Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Kudapan Kaya Nutrisi dan Probiotik Guna Mencegah Stunting Di Mojokerto Dewi Perwito Sari; Asri Wido Mukti
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i1.4236

Abstract

Stunting state is related to the nutritional status of children. The proportion of malnutrition status in Mojokerto district is 18%. Nutrition improvement efforts can be made to overcome and prevent stunting problems, one of which is nutrition improvement that is done in the First 1000 Days of Life of the children through complementary feeding. Therefore this Community Service aims to provide training in making complementary feeding which nutrients rich and probiotics. Pumpkin is used into pudding products that are rich in iron and lactobacillus. The method used is problem recognition, pre-socialization questionnaire filling, implementation of snack making training, interactive discussion, filling out post-socialization questionnaire and pudding product distribution of training results. The paired t-test analysis results from the questionnaire showed that there was an increase in knowledge, understanding of posyandu cadres about stunting prevention efforts through the provision of nutrient-rich snacks as well as the benefits of probiotics for health especially the digestive tract and its role in stunting prevention (p > 0.05).
STUDI IN SILICO PENGHAMBATAN AKTIVASI TLR2 EKSTRAK ETANOL DAUN SEMANGGI (Marsilea crenata Presl.) Burhan Ma'arif; Destiya Argo Pamuji Fihuda; Faisal Akhmal Muslikh; Sadli Syarifuddin; Begum Fauziyah; Dewi Perwito Sari; Mangestuti Agil
Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jtoi.v15i1.5792

Abstract

Neuroinflamasi dapat menyebabkan Parkinson Disease (PD), dengan salah satu mekanismenya adalah aktivasi berlebih toll-like receptor 2 (TLR2) akibat abnormalitas dan agregasi α-synuclein. Pada penelitian sebelumnya, daun semanggi (Marsilea crenata Presl.) terbukti menghambat progresivitas neuroinflamasi melalui jalur estrogen-receptor (ER) dependent. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi efek antineuroinflamasi daun semanggi pada jalur penghambatan aktivasi TLR2 (3A7B) dengan studi in silico. Senyawa hasil metabolite profiling sekunder dari ekstrak etanol 96% daun semanggi dipreparasi dengan ChemDraw Ultra 12.0, kemudian dilihat sifat farmakokinetik dan farmakodinamiknya dengan webtool SwissADME. Optimasi geometri pada senyawa dilakukan menggunakan Avogadro 1.0.1 dan molecular docking senyawa terhadap reseptor 3A7B dilakukan menggunakan Autodock vina (PyRx 0.8). Tahap visualisasi interaksi dilakukan dengan Biovia Discover Studio 2021, sedangkan nilai toksisitas senyawa dianalisis menggunakan ProTox II online tool. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat senyawa yang memenuhi kriteria farmakokinetik, farmakodinamik, toksisitas, serta mempunyai kemiripan dengan native ligand N-acetyl-D-glucosamine. Oleh karena itu, ekstrak etanol 96% daun semanggi diprediksi memiliki potensi sebagai penghambat progresifitas PD dengan mekanisme antineuroinflamasi.
Review: Penggunaan Obat Rasional di Jawa Timur Gita Virgiyama Masrifany; Dewi Perwito Sari
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.832 KB)

Abstract

Penggunaan Obat Rasional (POR) merupakan salah satu permasalahan pada dunia kesehatan yang sampai saat ini belum terselesaikan. Permasalahan ini membuat tidak tercapainya tujuan terapi karena efek samping dan resistensi yang meningkat dan salah satu faktor pemborosan obat. Riview jurnal ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat rasional di Puskesmas Provinsi Jawa Timur menggunakan parameter WHO. Parameter tersebut mencakup 4 indikator yaitu persentase penggunaan antibiotik ISPA non Pneumonia, persentase penggunaan antibiotik diare non spesifik, , persentase injeksi pada myalgia dan rerata jumlah item obat per resep. Riview jurnal ini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai literature referensi penggunaan obat rasional dilakukan melalui Science direct, Pubmed, Directory of Open Access Journal (DOAJ) dan Google Cendekia. Dari pencarian referensi tersebut didapatkan data terkait penggunaan obat rasional di beberapa puskesmas di Jawa Timur sehingga dapat diketahui jika penggunaan obat rasional di JawaTimur belum sesuai dengan nilai parameter yang ditetapkan oleh WHO (World Health Organization).
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERHADAP PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL UNTUK MENJAGA DAYA TAHAN TUBUH DI MASA PANDEMI COVID-19 Dewi Perwito Sari; Asri Wido Mukti
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.063 KB)

