Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Metode Kemoterapi Terkini Berbasis Circadian Chronoteraphy Dalam Menurunkan Resistensi SeL SiHa Terhadap 5-Fluorourasil Pada Kanker Serviks Agustina Rajendra Putri; Asep Sukohar
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasan yang paling sering terjadi pada wanita, kira-kira dari 6,6% penderita di dunia 90% diantaranya meninggal. Bahkan di Indonesia kanker serviks masih menjadi keganasan tertinggi pada wanita. Metode kemoterapi berbasis sirkadian kronoterapi telah banyak menjadi titik terang dalam pengobatan kanker. Metode inimenggunakan ritme sirkadian fisiologis pada tubuh manusia sebagai indikator pengaturan waktu pemberian obat, dimana metode ini dapat menjadi potensi untuk digunakan dalam pengobatan kanker serviks. Berdasarkan data yang dipublikasikan sebelumnya, 5-Fluorourasil (5-FU) bertindak sebagai anti metabolit dan telah digunakan untuk pengobatan lini kedua pada kanker serviks namun, angka kejadian resistensi tipe sel kanker terhadap 5-FU meningkat. Tulisan ini bertujuan untuk menentukan efektivitas 5-FU dengan mengatur irama sirkadian melalui metode kronoterapi untuk mengurangi resistensi sel SiHa sebagai salah satu target 5-FU dalam pengobatan kanker. Metode penelitian ini adalah dengan meninjau artikel review yang diterbitkan 5 tahun terakhir terkait dengan kata kunci 5-FU, kronoterapi sirkadian, kanker serviks dan sel SiHa. Data menunjukkan bahwa 5-FU mampu menekan proliferasi sel SiHa dengan menggunakan metode kronoterapi berbasis irama sirkadian, maka pemberian obat dapat disesuaikan pada waktu dimana katabolisme 5-FU berada pada titik terendah. Pengaturan ritme sirkadian berbasis 5-FU memiliki potensi sebagai metode pengobatan dan upaya untuk penurunanresistensi sel pada kanker serviks. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dosis yang tepat dari administrasi 5-FU.Kata kunci: Kanker serviks, kronoterapi, PER-2, sel SiHa, 5-Fluorourasil (5-FU)
Gambaran Kepuasan Ibu Hamil Terhadap Mutu Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas : Tinjauan Pustaka Aulia Ghina Sabila; Asep Sukohar; Efriyan Imantika
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien akibat kinerja pelayanan kesehatan yang diterima setelah pasien membandingkan dengan harapannya. Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara teratur sejak awal kehamilan sampai dengan proses persalinan untuk memantau kesehatan ibu dan janin sehingga tercapainya kehamilan yang optimal. Pemeriksaan kehamilan sangat dianjurkan bagi ibu hamil agar kesehatan ibudan janin selalu terpantau. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepuasan ibu hamil terhadap mutu pelayanan antenatal care di puskesmas. Artikel Ini menggunakan metode literatur review yang menggunakan google scholar sebagai pendukung database. Terdapat 55.830 artikel yang ditemukan dengan kata kunci kepuasan, ibu hamil, mutu pelayanan, antenatal, dan puskesmas; satisfaction; pregnant mother; service quality; prenatal; Public health center. Selanjutnya artikel tersebut diidentifikasi, disaring, hingga diperoleh 5 artikel yang memenuhi kriteria untuk diulas secara mendalam. Hasil literature review dari 5 jurnal didapatkan bahwa terdapat gambaran yang mempengaruhi kepuasan ibuhamil dalam pemeriksaan antenatal care, yaitu dimensi Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), Empathy (Keramahan), dan Tangible (Bukti Fisik). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan ibu hamil dengan mutu pelayanan antenatal care. Berdasarkan hasil literature review ini diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mensosialisasikan pentingnya antenatal care pada ibu hamil, sehingga ibu hamil diharapkan secara rutin melakukan pemeriksaan antenatal care dan dapat mengetahui perkembangan kehamilan secara optimal.Kata Kunci: ANC, BPJS, Ibu Hamil, Kepuasan, Mutu Pelayanan
COVID-19 PADA ANAK (LITERATURE REVIEW) Sultan Mahathir Bastha; Asep Sukohar; Evi Kurniawaty; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus disease 2019 atau yang disebut COVID-19 disebabkan oleh SARS CoV-2 ini berawal dari Wuhan, China, menyebar ke lebih dari 200 negara. Sejak awal pandemi COVID-19, jelas bahwa anak-anak yang terinfeksi sindrom pernapasan akut coronavirus 2 atau SARS-CoV-2 sebagian besar tetap tanpa gejala atau gejala ringan. Secara umum, anak- anak dengan COVID-19 memiliki risiko lebih rendah untuk dirawat di rumah sakit dan komplikasi yang mengancam jiwa. Namun demikian, kasus penyakit parah atau sindrom hiperinflamasi multisistem pasca infeksi bernama sindrom inflamasi  multisistem pada anak-anak telah dijelaskan. Jarang anak-anak dengan COVID-19 yang parah mengalami komplikasi neurologis. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa penutupan sekolah memiliki dampak terbatas pada penularan SARS-CoV-2, jauh lebih sedikit daripada tindakan jarak sosial lainnya. Beberapa bulan terakhir, varian baru SARS-CoV-2 muncul dengan penularan yang lebih tinggi dan peningkatan dampak pada morbiditas dan kematian. Hingga saat ini, belum banyak data yang solid mengenai dampak COVID-19 pada anak-anak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui update baru terkait COVID-19 pada anak. Dari literature review 40 artikel yang terdapat di database NCBI, PubMed, dan Google Scholar,hanya 37 artikel yang dipilih untuk disertakan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggambarkan data terbaru tentangperkembangan COVID-19 pada anak-anak. Kata Kunci: Anak-anak,COVID-19, COVID-19 pada anak
PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR Asep Sukohar; Ramdini, Dwi Aulia; Zulpakor Oktoba; Junando, Mirza; Ambarwati, Endah; Ervina Damayanti; Reval Hidayat; Annisa Tamara Panjaitan; Dhia Insyirah Antoni; Silvia Sekar Ardi Nurjana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3790

