Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perspektif Prinsip Rukun Untuk Keselarasan Sosial Dalam Lontar Yusuf Sebagai Sarana Meningkatkan Sikap Toleransi Devi, Rifka Patricia; Utami, Respati Retno
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2029

Abstract

Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini adalah maraknya sikap intoleransi yang ada di lingkungan sekitar. Penyelesaian yang digunakan berdasarkan naskah lama yang memiliki suatu kalimat-kalimat penggambaran wujud penyelesaian masalah tersebut. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan wujud prinsip rukun yang menciptakan suatu keselarasan sosial sehingga sikap toleransi bisa meningkat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan filologi sebagai analisis penting. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam Lontar Yusuf yang digunakan sebagai objek penelitian menemukan beberapa usaha untuk memenuhi prinsip rukun yakni berhati-hati, berbicara yang tidak mengenakkan secara tidak langsung, dan saling membantu. Usaha yang dominan adalah sikap saling membantu yang juga merupakan poros dari etika orang Jawa. Prinsip tersebut dapat ditemukan dengan menggunakan pendekata filologi dan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai alat menganalisis struktur dalam kalimat. Kombinasi penggunaan teori filologi dan pendekatan deskriptif kualitatif terbilang efektif karena dapat memberi sorotan setiap hasil dari analisis data yang ada. Penggunaan keduanya juga dapat mempermudah dalam menghadilkan data analisis.
Model Ecopreneurship Wayang Limbah Plastik Untuk Pemberdayaan Santri Thahirrah, Nadia Nur; Raharjo, Resdianto Permata; Asteria, Prima Vidya; Utami, Respati Retno; Fitriana, Ephrilia Noor; Adhimas, Yogi Bagus; Shofiani, Arisni Kholifatu Amalia; Kristiandri, Dhani; Anggoro, Raden Roro Maha Kalyana Mitta
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.384

Abstract

Permasalahan limbah plastik di pesantren belum dikelola secara produktif sehingga menimbulkan pencemaran sekaligus hilangnya potensi ekonomi kreatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan santri melalui pelatihan ecopreneurship wayang berbasis limbah plastik. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan kreatif, serta pemasaran digital yang melibatkan 50 santri Pondok Pesantren Tebuireng dan mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test pengetahuan, observasi keterampilan, wawancara, dan dokumentasi produk. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari 46,2 menjadi 78,5 (+70%), keterampilan teknis menghasilkan 15 wayang plastik, dan 80% peserta menyatakan siap memproduksi secara mandiri. Uji coba pemasaran melalui media sosial memperoleh respons positif dari komunitas seni dan masyarakat sekitar. Program ini berkontribusi pada pengurangan limbah plastik sekaligus membuka peluang wirausaha kreatif berbasis budaya. Dengan demikian, ecopreneurship wayang limbah plastik dapat dijadikan model pemberdayaan santri yang selaras dengan SDGs.