Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan Citra Sentinel Berbasis Earth Engine Data Catalog untuk Identifikasi Pencemaran Udara Pada Lahan Terbuka Yanti, Jeddah; Qaiyimah, Dinil; Haris, Haris; Amdah, Misdar; Abidin, Muh Rais; Syamsunardi, Syamsunardi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Laju pertumbuhan penduduk yang meningkat secara drastis telah mempengaruhi banyak sektor kehidupan termasuk kebutuhan lahan. Penggunaan dan pembangunan lahan yang tidak terkendali dan secara terus menerus dilaksanakan menyebabkan perubahan kondisi udara hingga diindikasi sebagai penyebab tidak terkendalinya pencemaran udara wilayah permukiman dan kawasan industri. Wilayah observasi mencakup 18 Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa untuk mengetahui mengidentifikasi penyebab, tingkat hingga sebaran tingkat pencemaran udara pada lahan terbuka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis berbasis Earth Engine Data Catalog dengan memanfaatkan data spasial Sentinel 2A/2B dan Sentinel 5-P NRTI. Parameter penelitian ini meliputi parameter alih fungsi lahan yakni indeks vegetasi (VI) dan parameter pencemaran udara meliputi parameter Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) meliputi Karbon monoksida (CO), Sulfur dioksida (SO2), Nitrogen dioksida (NO2), Formaldehida (HCHO), Ozon (O3), dan Partikulat Aerosol. Hasil penelitian menunjukkan sebaran dan pemetaan pencemaran udara pada lahan terbuka di 18 Kecamatan terpusat pada wilayah city center. Secara keseluruhan, sebaran emisi gas CO, NO2, HCHO, PM konsentrasi tinggi mencapai lebih dari 50% wilayah Kabupaten Gowa serta peningkatan alih fungsi lahan menjadi lahan terbuka meningkat hingga 20% sejak tahun 2019 hingga tahun 2024. Peningkatan jumlah kawasan industri berperan aktif sebagai penyumbang kadar pencemaran udara tertinggi di Kabupaten Gowa sehingga dibutuhkan pembangunan ruang terbuka hijau yang lebih masif di masa depan.Kata Kunci: Pencemaran udara, lahan terbuka, Sentinel, Earth Engine Data Catalog
PKM EDUKASI DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK DI TK/TPA NURUS SYUKUR JANNAYA Syamsunardi, Syamsunardi; mannan, abdul; Qaiyimah, Dinil; Marlina, Marlina; Syam, Nur; Nur, Nurul Hidayah
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 June 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v4i1.72297

Abstract

TK/TPA Nurus Syukur Jannaya yang terletak di Kabupaten Gowa. Permasalahan yang dihadapi adalah bahwa anak-anak sering membeli minuman kemasan, pemahaman tentang daur ulang sampah dari gelas plastik dan pipet perlu ditanamkan. Permasalahan, lingkungan yang terus terdegradasi dengan sampah plastik. Setiap hari, jumlah sampah plastik semakin meningkat dan belum ditangani dengan baik oleh masyarakat, khususnya di Dusun Jannaya. Kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif pada kesehatan dan alam yang ditimbulkan oleh sampah plastik. TK/TPA Nurus Syukur Jannaya perlu menjadi pioner cara mengelola sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah, diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, dan pendampingan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1) meningkatkan kesadaran anak membuang sampah pada tempatnya; 2) meningkatkan pengetahuan anak mengenai daur ulang barang bekas menjadi barang bermanfaat; dan 3) Daur ulang gelas plastik dan pipet menjadi barang bermanfaat dapat memberikan nilai tambah.
Pendampingan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan sebagai Upaya Konservasi Air bagi Masyarakat Desa Romang Lompoa, Samata, Kabupaten Gowa Qaiyimah, Dinil; Zhiddiq, Sulaiman; Maru, Rosmini; Yusuf, Muhammad; Rasjusti, Rasjusti; Nasrul, Nasrul
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i1.73789