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman kesehatan global hingga saat ini. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penyebaran informasi pengetahuan ini penting guna mencegah meningkatnya angka resistansi antimikroba (AMR). Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PKK tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan aman, serta waspada resistensi antibiotik. Pelaksanaan penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi pembacaan label obat, pembuatan media edukasi berupa leaflet yang mudah dipahami, serta evaluasi pre tets dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 26 kader PKK Desa Sukabanjar mengikuti rangkaian kegiatan PkM ini dari awal hingga akhir. Terdapat peningkatan sebesar 16% dari skor pre test semula rata-rata skor 7.52 menjadi 8.72. beberapa area yang berpeluang memerlukan informasi tambahan adalah tentang jenis penyakit yang tidak memerlukan antibiotik dan mitos seputar antibiotik yang bisa menyembukan semua jenis penyakit. Hasil ini dapat menjadi masukan untuk edukasi selanjutnya yang menekankan pada konsep dasar antibiotik dan hal-hal yang salah atau mitos yang diyakini di masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya tentang penggunaan antibiotik dan bahaya resistensi pada kader PKK.
Tinjauan Literatur: Etnofarmasi Tumbuhan Obat Sebagai Antipiretik pada Berbagai Etnis di Indonesia Vira Margitha, Ayu; Zulpakor Oktoba; Ramadhan Triyandi; Asep Sukohar
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i1.684

