Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENGGUNAAN KORTIKOSTEROID PADA PASIEN RADANG TENGGOROKAN Lestiana, Elina; Wulandari, Ainun; Indrawati, Teti; Teodhora; Syafriana, Vilya; Dienillah, Qonita
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i3.508

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan kortikosteroid yang rasional dalam penanganan radang tenggorokan, guna mencegah efek samping dan penyalahgunaan obat. Pelaksanaan dilakukan di Apotek Kimia Farma X, Purwakarta, pada 4 November-16 Desember 2024, melibatkan 30 konsumen yang memenuhi kriteria inklusi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tatap muka menggunakan leaflet, komunikasi interaktif, serta evaluasi pengetahuan melalui kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel untuk menilai perubahan tingkat pemahaman. Hasil menunjukkan mayoritas peserta (93,1%) memahami penyebab radang tenggorokan, namun pengetahuan terkait kortikosteroid, seperti sifat farmakologi dan prinsip penghentian bertahap, masih terbatas. Edukasi yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai indikasi, dosis, dan potensi efek samping kortikosteroid. Intervensi ini mendorong peserta untuk lebih berhati-hati, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum penggunaan, serta mematuhi aturan pemakaian. Implikasi kegiatan ini terhadap masyarakat adalah meningkatnya literasi kesehatan dan rasionalisasi penggunaan obat di tingkat layanan primer. Apotek terbukti dapat menjadi sarana strategis dalam pemberian edukasi obat yang efektif, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan risiko penyalahgunaan kortikosteroid dan mendukung pola penggunaan obat yang aman. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan media edukasi yang relevan dan teknologi digital agar jangkauan lebih luas.
The relationship level of community's knowledge and attitude toward the use of antibiotics in Gandaria, South Jakarta Teodhora, Teodhora; Maliawati, Eka Putri
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 20 No. 1: March 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v20i1.21117

Abstract

Antibiotics will be beneficial and have the anticipated therapeutic effect if prescribed and administered as instructed. The purpose of this study was to evaluate community attitudes and knowledge levels regarding the use of antibiotics, as well as the relationship between these two variables. The sample size for this descriptive-analytic study was 95 respondents, and a cross-sectional design was used. The sampling technique utilized was purposeful sampling. Women made up the bulk of responses (65.3%), and their age range was 36 to 45 (44.2%). The latest educational levels indicated were high school (61.1%), antibiotic use in the past or present (100%), and housewife (38.1%). The respondent received scores of 62.1% for "excellent" knowledge, 3.5% for "adequate" learning, and 7.4% for "poor" expertise. In contrast, there were 0.0% of participants in a horrible disposition, 52.6% with an acceptable attitude, and 47.4% with an excellent attitude. The Chi-Square test findings showed a significant value of 0.097, or more significant than 0.05, between the variable amount of knowledge and attitudes against antibiotics. The p-value (> 0.05) indicates no correlation between the level of competence and perspectives regarding the use of antibiotics. Education, knowledge, and attitudes toward antibiotics were found to be correlated, with a p-value of (0.05). It was determined that the local population had a good and insightful understanding of antibiotics.   
Antidiarrheal Potential of Maja (Crescentia cujete) Fruit Extract in Mice Teodhora, Teodhora; Manalu, Rosario Trijuliamos; Saputra, Richi Andika
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 7 No. 4 (2024): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v7i4.4712

Abstract

Diarrhea, characterized by frequent, loose stools, can be treated with various approaches. This study investigated the antidiarrheal properties of maja (Cresentia cujete) fruit extract, which contains secondary metabolites like tannins and flavonoids with astringent properties. The objective was to determine the optimal dose of C. cujete fruit extract for treating diarrhea in mice. An in vivo experimental design was employed, inducing diarrhea in male mice using oleum ricini. The study assessed stools' onset, duration, consistency, frequency, and weight. Cresentia cujete fruit extract was administered orally at 125, 250, and 500 mg/kg BW doses. A comparison was made with negative control (CMC-NA) and positive controls (loperamide and attapulgite). Data analysis involved ANOVA followed by the Tukey test. The findings revealed that 500 mg/kg BW of C. cujete fruit extract was the most effective dose for treating diarrhea in mice. These results suggest the potential of C. cujete fruit extract as a promising natural antidiarrheal agent.
Cost-Effectiveness of Antibiotics for Typhoid Fever at Hermana Lembean Hospital Teodhora, Teodhora; Musnelina, Lili; Tanama, Celin Gracela
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 8 No. 1 (2024): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v8i1.554

