Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PkM Pelatihan Pembuatan Biopori untuk Resapan Air Qaiyimah, Dinil; Hasriyanti; Yanti, Jeddah; Juanda, Muhammad Faisal; Arfandi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 1: July 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i1.202411

Abstract

Sejak memasuki awal Bulan Februari 2023, Kabupaten Pangkajene Kepulauan dan sekitarnya mengalami hujan deras dengan intensitas yang cukup tinggi. Sebanyak 7 kecamatan mengalami banjir parah yaitu terjadi di Kecamatan Pangkajene, Minasetenne, Bungoro, Labakkang, Ma’rang, Segeri dan Mandalle. BMKG Wilayah IV Makassar bahkan mengeluarkan peringatan dini terkait hujan lebat dan angin kencang untuk wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya genangan air di banyak titik di Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Genangan yang terjadi menyebabkan kemacetan di titik tertentu dan hampir melumpuhkan aktivitas masyarakat. Saluran drainase juga tidak berada dalam kondisi optimal karena sampah tersangkut di dalam saluran. Selain itu terdapat wilayah yang awalnya menjadi daerah resapan air berubah menjadi permukiman. Sehingga perlu dilakukan upaya mitigasi bencana sejak dini agar dapat mengurangi dampak genangan yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. SMP Islam Terpadu Al-Hikmah terletak di Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. SMP Islam Terpadu Al-Hikmah juga tidak lepas dari dampak cuaca ekstrim yang terjadi di Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Sekolah juga mengalami genangan di halaman dan lapangan sekolah. Untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan upaya pengembangan fungsi biopori pada lahan sekolah untuk memulihkan kesuburan tanah, melindungi tata air, dan kelestarian daya dukung lingkungan.
Edukasi Penggunaan Antibiotik sebagai Upaya Pencegahaan Antimicrobial Resisten (AMR) Ningtyas, Novarina Sulsia Ista’in; Qaiyimah, Dinil; Rasjusti, Nurul Ilmi; Nasrul, Nasrul; Fitroningtyas, Elvika Aulia
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.79073

Abstract

Antibiotik merupakan salah satu obat yang umum digunakan untuk membunuh dan mengobati infeksi bakteri. Seiring perkembangan dan intensitas pemakaian antibiotik yang tinggi menimbulakn berbagai masalah, diantaranya terjadi antimicrobial resisten (AMR) atau yang dikenal dengan resistensi antibiotik. Salah satu penyebab terjadinya AMR adalah pemakaian yang irrasional pada upaya pengobatan pasien. Berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh AMR diantaranyanya terapi obat yang tidak dapat menyembuhkan penyakit, waktu pengobatan yang relatif lebih lama, motrtalitas dan morbiditas terhadap pasien. Berdasarkan hal tersebut edukasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terhadap masyarakat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang benar. Tidak membeli antibiotik tanpa resep dokter, Tidak menggunakan antibiotik untuk infeksi selain bakteri, Tidak menyimpan antibiotik untuk persediaan dirumah, Tidak memberi antibiotik sisa kepada orang lain dan Tanyakan pada apoteker informasi obat antibiotic. Dari hasil edukasi ini didapatkan bahwa Sebesar 80,77% responden mengatakan mendapatkan antibiotic secara bebas tanpa resep dokter dan tidak dibawah pengawasan dokter. Sebesar 73,08% penggunaan antibiotic tidak tepat dosis, yakni menghentikan pengobatan jika gejala sudah hilang dan tidak menghabiskan sesuai dengan aturan pakai. Setelah dilakukan edukasi ini diharapkan masyarakat mulai sadar dan berhati-hati dalam penggunaan antibiotic. Kata Kunci: AMR, Antibiotik, Resistensi, Irrasional
Socio-economic Phenomenological Study: Analysis of the Causing Factors of Poverty in Fishermen's Families in Gentung Village, Pangkep Regency Sahrul, Sahrul; Nasrul, Nasrul; Qaiyimah, Dinil; Nasir, Nasir; Nurniah, Nurniah
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/qgxnr173

Abstract

Coastal areas often present a welfare paradox, where abundant marine resource potential is not always directly proportional to the level of welfare of fishing communities, so that poverty remains a structural and multidimensional issue. This study aims to analyze the meaning of poverty in the lived experiences of fishing families and identify the social and economic factors that shape their vulnerability. The study used qualitative methods with a phenomenological approach to explore the awareness, perceptions, and survival strategies of fishing families in the face of economic uncertainty. The study was conducted in Gentung Village, Pangkajene and Kepulauan Regency, with data collection techniques using in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that fishermen's poverty is influenced by low levels of education, strong patron-client relationships, and cultural constructs that interpret risk as part of destiny, which indirectly limit social mobility and economic innovation. Economically, income fluctuations due to seasonal dependence, limited access to formal financial institutions, and high-interest informal lending practices reinforce the cycle of debt and household vulnerability. This study recommends strengthening educational and financial literacy, developing more inclusive community-based economic institutions, and contextual and participatory business diversification strategies to encourage social transformation and improve fishermen's welfare sustainably.