Abstract

Penyakit Coronavirus (COVID-19) dinyatakan sebagai pandemi global pada Februari 2020. Memasuki era New normal saat ini beberapa sekolah sudah mulai memberlakukan sekolah tatap muka meskipun dengan durasi dan jumlah siswa yang dibatasi. Peningkatan kasus positif tetap tinggi pada masa pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru (New normal) dan bahkan lebih besar dari sebelumnya sehingga hal ini membuktikan bahwa masih banyak orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Sistem imun tubuh seseorang memegang peranan penting terhadap ketahanan seseorang dalam menghadapi penyakit ini sehingga diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan system imun di masa pandemic ini. Indoesia kaya akan sumber daya alamnya dan pengobatan tradisional menggunakan bahan ala mini sudah menjadi kebiasaan turn temurun. Pemerintah Indonesia telah menyarankan penggunaan beberapa tanaman obat sebagai agen imunostimulan menangani COVID-19. Webinar pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai cara mengolah dan memanfaatkan obat tradisional dari bahan alam untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi. Peningkatan pengetahuan yang menjadi tolak ukur dalam acara ini dinyatakan dalam kuisioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah kegiatan pemaparan yang diberikan oleh pemateri. Dari hasil kuisioner yang dibagikan terdapat peningkatan pengetahuan terlihat dari peningkatan nilai pre dan post test yaitu antara 20-50 poin sehingga dapat disimpulkan bahwa program pengabdian masyarakat ini telah tercapai tujuannya
Improving Knowledge to prevent Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) or Singapore Flu Dewi Perwito Sari; Asti Rahayu; Asri Wido Mukti; Noer Febriyanti; Maulivia Idham Choliq; Eka Fitria; Laila Magfiroh Ikwias Suwarso
J.Abdimas: Community Health Vol 3 No 2 (2022): J.Abdimas: Community Health - November 2022
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/10.30590/jach.v3n2.559

Abstract

Hand, foot, and mouth disease (HFMD) is a disease caused by a virus of the genus Enterovirus. HFMD is an infectious disease that often affects children. Although rare, this disease can also affect adults, especially those with low levels of immunity. Symptoms of the flu are a pain in the mouth, and rashes on the hands and feet. HFMD sufferers can transmit the virus through nasal and throat fluids, and feces. Reports in Gorontalo Province showed that there were 38 HFMD cases. Since the beginning of 2022, Gorontalo has also been an increase in HFMD cases in the community. Everyone reported a case of HFMD suspects will be an alert which is a warning of vigilance and needs to be responded to. Intensive efforts are needed to prevent the spread of HFMD from spreading. Seeing this, the service team provided socialization and education about HFMD to increase residents' knowledge so that they could prevent HFMD infection. Based on the results of the HFMD material presentation activities, it is known that there is an increase in knowledge among the residents of Dukuh Menanggal District by 20% in terms of characteristics, symptoms, ways of transmission, and how to prevent HFMD. This increase in knowledge is expected to also increase citizen vigilance and prevent HFMD. Keywords: HFMD; Singapore Flu; Knowledge
Optimasi Perbandingan Pelarut dan Lama Maserasi terhadap Kadar Total Antosianin Ekstrak Jantung Pisang (Musa acuminata x Musa balbisiana) Yunita Widyastutik; Prisma Trida Hardani; Dewi Perwito Sari
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v19i2.19834

