Articles
THE RELATIONSHIP BETWEEN HUSBAND'S KNOWLEDGE AND SUPPORT WITH PREGNANT WOMEN'S ANTENATAL CARE (ANC) VISIT COMPLIANCE IN THE PARIAMAN COMMUNITY HEALTH CENTER WORK AREA
MAIFITA, YESI;
ZAYANI, NOFRI;
ZANAH, MIFTAKHUL
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2025): AS-SHIHA VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69922/asshiha.v6i1.134
Pregnancy for a woman is the most difficult phase in her life, especially for primiparous mothers. Routine pregnancy check-ups can prevent high-risk pregnancies such as preeclampsia and even maternal and fetal death. Husband's knowledge and support are supporting factors that can motivate pregnant women's compliance in undergoing pregnancy check-ups. This study aims to determine the relationship between husband's knowledge and support with compliance in conducting antenatal care (ANC) visits in pregnant women in the Pariaman Health Center Work Area. This type of research is quantitative with a cross-sectional study approach. The study was conducted on July 26-August 26, 2024. The population in this study were husbands of pregnant women who underwent ANC examinations at the Pariaman Health Center. The research sample was determined as many as 42 husbands of pregnant women by random sampling. Statistical tests using Chi Square at the α level = 5%. The results of the study showed that more than half of the respondents, namely 26 people (61.9%) had good knowledge, and supported their wives to have ANC examinations, namely 22 people (52.4%), and as many as 27 people (64.3%) were compliant in making Antenatal Care (ANC) visits. The results of the Chi square test on the knowledge aspect showed a p-value = 0.01 <α = 0.05, while on the support aspect the p-value was obtained = 0.03 <α = 0.05. In conclusion, there is a relationship between husband's knowledge and support with compliance with Antenatal Care visits in the Pariaman Health Center Work Area. Suggestions, further researchers from the health sector can provide counseling activities to husbands of pregnant women regarding the importance of conducting examinations during pregnancy in order to maintain the health and safety of the mother and fetus
Pemeriksaan Tekanan Darah Gratis dalam Rangka Memperingati Hari Lahirnya Pancasila 2025
Maifita, Yesi;
Zayani, Nofri;
Yuntarisa, Atika Pradana;
Ameliati, Sri;
Andriani, Linda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.205
Tekanan darah merupakan salah satu indikator untuk mendeteksi tubuh dalam keadaan sehat. Pemeriksaan tekanan darah sangat penting untuk memantau kenormalannya sehingga mencegah munculnya penyakit komplikasi. Tujuan kegiatan ini membantu masyarakat mengetahui kondisi tekanan darahnya secara tepat dan akurat serta memberikan penyuluhan tentang penanganan dan pencegahannya. Tahapan pada kegiatan ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Metode kegiatan yang dilakukan adalah demonstrasi pemeriksaan tekanan darah dan penyuluhan dengan memberikan edukasi terkait pencegahan serta penanganan hipertensi dan hipotensi. Instrumen yang digunakan adalah tensimeter digital dan Raycome Automatic Pulsewave Blood Pressure Monitor untuk pemeriksaan tekanan darah. Sedangkan penyuluhan diberikan langsung kepada peserta setelah melakukan pemeriksaan tekanan darah. Peserta dalam kegiatan ini adalah anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia yang hadir mengikuti upacara peringatan hari lahirnya Pancasila tahun 2025 yaitu berjumlah 125 orang Tempat melakukan kegiatan adalah di halaman balai kota Pariaman, Sumatera Barat. Hasil kegiatan menunjukkan ppeserta mengikuti kegiatan pengukuran tekanan darah dengan tertib dan mendengarkan edukasi yang diberikan secara saksama dan serius. Kesimpulannya, pemeriksaan tekanan darah masyarakat dapat mencegah penyakit komplikasi yang tidak diinginkan dan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