Abstract

Sampah saat ini menjadi salah satu problem lingkungan yang dalam praktiknya masih tidak dilakukan pengelolaan denngan baik. Permasalahn sampah berdampak pada kondisi ekosistem lingkungan yang berkelanjutan karena dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi banjir, penurunan kualitas jika dibuang di Kawasan pengairan, dan pelepasan gas metan ke udara. Sehingga perlu untuk dilakukan pengelolaan dengan baik sebagai upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Tujuan dari program ini adalah: (1) Memberikan edukasi bagi masayarakat terkait pengelolaan sampah organic; (2) Edukasi konservasi air melalui pemilahan sampah; dan (3) Penerapan teknologi pencacah sampah untuk pembuatan pupuk organic untuk pengelolaan sampah berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan meliputi tahap sosialisasi dan pengenalan program kepada Masyarakat sasaran, Melakukan pelatihan dan pendampingan melalui edukasi dan praktik Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan sebagai Upaya Konservasi Air bagi Masyarakat Desa Romang Lompoa, Samata, Kabupaten Gowa. Hasil program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola sampah organik secara berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi sederhana. Masyarakat mampu mengolah limbah menjadi kompos, pupuk, dan pakan ternak, serta berkontribusi pada konservasi air dengan tidak lagi membuang sampah ke kawasan perairan. Penerapan alat pencacah sampah organik mempercepat proses pengolahan dan mendorong kemandirian serta produktivitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis rumah tangga.
THE INFLUENCE OF THE ROLE OF IRRIGATED RICE FARMER GROUPS ON THE LEVEL OF FAMILY WELFARE IN SIDOMUKTI VILLAGE, BONE-BONE DISTRICT, NORTH LUWU REGENCY Rizal, Muhamad; Qaiyimah, Dinil
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 23 No 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v23n1.p239-258

Abstract

This research is quantitative research which is analyzed statistically and descriptively. The aim of this research is to present the influence of the role of irrigated rice farmer groups on family welfare in Sidomukti Village. Data collection was carried out through direct observation, distributing questionnaires and documentation. Data analysis techniques were carried out by scoring data from questionnaires, then processed with MS Excel software and IBM SPSS Statistics 29. The results of the research show that the there are 3 variables that have different results, Class and Learning Facilities (X1) has a negative effect due to lack of real involvement, while the Vehicle for Cooperation (X2) and Business Production Unit (X3) have a positive effect and contribute directly to farmer welfare. The information presented can be a consideration for the local government in determining strategic policies that will be implemented by the government. Keywords: Farmer Group, Level Welfare, Rice Farmer
Analysis of Quality Status and Prediction of the Distribution of Temperature, DO, pH, Salinity, and Brightness of Sea Water in the Saugi Island Area Based on Spatial Inverse Distance Weighting Nasrul, Nasrul; Qaiyimah, Dinil; Nurfadilah, Nurfadilah; Haris, Haris; Amdah, Misdar; Mulianti, Mulianti; Hidayah, Nurul
International Journal of Applied Biology Vol. 9 No. 1 (2025): International Journal of Applied Biology
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marine waters are crucial for maintaining marine ecosystems and achieving sustainable environmental sustainability. This research aims to analyze the quality status and predict the distribution of temperature, brightness, salinity, pH, and dissolved oxygen (DO) concentrations as indicators for assessing marine water quality. The study employs descriptive statistics to process laboratory test results and field measurements of the tested parameters. Marine water quality status is determined by calculating the percentage of limiting parameters and establishing maximum and minimum values for each parameter as benchmarks. The prediction of concentration distribution for temperature, brightness, salinity, pH, and DO is carried out using Spatial Inverse Distance Weighting (IDW) analysis, which illustrates the concentration distribution of each parameter based on data input in ArcGIS Pro software. The findings reveal varying quality statuses at different sampling points, with good conditions at points 4 and 5, where limiting parameter percentages are 22%. Medium quality status is observed at points 2 and 7 (33%) and points 3 and 6 (44%). Poor conditions are noted at points 1 and 8, with a 55% limiting parameter percentage. The study recommends this research as a valuable reference for the community and government to support marine ecosystem preservation and Sustainable marine ecosystem.
Evaluasi Kualitas Airtanah Sebagai Sumber Air Minum Di Sekitar Pabrik Gula Camming Kabupaten Bone Qaiyimah, Dinil; Sukri, Irwansyah; Jeddah Yanti
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 9 No. 2 (2025): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v9i2.16520

