p-Index From 2021 - 2026
8.033
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar DoubleClick : Journal of Computer and Information Technology Educate : Jurnal Teknologi Pendidikan JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Edum Journal JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Teknimedia: Teknologi Informasi dan Multimedia ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Amaliah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Amal Pendidikan Science and Education Journal PPSDP International Journal of Education Socius: Social Sciences Research Journal At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Jurnal Informatika
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Microsite Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMAN 1 Mowewe Minzar Haz; Darman Darman; Zila Razilu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan Microsite dimata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X di SMAN 1 Mowewe. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada mata pelajaran yang masih didominasi metode ceramah konvensional serta penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis digital yang terbatas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA, sehingga interaksi belajar masih bersifat satu arah dan kurang mendorong keterlibatan aktif siswa . Kajian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Media yang dikembangkan memuat berbagai fitur utama, yaitu: Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Video Pembelajaran, Daftar Hadir, Forum Diskusi, Evaluasi, Galeri Sekolah dan Alamat Sekolah. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas X, Uji kelayakan dilakukan melalui validasi oleh 3 ahli media dan 3 ahli materi serta uji coba respon siswa. Hasil Penelitian ini memperlihatkan bahwasanya media yang dikembangkan mendapat kategori Sangat Layak dari validasi ahli media melalui skor rata-rata 86,06% serta validasi ahli materi dengan skor 97,77%. Selain itu, hasil uji coba respon siswa menunjukkan rata-rata persentase kelayakan 80,08% kategori Praktis. Dengan bagitu, media pembelajaran interaktif berbasis Microsite memenuhi kriteria Sangat Layak dan Praktis digunakan sebagai alternatif inovatif dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR REVIEW Firdaus Trisno Gersul Limba; Zila Razilu; Alfiah Fajriani
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11690

Abstract

This study systematically examines the use of technology in learning in the digital era through a Systematic Literature Review approach. Based on a review of indexed articles published between 2006 and 2025, approximately thirty studies were identified that discuss technology integration in education, the use of digital learning platforms, and factors influencing the effectiveness of technology-based learning across various educational levels. The search was conducted using international and national databases with keyword combinations such as digital learning, educational technology, e-learning, blended learning, and technology integration, followed by identification, screening, and eligibility stages. The synthesis results indicate that the use of technology generally has a positive impact on improving interactivity, motivation, and student learning outcomes, although its implementation is not yet optimal in supporting higher-order thinking skills. Factors such as teachers’ digital competence, students’ readiness, and instructional design play a crucial role in determining the effectiveness of technology use, while limitations in digital literacy and infrastructure remain significant challenges. Various technology-based learning models, such as e-learning and blended learning, have been shown to enhance learning quality when designed interactively and student-centered. This study highlights the importance of integrating technology with pedagogical strategies to create adaptive and innovative learning in higher education. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji secara sistematis pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di era digital melalui pendekatan Systematic Literature Review. Berdasarkan penelusuran artikel terindeks pada rentang tahun 2006–2025, teridentifikasi sekitar tiga puluh studi yang membahas integrasi teknologi dalam pembelajaran, penggunaan platform digital, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran berbasis teknologi pada berbagai jenjang pendidikan. Pencarian dilakukan pada basis data internasional dan nasional dengan menggunakan kombinasi kata kunci seperti digital learning, educational technology, e-learning, blended learning, dan technology integration, kemudian diseleksi melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan penentuan kelayakan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi secara umum memberikan dampak positif terhadap peningkatan interaktivitas, motivasi, dan hasil belajar peserta didik, meskipun implementasinya masih belum optimal dalam mendukung pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Faktor seperti kompetensi digital pendidik, kesiapan peserta didik, serta desain pembelajaran yang digunakan berperan penting dalam menentukan efektivitas penggunaan teknologi, sementara keterbatasan literasi digital dan infrastruktur menjadi hambatan utama. Berbagai model pembelajaran berbasis teknologi, seperti e-learning dan blended learning, terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran ketika dirancang secara interaktif dan berpusat pada peserta didik. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi antara teknologi dan strategi pedagogik untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif dan inovatif di perguruan tinggi.    
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITES PADA MATERI TANDA BACA DAN HURUF KAPITAL SISWA KELAS III SD Idawati Idawati; Hendra Nelva Saputra; Zila Razilu
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11733