Abstract

The inflorescence of the banana plant has not been widely used as a natural remedy. The inflorescence is known to contain anthocyanin compounds that have a variety of benefits. This study aimed to determine the anthocyanin content. This study used the ratio of materials: solvents of 1:5 and 1:9 as well as extraction time of 6 hours and 24 hours. Total anthocyanin levels were determined by the pH-differential method using pH 1.0 and pH 4.5 buffers. The best extraction conditions are determined by measuring the total anthocyanin levels. The data obtained were statistically analyzed by two-way variance analysis (Two Way ANOVA). The results showed that the ratio of the material to the solvent with the highest anthocyanin content was 1:9 with an extraction time of 6 hours. The extraction resulted in a yield of 2.64% and a total anthocyanin content of 0,119 g / 100 grams. This shows that the extraction duration affects the total level of anthocyanins and is statistically meaningful (p = 0.0010.05).
Persepsi Mahasiswa terhadap Platform Diabestie pada Pembelajaran Penyakit Diabetes Mata Kuliah PBL (Problem Based Learning) Pelayanan Kefarmasian Komunitas Asti Rahayu; Dewi Perwito Sari; Asri Wido Mukti; Ira Purbosari; Prisma Trida Hardani; Intan Ayu Kusuma Pramushinta; Nina Hidayatunnikmah; Rizal Adi Saputra; Muhamad Handoyo Sahumena; Yurika Sastyarina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.11125

Abstract

Pembelajaran jarak jauh di perguruan tinggi memberikan tantangan baru karena banyak konflik terkait dengan penggunaan teknologi, pedagogi, media dan proses pendidikan dan pembelajaran pendidikan tinggi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan kuesioner. Hasil dibuat berdasarkan penelitian ini bahwa mahasiswa sepakat menggunakan aplikasi Diabestie untuk mata kuliah pelayanan kefarmasian komunitas berbasis Problem Based Learning (PBL) prodi S1 Farmasi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Persepsi mahasiswa terkait aspek pemanfaatan aplikasi Diabestie, meliputi aspek kemudahan untuk memahami aplikasi Diabestie sebesar 87,11%, aspek aksesabilitas aplikasi Diabestie dalam penggunaan sehari-hari sebesar 87,11%, aspek desain yang atraktif dan menarik pada aplikasi Diabestie sebesar 87,56%, aspek efisiensi waktu dalam pemanfaatan aplikasi Diabestie sebesar 82,67%, aspek kesukaan saat menggunakan Diabestie sebesar 84,4%. Tujuan pembelajaran pelayanan farmasi diabetes adalah untuk mencapai hasil akhir, dengan dukungan lingkungan belajar dari platform diabetes, sehingga mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan dan hasil akhir pembelajaran, serta efektivitas pembelajaran yang baik.
PROFILE OF PREDIABETES IN PRODUCTIVE AGE Asri Wido Mukti; Dewi Perwito Sari; Prisma Trida Hardani; Asti Rahayu; Nina Hidayatunnikmah; Yurika Sastyarina; Muhamad Handoyo Sahumena; Ira Purbosari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i1.17156

