Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Case Report: Pneumonia Provocate Thyroid Storm in Graves Disease Hermawati, Berty Denny; Prabowo, Nurhasan Agung; Putri, Desy Puspa; Myrtha, Risalina; Apriningsih, Hendrastutik
Smart Medical Journal Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v6i1.68166

Abstract

Introduction: A thyroid crisis is an endocrine emergency involving many organ systems and can be fatal to the patient's survival. Although cases of thyroid crisis are rare, the mortality rate is significant which reaches 20–50%. The presence of comorbidities such as pneumonia infection increases the risk of death dramatically. Infection is a factor that can trigger thyroid crisis and exacerbate thyrotoxicosis. This condition of thyroid crisis most often occurs in people with hyperthyroidism caused by Graves' disease. We present the case of a patient with Graves' disease, aged 22 years, who developed a thyroid crisis due to community-acquired pneumonia infection. This study aims to provide a case report regarding the thyroid crisis due to pneumonia.Results: We carried out a physical and some appropriate supporting examinations to confirm the diagnosis. Wayne's index was 26, indicating hyperthyroidism. Assessment with Burch-Wartofsky obtained a score of 45, indicating suspicion of a thyroid storm. Then supportive care was provided to the patient. The community-acquired pneumonia as a triggering factor was treated with antibiotics. Thyrotoxicosis conditions were treated with antithyroid, beta-blocker, and glucocorticoid drugs. The patient's condition improved after treatment.Conclusion: It is crucial to detect and treat thyroid storm as quickly as possible since it has a high mortality rate. Wayne's score is useful for identifying hyperthyroidism based on clinical symptoms. The Burch-Wartofsky Point Scale scores are used to diagnose thyroid storms. Thyroid storm should be managed according to PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) and ATA (American Thyroid Association) recommendations. This case serves as an example of how to make a proper diagnosis and treatment to prevent morbidity and death due to thyroid crisis.
Thyroid Crisis and Diabetic Ketoacidosis in Uncontrolled Diabetes Putri, Desy Puspa; Prabowo, Nurhasan Agung; Hermawati, Berty Denny
Smart Medical Journal Vol 6, No 3 (2023): December
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v6i3.66806

Abstract

Introduction: Thyroid crisis is a medical emergency that causes damage to various organs of the body so that proper diagnosis and immediate treatment are needed. Excess thyroid hormone also affects blood sugar metabolism, especially in diabetic patients. The occurrence of thyroid crisis in conjunction with diabetic ketoacidosis (DKA) is rare, and the exact pathogenesis is still being investigated. We report a case of thyroid crisis in a DKA patient.Case Presentation: A 35-year-old woman was brought by her family to the ER due to a loss of consciousness since 6 hours before admission to the hospital. The patient was said to have complained of fever, shortness of breath, palpitations since the previous day. The patient has a history of uncontrolled Type 2 Diabetes Mellitus (DM) since 5 years ago. Physical examination showed somnolence, blood pressure 120/72 mmHg, pulse rate 126 beats per minute, irregular, respiratory rate 28 breaths per minute, fast and deep breaths. Investigations showed blood sugar 320 mg/dL, uncompensated metabolic acidosis, ketonuria. The patient received DKA therapy, but her consciousness and pulse rate had not improved. TSH levels was low with an increase in fT4 levels, with the Burch-Wartofsky score supporting a thyroid crisis. The patient then received treatment for thyroid crisis and her clinical condition showed significant improvement.Conclusion: The occurrence of thyroid crisis along with DKA is a life-threatening emergency. Untreated hyperthyroid induce severe hyperglycemia and causes acute condition in both organs.  
Peningkatan Pengetahuan Petugas Kesehatan Mengenai Peran Spirometri Sebagai Alat Deteksi Dini Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Fasilitas Kesehatan Layanan Primer Apriningsih, Hendrastutik; Prabowo, Nurhasan Agung; Ardyanto, Tonang Dwi; Myrtha, Risalina; Sari, Maria Galuh Kamenyangan; Shofiyah, Laily; Aryani, Niken Dyah; Nugroho, Novianto Adi; Dyanneza, Frieaska; Suwandono, Adji
Smart Society Empowerment Journal Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v4i1.80196