Abstract

Groundwater quality is a critical factor in ensuring the availability of safe drinking water for communities. This study aims to evaluate the feasibility of shallow groundwater quality in dug wells around the Camming Sugar Factory. The evaluation results are used to analyze the influence of land use on groundwater quality. This research employs a quantitative method with a descriptive approach. The data obtained are interpreted using a scoring method based on Sturges' rule to classify groundwater quality into several categories. Sampling was conducted to measure the physical, chemical, and biological parameters of shallow groundwater. The results were compared with drinking water quality standards issued by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The results of the analysis show that the quality of groundwater in Wanuawaru Village is generally safe for human consumption based on physical parameters, with temperatures between 27 and 29°C, color values of 5 to 15 TCU, turbidity of 0.28 to 10.1 NTU, and TDS of around 900 mg/l. However, for chemical parameters, it was found that nitrate levels were below the acceptable limit. Conversely, the iron concentration in Sample 2 exceeded the permissible limit, and water hardness levels in all three samples were significantly higher than the standard. The pH levels fell within the acceptable range for drinking water, and BOD values were well below the threshold. Biological analysis indicated that all samples contained E. coli bacteria exceeding acceptable limits, signaling significant biological contamination. These findings highlight the need for routine monitoring and special attention to iron concentrations and water hardness. Additionally, the implementation of standard-compliant septic tank construction is necessary to prevent bacterial contamination, ensuring that shallow groundwater in the study area meets the standards for drinking water sources.
Analisis Indeks Pencemaran dan Prediksi Distribusi Kualitas Air Sungai Menggunakan Metode Spatial Inverse Distance Weighted (Studi Kasus: Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep) Rasyid, Rusman; Nasrul, Nasrul; Qaiyimah, Dinil
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1213-1226

Abstract

Kualitas air sungai memainkan peran yang penting dalam mendukung berbagai ekosistem air dan aktivitas manusia. Namun, Sungai Gentung saat ini mengalami perubahan kondisi yang dapat dilihat secara fisik. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh semakin meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi yang intensif di sepanjang bantaran sungai yang dapat meningkatkan risiko pencemaran air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks pencemaran dan prediksi distribusi kualitas air sungai Gentung, Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan parameter fisik seperti suhu, Total Suspended Solids (TSS), dan Total Dissolved Solids (TDS) serta parameter kimia yaitu pH, Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD). Selain itu, Analisis Spatial Inverse Distance Weighted juga dilakukan untuk menggambarkan profil distribusi kualitas air sehingga diperoleh data sebaran kualitas air sungai pada empat titik pengambilan sampel yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas air Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep dalam keadaan tercemar ringan hingga sedang. Indeks pencemaran titik satu yaitu 5,66 (cemar sedang), titik kedua 5,78 (cemar sedang), titik ketiga 6,04 (cemar sedang), dan titik keempat 2,39 (cemar ringan). Selain itu, hasil Analisis Spatial Inverse Distance Weighted dengan merujuk dari hasil pengujian laboratorium dan perbandingan syarat baku mutu menunjukkan distribusi kualitas air sungai pada tujuh parameter pengujian yang terindikasi tidak memenuhi syarat baku mutu adalah Total Suspended Solids (TSS), Total Dissolved Solids (TDS), Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD). Penelitian ini dapat menjadi bahan rujukan dan rekomendasi bagi pihak pemangku kepentingan untuk mengambil langkah penanganan permasalahan lingkungan yaitu kualitas air Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep.
Kualitas Perairan di Sekitar Pulau Saugi Desa Mattiro Baji Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara Kabupaten Pangkep Qaiyimah, Dinil; Yanti, Jeddah; Khairisa, Noor Husna
LaGeografia Vol 22, No 2 (2024): Februari
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i2.61685

Abstract

Water quality research around Saugi Island, Mattiro Baji Village, North Tuppabiring Liukang District, Pangkep Regency was conducted at 5 measuring and observing points. The purpose of this study is to provide information on the quality of water that can be utilized for development in the Saugi Island fisheries sector. The parameters measured and observed are temperature, salinity, pH, DO, brightness, depth, garbage, and the smell of water. The research results show temperature parameter values ranging from 30-33°C, salinity 30-32 ppt, pH 6, DO 2-4 mg/l, brightness 2-4.32 m, depth 2.07-9.3 m, garbage exists at some point, and all points have natural odors. From the results of calculating water quality using limiting parameters, it yields values of 38%, 50%, 63%, and 88%. Then the water quality of Saugi Island is divided into three categories based on the results of calculating the limiting parameters, which are good, medium, and ugly categories. Only points 1 and point 5 fall into good categories. Points 3 belong to the medium category, while points 2 and 4 belong to the ugly category.AbstrakPenelitian kualitas perairan di sekitar Pulau Saugi, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara, Kabupaten Pangkep dilakukan di 5 titik pengukuran dan pengamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang kualitas perairan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pada sektor perikanan Pulau Saugi. Adapun parameter yang diukur dan diamati adalah suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan, kedalaman, sampah, dan bau perairan. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter suhu berkisar antara 30-33˚C, salinitas 30-32 ppt, pH 6, DO 2-4 mg/l, kecerahan 2-4.32 m, kedalaman 2.07-9.3 m, sampah ada di beberapa titik, dan semua titik memiliki kebauan alami. Dari hasil perhitungan kualitas air dengan menggunakan parameter pembatas, menghasilkan nilai 38%, 50%, 63% dan 88%. Kemudian kualitas perairan Pulau Saugi dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan hasil perhitungan parameter pembatas yaitu kategori baik, sedang, dan jelek. Hanya titik 1 dan titik 5 yang termasuk dalam kategori baik. Titik 3 termasuk dalam kategori sedang, sedangkan titik 2 dan 4 termasuk dalam kategori jelek.  
Kontribusi Budidaya Tanaman Daun Sirih terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa Rahmat, Anggita Putri; Yusuf, Muhammad; Maddatuang, Maddatuang; Sideng, Uca; Qaiyimah, Dinil; Razak, Norazlina Binti Mohd
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.51980

