahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperiment dengan pendekatan menggunakan rancangan one group Pretest – Posttest. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 2 Oktober tahun 2017. Populasi dari penelitian ini adalah siswi kelas X.I yaitu sebanyak 35 orang dengan sampel penelitian 15 orang di ambil secara random sampling. Hasil dari penelitian didapatkan 66,7% responden memiliki pengetahuan tinggi setelah diberikanya pendidikan kesehatan tentang SADARI. 93,3% responden memiliki sikap yang positif setelah diberikannya pendidikan kesehatan tentang SADARI. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang SADARI terhadap pengetahuan siswi, p value 0,001. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang SADARI terhadap sikap siswi , p value 0,001. Pengetahuan dan sikap siswa akan meningkat tentang  SADARI diharapkan pihak sekolah memberikan informasi tentang SADARI dan menjalin kerjasama dengan petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan secara berkala dan berkesinambungan. Majalah majalah dinding di sekolah hendaknya juga memuat tentang informasi SADARI.
Husband-Focused Education and Antenatal Care Compliance: A Quantitative Study in a Matrilineal Urang Sumando Community Maifita, Yesi; Sansuwito, Tukimin bin; Panduragan, Santhana L.
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 4 № 01 (2026): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v4i01.2161

Abstract

Husband involvement is a key determinant of antenatal care (ANC) compliance. In Padang Pariaman Regency, this involvement is influenced by the matrilineal Urang Sumando culture, which may limit husbands’ authority in maternal health decision-making. This study aimed to analyze the association between husbands’ knowledge and attitudes and maternal ANC compliance. A cross-sectional study was conducted among 100 pregnant women–husband pairs from May to August 2025. Husbands’ knowledge and attitudes were measured using validated questionnaires, while ANC compliance was assessed through audits of the Maternal and Child Health (MCH) handbook. Data were analyzed using chi-square tests and logistic regression. The results showed that ANC compliance reached 71%. Husbands with good knowledge and positive attitudes were significantly more likely to support compliant ANC attendance, and these associations remained significant after adjusting for demographic factors. These findings indicate that culturally sensitive, husband-focused educational interventions are essential for improving ANC compliance in matrilineal communities.
Hubungan Perubahan Anatomi dan Fisiologi Sistem Pencernaan Dengan Kejadian Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di TPMB Bdn. Pepi Herfianti Tahun 2025 Sari, Nela Novita; Maifita, Yesi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2315

