Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Ekstrak Kemuning (Murraya Paniculata (L.) Jack) sebagai Antimikroba Cantika Tara Sabilla; Asep Sukohar
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat resistensi terhadap antibiotik akibat penggunaan obat tidak rasional meningkatkan minat penulis untuk mengetahui efek farmakologi pada beberapa bahan alam yang berkhasiat secara tradisional sebagai antimikroba untuk menjadi alternatif terapi baru dari senyawa antimikroba alami. Salah satu tanaman herbal yaitu Kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) banyak digunakan sebagai pengobatan herbal tradisional oleh masyarakat untuk berbagai macam penyakit. Berdasarkan penelitian Sukohar et al. yang telah dilakukan dengan memfokuskan penggunaan Kemuning (Murraya Paniculata (L.) Jack)sebagai tanaman obat tradisional, maka perlu diketahui manfaat lain penggunaan Kemuning sebagai antimikroba.9-11 Kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) kaya akan berbagai jenis komponen aktif. Beberapa zat yang telah diidentifikasi yaitu phenol, alkaloid, dan flavonoid dilaporkan memiliki aktivitas biologi signifikan terhadap mikroba yaitu sebagai penghambatan transpor aktif sintesis asam nukleat, perubahan permeabilitas membran sel yang dapat menyebabkan pemisahan fosforilasi oksidatif dan hilangnya pool metabolit karena kerusakan membran sitoplasma serta mengganggu metabolisme energi denganmembentuk ikatan hidrogen dengan enzim. Berdasarkan hal tersebut, Kemuning dapat menjadi kandidat potensial untuk pengembangan obat sebagai pengobatan penyakit infeksi yang disebabkan oleh patogen manusia.Kata kunci: antimikroba, kemuning, Murraya paniculata (L.) Jack, patogen
Metode Kemoterapi Terkini Berbasis Circadian Chronoteraphy Dalam Menurunkan Resistensi SeL SiHa Terhadap 5-Fluorourasil Pada Kanker Serviks Agustina Rajendra Putri; Asep Sukohar
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasan yang paling sering terjadi pada wanita, kira-kira dari 6,6% penderita di dunia 90% diantaranya meninggal. Bahkan di Indonesia kanker serviks masih menjadi keganasan tertinggi pada wanita. Metode kemoterapi berbasis sirkadian kronoterapi telah banyak menjadi titik terang dalam pengobatan kanker. Metode inimenggunakan ritme sirkadian fisiologis pada tubuh manusia sebagai indikator pengaturan waktu pemberian obat, dimana metode ini dapat menjadi potensi untuk digunakan dalam pengobatan kanker serviks. Berdasarkan data yang dipublikasikan sebelumnya, 5-Fluorourasil (5-FU) bertindak sebagai anti metabolit dan telah digunakan untuk pengobatan lini kedua pada kanker serviks namun, angka kejadian resistensi tipe sel kanker terhadap 5-FU meningkat. Tulisan ini bertujuan untuk menentukan efektivitas 5-FU dengan mengatur irama sirkadian melalui metode kronoterapi untuk mengurangi resistensi sel SiHa sebagai salah satu target 5-FU dalam pengobatan kanker. Metode penelitian ini adalah dengan meninjau artikel review yang diterbitkan 5 tahun terakhir terkait dengan kata kunci 5-FU, kronoterapi sirkadian, kanker serviks dan sel SiHa. Data menunjukkan bahwa 5-FU mampu menekan proliferasi sel SiHa dengan menggunakan metode kronoterapi berbasis irama sirkadian, maka pemberian obat dapat disesuaikan pada waktu dimana katabolisme 5-FU berada pada titik terendah. Pengaturan ritme sirkadian berbasis 5-FU memiliki potensi sebagai metode pengobatan dan upaya untuk penurunanresistensi sel pada kanker serviks. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dosis yang tepat dari administrasi 5-FU.Kata kunci: Kanker serviks, kronoterapi, PER-2, sel SiHa, 5-Fluorourasil (5-FU)
Gambaran Kepuasan Ibu Hamil Terhadap Mutu Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas : Tinjauan Pustaka Aulia Ghina Sabila; Asep Sukohar; Efriyan Imantika
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien akibat kinerja pelayanan kesehatan yang diterima setelah pasien membandingkan dengan harapannya. Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara teratur sejak awal kehamilan sampai dengan proses persalinan untuk memantau kesehatan ibu dan janin sehingga tercapainya kehamilan yang optimal. Pemeriksaan kehamilan sangat dianjurkan bagi ibu hamil agar kesehatan ibudan janin selalu terpantau. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepuasan ibu hamil terhadap mutu pelayanan antenatal care di puskesmas. Artikel Ini menggunakan metode literatur review yang menggunakan google scholar sebagai pendukung database. Terdapat 55.830 artikel yang ditemukan dengan kata kunci kepuasan, ibu hamil, mutu pelayanan, antenatal, dan puskesmas; satisfaction; pregnant mother; service quality; prenatal; Public health center. Selanjutnya artikel tersebut diidentifikasi, disaring, hingga diperoleh 5 artikel yang memenuhi kriteria untuk diulas secara mendalam. Hasil literature review dari 5 jurnal didapatkan bahwa terdapat gambaran yang mempengaruhi kepuasan ibuhamil dalam pemeriksaan antenatal care, yaitu dimensi Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), Empathy (Keramahan), dan Tangible (Bukti Fisik). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan ibu hamil dengan mutu pelayanan antenatal care. Berdasarkan hasil literature review ini diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mensosialisasikan pentingnya antenatal care pada ibu hamil, sehingga ibu hamil diharapkan secara rutin melakukan pemeriksaan antenatal care dan dapat mengetahui perkembangan kehamilan secara optimal.Kata Kunci: ANC, BPJS, Ibu Hamil, Kepuasan, Mutu Pelayanan
COVID-19 PADA ANAK (LITERATURE REVIEW) Sultan Mahathir Bastha; Asep Sukohar; Evi Kurniawaty; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus disease 2019 atau yang disebut COVID-19 disebabkan oleh SARS CoV-2 ini berawal dari Wuhan, China, menyebar ke lebih dari 200 negara. Sejak awal pandemi COVID-19, jelas bahwa anak-anak yang terinfeksi sindrom pernapasan akut coronavirus 2 atau SARS-CoV-2 sebagian besar tetap tanpa gejala atau gejala ringan. Secara umum, anak- anak dengan COVID-19 memiliki risiko lebih rendah untuk dirawat di rumah sakit dan komplikasi yang mengancam jiwa. Namun demikian, kasus penyakit parah atau sindrom hiperinflamasi multisistem pasca infeksi bernama sindrom inflamasi  multisistem pada anak-anak telah dijelaskan. Jarang anak-anak dengan COVID-19 yang parah mengalami komplikasi neurologis. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa penutupan sekolah memiliki dampak terbatas pada penularan SARS-CoV-2, jauh lebih sedikit daripada tindakan jarak sosial lainnya. Beberapa bulan terakhir, varian baru SARS-CoV-2 muncul dengan penularan yang lebih tinggi dan peningkatan dampak pada morbiditas dan kematian. Hingga saat ini, belum banyak data yang solid mengenai dampak COVID-19 pada anak-anak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui update baru terkait COVID-19 pada anak. Dari literature review 40 artikel yang terdapat di database NCBI, PubMed, dan Google Scholar,hanya 37 artikel yang dipilih untuk disertakan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggambarkan data terbaru tentangperkembangan COVID-19 pada anak-anak. Kata Kunci: Anak-anak,COVID-19, COVID-19 pada anak
PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR Asep Sukohar; Ramdini, Dwi Aulia; Zulpakor Oktoba; Junando, Mirza; Ambarwati, Endah; Ervina Damayanti; Reval Hidayat; Annisa Tamara Panjaitan; Dhia Insyirah Antoni; Silvia Sekar Ardi Nurjana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3790