Abstract

This study aims to determine the cultivation of betel leaf plants in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. To find out how big the contribution of betel leaf cultivation is to family income in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. This research is a descriptive study with a population of 30 betel leaf farmers, all of whom were used as respondents. Data collection techniques are library techniques, observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is the descriptive analysis technique. Based on the results of the study, the cultivation of betel leaf plants in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency in general includes land preparation, nursery, planting, maintenance, and harvesting which farmers manage, the nursery cultivation method that farmers widely use uses polybags because it can better guarantee cuttings Betel can grow well so that the production results are good and the income is higher. The grafted seedling method is less used by farmers because betel leaf seedlings can fail, resulting in reduced production. Contribution of betel leaf cultivation to farmer household income in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. The largest contribution was obtained by respondents 88.88% because income from betel leaves is higher than other income and the lowest contribution is 32.43%. Because other income is higher than income from betel leaf cultivation.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembudidayaan tanaman daun sirih di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dari budidaya tanaman daun sirih dalam pendapatan keluarga di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi 30 petani daun sirih sebagai petani yang semuanya dijadikan responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tekni analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, Pembudidayaan tanaman daun sirih di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa secara garis besar mencakup: persiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan yang dikelola petani, metode budidaya pembibitan yang banyak digunakan petani menggunakan polybag karena dapat lebih menjamin stek sirih dapat tumbuh dengan baik sehingga hasil produksinya bagus dan pendapatannya lebih tinggi. Dan metode pembibitan dicangkok kurang digunakan oleh petani karena dapat mengalami kegagalan pada bibit daun sirih sehingga hasil produksinya berkurang. Konstribusi budidaya tanaman daun sirih terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Kontribusi tersebesar yang diperoleh responden sebesar 88,88% karena pendapatan dari daun sirih lebih tinggi dibandingkan pendapatan lainnya dan kontribusi terendah sebesar 32,43% karena pendapatan lainnya lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan dari budidaya daun sirih. 
Measuring The Spatio-Temporal Distribution of Sulfur Dioxide (SO2) with Copernicus Sentinel-5P Near Real Time in Medan City Yanti, Jeddah; Tampubolon, Togi; Liu, Chian-Yi; Alonge, Titus Adeyemi; Qaiyimah, Dinil; Abidin, Muh Rais; Mannan, Abdul; Saputra, Rizki Rachmad
JURNAL GEOGRAFI Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i1.55297

Abstract

This study aims to monitor the impact of sulfur dioxide (SO2), a significant contributor to atmospheric corrosion and associated with air pollution, in urban and industrial areas through empirical models of spatial distribution and temporal estimation in Medan. Datasets of Sentinel 5P NRTI are worth using to monitor the formation of sulfate aerosols or SO2 emissions from natural sources and anthropogenic origin in near real-time from 2019 until 2023 on the local scale, Medan. The source dataset covers 1,11 km of spatial image resolution on orbital in daily revisit time with a spectral bound between the ultraviolet and the shortwave infrared. The measurement of atmospheric SO2 concentrations is generated by enumerating the SO2 vertical column density technique at the soil surface with the cloud-based platform The Earth Engine (EE) Code Editor to handle large data sizes and produce interactive mapping. Based on the availability of auxiliary results, the number of spreading SO2 concentrations fell from 0,92 mmol/m2 in 2019 to 0,41 mmol/m2 in 2023, a reduction of 49.98 percent. The average of SO2 concentrations has decreased substantially over the years. Consequently, these pollutants have recorded long-term health and meteorological parameters impact that substances can rise or reduce acid rain.Keywords: Air pollution, Meteorological parameters, Sentinel 5P NRTI, SO2