Abstract

This study was motivated by the limited use of digital interactive learning media in Indonesian language learning at the elementary school level, which has resulted in students experiencing difficulties in understanding the proper use of punctuation marks and capital letters in accordance with Indonesian language conventions. This study aimed to develop an interactive learning media based on Google Sites for the topic of punctuation marks and capital letters for third-grade elementary school students and to determine the validity and practicality of the developed media. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The product developed was an interactive learning media based on Google Sites that integrates learning materials, images, instructional videos, and Google Forms-based evaluations into a single online-accessible platform. The research subjects consisted of 29 third-grade students of SDN 98 Kendari as the target class, three material experts, and three media experts, while user testing was conducted with 10 students. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires using a Likert scale. The results showed that the developed media obtained a material expert validation score of 94.2% and a media expert validation score of 95%, both categorized as highly valid. In addition, the student response results achieved an average percentage of 82.5%, categorized as highly practical. These findings indicate that the developed media meets the criteria of validity and practicality and can therefore be used as an alternative learning medium for Indonesian language instruction on punctuation marks and capital letters for elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami penggunaan tanda baca dan huruf kapital sesuai kaidah bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif berbasis Google Sites pada materi tanda baca dan huruf kapital untuk siswa kelas III sekolah dasar serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites yang mengintegrasikan materi pembelajaran, gambar, video pembelajaran, dan evaluasi berbasis Google Forms dalam satu media yang dapat diakses secara daring. Subjek penelitian terdiri atas 29 siswa kelas III SDN 98 Kendari sebagai kelas sasaran, 3 ahli materi, dan 3 ahli media, sedangkan uji coba pengguna dilakukan kepada 10 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 94,2% dan validasi ahli media sebesar 95% dengan kategori sangat valid, sedangkan hasil respon siswa memperoleh rata-rata persentase sebesar 82,5% dengan kategori sangat praktis. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tanda baca dan huruf kapital untuk siswa sekolah dasar.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI PADA MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN ORGAN TUBUH MANUSIA Chiko Yuardan Yudas; Hendra Nelva Saputra; Zila Razilu
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11717

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the suboptimal use of technology-based learning media in science education, particularly in teaching the topic of human body organs, which requires concrete visualization to facilitate students’ understanding. The study aimed to develop technology-based learning media for the topic of human body organs and to determine its feasibility and practicality based on evaluations from subject matter experts, media experts, and student responses. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included three subject matter experts, three media experts, and fifteen fifth-grade students of SDN 7 Lasolo. The instruments used were subject matter expert validation sheets, media expert validation sheets, and student response questionnaires. Data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques through the calculation of mean scores and percentages. The results showed that the subject matter expert validation achieved a score of 82%, categorized as feasible, while the media expert validation achieved 86%, categorized as highly feasible. Student responses reached 89.56%, indicating that the media was highly practical. Based on these findings, the technology-based learning media on the topic of human body organs was deemed feasible and practical for use as an alternative science learning medium in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi organ tubuh manusia yang membutuhkan visualisasi konkret. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi pada materi organ tubuh manusia serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan respon siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 3 ahli materi, 3 ahli media, dan 15 siswa kelas V SDN 7 Lasolo. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respon siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui perhitungan rata-rata skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh persentase 82% dengan kategori layak, validasi ahli media memperoleh persentase 86% dengan kategori sangat layak, dan respon siswa memperoleh persentase 89,56% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis teknologi pada materi organ tubuh manusia dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA di sekolah dasar.
ANALISIS TREN INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH: STUDI LITERATUR M. Saddam Al Husein; Zila Razilu; Alfiah Fajriani
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11889

