Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efek Pemberian Ekstrak Kulit Kabau (Archidendron jiringoides komariah) Terhadap Konsentrasi Spermatozoa Mencit Jantan yang Diinduksi Timbal (Pb) Elisa Nurma Riana; Yanti Ariyanti
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v11i1.79441

Abstract

Infertility is currently an important problem in the world, including in Indonesia. Infertility can occur in men and women. Inmen, factors causing infertility can come from external sources. One environmental factor that can cause infertility is exposureto heavy metals from the environment. One way to prevent and treat infertility includes consuming natural antioxidants derivedfrom plants. One plant that has antioxidant compounds and has antioxidant activity is the kabau plant. This research wasconducted to test the effect of kabau seed pod extract (Archidendron jiringoides Komariah) on male mice exposed to Pb metalto determine its effect on the concentration of spermatozoa in male mice. The methods used in this research include:preparation of test animals, making simplicia and kabau seed pod extract, exposing the extract to test animals, isolatingorgans, and making spermatozoa suspensions. Giving kabau seed pod extract to mice that had previously been exposed tolead (Pb) increased the concentration of mice spermatozoa with the most effective dose of kabau bark extract, namely 190mg/kg BW. However, statistical analysis shows that the increase is not significant.
EFEK EKSTRAK KULIT BUAH KABAU (Archidendron bubalinum (Jack) I.C Nielsen) TERHADAP AKTIVITAS MAKROFAG MENCIT JANTAN SETELAH DIPAPARKAN CdCl2 Elisa Nurma Riana; Iffa Afiqa Khairani; Hida Arliani Nur Anisa; Rizka Fatriani; Silvia Andriani
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i2.7817

Abstract

Logam kadmium (Cd) yang berasal dari kegiatan industri seperti produksi baterai, pelapisan logam, penggunaan pupuk fosfat, pembakaran bahan bakar fosil, dan pembuatan plastik dapat meningkatkan produksi reactive oxygen species (ROS). Produksi ROS berlebih dalam tubuh akan menyebabkan penyakit dan mempengaruhi sistem imun tubuh akibat stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan. Untuk melindungi tubuh dari stres oksidatif diperlukan suatu senyawa antioksidan, seperti yang terkandung dalam kulit buah kabau (Archidendron bubalinum). Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui adanya peningkatan aktivitas fagositosis makrofag pada mencit Jantan yang dipaparkan CdCl2. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Mencit yang digunakan 24 ekor dengan 6 kelompok yang terdiri dari 3 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit buah kabau dosis 95 mg/kgBB, 190 mg/kgBB dan 380 mg/kgBB pada uji aktivitas fagositosis makrofag menunjukkan hasil yang signifikan sebesar p = 0,005. Hal ini berarti bahwa ekstrak kulit buah kabau dapat meningkatkan sistem imun mencit dengan perlakuan P2 memiliki aktivitas fagositosis tertinggi yaitu 55,91%.