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah salah satu dari sepuluh besar penyebab utama kematian di Indonesia. Prevalensi dan angka kematian akibat PPOK yang tinggi menunjukkan pentingnya deteksi dan tatalaksana dini PPOK. Underdiagnosis PPOK menurunkan akurasi data mortalitas, akurasi diagnosis yang terekam dalam database pada administasi kesehatan kurang jelas. Gold standard diagnosis PPOK adalah spirometri. Penerapan spirometri sebagai alat skrining mencakup penilaian besarnya underdiagnosis, intervensi potensial dan efektif, prediksi akurasi spirometri dan profil klinik spirometri. Pengabdian masyaratat ini bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan mengenai peran spirometri sebagai alat deteksi dini PPOK di fasilitas kesehatan primer.Metode: Pengabdian ini bekerjasama dengan Puskesmas Purwodiningratan Kota Surakarta. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan spirometri kepada tenaga kesehatan di wilayah puskesmas tersebut. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan tenaga kesehatan dilakukan evaluasi kegiatan berupa pre dan post-test mengenai soal-soal spirometri dasar.Hasil dan Pembahasan: Jumlah peserta kegiatan sebanyak 18 tenaga kesehatan tediri dari dokter umum dan perawat wilayah kerja Puskesmas Purwodiningratan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tenaga kesehatan sudah mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai spirometri, namun masih kurang dalam operasional dan interpretasi hasil spirometri. Sehingga masih memerlukan penyuluhan dan pelatihan. Hasil evaluasi didapatkan rerata nilai pre-test adalah 51,11 dan nilai post-test adalah 72,77. Sehingga terdapat peningkatan nilai sebesar 21,66 poin. Nilai pre-test terendah adalah 20 dan post-test adalah 50, sedangkan nilai pre-test tertinggi adalah 80 dan post-test adalah 100.Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan tentang peran spirometri sebagai alat deteksi dini PPOK pada tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Purwodiningratan.Kata kunci: spirometri; deteksi dini; PPOK; tenaga kesehatan; puskesmas Purwodiningratan 
Telusur Infeksi Tuberkulosis Laten pada Populasi Berisiko dan Investigasi Kontak pada Lingkup Puskesmas Gajahan Surakarta Apriningsih, Hendrastutik; Hapsari, Brigitta Devi Anindita; Siregar, Sihsusetyaningtyas Tiominar; Prabowo, Nurhasan Agung; Putri, Desy Puspa; Landiasari, Debby Andina; Mirshanti, Farahdila; ., Yunita; Fahmiati, Cahyani
Smart Society Empowerment Journal Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v5i3.105855

Abstract

Pendahuluan: Indonesia merupakan salah satu dari negara dengan beban Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia. Penemuan Infeksi TB laten (ITBL) dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) merupakan salah satu strategi dalam upaya menurunkan beban TB nasional. Program Penanggulangan TB merubah strategi penemuan pasien TB aktif secara intensif dan masif berbasis keluarga dan Masyarakat. Pelacakan populasi berisiko dan investigasi kontak memiliki peran penting pada strategi ini. Diagnosis ITBL saat ini menggunakan Tuberculin Skin Test (TST) atau Interferon Gamma-Release Assay (IGRA). Metode: Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan penyuluham mengenai ITBL dan pemberian TPT, serta peningkatan penemuan kasus ITBL pada investigasi kontak dan populasi berisiko yaitu pasien Diabetes Melitus (DM) di lingkup Puskesmas Gajahan Surakarta. Dilakukan pre-test dan post-test untuk evaluasi kegiatan penyuluhan tersebut.Hasil dan pembahasan: Pemeriksaan tes tuberkulin pada 26 responden IK didapatkan 11 responden dengan hasil positif (42,3%) dan 25 responden dengan penyakit komorbid DM didapatkan 10 responden (40,0%) hasil positif.Kesimpulan: Kegiatan telusur ITBL pada investigasi kontak dan populasi DM sangat diperlukan untuk membantu penurunan angka kejadian TB aktif.
Pelatihan Senam Kaki Buerger Allen di Puskemas Purwodiningratan Febrinasari, Ratih Puspita; Prabowo, Nurhasan Agung; Putri, Desy Puspa; Setyawan, Sigit
Smart Society Empowerment Journal Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v3i2.76858