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology has become an important component in the implementation of the Merdeka Curriculum; however, studies that systematically map trends in technology integration within its implementation remain limited. This study aims to analyze trends in technology integration in the implementation of the Merdeka Curriculum in schools through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study reviewed scientific articles published between 2020 and 2025 that discussed the use of technology in teaching and learning at the primary and secondary education levels. Article searches were conducted through national and international databases using the keywords technology integration, digital learning, Merdeka Curriculum, e-learning, and blended learning. The article selection process followed the PRISMA procedure, including identification, screening, eligibility, and inclusion stages, resulting in 20 relevant articles for analysis. The findings indicate that technology integration in the implementation of the Merdeka Curriculum generally contributes positively to the quality of learning, particularly by enhancing student engagement and supporting more flexible, student-centered learning. The success of technology integration is influenced by teachers’ digital competence, students’ readiness, and support from the school environment. However, its implementation still faces challenges related to infrastructure readiness and digital literacy. These findings emphasize that the effective use of technology must be accompanied by appropriate pedagogical strategies to optimally support the implementation of the Merdeka Curriculum. Therefore, strengthening teachers’ digital competencies and developing innovative learning practices are necessary to support adaptive and effective 21st-century learning. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital menjadi bagian penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, namun kajian yang secara sistematis memetakan tren integrasi teknologi dalam implementasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren integrasi teknologi dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan menelaah artikel ilmiah yang terbit pada rentang tahun 2020–2025 dan membahas penggunaan teknologi dalam pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Proses pencarian artikel dilakukan melalui basis data nasional dan internasional menggunakan kata kunci technology integration, digital learning, Kurikulum Merdeka, e-learning, dan blended learning. Seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan prosedur PRISMA sehingga diperoleh sebanyak 20 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam implementasi Kurikulum Merdeka secara umum memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran, terutama dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik dan mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel serta berpusat pada peserta didik. Keberhasilan integrasi teknologi dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, kesiapan peserta didik, dan dukungan lingkungan sekolah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kesiapan infrastruktur dan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan strategi pedagogik yang tepat agar dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi digital guru dan pengembangan pembelajaran inovatif untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 yang adaptif dan efektif.
EVALUASI UI/UX WEBSITE INFORMASI DESA UNA MENDAA MENGGUNAKAN PRINSIP HEURISTIK NIELSEN Umy Ramadhani Senga; Muhammad Rifqi Geroda Lawan; Waode Rina Harmawati; Nopal Agusan Rian; Muhammad Rizky; Zila Razilu
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17757

Abstract

Kemajuan teknologi digital menjadikan website desa sebagai media strategis untuk mendukung transparansi dan pelayanan publik digital. Namun, efektivitas website tidak hanya bergantung pada kelengkapan informasi, tetapi juga pada kualitas desain antarmuka (User Interface) dan pengalaman pengguna (User Experience) yang menentukan kemudahan akses masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas UI/UX Website Informasi Desa Una Mendaa menggunakan sepuluh prinsip heuristik Nielsen untuk mengidentifikasi hambatan usability. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui observasi delapan halaman utama serta penyebaran kuesioner kepada 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 85,2% dengan rata-rata skor heuristik 4,6 dalam kategori sangat baik. Skor tertinggi dicapai pada prinsip konsistensi (90%), sedangkan terendah pada pencegahan kesalahan (78%). Secara umum, desain website dianggap menarik dan relevan, namun diperlukan perbaikan pada sistem navigasi dan validasi formulir untuk mengoptimalkan tata kelola desa berbasis digital.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH FUNDAMEN TI POKOK BAHASAN JARINGAN DASAR Hamdan Muh Hadis; Alfiah Fajriani; Zila Razilu
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9703

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) has transformed learning methods, including in the Fundamentals of Information Technology course. One of the essential concepts in this course is Basic Networking, which often poses challenges for students. This study aims to analyze the effectiveness of YouTube as a learning medium in enhancing students' understanding of Basic Networking concepts at Universitas Muhammadiyah Kendari. The research employs a mixed-method approach with a quasi-experimental design, involving 60 students as samples. The research instruments include questionnaires, interviews, and pre-test and post-test assessments. The results indicate an increase in the average student score from 60 (pre-test) to 78 (post-test), signifying a significant improvement in understanding. Additionally, 85% of students stated that YouTube helped them comprehend networking concepts through visualization and flexible learning. However, challenges such as video quality, content relevance, and information overload remain obstacles. Therefore, YouTube can be an effective learning medium when combined with lecturer guidance and a well-structured learning strategy. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah metode pembelajaran, termasuk dalam mata kuliah Fundamen Teknologi Informasi. Salah satu konsep penting dalam mata kuliah ini adalah Jaringan Dasar, yang sering menjadi tantangan bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas YouTube sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep Jaringan Dasar di Universitas Muhammadiyah Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain kuasi-eksperimental, melibatkan 60 mahasiswa sebagai sampel. Instrumen penelitian mencakup kuesioner, wawancara, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor mahasiswa dari 60 (pre-test) menjadi 78 (post-test), menandakan peningkatan pemahaman yang signifikan. Sebanyak 85% mahasiswa menyatakan bahwa YouTube membantu mereka memahami konsep jaringan melalui visualisasi dan fleksibilitas pembelajaran. Namun, tantangan seperti kualitas dan relevansi video serta information overload masih menjadi kendala. Dengan demikian, YouTube dapat menjadi media pembelajaran yang efektif jika dikombinasikan dengan bimbingan dosen dan strategi pembelajaran yang terstruktur
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI Agil Muharam; Zila Razilu; Rahmawati Rahmawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9437