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman kesehatan global hingga saat ini. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penyebaran informasi pengetahuan ini penting guna mencegah meningkatnya angka resistansi antimikroba (AMR). Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PKK tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan aman, serta waspada resistensi antibiotik. Pelaksanaan penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi pembacaan label obat, pembuatan media edukasi berupa leaflet yang mudah dipahami, serta evaluasi pre tets dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 26 kader PKK Desa Sukabanjar mengikuti rangkaian kegiatan PkM ini dari awal hingga akhir. Terdapat peningkatan sebesar 16% dari skor pre test semula rata-rata skor 7.52 menjadi 8.72. beberapa area yang berpeluang memerlukan informasi tambahan adalah tentang jenis penyakit yang tidak memerlukan antibiotik dan mitos seputar antibiotik yang bisa menyembukan semua jenis penyakit. Hasil ini dapat menjadi masukan untuk edukasi selanjutnya yang menekankan pada konsep dasar antibiotik dan hal-hal yang salah atau mitos yang diyakini di masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya tentang penggunaan antibiotik dan bahaya resistensi pada kader PKK.
Efektivitas Terapi Kombinasi Obat pada Pasien Penyakit Jantung Koroner RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung 2024 Putra, Pandya Fisatama; Asep Sukohar; Linda Septiani; Iswandi Darwis
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) : Article i
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1067

Abstract

Pendahuluan : Penyakit jantung koroner (PJK) tetap menjadi penyebab kematian utama di dunia dan sering berhubungan dengan hipertensi serta gangguan lipid. Pada tahun 2021, PJK diperkirakan menyebabkan 20,5 juta kematian, hampir sepanjang keseluruhan global. Penelitian ini menunjukkan efektivitas berbagai kombinasi obat dalam menurunkan tekanan darah, Kolesterol total, dan kadar LDL ( Low-Density Lipoprotein ). Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 34 pasien PJK yang dipilih melalui teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang menerima terapi kombinasi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada periode September hingga Desember 2024. Data hasil penelitian di cluster menjadi 12 kombinasi obat. Hasil : Dua belas kombinasi obat (Kombinasi I–XII) diidentifikasi dalam penelitian ini. Kombinasi I (klopidogrel, ISDN, aspirin, bisoprolol, atorvastatin) merupakan regimen yang paling sering diresepkan (29,4%) dan menghasilkan penurunan tekanan darah terbesar (26,5%). Penurunan kolesterol total tercatat pada 14,7% pasien, dengan efektivitas tertinggi pada Kombinasi IX (klopidogrel, ISDN, ramipril, bisoprolol, simvastatin). Perbaikan LDL terjadi pada 23,5% pasien, dan Kombinasi IX kembali menunjukkan efek paling kuat. Pembahasan : Terapi kombinasi memberikan pengaruh lebih besar terhadap penurunan tekanan darah dibandingkan perbaikan profil lipid, sehingga pemilihan regimen perlu disesuaikan dengan target klinis pasien. Simpulan : Terapi kombinasi lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah, dengan Kombinasi I memberikan hasil terbaik, sedangkan Kombinasi IX paling efektif dalam memperbaiki kolesterol total dan LDL.