Abstract

Prediabetes adalah keadaan yang ditandai dengan gangguan glukosa puasa atau gangguan toleransi glukosa. Indonesia menduduki peringkat ke tujuh di dunia dengan jumlah penduduk diabetes tertinggi. Di seluruh dunia, ada lebih dari 400 juta orang dengan prediabetes dan proyeksi menunjukkan bahwa lebih dari 470 juta orang akan mengalami prediabetes pada tahun 2030. Estimasi handal yang berkelanjutan diperlukan untuk merencanakan program pencegahan dan pengobatan yang efektif untuk manajemen diabetes secara nasional untuk menurunkan angka tersebut khususnya pada masyakat usia produktif. Kebaruan penelitian ini menganalisis profil prediabetes pada usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran terkait tingkat prediabetes pada usia produktif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis deskriptif. Responden yang diambil sebagai sampel yaitu pria maupun wanita dengan usia produktif (15-64 tahun) di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang yang bersedia mengisi kuesioner yang meliputi nama, umur, tingkat pendidikan, nilai gula darah acak, tekanan darah, berat badan, tinggi badan, ada tidaknya Riwayat diabetes dalam keluarga dan frekuensi aktivitas fisik yang dilakukan. Data yang terkumpul diolah untuk mendapatkan nilai/skor prediabetes dengan bantuan website CDC untuk mendapatkan nilai / skor prediabetes.  Berdasarkan hasil survey langsung terhadap 101 responden dapat disimpulkan bahwa dari ke enam parameter penentu pre diabetes (usia, jenis kelamin, tekanan darah, BMI, dan Riwayat keluarga) maka dari 101 responden usia produktif sebanyak 92,1% responden memiliki resiko rendah pre diabetes dan 7,9% memiliki resiko tinggi prediabetes. Kata kunci: Diabetes; Gula Darah; Prediabetes; Usia Produktif.  AbstractPrediabetes is a condition characterized by impaired fasting glucose or impaired glucose tolerance. Indonesia is ranked seventh in the world with the highest number of diabetics. Worldwide, there are more than 400 million people with prediabetes and projections show that more than 470 million people will have prediabetes by 2030. Reliable estimates are useful for planning effective prevention and treatment programs for diabetes management nationwide to reduce this number especially in people of working age. Therefore, this study aims to provide an overview regarding the level of prediabetes in productive age. This research is an observational study with descriptive analysis. Respondents who met these criteria filled out a questionnaire which included name, age, level of education, random blood sugar values, blood pressure, weight, height, no history of diabetes in the family and the frequency of physical activity carried out. The collected data is processed to obtain prediabetes values/scores with the help of the CDC website to obtain prediabetes values/scores. Based on the results of a survey of 101 respondents collected. Based on the research above, it can be concluded that of the six parameters (age, sex, blood pressure, BMI, and family history) determinants of pre-diabetes, 92.1% of 101 respondents had a low risk of pre-diabetes and 7.9% had a low risk of developing pre-diabetes. Keywords: Diabetes; Blood Glucose; Prediabetes; Productive Age.
Evaluasi Penggunaan Obat Rasional berdasarkan Indikator World Health Organization (WHO) di Puskesmas Dewi Perwito Sari; Digdo Suryagama; Asri Wido Mukti
FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi Vol 4 No 1 (2023): Farmasis: Jurnal Sains Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas Sains Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/farmasis.v4i1.7090

Abstract

Penggunaan sediaan farmasi yang tidak rasional merupakan masalah kesehatan. Dampaknya terjadi pada efek klinis hingga efek ekonomi. Pada masa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Puskesmas berperan dalam memberi layanan kesehatan tingkat pertama diharapkan mampu memberikan kualitas layanan yang optimal sehingga masalah kesehatan masyarakat tidak sampai berlanjut pada layanan tingkat lanjutan. Penggunaan sediaan farmasi yang tidak rasional diharapkan seminimal mungkin terjadi sehingga keselamatan pasien dapat terjaga. Penelitian ini dilakukan secara observasional dan bertujuan untuk memberikan gambaran profil penggunaan obat rasional berdasarkan indikator yang telah ditetapkan World Health Organization (WHO). Data penelitian diambil di wilayah kabupaten pasuruan pada tahun 2020. Data yang dikumpulkan berasal dari laporan indikator peresepan di puskesmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten selama kurun waktu tahun 2019 dan direkap kembali menggunakan form pelaksanaan POR. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa penggunaan sediaan farmasi telah memenuhi standar WHO dari parameter penggunaan antibiotik pada ISPA non pneumoni dan diare, penggunaan injeksi pada myalgia, namun belum memenuhi pada rata-rata item obat per lembar resep. Penggunaan sediaan farmasi di puskesmas secara rata-rata Kabupaten Pasuruan telah memenuhi standar WHO namun masih perlu dilakukan tindaklanjut perbaikan terhadap puskesmas yang pelaksanaan penggunaan sediaan farmasinya belum memenuhi standar WHO
Pemberdayaan Masyarakat tentang Penggunaan Obat Rasional Melalui Edukasi Gema Cermat dengan Metode CBIA di Kelurahan Dukuh Menanggal Surabaya Dewi Perwito Sari; Asti Rahayu
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v4i1.304