Abstract

Pregnancy is a physiological process that occurs in women, characterized by anatomical and physiological changes in various body systems, including the digestive system. These changes are caused by hormonal influences, particularly progesterone and estrogen, which increase during pregnancy. This study aims to determine the relationship between anatomical and physiological changes in the digestive system and the incidence of nausea and vomiting in first-trimester pregnant women at the Pepi Herfianti Community Health Center in Sungai Sariak. This study used a quantitative research design with a cross-sectional approach. The subjects were all first-trimester pregnant women who visited the Pepi Herfianti Community Health Center in Sungai Sariak in 2025. A sample of 40 respondents was selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a questionnaire that measured anatomical and physiological changes and the intensity of nausea and vomiting in pregnant women. Data analysis was performed using the chi-square test to determine the relationship between anatomical and physiological changes in the digestive system and the incidence of nausea and vomiting. The results showed a significant association between anatomical and physiological changes in the digestive system and the incidence of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester (p = < 0.05) with p = 0.038. Pregnant women in the first trimester who experienced anatomical and physiological changes tended to have an increased frequency of nausea and vomiting compared to pregnant women who did not experience anatomical and physiological changes in the digestive system and nausea and vomiting. The conclusion is that there is a significant relationship between changes in the anatomy and physiology of the digestive system and the incidence of nausea and vomiting in first trimester pregnant women at TPBM Bdn. Pepi Herfianti, Amd. Keb Sungai Sariak.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF EFFICACY TERHADAP MENSTRUAL HYGIENE PADA REMAJA PUTRI SMPN 2 PARIAMAN MAIFITA, YESI; ANDRIANI, LINDA; ELVI, YELSI PUTRI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 7 No. 2 (2025): AS-SHIHA VOLUME 7 NOMOR 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Management menstruasi (MHM) merupakan aspek fundamental dalam menjaga kesehatan Reproduksi remaja putri, terutama di masa pubertas yang ditandai oleh perubahan Fisik dan psikologis. Praktik MHM yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko Berbagai gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran reproduksi, keputihan, Vaginitis, dan infeksi saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara dukungan keluarga dengan self efficacy terhadap praktik MHM Pada remaja putri di SMPN 2 Kota Pariaman. Metode Penelitian Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional cross-sectional. Penelitian dilakukan di SMPN 2 Kota Pariaman pada Tanggal 21-25 bulan Juli 2025. Sampel yang digunakan Sebanyak 66 responden siswi kelas VIII dan IX SMP N 2 Kota Pariaman. Teknik Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Instrumen Penelitian menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga dan self efficacy Terhadap menstrual hygiene management. Analisis data menggunakan uji ChiSquare. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat Dukungan keluarga dalam kategori cukup (37,9%) dan self efficacy dalam kategori Sedang (36,4%). Praktik MHM yang baik lebih banyak ditemukan pada responden Yang memiliki dukungan keluarga tinggi dan self efficacy tinggi. Uji statistik Menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan Self efficacy terhadap MHM (nilai p = 0,001), yang berarti bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima, semakin tinggi pula self efficacy remaja dalam Mengelola kebersihan menstruasi. Kesimpulan dapat disimpulkan bahwa ada terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan self-efficacy yang berkontribusi terhadap perilaku manajemen kebersihan menstruasi di kalangan remaja putri kelas VIII Dan IX SMP N 2 Kota Pariaman.
Penerapan Terapi Musik dalam Manajemen Kecemasan pada Penderita Diabetes dan Penyakit Kronik Febria Syafyusari; Yesi Maifita; Linda Andriani; Arina Huda Fitria; Alivia Salsabila; Anggi Anggraini; Annisa Febriani; Aisyah Humaira
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1386

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Penderita diabetes tidak hanya menghadapi masalah fisik, tetapi juga masalah psikologis berupa kecemasan. Banyak pasien merasa cemas terkait kemungkinan komplikasi, rutinitas pemeriksaan gula darah, dan kepatuhan jangka panjang terhadap pengobatan. Jika kondisi psikologis ini tidak ditangani, hal tersebut dapat memperburuk kontrol glukosa darah dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Terapi musik merupakan intervensi non farmakologis yang terbukti dapat menurunkan kecemasan. Penyakit kronik lain, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, PPOK, dan gagal ginjal, juga sering disertai distres psikologis berupa stres, kecemasan, dan nyeri, yang mempengaruhi kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan kesehatan masyarakat dan menurunkan kecemasan melalui penerapan terapi musik pada penderita diabetes dan penyakit kronik. Metode kegiatan meliputi survei masalah mitra, persiapan lokasi di wilayah kerja Puskesmas Kebun Sikolos pada bulan Februari 2025, pemeriksaan kesehatan, edukasi, penerapan terapi musik :pengukuran dilakukan dua kali, yaitu sebelum dan sesudah terapi musik, untuk melihat perubahan tingkat kecemasan peserta. Penilaian dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih melalui wawancara dan observasi langsung. Penggunaan HARS dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dipilih karena mudah diterapkan pada pasien dengan penyakit kronik, evaluasi, dan dokumentasi hasil. Hasil menunjukkan dari 46 peserta, 22 mengalami kecemasan ringan dan 6 kecemasan sedang dan 0 kecemasan berat. Terapi musik dapat menjadi intervensi keperawatan komplementer yang mudah, murah, dan dapat diterapkan di rumah maupun fasilitas kesehatan untuk menurunkan kecemasan. Tenaga kesehatan disarankan mengenalkan terapi musik sebagai bagian dari perawatan komprehensif penderita diabetes dan penyakit kronik.