Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Empiricism Journal

Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Dalam Terapi Hemodialisis Nasution, Ali Napiah; Suandy, Suandy; Manurung, Rachel Gita Berlian
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s1v4n576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani terapi hemodialisis di RSU Royal Prima Medan. Penelitian ini dapat berkontribusi pada praktik klinis atau kebijakan rumah sakit dalam meningkatkan kepatuhan terapi hemodialisis. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai dukungan keluarga dan kepatuhan pasien, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia di atas 40 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SMA, serta telah menjalani hemodialisis selama satu tahun. Nilai rata-rata dukungan keluarga sebesar 42 menunjukkan kategori baik, sedangkan kepatuhan terapi memiliki nilai rata-rata 3,5 yang juga termasuk kategori baik. Hasil uji statistik menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,309 dengan p < 0,001, menandakan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan pasien hemodialisis, meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga, semakin tinggi pula tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam dukungan emosional dan motivasi agar pasien tetap konsisten menjalani pengobatan. Sehingga disarankan untuk meningkatkan dukungan keluarga di lingkungan rumah sakit atau klinis. The Influence of Family Support on Adherence to Hemodialysis Therapy in Kidney Failure Patients Abstract This study aims to determine the relationship between family support and adherence in patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis therapy at Royal Prima Medan General Hospital. This study can contribute to clinical practice or hospital policy in improving adherence to hemodialysis therapy. The study used an analytical design with a cross-sectional approach, involving 57 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through a questionnaire regarding family support and patient adherence, then analyzed using the Spearman correlation test. The results showed that the majority of respondents were over 40 years old, male, had a high school education, and had undergone hemodialysis for one year. The average value of family support was 42, indicating a good category, while adherence to therapy had an average value of 3.5, also in the good category. The results of the statistical test showed a correlation coefficient value of r = 0.309 with p < 0.001, indicating a significant positive relationship between family support and adherence in hemodialysis patients, although the strength of the relationship was relatively weak. This indicates that the better the family support, the higher the level of patient adherence in undergoing therapy. These findings emphasize the importance of the family's role in emotional support and motivation so that patients remain consistent in undergoing treatment. So it is recommended to increase family support in the hospital or clinical environment.
Hubungan Dukungan Keluarga, Kepatuhan Berobat, dan Tingkat Stres Terhadap Keberhasilan Adaptasi pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Neuropati Diabetik di RS Royal Prima Medan Nasution, Ali Napiah; Suandy, Suandy; Zuhdi, Muhammad Fikri
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qanhp398

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis dengan prevalensi tinggi secara global, di mana neuropati diabetik merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, kepatuhan berobat, dan tingkat stres terhadap keberhasilan adaptasi pada pasien diabetes melitus dengan neuropati diabetik di RS Royal Prima Medan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga berdasarkan model Nursalam yang terdiri dari 12 pertanyaan, kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan berobat, dan instrumen untuk mengukur tingkat stres. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Uji Fisher Exact Test apabila data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mendapatkan dukungan keluarga yang tinggi (73,3%) dan menunjukkan adaptasi yang baik (83,3%). Meskipun uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan adaptasi pasien (p = 0,460), secara klinis, dukungan keluarga tetap memegang peranan penting dalam mendukung adaptasi pasien. Faktor-faktor lain seperti usia, tingkat pendidikan, dan durasi penyakit juga berperan dalam proses adaptasi. Temuan ini mengindikasikan pentingnya dukungan keluarga dalam pengelolaan diabetes melitus dan menyarankan perlunya program dukungan keluarga di rumah sakit. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi adaptasi pasien, seperti tingkat stres, pendidikan, dan tingkat keparahan penyakit. The Relationship between Family Support, Treatment Compliance, and Stress Levels on Adaptation Success in Diabetes Mellitus Patients with Diabetic Neuropathy at Royal Prima Hospital Medan Abstract Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease with high global prevalence, and diabetic neuropathy is a common complication. This study aims to analyze the relationship between family support, medication adherence, and stress levels on the adaptation success of diabetes mellitus patients with diabetic neuropathy at Royal Prima Hospital Medan. This study uses a quantitative design with a cross-sectional approach. Data were collected using a family support questionnaire based on the Nursalam model consisting of 12 questions, the MMAS-8 questionnaire to measure medication adherence, and an instrument to measure stress levels. Data obtained were analyzed using Chi-Square test and Fisher Exact Test when data were not normally distributed. The results show that most patients received high family support (73.3%) and demonstrated good adaptation (83.3%). Although statistical tests showed no significant relationship between family support and patient adaptation (p = 0.460), clinically, family support plays an important role in supporting adaptation. Other factors such as age, education level, and disease duration also influence adaptation. These findings indicate the importance of family support in diabetes management and suggest the need for family support programs in hospitals. Further research is recommended to explore other factors affecting patient adaptation, such as stress levels, education, and disease severity.