Pemeriksaan dan Edukasi Tentang Gula Darah Gratis Dalam Rangka Memperingati Hari Lahirnya Pancasila 2025 di Kota Pariaman, Sumatera Barat
Yuntarisa, Atika Pradana;
Zayani, Nofri;
Maifita, Yesi;
Syahrul, Syahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.206
Penyakit diabetes melitus disebut juga sebagai mother of all diseases yaitu induk segala penyakit yang memunculkan penyakit lainnya jika tidak terkontrol. Pemeriksaan gula darah secara rutin menjadi salah satu strategi dalam pengontrolannya. Tujuan kegiatan ini membantu masyarakat mengetahui kondisi gula darahnya dan edukasi yang tepat dalam pencegahan dan penanganannya. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Tim menyiapkan alat pemeriksa gula darah yaitu GlucoDR dan stripnya pada tahap persiapan. Pada tahap pelaksanaan, tim dibantu dengan mahasiswa melakukan pengecekan kadar gula darah klien dengan menusuk ujung jari dan meneteskan darahnya pada strip GlucoDR dan dilanjutkan dengan memberikan edukasi. Sedangkan untuk tahap uji lanjut, tim memberikan kesempatan klien untuk menanyakan hal terkait edukasi yang diberikan. Klien adalah para ibu-ibu dan bapak pekerja yang hadir ikut upacara peringatan hari lahirnya Pancasila 2025 yaitu berjumlah 40 orang. Tempat melakukan kegiatan adalah di halaman Balai Kota Pariaman, Sumatera Barat. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan berjalan lancar, peserta mengikuti dengan tertib pengukuran gula darah dan mendengarkan edukasi dengan penuh perhatian. Dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan gula darah dan pemberian edukasi merupakan salah satu upaya preventif terhadap kemunculan penyakit diabetes dan komplikasi penyakit yang mungkin menyertai dikemudian hari.
Pengaruh Kombinasi Pemberian Jus Jambu Biji Merah Dan Madu Terhadap Peningkatan Kadar Hb Ibu Hamil Yang Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Naras Kota Pariaman 2021
maifita, yesi
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58439/bsn.v1i1.68
Badan kesehatan dunia (World Health Organizatation/ WHO) Melaporkan angka prevalensi anemia secara global pada ibu hamil di seluruh dunia adalah sebesar 43,9%. Jambu biji merah merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung zat besi sebesar 1,1 mg dan vitamin C sebesar 87 mg berperan dalam pembentukan sel darah merah. Dan manfaat madu yang dapat meringankan keluhan selama kehamilan karena peningkatan hormon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kombinasi pemberian jus jambu biji merah dan madu terhadap peningkatan kadar HB ibu hamil yang anemia di Puskesmas Naras Kota Pariaman tahun 2021. Penelitian ini menggunkan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan menggunakan rancangan One group Pretest-Postest design. Penelitian dilakukan pada 09 Agustus s/d 16 Agustus 2021. Populasi dari penelitian ini adalah ibu hamil anemia sebanyak 71 orang. Penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling dimana pemilihan sampel didapatkan berdasarkan pertimbangan tertentu dari peneliti. Mengingat waktu penelitian yang tidak terlalu lama maka peneliti menetapkan sebanyak 15 sampel. Pengolahan data secara Univariat dan Bivariat dengan memakai analisa Paired t test secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar Hb responden setelah dilakukan intervensi mengalami peningkatan kadar Hb. Terdapat ada pengaruh kombinasi pemberian jus jambu biji merah dan madu terhadap peningkatan kadar HB ibu hamil yang anemia di Puskesmas Naras Kota Pariaman tahun 2021 dengan p value 0.000.
HUBUNGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIPARA TM III DALAM MENGHADAPI PERSALIANAN
Sari, Nela Novita;
Maifita, Yesi;
Fitri Yanti, Nina Surya;
Armalini, Rika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3077
Kecemasan pada ibu hamil primigravida yang berada pada trimester III sering terjadi menjelang persalinan, yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan emosional ibu. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di TPMB Bdn. Yenita, S.Tr.Keb, Talago Sariak. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil primigravida trimester III yang berkunjung ke TPMB Bdn. Yenita, S.Tr.Keb, Talago Sariak pada tahun 2024 sebanyak 50 orang dengan penentuan sampel 32 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat dukungan keluarga dan tingkat kecemasan ibu hamil. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi-square untuk menentukan hubungan antara dukungan suami dan kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III (p < 0,05) p=0.025. Ibu hamil yang mendapatkan dukungan keluarga yang baik cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dalam menghadapi persalinan dibandingkan dengan mereka yang tidak menerima dukungan keluarga yang memadai. Kesimpulannya adalah Dukungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan. Oleh karena itu, sarannya adalah peran keluarga, terutama dalam memberikan dukungan emosional, informasi, dan dukungan fisik, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu hamil selama masa kehamilan hingga persalinan.
The Effect of Young Green Coconut (Cocos nucifera L. var. viridis) Water on Dysmenorrhea in Adolescent Girls
Maifita, Yesi;
Armalini, Rika;
Nisa, Setia;
Andriani, Linda
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i1.358
Dysmenorrhea, or menstrual pain, is a prevalent condition among adolescent girls. Various strategies have been employed to alleviate dysmenorrhea, one of which is the consumption of young coconut water, which is known for its rich electrolyte and mineral content. This study aimed to examine the effect of young coconut water consumption on the intensity of menstrual pain among adolescent girls. A pre-post experimental study design with a one-group pre-test–post-test approach was employed. The study was conducted at SMPN 39 Padang, a junior high school located in West Sumatra, Indonesia, and involved 189 female students from grades VII, VIII, and IX. A purposive sample of 12 students who reported experiencing dysmenorrhea was selected for the intervention. Participants were instructed to consume young coconut water for three consecutive days during menstruation. The intensity of menstrual pain was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data analysis was conducted using paired t-tests. Univariate analysis demonstrated a reduction in mean pain scores from 4.00 ± 1.35 (indicating moderate pain) to 1.58 ± 0.67 (indicating mild pain). The paired t-test revealed a statistically significant decrease in menstrual pain intensity following the intervention (p-value = 0.000, p < 0.05). In conclusion, the consumption of young coconut water was found to be effective in reducing the intensity of dysmenorrhea among adolescent girls. It may serve as a safe, natural, and accessible complementary approach for managing dysmenorrhea in adolescents
Penguatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Tentang Pentingnya Kunjungan Antenatal Care (K6)
Sari, Nela Novita;
Maifita, Yesi;
Armalini, Rika;
Nisa, Setia
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1669
Kunjungan antenatal merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi, baik selama masa kehamilan maupun pasca persalinan. Berdasarkan temuan sebelumnya, masih ditemukan rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap ibu nifas terhadap pentingnya kunjungan Antenatal Care (K6). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu nifas melalui edukasi kesehatan yang dilakukan di Puskesmas Kuraitaji tahun 2024. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta pembagian media edukatif kepada ibu nifas yang menjadi peserta. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan sikap peserta terhadap pentingnya kunjungan K6. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan sikap positif ibu nifas setelah mendapatkan edukasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif secara langsung dapat mendorong peningkatan kunjungan ANC K6. Oleh karena itu, diperlukan kesinambungan program edukasi di fasilitas pelayanan kesehatan agar kesadaran ibu terhadap pentingnya pelayanan antenatal dapat terus ditingkatkan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Penanganan Pertama Pada Balita Kejang Demam Di IGD Rsud Pariaman
Yesi Maifita;
Miftakhul Zanah