Abstract

Salmonella typhi bacteria, which contaminate ingested food and beverages and sufferers' feces, urine, or other secretions, are typically to blame for typhoid fever. This study's objectives were to identify the traits of inpatient typhoid fever patients who received antibiotics evaluating the cost-effectiveness of antibiotics for typhoid fever patients receiving inpatient typhoid fever at Hermana Lembean Public Hospital.  The cost-effectiveness of antibiotic therapy for inpatients with typhoid fever was examined in this study utilizing descriptive research, which involved retrospective data collecting using secondary data, such as medical record data and record costs of patients who had received inpatient care at Hermana Lembean General Hospital. According to the calculations from the Cost-Effectiveness Analysis, ceftriaxone injectable therapy has an ACER value of Rp. 15.987, and an efficacy of 100%, is the most economical antibiotic treatment.
MENGATASI DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN HERBAL DI KELURAHAN CIGANJUR KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN Amelia Febriani; Diny Auliya Mawarni; Fitria Yustisiani; Tiah Rachmatiah; Teti Indrawati; Subaryanti; Nurul Akhatik; Ika Maruya Kusuma; Ainun Wulandari; Munawarohthus Sholikhah; Vilya Syafriana; Ritha Widyapratiwi; Teodhora; Dea Selia
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di wilayah tropis seperti Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan DBD. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan demonstrasi langsung mengenai cara pengolahan tanaman herbal seperti pepaya, kunyit, dan jambu biji. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan praktik masyarakat setelah penyuluhan, dari 45% menjadi 90% dalam hal pengenalan tanaman herbal dan dari 30% menjadi 80% dalam praktik penggunaan tanaman herbal. Program ini berhasil mencapai tujuannya dan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam penanganan DBD
MENCEGAH DAN MENGATASI DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN CIGANJUR KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN Teodhora; Ika Maruya Kusuma; Lili Musnelina; Refdanita; Herdini; Vilya Syafriana; Saiful Bahri; Rosario Trijuliamos Manalu; Zabitha Zahwa; Marsa Falihah; Yayah Siti Djuhariah; Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Lidia Anggita Ramadhani; Suci Tiara
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan salah satu daerah dengan angka kejadian DBD yang cukup tinggi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan penanganan DBD melalui penyuluhan kesehatan dan pelatihan penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan. Metode yang digunakan meliputi survey awal, penyuluhan kesehatan, pelatihan praktis, dan evaluasi program. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan praktik pencegahan DBD di kalangan warga. Partisipasi aktif dan respon positif dari peserta mengindikasikan keberhasilan pendekatan yang digunakan. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan DBD di Masyarakat.
Supervisi Pencegahan dan Pengobatan ISPA melalui Konsultasi: Edukasi Konsumen di Apotek X Elmira Yulian Yori; Nurul Fajri; Lili Musnelina; Putu Rika Veryanti; Teodhora, Teodhora; Vilya Syafriana; Jenny Pontoan; Teti Indrawati; Munawarohthus Sholikha; Ika Maruya Kusuma; Siswati, Siswati; Herdini, Herdini; Vina Novia
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v4i1.907