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 di Indonesia semakin meningkat. Penyakit ini berkaitan dengan timbulnya komplikasi dan hal ini akan menurunkan kualitas hidup pasien. Penurunan komplikasi dilakukan pengobatan farmakologis dan non farmakologis. Salah satu upaya terapi non farmakologis adalah dengan edukasi dan Latihan fisik seperti senam kaki diabetes. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi mengenai DM tipe 2 dan pelatian senam kaki Buerger Allen pada penderita DM tipe 2 di puskesmas Purwodiningratan.Metode: Langkah pengabdian yang akan dilakukan meliputi pengumpulan bahan dan materi, perencanaan, dan kegiatan inti.  Setelah kegiatan akan dilakukan pelaporan dan evaluasiHasil dan pembahasan: Penyuluhan dan edukasi sebagai acara inti akan dilakukan pada tanggal 27 Mei 2023 dengan materi: mengenal DM tipe 2 dan gejalanya, mengenal obat-obatan DM tipe 2, olahraga dan aktifitas fisik pada DM tipe 2, komplikasi pada DM tipe 2. Pasien diberikan instruksi senam kaki dan diajarkan oleh para instruktur senam kaki. Selain itu pasien mendapatkan leaflet dan video senam kaki diabetes dengan metode Buerger allen agar dipraktekkan di rumah dan mendapatkan hasil optimal.Kesimpulan: Pengabdian sudah terlaksana dengan baik, masyarakan penderita DM tipe 2 yang menjalani pelatihan mendapatkan penurunan gejala komplikasi DM tipe 2.
Co-Authors Adji Suwandono Adji Suwandono Andri Haryanto Anindita, Brigitta Devi Aprilningsih, Hendrastutik Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Apriningsih, Hendrastutik Argaheni, Niken Bayu Arief Nurudhin Arief Nurudhin Arief Nurudhin Arief Nurudhin Arief Nurudhin Arief Nurudhin Arifin Arifin Aryani, Niken Dyah Asih Anggraeni Astri Tantri Indriani Astri Tantri Indriani Astri Tantri Indriani Berty Denny Hermawati Bryan Arief Aji Rudita Coana Sukma Gautama Desy Puspa Putri Dyanneza, Frieaska Dyanneza, Frieska Evi Nurhayatun Evi Nurhayatun Fahmiati, Cahyani Fatichati Budiningsih Frieska Dyanneza Frieska Dyanneza Frieska Dyanneza Habibah, Sopia Nur Hafi Nurinasari Hapsari, Brigitta Devi Anindita Hartono Hartono Hendrastutik Apriningsih Hendrastutik Apriningsih Hendrastutik Apriningsih Hendrastutik Apriningsih Hermawati, Berty Denny Indriani, Astri Tantri Kuncorowati, Niken Dwi Aryani Kuncorowati, Niken Dyah Aryani Laily Shofiyah Laily Shofiyah Landiasari, Debby Andina Maria Galuh Kamenyangan Maria Galuh Kamenyangan Sari, Maria Galuh Kamenyangan Meirina Mulia Wardani Mirshanti, Farahdila Muchtar Hanafi Myrtha, Risalina Niken Dwi Aryani Kuncorowati Niken Dyah Aryani Kuncorowati Niken Dyah Aryani Kuncorowati Novianto Adi Nugroho Nugroho, Novianto Adi Putri, Desy Puspa Rachmah, Azkia Ratih Puspita Febrinasari Reviono Reviono Riandini Aisyah Risalina Myrtha Risalina Myrtha Risalina Myrtha Risalina Myrtha Shofiyah, Laily Siregar, Sihsusetyaningtyas Tiominar Sri Sulistyowati Sunarso, Indrayana Syahrini Wisdayanti Tamaulina Br Sembiring Tonang Dwi Ardyanto Utami, Aloysia Flower Lula Wedhiningsih, Yulyani Werdiningsih, Yulyani Wijayanto, Matthew Aldo Yeni Farida Yulyani Werdiningsih Yulyani Werdiningsih Yulyani Werdiningsih Yunita . Zainal Arifin Adnan Zainal Arifin Adnan