Abstract

Demam merupakan salah satu keluhan kesehatan yang sering dijumpai dan umumnya ditangani dengan penggunaan obat antipiretik sintetis. Namun, penggunaan obat tersebut dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga masyarakat di berbagai wilayah masih mempertahankan pemanfaatan tumbuhan obat sebagai alternatif pengobatan tradisional. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan obat sebagai sumber senyawa antipiretik berdasarkan kajian etnofarmasi lintas etnis di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan penelusuran sumber ilmiah melalui basis data Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan, kemudian diseleksi hingga diperoleh 18 artikel yang sesuai untuk ditinjau. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat 71 spesies tumbuhan obat yang berasal dari 34 famili dan dimanfaatkan sebagai antipiretik oleh berbagai kelompok etnis, dengan bagian daun sebagai bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan. Temuan ini menunjukkan adanya potensi tumbuhan obat sebagai sumber pengembangan agen antipiretik berbahan alam dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dalam pengembangan fitofarmaka berbasis kearifan lokal.
Knowledge, Attitudes, and Beliefs About COVID-19 Vaccine Acceptance During Early Rollout in Urban and Rural Communities of Lampung Province Dwi Aulia Ramdini; Suharmanto; Rano Kurnia Sinuraya; Asep Sukohar; Shela Sandra Kirana; Annisa Tamara Panjaitan
Journal of Pharmaceutical and Natural Resources Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Pharmaceutical and Natural Resources
Publisher : Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpnar.v1i1.pp24-33

Abstract

The study was conducted at the beginning of the COVID-19 vaccine rollout in Indonesia and aimed to assess the correlation between knowledge, attitudes and beliefs towards the acceptance of the COVID-19 vaccine in the community of Umbul Niti Village, Jati Agung Sub-district, South Lampung. Umbul Niti Village can be used as an illustration of the village community's acceptance of the COVID-19 vaccine, because it is located not far from Bandar Lampung City. This study is an analytical observational study with a cross sectional approach. The instrument used was the Knowledge, Attitude and Practice Questionnaire. A total of 350 respondents, more than half of them (62.85%) had good knowledge of the COVID-19 vaccine, along with 94% of respondents showing a positive attitude towards vaccine acceptance. Based on the acceptance survey or vaccine acceptance by the community in several provinces, 64.8% stated that they accepted, 27.6% “did not know” and 7.6% “refused”. The success of the vaccination program is largely determined by the level of public acceptance in an effort to achieve herd immunity. Based on statistical analysis, it is known that attitudes and beliefs have a significant relationship with the acceptance of the COVID-19 vaccine (p<0.05). The majority of respondents also viewed the COVID-19 vaccine as safe. Overall, the respondents' level of acceptance of the COVID-19 vaccine was good, with attitudes and beliefs playing an important role in influencing vaccine acceptance. These findings can form the basis of risk communication strategies for future vaccination programs.
Protein Digestibility and Protein Efficiency Ratio of Herbal Rice by Rats Given High Fat Diet Ahmad Fitri; Samsu Udayana Nurdin; Asep Sukohar; Subeki; Samsul Rizal
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i2.8239

Abstract

Herbal rice made from white rice by adding a mixture of turmeric, cinnamon and guava leaves during cooking, reducing cholesterol levels in hypercholesterolemia. This study was aims to evaluate the protein digestibility and protein efficiency ratio of herbal rice by rats given high fat diet. This study used 28 male Spangue dawley rats aged 12 weeks divided into four treatment groups (7 rats per group). The control group (P0) was given standard diet AIN-76 without high fat diet induction, the treatment group (P1) was containing plain rice flour with high fat diet induction, the treatment group (P2) was containing cooked rice flour 1 bag of mixed herbs with high fat diet induction, and the treatment group (P3) was containing cooked rice flour 2 bags of herbal mixture with high fat diet induction. The results showed that the body weight of each rat treatment group increased during the 28 days of the experiment. The type of ration given had a significant effect (p<0.05) on the value of protein digestibility, but had no significant effect (p<0.05) on the value of the protein efficiency ratio (PER). Result evaluation of body weight, protein digestibility and PER of herbal rice obtained, it can be concluded that herbal rice has better protein quality than plain white rice.