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, dengan angka kematian mencapai 4,25 juta per tahun. Pengetahuan masyarakat tentang ISPA sangat penting dalam pencegahan dan pengobatan penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui penyebaran leaflet dan pengisian kuesioner kepada konsumen di Apotek X, serta untuk mengevaluasi tingkat pemahaman masyarakat mengenai ISPA. Edukasi dilakukan pada 30 konsumen yang dipilih secara acak antara 14 hingga 27 Desember 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen (98 %) setelah diedukasi memiliki pemahaman yang baik tentang ISPA, gejalanya, serta cara pencegahan dan pengobatannya, baik melalui terapi farmakologi (obat-obatan) maupun non-farmakologi (istirahat dan gizi yang baik). Meskipun demikian, masih ada beberapa konsumen yang perlu lebih memahami detail mengenai jenis ISPA dan penggunaan obat tertentu. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat dan dapat dijadikan sebagai langkah untuk mengurangi prevalensi ISPA di masa depan. Kedepannya, penting untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar pengetahuan mengenai ISPA semakin meningkat.
Analisis Perbandingan Supervisi Sebelum dan Sesudah Penyuluhan tentang Penyakit Hipertensi pada Lansia Wilya Safitri; Chetryn Simatupang; Muhammad Sukri Hasibuan; Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra; Ghinna Utari; Ainun Wulandari; Lili Musnelina; Siswati Siswati; Jenny Pontoan; Vilya Syafriana; Teodhora Teodhora; Teti Indrawati; Vina Novia; Lidia Anggita Ramadhani
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v4i1.909

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan sering disebut sebagai silent killer karena dapat terjadi tanpa gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi serius. Kurangnya pengetahuan lansia mengenai hipertensi dan faktor risikonya menjadi salah satu penyebab rendahnya upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia terhadap penyakit hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada 21 Desember 2025 di Ciputat, Tangerang Selatan, dengan jumlah responden sebanyak 15 lansia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan desain pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dengan pemaparan materi penyakit hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada aspek yang dinilai seperti pengaruh konsumsi makanan tinggi garam dan lemak meningkat dari 40% menjadi 100%, pemahaman pentingnya aktivitas fisik dari 47% menjadi 100%, pengetahuan pengaruh kurang istirahat dan stres dari 53% menjadi 100%, pengetahuan manfaat konsumsi buah dan sayur dari 33% menjadi 100%, serta pemahaman hipertensi sebagai faktor risiko penyakit kronis dari 13% menjadi 100%. Selain itu, kepatuhan minum obat antihipertensi juga meningkat dari 27% menjadi 100%. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa edukasi secara langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan akan literasi kesehatan dan kesadaran lansia dalam pengelolaan penyakit hipertensi yang diharapkan mampu menurunkan resiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
Pengaruh Konsentrasi Hpmc Sebagai Basis Gel Ekstrak Ciplukan Terhadap Aktivitas Antibakteri Teodhora Teodhora
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v7i2.5633

Abstract

Physalis angulata L. merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh penggunaan HPMC sebagai basis dalam beberapa variasi konsentrasi terhadap mutu fisik gel dan aktivitas sebagai antibakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak daun Physalis angulata L. pada penggunaan variasi basis HPMC tidak mempengaruhi mutu fisik organoleptik, homogenitas, pH dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan mempengaruhi mutu fisik viskositas, dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Gel ekstrak daun Physalis angulata L. dengan menggunakan konsentrasi HPMC 4% menghasilkan gel dengan mutu fisik dan aktivitas antibakteri yang optimal terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, dengan daya hambat yang diperoleh yaitu sebesar 12,7 mm dan 12,9 mm.
Edukasi DAGUSIBU Antibiotik untuk Pencegahan Resistensi Bakteri di Apotek Kimia Farma Azmi Awaliya; Vidya Magvierah; Putu Rika Veryanti; Teodhora Teodhora; Vilya Syafriana; Munawarohthus Sholikha; Ika Maruya Kusuma
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v2i2.1476