Abstract

The quality of study program services is an important factor in creating student satisfaction as users of higher education services. This study aims to analyze the level of student satisfaction with the service quality of the Information Technology Education Study Program based on five modified SERVQUAL dimensions, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The research method uses a quantitative approach with descriptive survey techniques for active students of the Information Technology Education Study Program. Data were collected through closed questionnaires with a five-level Likert scale that had been tested for validity and reliability, then analyzed using descriptive statistics to calculate the average score and percentage of satisfaction in each dimension. The results showed that the overall level of student satisfaction was in the good category with an average score of 3.95 (78.96%). The assurance dimension obtained the highest score (4.08 or 81.60%), followed by reliability (4.01 or 80.20%), tangibles (3.92 or 78.40%), empathy (3.88 or 77.60%), and responsiveness (3.85 or 77.00%). These findings indicate that the study program has been able to meet student expectations, but still needs to improve aspects of service responsiveness and individual attention to student needs. This research contributes in the form of mapping service gaps specific to the context of information technology-based study programs and data-based recommendations for continuous improvement of educational service quality. ABSTRAK Kualitas pelayanan program studi menjadi faktor penting dalam menciptakan kepuasan mahasiswa sebagai pengguna layanan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi berdasarkan lima dimensi SERVQUAL yang dimodifikasi, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei deskriptif terhadap mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menghitung rata-rata skor dan persentase kepuasan pada setiap dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,95 (78,96%). Dimensi jaminan memperoleh skor tertinggi (4,08 atau 81,60%), diikuti keandalan (4,01 atau 80,20%), bukti fisik (3,92 atau 78,40%), empati (3,88 atau 77,60%), dan daya tanggap (3,85 atau 77,00%). Temuan ini mengindikasikan bahwa program studi telah mampu memenuhi harapan mahasiswa, namun masih perlu meningkatkan aspek responsivitas layanan dan perhatian individual terhadap kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan gap layanan yang spesifik pada konteks program studi berbasis teknologi informasi dan rekomendasi berbasis data untuk peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan..
EFEKTIVITAS WORKSHOP CANVA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PRESENTASI AKADEMIK MAHASISWA Andi Fidya Amalia; Waode Niscaya; Yesa Agustina; Ikhsan Ramadhan; Ishaq Faritsya; Zila Razilu
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9614

Abstract

Academic presentation skills are an important competency that college students must possess. However, many students are still unable to organize presentation media systematically, visually consistently, and in accordance with academic principles. This study aims to analyze the effectiveness of the Canva workshop implementation in improving the professional academic presentation skills of students at the University of Muhammadiyah Kendari. The study used a quantitative approach with a one-group pretest–posttest design. The research subjects were 40 students selected using a purposive sampling technique. Data were collected through presentation skills tests (pre-test and post-test) and analyzed using descriptive and inferential statistics in the form of paired t-tests. The results of the study showed an increase in the average score from 61.50 to 81.30. The t-test results showed a calculated t value of 30.60, which is greater than the t-table (2.02), so there is a significant difference between students' presentation skills before and after attending the Canva workshop. This study concludes that the Canva workshop is effective as a means of developing students' professional academic presentations. ABSTRAK Kemampuan presentasi akademik merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa perguruan tinggi. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum mampu menyusun media presentasi secara sistematis, visual konsisten, dan sesuai dengan kaidah akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi workshop Canva dalam meningkatkan kemampuan presentasi akademik profesional mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 40 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan presentasi (pre-test dan post-test) dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial berupa uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 61,50 menjadi 81,30. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 30,60 lebih besar dari t tabel (2,02), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan presentasi mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti workshop Canva. Penelitian ini menyimpulkan bahwa workshop Canva efektif sebagai sarana pengembangan presentasi akademik profesional mahasiswa.  
PELATIHAN PEMANFAATAN MICROSOFT OFFICE UNTUK MENDUKUNG KOMPETENSI DIGITAL MAHASISWA La Ode Takbir; Aulia Jannatul Ma’wa; Idawati Idawati; Resty Resty; Achmad Ramadhan; Zila Razilu
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9290