Abstract

Gerakan Masyarakat Cerdas Mengunakan Obat (Gema Cermat) dicanangkan sebagai upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman,dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara bijak dan rasional. Gema Cermat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara tepat dan benar. Pengetahuan tersebut jarang sekali dikuasai oleh masyarakat, oleh karena itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan obat untuk diri sendiri. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Edukasi Gema Cermat dilakukan bersama warga Kelurahan Dukuh Menanggal dan dilaksanakan selama kurun waktu Juni-Juli 2019 dengan desain pra-experimental one-group pretest-posttest. Pengukuran pengetahuan tentang obat dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji paired T test menggunakan SPSS. Hasil analisis p=0,000 < 0,005, menunjukkan adanya peningkatan wawasan, pengetahuan yang lebih baik terkait penggunaan obat rasional. Pemberian edukasi Gema Cermat terhadap masyarakat memberikan efek atau dampak positif bagi dunia kesehatan, khususnya pada sektor kesehatan masyarakat sehingga dapat dilanjutkan dan dikembangkan penyuluhan dengan edukasi Gema Cermat.
Co-Authors , Fatmawati Adella Eka Berliyanti Adinda Saputri Agnis Pondineka Ria Aditama Amalia Wanda Deva Nur Cahyo Amalia, Sri Hidayati Amanda Safirtri Sinulingga Amanda Safitri Sinulingga Asri Wido Mukti Asri Wido Mukti Asti Rahayu Asti Rahayu Asti Rahayu Asti Rahayu Asti Rahayu asti rahayu asti asti, asti rahayu Astrid Kusuma Putri Ayuk Lawuningtyas Hariadini Begum Fauziyah Beta Oktavia Nugraha Brahmana Rangga Prastyana Burhan Ma'arif Burhan Ma’arif Choirun Nur Isnani Danang Prasetya Eka Saputra Destiya Argo Pamuji Fihuda Dhea Ika Nur Fadilah Digdo Suryagama Digdo Suryagama Digdo Suryagama Eka Fitria Eka Fitria Elsa Putri Bunga Erika Jihan Shalsa Billa Faisal Akhmal Muslikh Faqihuddin Faqihuddin Fatmawati Fatmawati Fauziyah Dwiningtyas Ferdi Odika Warman Firnanda Berliana Fithri Farchah Fithri Farchah Frischah Sari Framono, Indra Dwi Fransiska Filiberti Claudia Nawung Gita Virgiyama Masrifany Hanif Rifqi Praseytawan Hardani, Prisma Trida Hening Laswati Putra I.A.K Pramushinta IAK Pramushinta Imam Susilo Indra Dwi Framono Indria Nuraini Intan Ayu Kusuma Pramushinta Ira Purbosari ira purbosari Ira Purbosari Irma Elfiyani Irma Meilawati Junaidi Khotib laila fi qomaria Laila M. I Suwarso Laila M.I. Suwarso Laila Magfiroh I Suwarso Laila Magfiroh Ikwias Suwarso M. Nushron Ali Mukhtar M. Nusron ali Mukhtar Maharani Rosyelina Cindy Mangestuti Agil Mar-atul Khoiroh Maulidia Maulidia Maulidiyah, Zahro Al Maulivia Idham Choliq Maulivia Idham Choliq Mufidah, Rofikatul Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Mukti, Asri Wido Mukti, Ria Andriani Mukti, Ria Andriani Nadhifa Bastia Salsabila Nadya Ambarwati Nanda Yunita Hidayat Nina Hidayatunnikmah Noer Febriyanti Novamei Indriani Nuril - Jelali Nuril Ivada Layly Agustini Oktavia Nia Agustin Prasetya, Annisa Febria Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayati Purbosari, Ira Rahayu, Asti Reza Widya Putri RIVANA ARDYANTI AULIA Rizal Adi Saputra Sadli Syarifuddin Sari, Margareta Nilam Setiana Andarwulan Sinulingga, Amanda Safithri Siti Anisa Solichatin Solichatin Suwarso, Laila M. I. Tamara Gusti Ebtavanny Tatang Sopandi Titasari, Fitrata Widya Masyitha Ukhtian Uula Cahyani Firdaus Vernanda Nurisma Putri Wahyudi Wahyudi Wima Hayu Wisesa Yohana Eka Cristanti Yolanda Camelia Imelda Yunita Widyastutik Yurika Sastyarina Yurika Sastyarina Zahro Al Maulidiyah