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat karena berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi bakteri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang benar berdasarkan prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Kegiatan dilaksanakan di Apotek Kimia Farma 202 Kejayaan dengan melibatkan 30 responden yang berasal dari pasien dan masyarakat sekitar apotek. Metode yang digunakan meliputi edukasi langsung menggunakan media brosur serta pengisian kuesioner untuk menilai karakteristik responden dan tingkat pengetahuan terkait penggunaan antibiotik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai aturan penggunaan antibiotik, seperti kewajiban menghabiskan antibiotik sesuai resep dan cara penyimpanan yang benar. Namun, masih ditemukan perilaku berisiko, antara lain penggunaan antibiotik tanpa resep dokter dan ketidaktahuan bahwa antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU oleh apoteker berperan penting dalam mendorong penggunaan antibiotik yang rasional sebagai upaya pencegahan resistensi bakteri di masyarakat.
Co-Authors Agung Endro Nugroho Ainun Wulandai Ainun Wulandari Ainun Wulandari Akhatik, Nurul Amalia Khoirunnisa Andini, Issri Mila Nova Annisa Aulia Rahmawati Arsa, Imalia Aulia Rahimi Azizah, Shandy Azmi Awaliya Barakatun Nisak Chetryn Simatupang Chori Azizah Dea Selia Devi Purwita Sari Devi Shafitri Pratiwi Dienillah, Qonita Dini Juliana Diny Auliya Mawarni Djuhariah, Yayah Siti Dwi Okta Mellya Eka Putri Maliawati Elmira Yulian Yori Elva Asrida Sipayung Elzius Fransiscus Lumban Gaol Erna Yanti Erwi Putri Setyaningsih Eva Oktavia Fathin Hamida Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Febriani , Amelia Febriani, Amelia Firdaus Firdaus Fitria Rahayu Fitria Yustisiani G. Gunawan Gaol, Elzius Fransiscus Lumban Ghinna Utari Gunawan Pamudji Widodo Herdini Herdini , Herdini Hervianti Nurfitria Nugrahani Hirim Hotma Uli Aprianis Ika Maruya Kusuma Ika Maruya Kusuma Jaya, Rendy Indra Jenny Pontoan Jenny Pontoan Jessica Khairunnisa Karina Sinungan, Ulfa Mutia Kinanthi Kusumawardhani Krisnawati, Indah Kusuma , Ika Maruya Kusuma, Ika Maruya Lestiana, Elina Lidia Anggita Ramadhani Lidia Anggita Ramadhani Lili Musnelina Lili Musnelina Maigoda, Tonny Cortis Maliawati, Eka Putri Manalu, Rosario Trijuliamos Marsa Falihah Muh. Faris Hidayat Muhammad Furqan Muhammad Sukri Hasibuan Mulandita Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikhah Musnelina , Lili Ni’matul Khoeriyah Nopianti, Hermila Nugrahani, Hervianti Nurfitria Nurul Akhatik Nurul Fajri Pontoan, Jenny Pratiwi Ally Florentina Pratiwi, Ritha Widya Pujiastuti, Fitria Putri, Elvina Triana Putu Rika Veryanti Rachmatiah, Tiah Ratna Nilam Cahya Refdanita Refdanita Refdanita Refdanita Refdanita Refdanita Refdanita Retno Shafitri Risma Eka Putri Ritha Widyapratiwi Rogahang, Preisilia Rosario Trijuliamos Manalu Rosario Trijuliamos Manalu Roselyn Maleke Saiful Bahri Saputra, Richi Andika Setiadi, Fandy Rezha Shella Utami Sholikhah , Munawarohthus Sister Sianturi Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siti Fadila Azahra Soehartati, Tri Sonia Mutiara Subaryanti Subaryanti, Subaryanti Suci Tiara Syafriana, Vilya Tanama, Celin Gracela Teti Indrawati Teti Indrawati Teti Indrawati Tiah Rachmatiah Tri Soehartati Veryanti, Putu Rika Vidya Magvierah Vina Novia Vina Novia Welisa, Selfina Junita Widyapratiwi , Ritha Widyapratiwi, Ritha Wilya Safitri Windiarto, Henriko Suryo Wulandari , Ainun Yayah Siti Djuhariah Yunisa Simehete Zabitha Zahwa Zahra, Aishah Az