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Febrile seizures are included in the top 3 diseases that are complained about in toddlers. Febrile seizures are seizure awakenings that occur in a rise in body temperature, temperatures above 38°C. Febrile seizures are emergency conditions that require first treatment. Early treatment of febrile seizures depends largely on parents, especially the mother. So that it can provide help to children and not to aggravate the child's condition. This research was conducted on October 4 – October 20, 2023. This study aims to determine the knowledge of mothers with the first treatment of febrile seizure toddlers in the emergency room of Pariaman Hospital in 2023. This type of research is quantitative with Cross Sectional Study approach. The sampling technique used is Accidental Sampling, which involves as many as 34 respondents. Statistical tests using Chi-Square found that most mothers had a less knowledge level on toddler febrile seizures as many as 15(44,1 %) Respondents, and most mothers did less handling on toddler febrile seizures as many as 14 (41,2 %).Respondents. There is a significant relationship between maternal knowledge and the first treatment of febrile seizures with p value = 0.07 where p value < a = 0.05. Based on this study shows that parental knowledge affects the first treatment of febrile seizures. It is recommended to parents to increase knowledge of febrile seizures well, so that they can do the first treatment of febrile seizures.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN MENGAHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI SDN 11 NAN SABARIS KABUPATEN PADANG PARIAMAN
MAIFITA, YESI;
SAFITRI, WELLIANI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69922/asshiha.v5i1.97
Knowledge of adolescent girls related to early signs of puberty in the form of menarche (first menstruation) is still low in Padang Pariaman Regency. Meanwhile, adolescent girls should have sufficient knowledge and information to face menarche. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge and readiness to face menarche in grade V and VI students of SDN 11 Nan Sabaris, Padang Pariaman Regency. The method used in this study was descriptive analytical using a cross-sectional approach. The population in this study were 30 grade V and VI students of SDN 11 Nan Sabaris. Sampling was done using the total sampling technique so that the sample size was 30 people. The instrument ini this research was questionnaire. Data processing was computerized with Chi-Square analysis at α = 5%. The results showed that 66.7% of respondents had high knowledge and 70.0% of respondents were ready to face menarche. Bivariate chi square analysis showed that p-value = 0.00 which means there is a significant relationship between the level of knowledge and readiness to face menarche in grade V and VI students of SDN 11 Nan Sabaris (p-value = 0.00 <α = 0.05). The conclusion of this study is that the level of adolescent knowledge in facing menarche in grade V and VI students of Nan Sabaris is related to their readiness.
RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND PERCEPTION OF NURSES WITH TRIAGE SKILLS IN THE EMERGENCY ROOM (IGD) OF HOSPITALS IN PARIAMAN CITY IN 2024
MALINI, NADIA RARA;
KASMORA, DEPERMAN;
MAIFITA, YESI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69922/asshiha.v2i6.115
Nurses as health workers are required to improve their knowledge and provide maximum service in order to provide optimal service to patients, especially emergency services which can be assessed from the nurse's ability in terms of responsiveness, timely service, good attitude in providing service, concern and attention in providing service and can improve the quality of service. Nurses must improve their professionalism in implementing nursing care, as well as understand the assessment of primary and secondary surveys, carry out triage quickly and correctly. This study aims to determine the relationship between knowledge and perception of nurses with triage skills in the Emergency Room (IGD) of Hospitals in Pariaman City in 2024. This type of quantitative research uses a Cross Sectional Study approach. The study was conducted on September 13-20, 2024 in the Emergency Room (IGD) of the Hospital in Pariaman. The research sample was 33 people. Sampling by Total Sampling. Statistical test using Chi Square degree of significance (p value <α 0.05) The results of the study showed that more than half of the respondents had good knowledge, namely 26 23 (69.7%). The most respondents' perception was good perception, namely 16 (48.5%). More than half of the respondents had good triage skills, namely 25 (75.8%). Conclusion, There is a relationship between nurses' knowledge and perceptions with triage skills in the Emergency Room (IGD) of Hospitals in Pariaman City in 2024. Suggestion, This study is expected to be a guideline for nurses in improving triage skills in nurses in emergency services