Abstract

Students' digital competence is a crucial aspect in supporting the quality of scientific writing in higher education, particularly in utilizing Microsoft Office features that are not yet optimally utilized. This study aims to describe the implementation of Microsoft Office training and analyze its effectiveness in improving the digital competence of students in the Information Technology Education Study Program at Muhammadiyah University of Kendari. The study used a qualitative descriptive approach with purposive subject selection. Data were collected through participant observation and visual documentation that recorded participants' involvement and practice using Microsoft Word and Mendeley in managing academic documents. Data analysis was conducted through stages of reduction, grouping, and interpretation based on digital competence indicators. The results indicate that the training improved students' abilities in formatting documents, creating automatic citations and bibliographies, and systematically managing digital references. The demonstration and hands-on approach proved effective in improving students' understanding and accuracy in scientific writing. The study's conclusions indicate that Microsoft Office training positively contributed to improving digital competence and the quality of students' scientific work.
Co-Authors Abidin, Khoirul Achmad Ramadhan Adi Pratama, Adi Agil Muharam Alfiah Fajriani Alfiah Fajriani Alwas Muis Andi Fidya Amalia Arif, Andi Muhammad Asgar Asmayanti, Nila Aulia Jannatul Ma’wa Aviani, Fenti Nur Baso, M. Rifqi Fatahillah Cahyani, Gita Chiko Yuardan Yudas Darman Darman Darman Darman Dermawan, Gugun Dermawan, Imam DILA, DILA Edisus Suseng Elsa Fitrianingsi Endriani, Endriani Erik Erik, Erik Fajriani, Alfiah Fardi, Muhammad Farhan, Burait Fatmawati, Ifan Febriadin Anggriawan Felisa, Agista Salsa Firdaus Trisno Gersul Limba Fitriani HP, Dinda Fitrianingsi, Elsa Habesia, Habesia Hadis, Hamdan Muh Hamdan Muh Hadis Hasim, La Ode Hendra Nelva Hendra Nelva Saputra Hidayath, Ahmad Hutri Wulandari Idawati Idawati Idawati Idawati Ikhsan Ramadhan Insiani, Naya Ishaq Faritsya Iskandar, Bobi Kaulia, Yumi Khoirul Abidin La Ansar La Ode Takbir Landebila, Jumiatin Lilianti lilianti M, Mirnawati M. Saddam Al Husein Mahmud Mahmud Maulid Rahman Melinda, Elsin Minzar Haz Muh Khalladun Attamimi Muh Tino Kabarak Ballagi Muh. Tri Wahyu Marjin Muh. Yusrifal Ridwan Muhammad Ahyar Muhammad Akbar Al Maruf Muhammad Akbar Al Maruf Muhammad Akbar Yasin Muhammad Rifqi Geroda Lawan Muhammad Rizky Muhammad Sahir Muharam, Agil Nining Adriana Nopal Agusan Rian Novi Ramadani Nuraeni Nuraeni Nurhasmiati Nurzaima Puspitasari, Rati Rahmawati M Rahmawati, Rahmawati Ramadan, Aerus Ramadani, Novi Resty Resty Reva Andriyani Rezki Wulandari Ridwan, Muh. Yusrifal Rifai, Sitti Najmia Rillan, Yasset Ririn Ririn Roziq, Fahrul Arifatul Sahrul Sahrul Sake, Rhesty Said Salim, Umar Samsul Saliha Samusu Samusu Satrio Pangestu Sufari, Fadila Sulfasyah Sulfasyah, Sulfasyah Suseng, Edisus Syamsiarna Nappu, Syamsiarna Umar Salim Umy Ramadhani Senga Usman Usman Waode Niscaya Waode Rina Harmawati Yesa Agustina Yuda Ferdiansyah Yudas, Chiko Yuardan Yumi Kaulia Yuni, Sulis Tika Yunus, Ardiansyah